Wikibuku idwikibooks https://id.wikibooks.org/wiki/Halaman_Utama MediaWiki 1.47.0-wmf.15 first-letter Media Istimewa Pembicaraan Pengguna Pembicaraan Pengguna Wikibuku Pembicaraan Wikibuku Berkas Pembicaraan Berkas MediaWiki Pembicaraan MediaWiki Templat Pembicaraan Templat Bantuan Pembicaraan Bantuan Kategori Pembicaraan Kategori Resep Pembicaraan Resep Wisata Pembicaraan Wisata TimedText TimedText talk Modul Pembicaraan Modul Acara Pembicaraan Acara Budaya rasulan 0 21674 118119 93961 2026-08-16T16:19:49Z MbakSalsabila 36816 /* */ 118119 wikitext text/x-wiki Kata Pengantar Salsabila Azizatul, Penulis kelahiran Gunungkidul 13 Juli, Kesukaanya membaca Novel dan menulis cerpen mengantarkan penulis sampai di dunia kepenulisan. Saat ini telah menulis cerpen yang terbit di media cetak. Mengikuti Kelas Cerpen BBY tahun 2022. Saat ini penulis sedang berada di bangku SMK, di SMK MUHAMMADIYAH WONOSARI. Dua cerpen yang terbit di antaranya Cerpen Sesuatu Yang tak Terduga 2022,- Cerpen Terlalu Berharap Bersamamu  Penerbit aypublisher.id 2023. Sapa penulis melalui IG @azizatulsalsaaa dan surel di salsabilafariz05@gmail.com Premis : Libur Panjang tahun ini Mayang mengajak ayah dan ibunya untuk pergi berlibur di desa tempat neneknya tinggal, sewaktu liburan di desa Mayang belajar banyak hal, memperlajari tentang kebudayaan Lakon : 1. Mayang 2. Ayah 3. Ibu 4. Nenek Lokasi : Di Desa Penasaran Mayang, seorang gadis yang berumur 10 tahun. Ia suka berlibur dan suka dengan kebudayaan. Apalagi Budaya yang berkaitan dengan budaya masa lampau dan sejarah kono. Semenjak ia hidup di kota ia sangat teringin Kembali di desa dan tinggal bersama neneknya, tapi sayangnya ia sudah menetap di kota Jakarta Premi : Waktu liburan Mayang memutuskan untuk pergi berlibur di desa, tempat neneknya tinggal Lakon : 1. Mayang 2. Bella 3. Ayah 4. Ibu 5. Nenek Libur akhir semester tiba, semua siswa-siswi SD Negeri Pelita Jaya di liburkan, semua siswa dan siswi pun pergi untuk berlibur bersama dengan keluarnya Ada yang pergi berkunjung ke rumah neneknya, ada yang pergi ke taman hiburan dan ada juga yang hanya bersantai di rumah Untuk libur tahun ini Mayang mengajak ayah dan ibunya untuk berlibur berkunjung ke rumah neneknya di desa, karena Mayang sangat rindu keluarganya di desa, "Ayah, bagaimana kalau liburan ini kita mengunjungi nenek, sudah lama sekali tidak ke sana" "Hemm, ide yang bagus, baiklah besok pagi kita berangkat ke desa" jawab si ayah "Horeee besok bertemu nenek" Mayang bersorak gembira, karena akan bertemu dengan neneknya Malam harinya Mayang sibuk menyiapkan barang bawaannya besok, mulai dari baju ganti, alat mandi dan yang lainnya Sementara ibu Mayang sibuk membuat kue untuk bekal perjalanan Ayah Mayang pergi keluar untuk servis mobil karena besok perjalanannya jauh Setelah selesai menata barang bawaan, Mayang pergi ke dapur untuk membantu ibunya membuat kue "Ibu, ada yang bisa Mayang bantu?" "Hemm apa ya, mari bantu ibu membuat adonan kue" Mayang juga suka membuat kue daripada bermain Headphone, terkadang kalau selesai belajar Mayang membaca buku-buku sejarah dan juga buku resep masakan, karena cita-cita Mayang akan menjadi seorang koki terkenal "Ibu kapan ayah pulang dari bengkel" "Sebentar lagi nak, tadi ayah telfon katanya sudah di jalan pulang" jawab ibu Tak lama kemudian terdengar suara mobil dan ternyata itu mobil ayah, Mayang berjalan membuka pintu untuk ayah Mayang melihat ayahnya membawa kantong plastik, ayah memberikan kantong plastik itu untuk Mayang setelah Mayang buka ternyata itu martabak kesukaannya Mayang dan ibunya "Wahh, terimakasih ayah" "Sama-sama nak , mari kita makan bersama" Mayang mengajak ibunya untuk makan martabak pemberian ayahnya, Mayang sangat suka martabak itu Setelah selesai makan, Mayang segera tidur begitu juga dengan ibunya, setelah selesai membuat kue ibu dan ayah pun juga tidur Pagi hari pun tiba, Mayang sangat bersemangat untuk pergi menemui neneknya di desa, Mayang bangun pagi-pagi dan mandi pagi, nampaknya ayah dan ibu sudah bangun mereka sudah siap dengan barang bawaan, Mayang pun bergegas mandi dan memakai baju rapi Tak lupa juga dengan barang bawaan yang sudah Mayang siapkan sejak semalam Setelah semua siap, ayah, ibu dan Mayang pergi ke desa mengendarai mobil Kebiasaan Mayang saat di mobil adalah menyetel musik dan membuka jendela mobil supaya tidak jenuh karena ini akan menjadi perjalanan yang jauh "Mayang, mau makan? Ibu bawa bekal " ucap ibu "Tidak ibu, Mayang belum lapar nanti saja yang makan" "Mayang tidak tidur, biasanya kalau di mobil Mayang tidur" kata ayah "Heheh kali ini nggak ayah" jawab Mayang ragu "Aku kemarin membaca buku dan itu judulnya Budaya Rasulan, aku belum paham ibu, rasulan itu apa" Mayang bertanya kepada ibunya supaya ia tidak mengantuk di mobil, karena ia ingin sekali melihat ramainya kendaraan "Coba nanti kalau sudah sampai di desa kamu bertanya nenek, mungkin nenek tau" ujar ibu, ibu ingin Mayang mengetahui sendiri tentang pertanyaan itu, supaya Mayang belajar banyak hal Karena jarak kota menuju desa cukup jauh menghabiskan banyak sekali bahan bakar, Ayah mayang melaju ke pom bensin untuk mengisi bahan bakar, antriannya sangat Panjang, banyak orang-orang yang pergi liburan juga, kebayangan pergi ke puncak atau ke taman ancol, namun Mayang tak tertarik untuk pergi ke sana, ia hanya tertarik pergi ke desa dan belajar hal baru di sana, Mayang juga sangat merindukan neneknya, saat mengantri di pom bensin di seberang jalan, Mayang melihat ada seorang nenek-nenk yang ingin menyeberang namun jalanan sangat ramai, nenek itu kesulitan, Mayang memberi tahu ibunya akan hal itu, Mayang dan ibunya pun turun dari mobil dan berjalan menghampiri seorang nenek yang hendak menyeberang, Ibu dan Mayang membantu nenek itu menyeberang Nenek itu berterimakasih kepada Mayang dan Ibu, Mayang suka membantu karena itu merupakan perbuatan terpuji , setelah itu mayang dan ibu pergi menuju mobil dan melanjutkan perjalanan Setelah hampir dua hari dalam perjalanan akhirnya tiba juga di desa, Mayang bangga karena dapat bertemu dengan neneknya Mayang memeluk neneknya karena sangat rindu, Mayang bercerita banyak hal selama ia tinggal di kota, malam hari di desa, Mayang memberi neneknya kue yang ia masak saat di kota, kue nastar dengan parutan keju, nenek sangat suka, saat makan malam ibu memasak opor ayam dan itu sangat enak, daging ayamnya pun empuk, setelah selesai makan malam, Mayang meminta neneknya untuk cerita sebelum tidur, Nenek pun akhirmya bercerita sampai Mayang tertidur pulas Berkunjung Untuk Belajar Pagi harinya terdengar suara keramaian di desa, banyak orang-orang yang datang ke balai Dusun, Mayang sangat penasaran sedang apa mereka, Mayang pun bertanya kepada neneknya "Nenek apa yang sedang mereka lakukan?" "Mereka sedang melakukan budaya rasulan nak" jawab nenek "Budaya rasulan itu apa nek" Nenek tersenyum mendengar pertanyaan Mayang "Budaya rasulan itu merupakan ungkapan rasa syukur hasil panen yang melimpah yang diperoleh selama tahun, tradisi dan juga untuk memohon keselamatan dan menolak bahaya. Tradisi rasulan diadakan setahun sekali setelah panen," jawab nenek Selain budaya rasulan ada juga tradisi babad dalan,upacara adat yang telah diwariskan secara turun temurun, upacara ini dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada Jum'at Kliwon sebagai hari yang telah ditetapkan. Namun untuk bulan pelaksanaannya tidak menentu, karena memang dikaitkan dengan jatuhnya musim panen padi. Hari itu Mayang berkeliling desa bersama ayah, ibu dan neneknya, melihat budaya rasulan dan juga pergi melihat babad dalan, ada pawai dan juga Jathilan, Jathil adalah prajurit berkuda dan merupakan salah satu tokoh dalam seni Reog yang berasal dari Ponorogo dan Merupakan Kesenian Tertua di Tanah Jawa Mayang sangat bahagia selain berlibur Mayang juga dapat menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman, karena Mayang juga belajar menjadi penari Jathilan jaranan selama di desa yang mungkin akan ia tunjukkan ke teman-teman nya di kota Mayang juga mendapat teman baru di desa teman barunya itu sangat baik dan ramah Setelah berkeliling melihat tradisi babad dalan Mayang, ayah, ibu dan neneknya diajak makan bersama di tetangga neneknya, indahnya kebersamaan dan indahnya berbagi Seminggu liburan telah usai, waktunya Mayang pergi kembali ke kota, mungkin terasa berat meninggalkan neneknya, tetapi Mayang harus kembali sekolah, akan tetapi liburan tahun ini akan menjadi liburan yang sangat menyenangkan untuk di ceritakan ke teman-teman nya di kota, Mayang ingin sekali rasanya tinggal di desa bersama neneknya di desa, karena mayang dapat bertemu dengan teman barunya Mayang Mayang, ayah, dan ibunya berpamitan untuk pulang ke kota kembali, Perjalanan pulang memakan waktu hampir 2 hari, walaupun cukup jenuh berada dalam mobil, Mayang hanya tertidur mungkin terasa lelah di perjalanan walaupun lelah tetapi Mayang belajar banyak hal semasa di desa Tak lama kemudian sampailah di rumah Mayang, akhirnya Mayang , ayah dan ibunya sampai di kota dengan selamat TAMAT [[Kategori:Cerita pendek]] c5auqoua5fnrlb358xylto2xlkkq63h Resep:Pempek adaan 100 25325 118122 105864 2026-08-17T07:32:21Z Deepturquoise 32400 Recipe summary 118122 wikitext text/x-wiki {{Recipe summary | category = Resep olahan ikan | servings = ± 25-30 buah | time = ± 45-60 menit | difficulty = 3 | image = [[File:Pempek Adaan khas Palembang.jpg|250px]] | energy = | note = }} ==Bahan-bahan== Bahan A #500 gram ikan tenggiri #250 ml air Bahan B #8 gram gula pasir #15 gram garam #½ sdt merica bubuk Bahan C #180 gram tepung sagu #75 gram tepung terigu Bahan D #50 gram bawang merah, iris tipis #2 butir telur #50 gram santan kental ==Cara membuat== #Campurkan ikan tenggiri dan air hingga merata menggunakan tangan. #Tambahkan gula pasir, garam, dan merica bubuk, lalu aduk hingga adonan mengental. #Masukkan irisan bawang merah, telur, dan santan, aduk kembali hingga rata. #Tuangkan tepung sagu dan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan jari. Hindari mengaduk terlalu lama agar adonan tetap lembut. #Panaskan minyak, bentuk adonan bulat seperti bakso, lalu goreng dengan api sedang hingga kecoklatan dan matang. #Tiriskan, potong sesuai selera, dan sajikan dengan cuko serta pelengkap lainnya. [[Kategori:WikiRondaRasoPalembang2025]] 7vy1jogjx6rwzcdfv04oppvmigady5x Resep:Pempek kapal selam 100 25326 118123 113757 2026-08-17T08:08:10Z Deepturquoise 32400 Recipe summary 118123 wikitext text/x-wiki {{Recipe summary | category = Resep olahan ikan | servings = 8 porsi | time = ± 60-90 menit | difficulty = 2 | image = [[File:Pempek kapal selam kuah cuko.jpg|250px]] | energy = | note = }} '''Pempek kapal selam''' adalah salah satu varian pempek khas dari Sumatera Selatan. Pempek ini terbuat dari campuran tepung tapioka, ikan, air, serta bumbu seperti garam dan penyedap rasa. Ciri khas pempek kapal selam adalah ukurannya relatif lebih besar dibanding pempek jenis lainnya serta isian telur ayam utuh yang dibungkus dengan adonan pempek, kemudian direbus hingga matang dan digoreng sebelum disajikan. == Bahan dasar pempek == * 500 gram daging ikan tenggiri atau ikan gabus * 3 sdm air es * 2 sdm tepung terigu 300 gram tepung sagu * 2 sdt garam * 1/2 sdt penyedap rasa == Bahan pempek kapal selam == * 8 butir telur ayam * 200 gram mi kuning, rebus * 2 sdm bubuk ebi * Mentimun secukupnya, iris * 300 gram gula merah, sisir * 75 gram asam jawa * 1 sdt cuka * 700 ml air * 8 siung bawang putih, cincang halus * 3 sdm ebi, haluskan * 20 buah cabai rawit, haluskan * 1 sdm tongcai, cincang halus * 1 sdt garam ==Cara membuat== ===Pempek=== #Haluskan ikan sampai lembut. Tambahkan air es, penyedap rasa, dan garam. Aduk sampai lengket. #Masukkan tepung terigu dan tepugn sagu. Uleni sampai adonan kalis. #Bagi adonan menjadi 8 bagian. Masing-masing isi dengan 1 butir telur ayam utuh. Rapatkan adonan. #Masukkan ke dalam air mendidih. Rebus sampai mengapung dan matang. Angkat, biarkan dingin. #Goreng pempek dalam minyak panas, sebentar saja. Pastikan warnanya kuning kecoklatan. Potong pempek kapal selam sesuai selera. ===Cuko=== #Rebus sampai mendidih gula merah, asam jawa, air, dan cuka. #Angkat dan saring. Masukkan bawang putih, ebi, cabai rawit, dan tongcai. Didihkan lagi. Angkat. #Sajikan pempek kapal selam dengan cuko, irisan mentimun, mi, dan taburan bubuk ebi. {{Wikipedia}} <!--== Referensi == https://www.kompas.com/food/read/2021/03/01/100300375/resep-pempek-kapal-selam-palembang-isi-telur-ayam--> [[Kategori:Masakan Palembang]] [[Kategori:WikiRondaRasoPalembang2025]] [[Kategori:WikiMaknyus]] [[Kategori:WikiMaknyus Jambi]] 8qnik3m5o47vasv82br7peyj7zroo85 Resep:Martabak telur Palembang 100 25338 118113 105902 2026-08-16T12:16:08Z Deepturquoise 32400 Recipe summary 118113 wikitext text/x-wiki {{Recipe summary | category = Penganan | servings = 6 porsi | time = ± 2,5 jam | difficulty = 3 | image = [[File:Martabak Telur Bebek ( Martabak Har).jpg|200px]] | energy = | note = }} == Bahan-Bahan == # 150 gram tepung terigu # 12 butir telur ayam # 75 ml air # Garam secukupnya # Minyak goreng secukupnya (untuk merendam adonan) # Kari ayam kentang (pelengkap) # Acar mentimun dan cabai rawit (pelengkap) == Cara membuat == # Campurkan tepung terigu dan garam, aduk rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. # Potong adonan menjadi beberapa bagian, bentuk bulat, lalu rendam dalam minyak goreng selama 2 jam. # Gilas setiap bulatan adonan hingga pipih dan melebar, kemudian letakkan di atas wajan pipih dengan sedikit minyak. # Pecahkan dua butir telur dan tuangkan di atas adonan kulit, lalu lipat hingga berbentuk seperti amplop dan menutupi telur. # Masak hingga kedua sisi adonan kulit matang. # Sajikan martabak dengan acar mentimun, cabai rawit, dan kuah kari ayam kentang. == Referensi == https://www.idntimes.com/food/recipe/markus-haning/resep-martabak-telur-khas-palembang-c1c2?page=all [[Kategori:Masakan Palembang]] [[Kategori:WikiRondaRasoPalembang2025]] or69u1d43mwn6rub4l3bcc3ooq90vfv Resep:Mi celor 100 25339 118114 113797 2026-08-16T12:20:31Z Deepturquoise 32400 Recipe summary 118114 wikitext text/x-wiki {{Recipe summary | category = Resep mi | servings = ± 5 porsi | time = 60 menit | difficulty = 3 | image = [[File:Mie Celor Udang Spesial Palembang.jpg|200px]] | energy = | note = }} == Bahan == === Kuah === # 250 gr udang ukuran sedang # 250 ml santan kental # 4 sdm kecap asin # 4 sdm tepung terigu # 1 sdt gula pasir # 1 liter kaldu udang === Bumbu Halus === # 2 sdm ebi, rendam dengan air hangat # 8 butir bawang merah # 5 siung bawang putih # 1/2 sdt merica butiran # 2 sdt garam === Pelengkap === # 500 gr mie kuning segar # 100 gr tauge, seduh # 2 butir telur rebus, belah dua # 5 sdm bawang goreng # 1 sdm daun seledri, iris # 2 sdm daun bawang, iris # Jeruk limau == Cara membuat == === Kuah === # Kupas udang, sisihkan kepala dan kulitnya. Cincang udang dan sisihkan. # Rebus kepala dan kulit udang dengan air untuk mendapatkan kaldu udang. Gunakan api kecil hingga air berubah kemerahan. Saring dan takar sebanyak 1 liter, sisihkan. # Tumis bumbu halus hingga harum, lalu masukkan potongan udang dan masak sampai berubah warna. # Tuangi kaldu udang, santan kental, dan ebi. Aduk rata dan masak hingga mendidih. # Bumbui dengan kecap asin, merica, garam, dan gula. # Larutkan tepung terigu dengan sedikit air, lalu tuangkan ke dalam kuah. Masak hingga mengental, kemudian angkat. === Penyajian === # Taruh mie di piring saji. # Tambahkan tauge dan telur rebus. # Siram dengan kuah yang sudah matang. # Taburi seledri, bawang goreng, dan daun bawang. # Sajikan dengan jeruk limau agar lebih segar. # Tips Membuat Mie Celor Palembang: # Gunakan mie telur segar atau mie lidi kuning berkualitas baik agar teksturnya lebih lembut. Bilas dengan air hangat agar tidak terlalu berminyak. # Gunakan santan kental dari kelapa segar agar rasa kuah lebih gurih dan sedikit manis. # Sajikan dengan kerupuk dan sambal rawit untuk menambah cita rasa. == Referensi == https://food.detik.com/mie-dan-pasta/d-5650761/resep-mie-celor-palembang-yang-kuahnya-gurih-mantul [[Kategori:Masakan Palembang]] [[Kategori:WikiRondaRasoPalembang2025]] 8fwqmevr6muq8moevm9g2mwpwc2rbnk Resep:Bubur delima 100 27898 118120 118025 2026-08-17T04:22:15Z Raflinoer32 36196 Raflinoer32 memindahkan halaman [[Resep:Bubur Delima]] ke [[Resep:Bubur delima]]: Judul salah eja 118025 wikitext text/x-wiki '''Bubur delima''' adalah makanan khas yang berasal dari daerah Rembang, Jawa Tengah. Umumnya, bubur delima disajikan dengan kuah santan dan gula merah. == Bahan-bahan == # Tepung tapioka ¼ kg # Gula pasir 1 gelas # Santan 3 gelas # Air 3 gelas # Pewarna makanan ½ sdt # Daun pandan 2 lembar == Cara membuat == # Campur ¼ kg tepung tapioka dengan ½ gelas air ke dalam wadah. # Masukkan pewarna makanan kedalam adonan tersebut, kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit. # Potong adonan tersebut kedalam bentuk persegi kurang lebih sepanjang 1 cm. # Rebus sisa air hingga mendidih. # Masukkan irisan adonan kedalam air yang telah mendidih. # Jika adonan sudah terapung, angkat dan tiriskan. # Untuk kuahnya, rebus santan, gula, dan daun pandan menjadi satu hingga mendidih. # Jika kuahnya sudah mendidih, masukkan irisan adonan yang telah direbus sebelumnya. # Biji delima siap untuk disajikan.<ref>Kementerian Pertanian. 1967. ''Mustikarasa: Buku Masakan Indonesia.'' Jakarta: Kementerian Pertanian</ref> == Referensi == <references /> [[Kategori:WikiCitaRasa 2.0-Pontianak]] [[Kategori:WikiCitaRasa 2.0]] c0xgwixe4m54mz7p0qbhzbisfmm0g6y Yondog Binangoan 0 27912 118115 2026-08-16T13:56:41Z Ana Ainina 36507 ←Membuat halaman berisi 'Yondog Binangoan adalah hidangan sayur tradisional khas suku Mongondow di Sulawesi Utara yang memadukan daun gedi, rebung, dan ikan fufu dalam kuah santan.' 118115 wikitext text/x-wiki Yondog Binangoan adalah hidangan sayur tradisional khas suku Mongondow di Sulawesi Utara yang memadukan daun gedi, rebung, dan ikan fufu dalam kuah santan. juynqmd8khwlx6o6n1ic3y1ks1ett89 118116 118115 2026-08-16T13:57:38Z Ana Ainina 36507 118116 wikitext text/x-wiki Yondog Binangoan adalah hidangan sayur tradisional khas suku Mongondow di Sulawesi Utara yang memadukan daun gedi, rebung, dan ikan fufu dalam kuah santan. === Bahan Utama === * '''2 ikat''' daun gedi segar (cuci bersih, buang batangnya, dan rajang kasar) * '''300 ml''' santan kental (dihasilkan dari kelapa parut untuk rasa terbaik) * '''100 gram''' Ikan Fufu (ikan asap, suwir kasar) * '''150 gram''' rebung * Garam, gula, dan kaldu secukupnya === Bumbu Iris & Halus === * '''6 siung''' bawang merah (haluskan) * '''3 siung''' bawang putih (haluskan) * '''5 buah''' cabai rawit merah (sesuaikan dengan selera pedas, haluskan) * '''2 batang''' daun bawang (iris halus) '''1.Tumis Bumbu:''' Pastikan bumbu matang dan harum. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus bersama irisan daun bawang. Aduk terus hingga bumbu mengeluarkan aroma harum dan matang. '''2.Masukkan Rebung dan Ikan:''' Tambahkan potongan rebung dan suwiran Ikan Fufu ke dalam wajan. Aduk rata agar bumbu tumis melapisi dan meresap sempurna ke dalam serat ikan asap dan rebung. '''3.Tuang Santan Kelapa:'''Gunakan api sedang. Masukkan santan kelapa secara perlahan ke dalam tumisan bumbu dan isian. Terus aduk kuah secara konsisten agar santan tidak pecah. Masak hingga kuah mulai mendidih ringan. '''4.Masak Daun Gedi:'''Proses pemanasan singkat. Masukkan rajangan daun gedi ke dalam kuah santan. Masak sebentar saja agar warna hijau klorofilnya tetap cerah dan nutrisinya terjaga. Di tahap ini, lendir alami dari gedi akan mulai mengentalkan kuah. '''5.Koreksi Rasa dan Sajikan:''' Tambahkan garam, gula, dan kaldu secukupnya. Aduk sebentar, matikan api, dan Yondog Binangoan siap disajikan. 767glmkr4d5vfsrmxo9itjnsps9zikq 118117 118116 2026-08-16T13:58:09Z Ana Ainina 36507 118117 wikitext text/x-wiki Yondog Binangoan adalah hidangan sayur tradisional khas suku Mongondow di Sulawesi Utara yang memadukan daun gedi, rebung, dan ikan fufu dalam kuah santan. === Bahan Utama === * '''2 ikat''' daun gedi segar (cuci bersih, buang batangnya, dan rajang kasar) * '''300 ml''' santan kental (dihasilkan dari kelapa parut untuk rasa terbaik) * '''100 gram''' Ikan Fufu (ikan asap, suwir kasar) * '''150 gram''' rebung * Garam, gula, dan kaldu secukupnya === Bumbu Iris & Halus === * '''6 siung''' bawang merah (haluskan) * '''3 siung''' bawang putih (haluskan) * '''5 buah''' cabai rawit merah (sesuaikan dengan selera pedas, haluskan) * '''2 batang''' daun bawang (iris halus) '''1.Tumis Bumbu:''' Pastikan bumbu matang dan harum. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus bersama irisan daun bawang. Aduk terus hingga bumbu mengeluarkan aroma harum dan matang. '''2.Masukkan Rebung dan Ikan:''' Tambahkan potongan rebung dan suwiran Ikan Fufu ke dalam wajan. Aduk rata agar bumbu tumis melapisi dan meresap sempurna ke dalam serat ikan asap dan rebung. '''3.Tuang Santan Kelapa:'''Gunakan api sedang. Masukkan santan kelapa secara perlahan ke dalam tumisan bumbu dan isian. Terus aduk kuah secara konsisten agar santan tidak pecah. Masak hingga kuah mulai mendidih ringan. '''4.Masak Daun Gedi:'''Proses pemanasan singkat. Masukkan rajangan daun gedi ke dalam kuah santan. Masak sebentar saja agar warna hijau klorofilnya tetap cerah dan nutrisinya terjaga. Di tahap ini, lendir alami dari gedi akan mulai mengentalkan kuah. '''5.Koreksi Rasa dan Sajikan:''' Tambahkan garam, gula, dan kaldu secukupnya. Aduk sebentar, matikan api, dan Yondog Binangoan siap disajikan. [[Category:WikiRempah]] [[Category:WikiRempah Manado]] kdtldx3w5gk2qoo2qe6chtylx546guf Kategori:WikiRempah Manado 14 27913 118118 2026-08-16T13:58:26Z Ana Ainina 36507 ←Membuat halaman berisi ''''WikiRempah Manado'''' 118118 wikitext text/x-wiki '''WikiRempah Manado''' r6fzhp2apeu6clwxtdw0rskydkwevw1 Resep:Bubur Delima 100 27914 118121 2026-08-17T04:22:15Z Raflinoer32 36196 Raflinoer32 memindahkan halaman [[Resep:Bubur Delima]] ke [[Resep:Bubur delima]]: Judul salah eja 118121 wikitext text/x-wiki #ALIH [[Resep:Bubur delima]] 70jd1it0a7c10q69udu24j87i4p4533