Wikibuku idwikibooks https://id.wikibooks.org/wiki/Halaman_Utama MediaWiki 1.46.0-wmf.21 first-letter Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikibuku Pembicaraan Wikibuku Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Resep Pembicaraan Resep Wisata Pembicaraan Wisata TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara Pengguna:Vuzzan 2 3842 114712 114707 2026-03-31T05:53:31Z Vuzzan 2417 ←Mengganti halaman dengan '{{hapus|pemilik laman}}' 114712 wikitext text/x-wiki {{hapus|pemilik laman}} 81g8dyme1774p2trb01sdtpz5rkdvni Tinjauan Pendidikan Kewarganegaraan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri/Sungai Raya Rengat 0 27069 114708 114533 2026-03-31T03:43:02Z Aurabunga 42714 114708 wikitext text/x-wiki Sungai Raya adalah sebuah desa yang berada dalam Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau. Kasus Pencurian di Desa Sungai Raya ( saya sendiri ) Kapan Terjadi : Terjadi pada bulan desember tahun 2024 Kronologi Kejadian : Pada suatu malam sekitar pukul 21.30, saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah dari acara kegiatan sekolah. Ketika melewati jalan yang cukup sepi, tiba-tiba ada seseorang yang mengendarai motor mendekati saya dari belakang dan langsung menarik tas yang saya pakai di bahu dengan sangat kuat. Saya sangat kaget dan hampir terjatuh karena tarikan tersebut. Pelaku berhasil mengambil tas saya yang berisi beberapa barang pribadi. Setelah itu dia langsung melarikan diri dengan sangat cepat. Setelah kejadian itu, saya segera meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar tempat kejadian. Warga kemudian membantu menenangkan saya. Saya juga langsung menelpon keluarga untuk memberitahukan kejadian tersebut. Setelah itu, bersama beberapa warga dan keluarga, saya pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan agar kejadian tersebut bisa ditindaklanjuti oleh pihak berwajib. Keadaan Masyarakat Saat Itu : Pada saat kejadian, beberapa warga di sekitar langsung datang membantu setelah mengetahui adanya jambret. Mereka menenangkan korban ( saya sendiri ) dan menyarankan agar segera melapor ke kantor polisi. Masyarakat juga merasa khawatir karena kejadian tersebut terjadi di jalan yang cukup sepi pada malam hari. Kejadian itu membuat warga sekitar merasa takut dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kejahatan di lingkungan tersebut. Apakah Generasi Sekarang Mengetahui Kejadian Tersebut : Sebagian generasi muda mengetahui kejadian itu melalui cerita dari orang tua dan masyarakat. Kejadian itu juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih menjaga keamanan lingkungan dan saling bekerja sama agar desa tetap aman. [[Kategori:Pendidikan Kewarganegaraan]] [[Kategori:Kebudayaan Melayu indragiri]] Numpang Lalu adalah cara warga untuk meminta izin kepada pemilik kebun. Pemilik kebun akan mengatakan lalu lah.namun biasanya warga juga ikut membersihkan rumput liar yang menghalangi jalan sebagai bentuk terima kasih kepada pemilik lahan karena di bolehkan untuk lewat di kebunnya. Tanggapan Pelaksanaan Demokrasi di Desa Sungai Raya Salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di Desa Sungai Raya dapat dilihat pada kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang berlangsung beberapa tahun terakhir. Dalam proses ini, masyarakat berpartisipasi langsung dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih calon kepala desa sesuai hati nurani mereka. Pada saat pemilihan berlangsung, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga pemilih pemula, ikut serta dalam memberikan suara. Proses pemungutan suara dilakukan secara tertib dengan pengawasan panitia desa serta aparat keamanan untuk menjaga kelancaran dan menghindari konflik. Namun, dalam pelaksanaannya juga terdapat fenomena yang sering terjadi di lingkungan desa, seperti adanya pengaruh kedekatan keluarga atau hubungan sosial dalam menentukan pilihan. Beberapa warga cenderung memilih calon yang masih memiliki hubungan kerabat atau yang sudah dikenal dekat, bukan sepenuhnya berdasarkan visi dan misi. Selain itu, ada juga kasus di mana sebagian masyarakat kurang aktif dalam mengikuti sosialisasi calon kepala desa, sehingga mereka kurang memahami program yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran politik masyarakat masih perlu ditingkatkan. Setelah pemilihan selesai, hasil keputusan tetap diterima oleh masyarakat, meskipun terdapat perbedaan pilihan. Tidak terjadi konflik besar, dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal. Hal ini menunjukkan bahwa nilai demokrasi seperti menerima hasil keputusan bersama sudah mulai diterapkan dengan baik. 570h2gm79c3n1mfkvow7fn6nb5pscnj 114709 114708 2026-03-31T03:54:47Z Aurabunga 42714 114709 wikitext text/x-wiki Sungai Raya adalah sebuah desa yang berada dalam Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau. Kasus Pencurian di Desa Sungai Raya ( saya sendiri ) Kapan Terjadi : Terjadi pada bulan desember tahun 2024 Kronologi Kejadian : Pada suatu malam sekitar pukul 21.30, saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah dari acara kegiatan sekolah. Ketika melewati jalan yang cukup sepi, tiba-tiba ada seseorang yang mengendarai motor mendekati saya dari belakang dan langsung menarik tas yang saya pakai di bahu dengan sangat kuat. Saya sangat kaget dan hampir terjatuh karena tarikan tersebut. Pelaku berhasil mengambil tas saya yang berisi beberapa barang pribadi. Setelah itu dia langsung melarikan diri dengan sangat cepat. Setelah kejadian itu, saya segera meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar tempat kejadian. Warga kemudian membantu menenangkan saya. Saya juga langsung menelpon keluarga untuk memberitahukan kejadian tersebut. Setelah itu, bersama beberapa warga dan keluarga, saya pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan agar kejadian tersebut bisa ditindaklanjuti oleh pihak berwajib. Keadaan Masyarakat Saat Itu : Pada saat kejadian, beberapa warga di sekitar langsung datang membantu setelah mengetahui adanya jambret. Mereka menenangkan korban ( saya sendiri ) dan menyarankan agar segera melapor ke kantor polisi. Masyarakat juga merasa khawatir karena kejadian tersebut terjadi di jalan yang cukup sepi pada malam hari. Kejadian itu membuat warga sekitar merasa takut dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kejahatan di lingkungan tersebut. Apakah Generasi Sekarang Mengetahui Kejadian Tersebut : Sebagian generasi muda mengetahui kejadian itu melalui cerita dari orang tua dan masyarakat. Kejadian itu juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih menjaga keamanan lingkungan dan saling bekerja sama agar desa tetap aman. [[Kategori:Pendidikan Kewarganegaraan]] [[Kategori:Kebudayaan Melayu indragiri]] Tanggapan Pelaksanaan Demokrasi di Desa Sungai Raya Salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di Desa Sungai Raya dapat dilihat pada kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang berlangsung beberapa tahun terakhir. Dalam proses ini, masyarakat berpartisipasi langsung dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih calon kepala desa sesuai hati nurani mereka. Pada saat pemilihan berlangsung, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga pemilih pemula, ikut serta dalam memberikan suara. Proses pemungutan suara dilakukan secara tertib dengan pengawasan panitia desa serta aparat keamanan untuk menjaga kelancaran dan menghindari konflik. Namun, dalam pelaksanaannya juga terdapat fenomena yang sering terjadi di lingkungan desa, seperti adanya pengaruh kedekatan keluarga atau hubungan sosial dalam menentukan pilihan. Beberapa warga cenderung memilih calon yang masih memiliki hubungan kerabat atau yang sudah dikenal dekat, bukan sepenuhnya berdasarkan visi dan misi. Selain itu, ada juga kasus di mana sebagian masyarakat kurang aktif dalam mengikuti sosialisasi calon kepala desa, sehingga mereka kurang memahami program yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran politik masyarakat masih perlu ditingkatkan. Setelah pemilihan selesai, hasil keputusan tetap diterima oleh masyarakat, meskipun terdapat perbedaan pilihan. Tidak terjadi konflik besar, dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal. Hal ini menunjukkan bahwa nilai demokrasi seperti menerima hasil keputusan bersama sudah mulai diterapkan dengan baik. hv6o3kjh8612ocor4e8hcs79eetnxr0 114713 114709 2026-03-31T08:12:31Z Aurabunga 42714 114713 wikitext text/x-wiki Sungai Raya adalah sebuah desa yang berada dalam Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu di Provinsi Riau. Kasus Pencurian di Desa Sungai Raya ( saya sendiri ) Kapan Terjadi : Terjadi pada bulan desember tahun 2024 Kronologi Kejadian : Pada suatu malam sekitar pukul 21.30, saya sedang dalam perjalanan pulang ke rumah setelah dari acara kegiatan sekolah. Ketika melewati jalan yang cukup sepi, tiba-tiba ada seseorang yang mengendarai motor mendekati saya dari belakang dan langsung menarik tas yang saya pakai di bahu dengan sangat kuat. Saya sangat kaget dan hampir terjatuh karena tarikan tersebut. Pelaku berhasil mengambil tas saya yang berisi beberapa barang pribadi. Setelah itu dia langsung melarikan diri dengan sangat cepat. Setelah kejadian itu, saya segera meminta pertolongan kepada warga yang berada di sekitar tempat kejadian. Warga kemudian membantu menenangkan saya. Saya juga langsung menelpon keluarga untuk memberitahukan kejadian tersebut. Setelah itu, bersama beberapa warga dan keluarga, saya pergi ke kantor polisi untuk membuat laporan agar kejadian tersebut bisa ditindaklanjuti oleh pihak berwajib. Keadaan Masyarakat Saat Itu : Pada saat kejadian, beberapa warga di sekitar langsung datang membantu setelah mengetahui adanya jambret. Mereka menenangkan korban ( saya sendiri ) dan menyarankan agar segera melapor ke kantor polisi. Masyarakat juga merasa khawatir karena kejadian tersebut terjadi di jalan yang cukup sepi pada malam hari. Kejadian itu membuat warga sekitar merasa takut dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tindakan kejahatan di lingkungan tersebut. Apakah Generasi Sekarang Mengetahui Kejadian Tersebut : Sebagian generasi muda mengetahui kejadian itu melalui cerita dari orang tua dan masyarakat. Kejadian itu juga menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk lebih menjaga keamanan lingkungan dan saling bekerja sama agar desa tetap aman. [[Kategori:Pendidikan Kewarganegaraan]] [[Kategori:Kebudayaan Melayu indragiri]] Numpang Lalu adalah cara warga untuk meminta izin kepada pemilik kebun. Pemilik kebun akan mengatakan lalu lah.namun biasanya warga juga ikut membersihkan rumput liar yang menghalangi jalan sebagai bentuk terima kasih kepada pemilik lahan karena di bolehkan untuk lewat di kebunnya. Tanggapan Pelaksanaan Demokrasi di Desa Sungai Raya Salah satu contoh pelaksanaan demokrasi di Desa Sungai Raya dapat dilihat pada kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) yang berlangsung beberapa tahun terakhir. Dalam proses ini, masyarakat berpartisipasi langsung dengan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih calon kepala desa sesuai hati nurani mereka. Pada saat pemilihan berlangsung, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua hingga pemilih pemula, ikut serta dalam memberikan suara. Proses pemungutan suara dilakukan secara tertib dengan pengawasan panitia desa serta aparat keamanan untuk menjaga kelancaran dan menghindari konflik. Namun, dalam pelaksanaannya juga terdapat fenomena yang sering terjadi di lingkungan desa, seperti adanya pengaruh kedekatan keluarga atau hubungan sosial dalam menentukan pilihan. Beberapa warga cenderung memilih calon yang masih memiliki hubungan kerabat atau yang sudah dikenal dekat, bukan sepenuhnya berdasarkan visi dan misi. Selain itu, ada juga kasus di mana sebagian masyarakat kurang aktif dalam mengikuti sosialisasi calon kepala desa, sehingga mereka kurang memahami program yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran politik masyarakat masih perlu ditingkatkan. Setelah pemilihan selesai, hasil keputusan tetap diterima oleh masyarakat, meskipun terdapat perbedaan pilihan. Tidak terjadi konflik besar, dan kehidupan masyarakat kembali berjalan normal. Hal ini menunjukkan bahwa nilai demokrasi seperti menerima hasil keputusan bersama sudah mulai diterapkan dengan baik. 570h2gm79c3n1mfkvow7fn6nb5pscnj Tinjauan Pendidikan Kewarganegaraan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri/Pasir Kemilu Rengat 0 27087 114710 114536 2026-03-31T04:06:00Z Retameitalidya 42722 114710 wikitext text/x-wiki '''Pasir Kemilu''' adalah sebuah desa yang terdapat di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Nama kejadian: Banjir di Desa Pasir Kemilu Kapan terjadi:19 Januari 2024 Kronologi kejadian: Pada 19 Januari 2024, terjadi banjir di Desa Pasir Kemilu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi sehingga Sungai Indragiri meluap dan air masuk ke permukiman warga. Beberapa rumah dan jalan desa terendam air sehingga aktivitas masyarakat terganggu. Pemerintah dan beberapa pihak kemudian memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir.  Keadaan masyarakat saat itu: Masyarakat merasa khawatir karena rumah dan lingkungan mereka terendam air. Namun warga tetap saling membantu dan bekerja sama untuk mengatasi dampak banjir. Apakah generasi sekarang mengetahui peristiwa tersebut: Ya, sebagian besar generasi sekarang mengetahui kejadian tersebut karena terjadi pada tahun 2024 dan banyak warga yang menyaksikan atau mengalaminya secara langsung. [[Kategori:Pendidikan Kewarganegaraan]] [[Kategori:Kebudayaan Melayu Indragiri]] Di desa ini sering juga terdengar istilah, "Numpang Laman" yang disebut Perilaku meminta izin menggunakan halaman atau tanah kosong milik orang lain untuk menjemur hasil panen (padi, kopi, atau pinang).Dan pemilik tanah memberikan izin secara cuma-cuma (pakai je lah) sebagai bentuk dukungan sesama petani. Imbalannya biasanya hanya sekadar pemberian sedikit hasil panen sebagai tanda terima kasih. Tanggapan pelaksanaan demokrasi di Desa pasir kemilu Pelaksanaan demokrasi di Desa Pasir Kemilu dapat dilihat dari kegiatan pemilihan kepala desa (Pilkades) dan juga pemilu seperti pemilihan presiden maupun legislatif. Salah satu kasus yang sering terjadi di desa ini adalah saat berlangsungnya Pilkades, di mana masyarakat berpartisipasi langsung dalam memilih pemimpin desa. Pada hari pemungutan suara, warga datang ke TPS yang telah disediakan. Suasana biasanya cukup ramai dan tertib. Panitia desa bersama aparat setempat mengawasi jalannya pemilihan agar berjalan aman dan lancar. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena mereka ingin menentukan pemimpin yang dianggap mampu membawa perubahan bagi desa. Namun, dalam pelaksanaannya terdapat fenomena yang nyata terjadi di masyarakat, yaitu adanya pengaruh hubungan kekeluargaan dan kedekatan sosial. Sebagian warga memilih calon karena masih memiliki hubungan saudara atau karena sudah saling mengenal dekat, bukan sepenuhnya karena program kerja yang ditawarkan. Selain itu, terdapat juga kasus di mana sebagian masyarakat kurang memahami visi dan misi calon kepala desa karena minimnya keikutsertaan dalam kegiatan sosialisasi atau kampanye. Hal ini menyebabkan pilihan yang diambil kurang berdasarkan pertimbangan yang matang. Meski demikian, setelah hasil pemilihan diumumkan, masyarakat Desa Pasir Kemilu umumnya dapat menerima hasil dengan baik. Tidak terjadi konflik besar antar pendukung calon. Warga tetap menjaga kerukunan dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa. lx94mu0z7adwprvdu690n8g5rowkbx1 Tinjauan Pendidikan Kewarganegaraan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Indragiri/Kuantan Babu Rengat 0 27097 114711 114517 2026-03-31T04:08:15Z ~2026-19904-73 42882 114711 wikitext text/x-wiki '''Kuantan Babu''' adalah salah satu desa yang terdapat pada '''Kecamatan''' '''Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau.''' Nama awal Desa '''Kuantan Babu''' adalah '''PASIR JAYA''', dinamakan Pasir Jaya karena pada saat itu, penghasil pasir paling banyak se kabupaten Indragiri Hulu adalah Desa Kuantan Babu. '''Tahun 2000 sampai tahun 2001''' terjadi perubahan nama dari '''pasir jaya''' menjadi '''kuantan babu.''' Desa KUANTAN BABU dinamakan kuantan babu karena ada kuantan di danau di desa ini. Kuantan baru nama sebelum resmi. Di desa ini masih banyak orang kerajaan setahun sekali di danau raja didoakan untuk tidak ada tumbal lagi. Di Desa Kuantan Babu terdapat kuantan yang digali yang dahulunya ingin dijadikan tempatwisata tetapi sekarang tidak jadi karena konon katanya banyak misteri di dalamnya. Nama '''KUANTAN''' sendiri diambil dari nama sebuah kuantan yang terdapat di perbatasan desa. Desa Kuantan Babu dahulu terdapat banyak pabrik karet namum seiring dengan perkembangan zaman pabrik karet yang bertahan sampai sekarang ada 1 buah. Konon katanya sekali setahun sungai itu meminta tumbal dan benar saja setiap tahun ada saja yang meninggal tengelam. Sejarah Desa KuantanBabu tidak terlepas dari pengaruh migrasi dan akulturasi budaya, khususnya dari komunitas Minangkabau dan Melayu, yang pada akhirnya membentuk identitas unik dari masyarakat desa ini. Kuantan Babu diyakini mulai terbentuk pada akhir abad ke- '''18 hingga awal abad ke-19''', di mana kelompok masyarakat dari berbagai daerah datang dan menetap di sekitar wilayah ini. Mereka memilih lokasi ini karena akses strategis ke sumber daya alam dan jalur perdagangan sungai yang vital pada masa itu. Perkembangan Desa Kuantan Babu juga dipengaruhi oleh masuknya agama Islam yang memberikan warna dalam adat istiadat dan tradisi lokal, sehingga menciptakan tatanan sosial yang khas dengan sentuhan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal. Dalam perkembangannya, Desa Kuantan Babu tidak hanya dikenal dengan aspek historisnya tetapi juga dengan kekayaan tradisi dan budayanya. Masyarakat desa ini masih memegang teguh berbagai ritual adat dan tradisi lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, modernisasi dan perkembangan zaman turut membawa perubahan dalam struktur sosial dan budaya masyarakat Desa Kuantan Babu. Pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pengaruh media massa mulai merubah pola pikir dan gaya hidup generasi muda. Meski demikian, upayapelestarian tradisi lokal tetap diupayakan melalui peran tokoh adat, pemerintah desa, serta pendidikan formal yang mulai memasukkan nilai-nilai budaya dalam kurikulumnya. '''Tanggapan Pelaksanaan Demokrasi di Desa Kuantan Babu ''' Pelaksanaan demokrasi di Desa Kuantan Babu dapat dilihat dari kegiatan seperti pemilihan kepala desa (Pilkades) dan pemilu nasional. Salah satu contoh nyata terjadi saat Pilkades, di mana masyarakat diberikan hak untuk memilih secara langsung calon kepala desa. Pada hari pemungutan suara, warga datang ke TPS yang telah disediakan oleh panitia. Suasana di lokasi pemilihan umumnya tertib dan kondusif, dengan pengawasan dari panitia dan aparat desa. Masyarakat dari berbagai kalangan ikut berpartisipasi, termasuk pemilih pemula, yang menunjukkan bahwa kesadaran demokrasi sudah mulai tumbuh. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa hal yang sering terjadi di lingkungan desa, seperti adanya pengaruh hubungan keluarga dan kedekatan sosial dalam menentukan pilihan. Sebagian warga lebih memilih calon yang dikenal dekat atau masih memiliki hubungan kerabat. Selain itu, ada juga kasus di mana sebagian masyarakat kurang mengikuti sosialisasi atau penyampaian visi dan misi calon. Hal ini menyebabkan mereka kurang memahami program yang ditawarkan, sehingga pilihan yang diambil belum sepenuhnya berdasarkan pertimbangan yang rasional. Setelah proses pemilihan selesai, hasilnya umumnya dapat diterima oleh masyarakat. Tidak terjadi konflik besar, dan warga tetap menjaga hubungan baik meskipun memiliki perbedaan pilihan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai demokrasi seperti menerima hasil keputusan bersama dan menjaga persatuan sudah cukup baik diterapkan. rxrwya4in1ik5w50o5x3woj4dwo7b7x