Wikikutip
idwikiquote
https://id.wikiquote.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.15
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikikutip
Pembicaraan Wikikutip
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Pramoedya Ananta Toer
0
2427
55842
39497
2026-08-15T07:38:49Z
Pinerineks
1560
55842
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]]
== Kutipan otentik ==
* "Orang yang moralnya kuat karena apa? Karena pengalaman. Ia belajar dari pengalaman."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 163. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Hidup saya dalam penindasan terus, bagaimana mau ketawa? Paling-paling yang bisa saya lakukan mengejek."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 164. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Jadi pengarang itu mengerikan. Anak-anak saya menyimak nasib ayahnya."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 165. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* Keadaan seluruh dunia berubah. Sekarang apa? Negara-negara komunis pun mengakomodasi kapitalisme. Perang Dingin tidak ada lagi. Saya sendiri tetap seperti dahulu, menentang ketidakadilan dan penindasan. Bukan sekadar menentang, tetapi melawan! Melawan pelecehan kemanusiaan. Saya tidak berubah. <small>(Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999)</small>
* Saya tutup buku dengan kekuasaan. Mereka selalu bilang, kami tutup buku dengan napol/tapol, nah saya juga bilang begitu, tutup buku dengan kekuasaan. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Saya ini kagum kepada Bung Karno. Ia sanggup melahirkan nation, bukan bangsa, tanpa meneteskan darah. Mungkin dia satu-satunya, atau paling tidak satu di antara yang sangat sedikit. Kelahiran nation itu biasanya, dimana saja, mandi darah. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan. <small>(Rasialisme Anti-Tiong Hoa dan Percobaan Menjawabnya: 22 Oktober 1998)</small>
* Dalam tahanan di RTM tahun 1960 saya mendapatkan kata baru dari dunia kriminal: brengsek. Sekarang saya dapat kata baru pula: di-aman-kan, yang berarti: dianiaya, sama sekali tidak punya sangkut-paut dengan aman dan keamanan. Sebelum itu saya punya patokan cadangan bila orang bicara denganku: ambil paling banyak 50% dari omongannya sebagai benar. Sekarang saya mendapatkan tambahan patokan: Kalau yang berkuasa bilang A, itu berarti minus A. Apa boleh buat, pengalaman yang mengajarkan. <small>(Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher: Jakarta, 5 Maret 1985)</small>
* Saya pegang ajaran Multatuli bahwa kewajiban manusia adalah menjadi manusia. <small>(Saya tidak Pernah Jadi Budak": Tempo NO. 04/XXVIII/30 Mar - 5 April 1999)</small>
* Karya sastra para pengarang ''avant garde'' hanya mengganggu tidur pribadi-pribadi dalam lingkaran elite kekuasaan, yang khawatir suatu kali cengkeramanya atas rakyat bawahan bisa terlepas [https://www.kompas.id/artikel/pramoedya-ananta-toer-kenangan-dalam-arsip-dan-buku?insEmail=1&insNltCmpId=14580&insNltSldt=1440&insPnName=kompasidprod&isIns=1&isInsNltCmp=1&utm_campaign=Engagement_Konten_Weekend_-_Seabad_Pram_-_Dormant_-_B2C_-_09022025&utm_content=fav-pembaca&utm_medium=email&utm_source=insider&utm_term=]
* "Lekra menghendaki kesenian yang terlibat dengan perjuangan nasional. Si Ariel Heryanto menamakannya Sastra Kontekstual. Sedangkan Manikebu mengendaki kebebasan mutlak, jadi ''enggak'' punya tugas nasional; jadi gelandangan waktu negara dalam keadaan genting."
* "Kreativitas itu pada dasarnya berdasarkan tuntutan realisme sosial dengan tujuan memenangkan tujuan rakyat. Itu suatu kerangka teori, orang boleh menolak. Tapi dalam keadaan negara dalam bahaya, sebaiknya begitu. Seniman juga punya andil pada perkembangan negara, pada waktu itu ''lho''."
* "Saya pupuk bawang di Lekra."
* "Itu soal dorongan dari dalam untuk menulis. Penumpukan masalah yang harus dilepas, seperti penimbunan yang meledak begitu. Jadi sudah tak berpikir apa-apa. Terus jalan mengeluarkan timbunan." (mengenai proses kreatif menulis)
* Saya anti-kapitalis tapi saya hidup dari negara kapitalis.
* Semua sastrawan besar di dunia itu guru saya.
* Saya tidak mengikuti perkembangan sastrawan Indonesia setelah saya ditahan. Hanya saya melihat [[Seno Gumira Ajidarma|Seno Gumiro]]. Kalau dia mau belajar dan pribadinya tidak terbelah, saya yakin dia akan menjadi pengarang besar.
== Tetralogi Buru ==
==Bumi Manusia==
[[Gambar:Bumimanusia.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Bumi Manusia]]
* "Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. (<small>''Mama/Nyai Ontosoroh, hal 39''</small>)
* "Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. (<small>''Jean Marais, hal 52''</small>)
* "Cinta itu indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (<small>''Jean Marais, 55''</small>)
* "Tak ada cinta muncul mendadak, karena dia anak kebudayaan, bukan batu dari langit. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan. (<small>''Jean Marais, 60</small>)
* "Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. (<small>''Mama, 73</small>)
* "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput. (<small>''Mama, 119</small>)
* "Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini. (<small>''Mama, 120</small>)
* "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya. (<small>''Minke, 135</small>)
* "Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (<small>''Bunda, 138</small>)
* "Kau terpelajar, cobalah bersetia pada katahati. (<small>''Jean Marais, 203</small>)
* "Suatu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa-raga dan harta benda untuk segumpal pengertian abstrak bernama kehormatan. (<small>''Miriam de la Croix, 212</small>)
* "Melawan pada yang berilmu dan berpengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan. (<small>''Miriam de la Croix, 213</small>)
* "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang. (<small>''Jean Marais, 250</small>)
* "Cinta tak lain dari sumber kekuatan tanpa bendungan bisa mengubah, menghancurkan atau meniadakan, membangun atau menggalang. (<small>''Dr. Martinet, 279</small>)
----
==Anak Semua Bangsa==
[[Gambar:Anaksemuabangsa.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Anak Semua Bangsa]]
* "Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (<small>''Mama, 4</small>)
* "Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (<small>''Mama, 20</small>)
* "Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru? (<small>''Panji Darman/Jan Dapperste, 33</small>)
* "Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (<small>''Jean Marais, 59</small>)
* "Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya. (<small>''Mama, 77</small>)
* "Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (<small>''Mama, 79</small>)
* "Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat. Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, dan malaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selalu iblis. (<small>''Mama, 83</small>)
* "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (<small>''Mama, 84</small>)
* "Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (<small>''Khouw Ah Soe, 90</small>)
* "Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (<small>''Robert Suurhorf, 98</small>)
* "Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa. Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaan tentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa. Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal. (<small>''Miriam de La Croix, 107</small>)
* "Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bonteng dengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimat sederhana bahwa diri bukan hewan. (<small>''Minke, 114</small>)
* "Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri. (<small>''Kommer, 119</small>)
* "Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (<small>''Kommer, 121</small>)
* "Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia. (<small>''Kommer, 204</small>)
* "Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...(<small>''Kommer, 204</small>)
* "Orang rakus harta benda selamanya tak pernah membaca cerita, orang tak berperadaban. Dia takkan pernah perhatikan nasib orang. Apalagi yang hanya dalam cerita tertulis. (<small>''Mama, 382</small>)
* "semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir. (<small>''Kommer, 390</small>)
* "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang memang berjiwa kriminal, biar pun dia sarjana. (<small>''Kommer, 390</small>)
----
==Jejak Langkah==
[[Gambar:Jejaklangkah.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Jejak Langkah]]
* "...dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya. (<small>''Minke, 2</small>)
* "Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. (<small>''Von Kollewijn, 32</small>)
* "Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan. (<small>''Bunda/Minke, 46</small>)
* "Dahulu, nenek moyangmu selalu mengajarkan, tidak ada yang lebih sederhana daripada hidup: lahir, makan-minum, tumbuh, beranak-pinak dan berbuat kebajikan. (<small>''Bunda, 65</small>)
* "Setiap hak yang berlebihan adalah penindasan. (<small>''Minke, 82</small>)
* "Orang Belanda sering membisikkan: berbahagialah mereka yang bodoh, karena dia kurang menderita. Berbahagialah juga kanak-kanak yang belum membutuhkan pengetahuan untuk dapat mengerti. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Apa bisa diharapkan dari mereka yang hanya bercita-cita jadi pejabat negeri, sebagai apapun, yang hidupnya hanya penantian datangnya gaji? (<small>''Minke, 163</small>)
* "Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya. (<small>''Minke, 202</small>)
* "Berbahagialah dia yang tak tahu sesuatu. Pengetahuan, perbandingan, membuat orang tahu tempatnya sendiri, dan tempat orang lain, gelisah dalam alam perbandingan. (<small>''203, Minke</small>)
* "Setiap permulaan memang sulit. Dengan memulai setengah pekerjaan sudah selesai, kata pepatah. (<small>''Van Heutsz, 264</small>)
* "...bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai. (<small>''Raden Tomo, 277</small>)
* "Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya. (<small>''Frischboten, 291</small>)
* "Tetapi manusia pun bisa mengusahakan lahirnya syarat-syarat baru, kenyataan baru, dan tidak hanya berenang diantara kenyataan-kenyataan yang telah tersedia. (<small>''Minke, 339</small>)
* "Semua ditentukan oleh keadaan, bagaimanapun seseorang menghendaki yang lain. Yang digurun pasir takkan menggunakan bahtera, yang di samudera takkan menggunakan onta. (<small>''Minke, 394</small>)
* "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan. (<small>''Minke, 430</small>)
* "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian. (<small>''Minke, 442</small>)
----
==Rumah Kaca==
[[Gambar:Rumahkaca.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku rumah kaca]]
* "Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 38</small>)
* "Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya. (<small>''Pangemanann, 39</small>)
* "Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 46</small>)
* "Orang begitu tabah menghadapi kehilangan kebebasannya, akan tabah juga kehilangan segala-galanya yang masih tersisa. (<small>''Pangemanann, 53</small>)
* "Seorang tanpa prinsip adalah sehina-hina orang manusia setengik-tengiknya. (<small>''Pangemanann, 73</small>)
* "...soalnya memang kertas-kertas yang lebih bisa dipercaya. Lebih bisa dipercaya daripada mulut penulisnya sendiri. (<small>''Tuan L, 92</small>)
* "Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. (<small>''Pangemanann, 138</small>)
* "...dan apalah artinya kebahagiaan kalau bukan rangkaian kesenangan detik demi detik tanpa nurani berjingkrak-jingkrak menggugat. (<small>''Pangemanann, 141</small>)
* "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. (<small>''Minke, 352</small>)
* "Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya. (<small>''Pangemanann, 409</small>)
* "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik. (<small>''Minke, 420</small>)
* "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. (<small>''Minke, 436</small>)
* "Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Bagaimanapun masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin yang berhasil mendapat banyak pengikut. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut. (<small>''Pangemanann, 460</small>)
==Pranala luar==
* [http://www.suaramerdeka.com/harian/0505/20/opi4.htm Tetralogi Pramoedya dan sang Pemula]
* [http://mkb.kerjabudaya.org/mkb-arsip/ayuratih/mkb-ayu-rusdhiepat.htm Rushdie dan Pramoedya: Bersimpangnya Narasi Tentang Bangsa]
{{tokoh}}
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{commons}}
[[Kategori:Sastrawan]]
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
r0nrsn44687hrvs1lmymmyiwp2huu7i
55843
55842
2026-08-15T07:42:08Z
Pinerineks
1560
/* Kutipan otentik */
55843
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]]
== Kutipan otentik ==
* "Orang yang moralnya kuat karena apa? Karena pengalaman. Ia belajar dari pengalaman."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 163. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Hidup saya dalam penindasan terus, bagaimana mau ketawa? Paling-paling yang bisa saya lakukan mengejek."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 164. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Jadi pengarang itu mengerikan. Anak-anak saya menyimak nasib ayahnya."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 165. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* Keadaan seluruh dunia berubah. Sekarang apa? Negara-negara komunis pun mengakomodasi kapitalisme. Perang Dingin tidak ada lagi. Saya sendiri tetap seperti dahulu, menentang ketidakadilan dan penindasan. Bukan sekadar menentang, tetapi melawan! Melawan pelecehan kemanusiaan. Saya tidak berubah. <small>(Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999)</small>
* Saya tutup buku dengan kekuasaan. Mereka selalu bilang, kami tutup buku dengan napol/tapol, nah saya juga bilang begitu, tutup buku dengan kekuasaan. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Saya ini kagum kepada Bung Karno. Ia sanggup melahirkan nation, bukan bangsa, tanpa meneteskan darah. Mungkin dia satu-satunya, atau paling tidak satu di antara yang sangat sedikit. Kelahiran nation itu biasanya, dimana saja, mandi darah. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan. <small>(Rasialisme Anti-Tiong Hoa dan Percobaan Menjawabnya: 22 Oktober 1998)</small>
* Dalam tahanan di RTM tahun 1960 saya mendapatkan kata baru dari dunia kriminal: brengsek. Sekarang saya dapat kata baru pula: di-aman-kan, yang berarti: dianiaya, sama sekali tidak punya sangkut-paut dengan aman dan keamanan. Sebelum itu saya punya patokan cadangan bila orang bicara denganku: ambil paling banyak 50% dari omongannya sebagai benar. Sekarang saya mendapatkan tambahan patokan: Kalau yang berkuasa bilang A, itu berarti minus A. Apa boleh buat, pengalaman yang mengajarkan. <small>(Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher: Jakarta, 5 Maret 1985)</small>
* Saya pegang ajaran Multatuli bahwa kewajiban manusia adalah menjadi manusia. <small>(Saya tidak Pernah Jadi Budak": Tempo NO. 04/XXVIII/30 Mar - 5 April 1999)</small>
* Karya sastra para pengarang ''avant garde'' hanya mengganggu tidur pribadi-pribadi dalam lingkaran elite kekuasaan, yang khawatir suatu kali cengkeramanya atas rakyat bawahan bisa terlepas [https://www.kompas.id/artikel/pramoedya-ananta-toer-kenangan-dalam-arsip-dan-buku?insEmail=1&insNltCmpId=14580&insNltSldt=1440&insPnName=kompasidprod&isIns=1&isInsNltCmp=1&utm_campaign=Engagement_Konten_Weekend_-_Seabad_Pram_-_Dormant_-_B2C_-_09022025&utm_content=fav-pembaca&utm_medium=email&utm_source=insider&utm_term=]
* "Lekra menghendaki kesenian yang terlibat dengan perjuangan nasional. Si Ariel Heryanto menamakannya Sastra Kontekstual. Sedangkan Manikebu mengendaki kebebasan mutlak, jadi ''enggak'' punya tugas nasional; jadi gelandangan waktu negara dalam keadaan genting."<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "Kreativitas itu pada dasarnya berdasarkan tuntutan realisme sosial dengan tujuan memenangkan tujuan rakyat. Itu suatu kerangka teori, orang boleh menolak. Tapi dalam keadaan negara dalam bahaya, sebaiknya begitu. Seniman juga punya andil pada perkembangan negara, pada waktu itu ''lho''."<ref name=":0" />
* "Saya pupuk bawang di Lekra."<ref name=":0" />
* "Itu soal dorongan dari dalam untuk menulis. Penumpukan masalah yang harus dilepas, seperti penimbunan yang meledak begitu. Jadi sudah tak berpikir apa-apa. Terus jalan mengeluarkan timbunan." (mengenai proses kreatif menulis)<ref name=":0" />
* Saya anti-kapitalis tapi saya hidup dari negara kapitalis.<ref name=":0" />
* Semua sastrawan besar di dunia itu guru saya.<ref name=":0" />
* Saya tidak mengikuti perkembangan sastrawan Indonesia setelah saya ditahan. Hanya saya melihat [[Seno Gumira Ajidarma|Seno Gumiro]]. Kalau dia mau belajar dan pribadinya tidak terbelah, saya yakin dia akan menjadi pengarang besar.<ref name=":0" />
== Tetralogi Buru ==
==Bumi Manusia==
[[Gambar:Bumimanusia.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Bumi Manusia]]
* "Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. (<small>''Mama/Nyai Ontosoroh, hal 39''</small>)
* "Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. (<small>''Jean Marais, hal 52''</small>)
* "Cinta itu indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (<small>''Jean Marais, 55''</small>)
* "Tak ada cinta muncul mendadak, karena dia anak kebudayaan, bukan batu dari langit. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan. (<small>''Jean Marais, 60</small>)
* "Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. (<small>''Mama, 73</small>)
* "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput. (<small>''Mama, 119</small>)
* "Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini. (<small>''Mama, 120</small>)
* "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya. (<small>''Minke, 135</small>)
* "Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (<small>''Bunda, 138</small>)
* "Kau terpelajar, cobalah bersetia pada katahati. (<small>''Jean Marais, 203</small>)
* "Suatu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa-raga dan harta benda untuk segumpal pengertian abstrak bernama kehormatan. (<small>''Miriam de la Croix, 212</small>)
* "Melawan pada yang berilmu dan berpengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan. (<small>''Miriam de la Croix, 213</small>)
* "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang. (<small>''Jean Marais, 250</small>)
* "Cinta tak lain dari sumber kekuatan tanpa bendungan bisa mengubah, menghancurkan atau meniadakan, membangun atau menggalang. (<small>''Dr. Martinet, 279</small>)
----
==Anak Semua Bangsa==
[[Gambar:Anaksemuabangsa.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Anak Semua Bangsa]]
* "Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (<small>''Mama, 4</small>)
* "Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (<small>''Mama, 20</small>)
* "Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru? (<small>''Panji Darman/Jan Dapperste, 33</small>)
* "Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (<small>''Jean Marais, 59</small>)
* "Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya. (<small>''Mama, 77</small>)
* "Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (<small>''Mama, 79</small>)
* "Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat. Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, dan malaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selalu iblis. (<small>''Mama, 83</small>)
* "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (<small>''Mama, 84</small>)
* "Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (<small>''Khouw Ah Soe, 90</small>)
* "Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (<small>''Robert Suurhorf, 98</small>)
* "Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa. Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaan tentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa. Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal. (<small>''Miriam de La Croix, 107</small>)
* "Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bonteng dengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimat sederhana bahwa diri bukan hewan. (<small>''Minke, 114</small>)
* "Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri. (<small>''Kommer, 119</small>)
* "Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (<small>''Kommer, 121</small>)
* "Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia. (<small>''Kommer, 204</small>)
* "Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...(<small>''Kommer, 204</small>)
* "Orang rakus harta benda selamanya tak pernah membaca cerita, orang tak berperadaban. Dia takkan pernah perhatikan nasib orang. Apalagi yang hanya dalam cerita tertulis. (<small>''Mama, 382</small>)
* "semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir. (<small>''Kommer, 390</small>)
* "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang memang berjiwa kriminal, biar pun dia sarjana. (<small>''Kommer, 390</small>)
----
==Jejak Langkah==
[[Gambar:Jejaklangkah.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Jejak Langkah]]
* "...dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya. (<small>''Minke, 2</small>)
* "Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. (<small>''Von Kollewijn, 32</small>)
* "Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan. (<small>''Bunda/Minke, 46</small>)
* "Dahulu, nenek moyangmu selalu mengajarkan, tidak ada yang lebih sederhana daripada hidup: lahir, makan-minum, tumbuh, beranak-pinak dan berbuat kebajikan. (<small>''Bunda, 65</small>)
* "Setiap hak yang berlebihan adalah penindasan. (<small>''Minke, 82</small>)
* "Orang Belanda sering membisikkan: berbahagialah mereka yang bodoh, karena dia kurang menderita. Berbahagialah juga kanak-kanak yang belum membutuhkan pengetahuan untuk dapat mengerti. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Apa bisa diharapkan dari mereka yang hanya bercita-cita jadi pejabat negeri, sebagai apapun, yang hidupnya hanya penantian datangnya gaji? (<small>''Minke, 163</small>)
* "Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya. (<small>''Minke, 202</small>)
* "Berbahagialah dia yang tak tahu sesuatu. Pengetahuan, perbandingan, membuat orang tahu tempatnya sendiri, dan tempat orang lain, gelisah dalam alam perbandingan. (<small>''203, Minke</small>)
* "Setiap permulaan memang sulit. Dengan memulai setengah pekerjaan sudah selesai, kata pepatah. (<small>''Van Heutsz, 264</small>)
* "...bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai. (<small>''Raden Tomo, 277</small>)
* "Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya. (<small>''Frischboten, 291</small>)
* "Tetapi manusia pun bisa mengusahakan lahirnya syarat-syarat baru, kenyataan baru, dan tidak hanya berenang diantara kenyataan-kenyataan yang telah tersedia. (<small>''Minke, 339</small>)
* "Semua ditentukan oleh keadaan, bagaimanapun seseorang menghendaki yang lain. Yang digurun pasir takkan menggunakan bahtera, yang di samudera takkan menggunakan onta. (<small>''Minke, 394</small>)
* "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan. (<small>''Minke, 430</small>)
* "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian. (<small>''Minke, 442</small>)
----
==Rumah Kaca==
[[Gambar:Rumahkaca.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku rumah kaca]]
* "Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 38</small>)
* "Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya. (<small>''Pangemanann, 39</small>)
* "Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 46</small>)
* "Orang begitu tabah menghadapi kehilangan kebebasannya, akan tabah juga kehilangan segala-galanya yang masih tersisa. (<small>''Pangemanann, 53</small>)
* "Seorang tanpa prinsip adalah sehina-hina orang manusia setengik-tengiknya. (<small>''Pangemanann, 73</small>)
* "...soalnya memang kertas-kertas yang lebih bisa dipercaya. Lebih bisa dipercaya daripada mulut penulisnya sendiri. (<small>''Tuan L, 92</small>)
* "Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. (<small>''Pangemanann, 138</small>)
* "...dan apalah artinya kebahagiaan kalau bukan rangkaian kesenangan detik demi detik tanpa nurani berjingkrak-jingkrak menggugat. (<small>''Pangemanann, 141</small>)
* "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. (<small>''Minke, 352</small>)
* "Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya. (<small>''Pangemanann, 409</small>)
* "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik. (<small>''Minke, 420</small>)
* "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. (<small>''Minke, 436</small>)
* "Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Bagaimanapun masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin yang berhasil mendapat banyak pengikut. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut. (<small>''Pangemanann, 460</small>)
==Pranala luar==
* [http://www.suaramerdeka.com/harian/0505/20/opi4.htm Tetralogi Pramoedya dan sang Pemula]
* [http://mkb.kerjabudaya.org/mkb-arsip/ayuratih/mkb-ayu-rusdhiepat.htm Rushdie dan Pramoedya: Bersimpangnya Narasi Tentang Bangsa]
{{tokoh}}
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{commons}}
[[Kategori:Sastrawan]]
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
8eopwwoabjdt0gv7wofwypym7pgyghe
55844
55843
2026-08-15T07:42:40Z
Pinerineks
1560
55844
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]]
== Kutipan otentik ==
* "Orang yang moralnya kuat karena apa? Karena pengalaman. Ia belajar dari pengalaman."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 163. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Hidup saya dalam penindasan terus, bagaimana mau ketawa? Paling-paling yang bisa saya lakukan mengejek."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 164. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Jadi pengarang itu mengerikan. Anak-anak saya menyimak nasib ayahnya."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 165. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* Keadaan seluruh dunia berubah. Sekarang apa? Negara-negara komunis pun mengakomodasi kapitalisme. Perang Dingin tidak ada lagi. Saya sendiri tetap seperti dahulu, menentang ketidakadilan dan penindasan. Bukan sekadar menentang, tetapi melawan! Melawan pelecehan kemanusiaan. Saya tidak berubah. <small>(Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999)</small>
* Saya tutup buku dengan kekuasaan. Mereka selalu bilang, kami tutup buku dengan napol/tapol, nah saya juga bilang begitu, tutup buku dengan kekuasaan. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Saya ini kagum kepada Bung Karno. Ia sanggup melahirkan nation, bukan bangsa, tanpa meneteskan darah. Mungkin dia satu-satunya, atau paling tidak satu di antara yang sangat sedikit. Kelahiran nation itu biasanya, dimana saja, mandi darah. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan. <small>(Rasialisme Anti-Tiong Hoa dan Percobaan Menjawabnya: 22 Oktober 1998)</small>
* Dalam tahanan di RTM tahun 1960 saya mendapatkan kata baru dari dunia kriminal: brengsek. Sekarang saya dapat kata baru pula: di-aman-kan, yang berarti: dianiaya, sama sekali tidak punya sangkut-paut dengan aman dan keamanan. Sebelum itu saya punya patokan cadangan bila orang bicara denganku: ambil paling banyak 50% dari omongannya sebagai benar. Sekarang saya mendapatkan tambahan patokan: Kalau yang berkuasa bilang A, itu berarti minus A. Apa boleh buat, pengalaman yang mengajarkan. <small>(Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher: Jakarta, 5 Maret 1985)</small>
* Saya pegang ajaran Multatuli bahwa kewajiban manusia adalah menjadi manusia. <small>(Saya tidak Pernah Jadi Budak": Tempo NO. 04/XXVIII/30 Mar - 5 April 1999)</small>
* Karya sastra para pengarang ''avant garde'' hanya mengganggu tidur pribadi-pribadi dalam lingkaran elite kekuasaan, yang khawatir suatu kali cengkeramanya atas rakyat bawahan bisa terlepas [https://www.kompas.id/artikel/pramoedya-ananta-toer-kenangan-dalam-arsip-dan-buku?insEmail=1&insNltCmpId=14580&insNltSldt=1440&insPnName=kompasidprod&isIns=1&isInsNltCmp=1&utm_campaign=Engagement_Konten_Weekend_-_Seabad_Pram_-_Dormant_-_B2C_-_09022025&utm_content=fav-pembaca&utm_medium=email&utm_source=insider&utm_term=]
* "Lekra menghendaki kesenian yang terlibat dengan perjuangan nasional. Si Ariel Heryanto menamakannya Sastra Kontekstual. Sedangkan Manikebu mengendaki kebebasan mutlak, jadi ''enggak'' punya tugas nasional; jadi gelandangan waktu negara dalam keadaan genting."<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "Kreativitas itu pada dasarnya berdasarkan tuntutan realisme sosial dengan tujuan memenangkan tujuan rakyat. Itu suatu kerangka teori, orang boleh menolak. Tapi dalam keadaan negara dalam bahaya, sebaiknya begitu. Seniman juga punya andil pada perkembangan negara, pada waktu itu ''lho''."<ref name=":0" />
* "Saya pupuk bawang di Lekra."<ref name=":0" />
* "Itu soal dorongan dari dalam untuk menulis. Penumpukan masalah yang harus dilepas, seperti penimbunan yang meledak begitu. Jadi sudah tak berpikir apa-apa. Terus jalan mengeluarkan timbunan." (mengenai proses kreatif menulis)<ref name=":0" />
* Saya anti-kapitalis tapi saya hidup dari negara kapitalis.<ref name=":0" />
* Semua sastrawan besar di dunia itu guru saya.<ref name=":0" />
* Saya tidak mengikuti perkembangan sastrawan Indonesia setelah saya ditahan. Hanya saya melihat [[Seno Gumira Ajidarma|Seno Gumiro]]. Kalau dia mau belajar dan pribadinya tidak terbelah, saya yakin dia akan menjadi pengarang besar.<ref name=":0" />
== Tetralogi Buru ==
=== Bumi Manusia ===
[[Gambar:Bumimanusia.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Bumi Manusia]]
* "Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. (<small>''Mama/Nyai Ontosoroh, hal 39''</small>)
* "Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. (<small>''Jean Marais, hal 52''</small>)
* "Cinta itu indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (<small>''Jean Marais, 55''</small>)
* "Tak ada cinta muncul mendadak, karena dia anak kebudayaan, bukan batu dari langit. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan. (<small>''Jean Marais, 60</small>)
* "Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. (<small>''Mama, 73</small>)
* "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput. (<small>''Mama, 119</small>)
* "Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini. (<small>''Mama, 120</small>)
* "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya. (<small>''Minke, 135</small>)
* "Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (<small>''Bunda, 138</small>)
* "Kau terpelajar, cobalah bersetia pada katahati. (<small>''Jean Marais, 203</small>)
* "Suatu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa-raga dan harta benda untuk segumpal pengertian abstrak bernama kehormatan. (<small>''Miriam de la Croix, 212</small>)
* "Melawan pada yang berilmu dan berpengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan. (<small>''Miriam de la Croix, 213</small>)
* "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang. (<small>''Jean Marais, 250</small>)
* "Cinta tak lain dari sumber kekuatan tanpa bendungan bisa mengubah, menghancurkan atau meniadakan, membangun atau menggalang. (<small>''Dr. Martinet, 279</small>)
----
=== Anak Semua Bangsa ===
[[Gambar:Anaksemuabangsa.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Anak Semua Bangsa]]
* "Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (<small>''Mama, 4</small>)
* "Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (<small>''Mama, 20</small>)
* "Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru? (<small>''Panji Darman/Jan Dapperste, 33</small>)
* "Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (<small>''Jean Marais, 59</small>)
* "Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya. (<small>''Mama, 77</small>)
* "Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (<small>''Mama, 79</small>)
* "Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat. Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, dan malaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selalu iblis. (<small>''Mama, 83</small>)
* "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (<small>''Mama, 84</small>)
* "Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (<small>''Khouw Ah Soe, 90</small>)
* "Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (<small>''Robert Suurhorf, 98</small>)
* "Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa. Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaan tentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa. Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal. (<small>''Miriam de La Croix, 107</small>)
* "Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bonteng dengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimat sederhana bahwa diri bukan hewan. (<small>''Minke, 114</small>)
* "Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri. (<small>''Kommer, 119</small>)
* "Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (<small>''Kommer, 121</small>)
* "Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia. (<small>''Kommer, 204</small>)
* "Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...(<small>''Kommer, 204</small>)
* "Orang rakus harta benda selamanya tak pernah membaca cerita, orang tak berperadaban. Dia takkan pernah perhatikan nasib orang. Apalagi yang hanya dalam cerita tertulis. (<small>''Mama, 382</small>)
* "semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir. (<small>''Kommer, 390</small>)
* "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang memang berjiwa kriminal, biar pun dia sarjana. (<small>''Kommer, 390</small>)
----
=== Jejak Langkah ===
[[Gambar:Jejaklangkah.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Jejak Langkah]]
* "...dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya. (<small>''Minke, 2</small>)
* "Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. (<small>''Von Kollewijn, 32</small>)
* "Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan. (<small>''Bunda/Minke, 46</small>)
* "Dahulu, nenek moyangmu selalu mengajarkan, tidak ada yang lebih sederhana daripada hidup: lahir, makan-minum, tumbuh, beranak-pinak dan berbuat kebajikan. (<small>''Bunda, 65</small>)
* "Setiap hak yang berlebihan adalah penindasan. (<small>''Minke, 82</small>)
* "Orang Belanda sering membisikkan: berbahagialah mereka yang bodoh, karena dia kurang menderita. Berbahagialah juga kanak-kanak yang belum membutuhkan pengetahuan untuk dapat mengerti. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Apa bisa diharapkan dari mereka yang hanya bercita-cita jadi pejabat negeri, sebagai apapun, yang hidupnya hanya penantian datangnya gaji? (<small>''Minke, 163</small>)
* "Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya. (<small>''Minke, 202</small>)
* "Berbahagialah dia yang tak tahu sesuatu. Pengetahuan, perbandingan, membuat orang tahu tempatnya sendiri, dan tempat orang lain, gelisah dalam alam perbandingan. (<small>''203, Minke</small>)
* "Setiap permulaan memang sulit. Dengan memulai setengah pekerjaan sudah selesai, kata pepatah. (<small>''Van Heutsz, 264</small>)
* "...bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai. (<small>''Raden Tomo, 277</small>)
* "Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya. (<small>''Frischboten, 291</small>)
* "Tetapi manusia pun bisa mengusahakan lahirnya syarat-syarat baru, kenyataan baru, dan tidak hanya berenang diantara kenyataan-kenyataan yang telah tersedia. (<small>''Minke, 339</small>)
* "Semua ditentukan oleh keadaan, bagaimanapun seseorang menghendaki yang lain. Yang digurun pasir takkan menggunakan bahtera, yang di samudera takkan menggunakan onta. (<small>''Minke, 394</small>)
* "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan. (<small>''Minke, 430</small>)
* "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian. (<small>''Minke, 442</small>)
----
=== Rumah Kaca ===
[[Gambar:Rumahkaca.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku rumah kaca]]
* "Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 38</small>)
* "Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya. (<small>''Pangemanann, 39</small>)
* "Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 46</small>)
* "Orang begitu tabah menghadapi kehilangan kebebasannya, akan tabah juga kehilangan segala-galanya yang masih tersisa. (<small>''Pangemanann, 53</small>)
* "Seorang tanpa prinsip adalah sehina-hina orang manusia setengik-tengiknya. (<small>''Pangemanann, 73</small>)
* "...soalnya memang kertas-kertas yang lebih bisa dipercaya. Lebih bisa dipercaya daripada mulut penulisnya sendiri. (<small>''Tuan L, 92</small>)
* "Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. (<small>''Pangemanann, 138</small>)
* "...dan apalah artinya kebahagiaan kalau bukan rangkaian kesenangan detik demi detik tanpa nurani berjingkrak-jingkrak menggugat. (<small>''Pangemanann, 141</small>)
* "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. (<small>''Minke, 352</small>)
* "Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya. (<small>''Pangemanann, 409</small>)
* "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik. (<small>''Minke, 420</small>)
* "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. (<small>''Minke, 436</small>)
* "Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Bagaimanapun masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin yang berhasil mendapat banyak pengikut. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut. (<small>''Pangemanann, 460</small>)
==Pranala luar==
* [http://www.suaramerdeka.com/harian/0505/20/opi4.htm Tetralogi Pramoedya dan sang Pemula]
* [http://mkb.kerjabudaya.org/mkb-arsip/ayuratih/mkb-ayu-rusdhiepat.htm Rushdie dan Pramoedya: Bersimpangnya Narasi Tentang Bangsa]
{{tokoh}}
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{commons}}
[[Kategori:Sastrawan]]
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
qwqw8auhq4toi17lo9czvo8b9jep7pd
55848
55844
2026-08-15T07:50:22Z
Pinerineks
1560
55848
wikitext
text/x-wiki
Pramoedya Ananta Toer (1925–2006) adalah salah satu sastrawan, novelis, dan sejarawan terbesar dalam sejarah Indonesia.[[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]]
== Kutipan otentik ==
* "Orang yang moralnya kuat karena apa? Karena pengalaman. Ia belajar dari pengalaman."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 163. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Hidup saya dalam penindasan terus, bagaimana mau ketawa? Paling-paling yang bisa saya lakukan mengejek."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 164. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Jadi pengarang itu mengerikan. Anak-anak saya menyimak nasib ayahnya."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 165. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* Keadaan seluruh dunia berubah. Sekarang apa? Negara-negara komunis pun mengakomodasi kapitalisme. Perang Dingin tidak ada lagi. Saya sendiri tetap seperti dahulu, menentang ketidakadilan dan penindasan. Bukan sekadar menentang, tetapi melawan! Melawan pelecehan kemanusiaan. Saya tidak berubah. <small>(Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999)</small>
* Saya tutup buku dengan kekuasaan. Mereka selalu bilang, kami tutup buku dengan napol/tapol, nah saya juga bilang begitu, tutup buku dengan kekuasaan. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Saya ini kagum kepada Bung Karno. Ia sanggup melahirkan nation, bukan bangsa, tanpa meneteskan darah. Mungkin dia satu-satunya, atau paling tidak satu di antara yang sangat sedikit. Kelahiran nation itu biasanya, dimana saja, mandi darah. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan. <small>(Rasialisme Anti-Tiong Hoa dan Percobaan Menjawabnya: 22 Oktober 1998)</small>
* Dalam tahanan di RTM tahun 1960 saya mendapatkan kata baru dari dunia kriminal: brengsek. Sekarang saya dapat kata baru pula: di-aman-kan, yang berarti: dianiaya, sama sekali tidak punya sangkut-paut dengan aman dan keamanan. Sebelum itu saya punya patokan cadangan bila orang bicara denganku: ambil paling banyak 50% dari omongannya sebagai benar. Sekarang saya mendapatkan tambahan patokan: Kalau yang berkuasa bilang A, itu berarti minus A. Apa boleh buat, pengalaman yang mengajarkan. <small>(Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher: Jakarta, 5 Maret 1985)</small>
* Saya pegang ajaran Multatuli bahwa kewajiban manusia adalah menjadi manusia. <small>(Saya tidak Pernah Jadi Budak": Tempo NO. 04/XXVIII/30 Mar - 5 April 1999)</small>
* Karya sastra para pengarang ''avant garde'' hanya mengganggu tidur pribadi-pribadi dalam lingkaran elite kekuasaan, yang khawatir suatu kali cengkeramanya atas rakyat bawahan bisa terlepas [https://www.kompas.id/artikel/pramoedya-ananta-toer-kenangan-dalam-arsip-dan-buku?insEmail=1&insNltCmpId=14580&insNltSldt=1440&insPnName=kompasidprod&isIns=1&isInsNltCmp=1&utm_campaign=Engagement_Konten_Weekend_-_Seabad_Pram_-_Dormant_-_B2C_-_09022025&utm_content=fav-pembaca&utm_medium=email&utm_source=insider&utm_term=]
* "Lekra menghendaki kesenian yang terlibat dengan perjuangan nasional. Si Ariel Heryanto menamakannya Sastra Kontekstual. Sedangkan Manikebu mengendaki kebebasan mutlak, jadi ''enggak'' punya tugas nasional; jadi gelandangan waktu negara dalam keadaan genting."<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "Kreativitas itu pada dasarnya berdasarkan tuntutan realisme sosial dengan tujuan memenangkan tujuan rakyat. Itu suatu kerangka teori, orang boleh menolak. Tapi dalam keadaan negara dalam bahaya, sebaiknya begitu. Seniman juga punya andil pada perkembangan negara, pada waktu itu ''lho''."<ref name=":0" />
* "Saya pupuk bawang di Lekra."<ref name=":0" />
* "Itu soal dorongan dari dalam untuk menulis. Penumpukan masalah yang harus dilepas, seperti penimbunan yang meledak begitu. Jadi sudah tak berpikir apa-apa. Terus jalan mengeluarkan timbunan." (mengenai proses kreatif menulis)<ref name=":0" />
* Saya anti-kapitalis tapi saya hidup dari negara kapitalis.<ref name=":0" />
* Semua sastrawan besar di dunia itu guru saya.<ref name=":0" />
* Saya tidak mengikuti perkembangan sastrawan Indonesia setelah saya ditahan. Hanya saya melihat [[Seno Gumira Ajidarma|Seno Gumiro]]. Kalau dia mau belajar dan pribadinya tidak terbelah, saya yakin dia akan menjadi pengarang besar.<ref name=":0" />
== Tetralogi Buru ==
=== Bumi Manusia ===
[[Gambar:Bumimanusia.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Bumi Manusia]]
* "Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. (<small>''Mama/Nyai Ontosoroh, hal 39''</small>)
* "Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. (<small>''Jean Marais, hal 52''</small>)
* "Cinta itu indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (<small>''Jean Marais, 55''</small>)
* "Tak ada cinta muncul mendadak, karena dia anak kebudayaan, bukan batu dari langit. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan. (<small>''Jean Marais, 60</small>)
* "Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. (<small>''Mama, 73</small>)
* "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput. (<small>''Mama, 119</small>)
* "Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini. (<small>''Mama, 120</small>)
* "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya. (<small>''Minke, 135</small>)
* "Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (<small>''Bunda, 138</small>)
* "Kau terpelajar, cobalah bersetia pada katahati. (<small>''Jean Marais, 203</small>)
* "Suatu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa-raga dan harta benda untuk segumpal pengertian abstrak bernama kehormatan. (<small>''Miriam de la Croix, 212</small>)
* "Melawan pada yang berilmu dan berpengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan. (<small>''Miriam de la Croix, 213</small>)
* "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang. (<small>''Jean Marais, 250</small>)
* "Cinta tak lain dari sumber kekuatan tanpa bendungan bisa mengubah, menghancurkan atau meniadakan, membangun atau menggalang. (<small>''Dr. Martinet, 279</small>)
----
=== Anak Semua Bangsa ===
[[Gambar:Anaksemuabangsa.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Anak Semua Bangsa]]
* "Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (<small>''Mama, 4</small>)
* "Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (<small>''Mama, 20</small>)
* "Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru? (<small>''Panji Darman/Jan Dapperste, 33</small>)
* "Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (<small>''Jean Marais, 59</small>)
* "Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya. (<small>''Mama, 77</small>)
* "Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (<small>''Mama, 79</small>)
* "Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat. Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, dan malaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selalu iblis. (<small>''Mama, 83</small>)
* "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (<small>''Mama, 84</small>)
* "Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (<small>''Khouw Ah Soe, 90</small>)
* "Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (<small>''Robert Suurhorf, 98</small>)
* "Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa. Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaan tentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa. Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal. (<small>''Miriam de La Croix, 107</small>)
* "Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bonteng dengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimat sederhana bahwa diri bukan hewan. (<small>''Minke, 114</small>)
* "Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri. (<small>''Kommer, 119</small>)
* "Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (<small>''Kommer, 121</small>)
* "Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia. (<small>''Kommer, 204</small>)
* "Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...(<small>''Kommer, 204</small>)
* "Orang rakus harta benda selamanya tak pernah membaca cerita, orang tak berperadaban. Dia takkan pernah perhatikan nasib orang. Apalagi yang hanya dalam cerita tertulis. (<small>''Mama, 382</small>)
* "semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir. (<small>''Kommer, 390</small>)
* "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang memang berjiwa kriminal, biar pun dia sarjana. (<small>''Kommer, 390</small>)
----
=== Jejak Langkah ===
[[Gambar:Jejaklangkah.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Jejak Langkah]]
* "...dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya. (<small>''Minke, 2</small>)
* "Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. (<small>''Von Kollewijn, 32</small>)
* "Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan. (<small>''Bunda/Minke, 46</small>)
* "Dahulu, nenek moyangmu selalu mengajarkan, tidak ada yang lebih sederhana daripada hidup: lahir, makan-minum, tumbuh, beranak-pinak dan berbuat kebajikan. (<small>''Bunda, 65</small>)
* "Setiap hak yang berlebihan adalah penindasan. (<small>''Minke, 82</small>)
* "Orang Belanda sering membisikkan: berbahagialah mereka yang bodoh, karena dia kurang menderita. Berbahagialah juga kanak-kanak yang belum membutuhkan pengetahuan untuk dapat mengerti. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Apa bisa diharapkan dari mereka yang hanya bercita-cita jadi pejabat negeri, sebagai apapun, yang hidupnya hanya penantian datangnya gaji? (<small>''Minke, 163</small>)
* "Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya. (<small>''Minke, 202</small>)
* "Berbahagialah dia yang tak tahu sesuatu. Pengetahuan, perbandingan, membuat orang tahu tempatnya sendiri, dan tempat orang lain, gelisah dalam alam perbandingan. (<small>''203, Minke</small>)
* "Setiap permulaan memang sulit. Dengan memulai setengah pekerjaan sudah selesai, kata pepatah. (<small>''Van Heutsz, 264</small>)
* "...bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai. (<small>''Raden Tomo, 277</small>)
* "Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya. (<small>''Frischboten, 291</small>)
* "Tetapi manusia pun bisa mengusahakan lahirnya syarat-syarat baru, kenyataan baru, dan tidak hanya berenang diantara kenyataan-kenyataan yang telah tersedia. (<small>''Minke, 339</small>)
* "Semua ditentukan oleh keadaan, bagaimanapun seseorang menghendaki yang lain. Yang digurun pasir takkan menggunakan bahtera, yang di samudera takkan menggunakan onta. (<small>''Minke, 394</small>)
* "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan. (<small>''Minke, 430</small>)
* "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian. (<small>''Minke, 442</small>)
----
=== Rumah Kaca ===
[[Gambar:Rumahkaca.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku rumah kaca]]
* "Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 38</small>)
* "Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya. (<small>''Pangemanann, 39</small>)
* "Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 46</small>)
* "Orang begitu tabah menghadapi kehilangan kebebasannya, akan tabah juga kehilangan segala-galanya yang masih tersisa. (<small>''Pangemanann, 53</small>)
* "Seorang tanpa prinsip adalah sehina-hina orang manusia setengik-tengiknya. (<small>''Pangemanann, 73</small>)
* "...soalnya memang kertas-kertas yang lebih bisa dipercaya. Lebih bisa dipercaya daripada mulut penulisnya sendiri. (<small>''Tuan L, 92</small>)
* "Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. (<small>''Pangemanann, 138</small>)
* "...dan apalah artinya kebahagiaan kalau bukan rangkaian kesenangan detik demi detik tanpa nurani berjingkrak-jingkrak menggugat. (<small>''Pangemanann, 141</small>)
* "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. (<small>''Minke, 352</small>)
* "Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya. (<small>''Pangemanann, 409</small>)
* "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik. (<small>''Minke, 420</small>)
* "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. (<small>''Minke, 436</small>)
* "Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Bagaimanapun masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin yang berhasil mendapat banyak pengikut. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut. (<small>''Pangemanann, 460</small>)
==Pranala luar==
* [http://www.suaramerdeka.com/harian/0505/20/opi4.htm Tetralogi Pramoedya dan sang Pemula]
* [http://mkb.kerjabudaya.org/mkb-arsip/ayuratih/mkb-ayu-rusdhiepat.htm Rushdie dan Pramoedya: Bersimpangnya Narasi Tentang Bangsa]
{{tokoh}}
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{commons}}
[[Kategori:Sastrawan]]
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
24fvp8v6ci3vsl2u6xzwhcfqqsdthxs
55849
55848
2026-08-15T07:50:35Z
Pinerineks
1560
55849
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Pramoedya Ananta Toer Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Essai 1 (1962) p136.jpg|jmpl|Pramoedya Ananta Toer]]'''Pramoedya Ananta Toer''' (1925–2006) adalah salah satu sastrawan, novelis, dan sejarawan terbesar dalam sejarah Indonesia.
== Kutipan otentik ==
* "Orang yang moralnya kuat karena apa? Karena pengalaman. Ia belajar dari pengalaman."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 163. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Hidup saya dalam penindasan terus, bagaimana mau ketawa? Paling-paling yang bisa saya lakukan mengejek."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 164. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Jadi pengarang itu mengerikan. Anak-anak saya menyimak nasib ayahnya."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 165. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* Keadaan seluruh dunia berubah. Sekarang apa? Negara-negara komunis pun mengakomodasi kapitalisme. Perang Dingin tidak ada lagi. Saya sendiri tetap seperti dahulu, menentang ketidakadilan dan penindasan. Bukan sekadar menentang, tetapi melawan! Melawan pelecehan kemanusiaan. Saya tidak berubah. <small>(Nama Saya Tidak Pernah Kotor. Jawa Pos, 18 April 1999)</small>
* Saya tutup buku dengan kekuasaan. Mereka selalu bilang, kami tutup buku dengan napol/tapol, nah saya juga bilang begitu, tutup buku dengan kekuasaan. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Saya ini kagum kepada Bung Karno. Ia sanggup melahirkan nation, bukan bangsa, tanpa meneteskan darah. Mungkin dia satu-satunya, atau paling tidak satu di antara yang sangat sedikit. Kelahiran nation itu biasanya, dimana saja, mandi darah. <small>(Suara Independen no.3/I: Augustus 1995)</small>
* Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan. <small>(Rasialisme Anti-Tiong Hoa dan Percobaan Menjawabnya: 22 Oktober 1998)</small>
* Dalam tahanan di RTM tahun 1960 saya mendapatkan kata baru dari dunia kriminal: brengsek. Sekarang saya dapat kata baru pula: di-aman-kan, yang berarti: dianiaya, sama sekali tidak punya sangkut-paut dengan aman dan keamanan. Sebelum itu saya punya patokan cadangan bila orang bicara denganku: ambil paling banyak 50% dari omongannya sebagai benar. Sekarang saya mendapatkan tambahan patokan: Kalau yang berkuasa bilang A, itu berarti minus A. Apa boleh buat, pengalaman yang mengajarkan. <small>(Surat Terbuka Pramoedya Ananta Toer kepada Keith Foulcher: Jakarta, 5 Maret 1985)</small>
* Saya pegang ajaran Multatuli bahwa kewajiban manusia adalah menjadi manusia. <small>(Saya tidak Pernah Jadi Budak": Tempo NO. 04/XXVIII/30 Mar - 5 April 1999)</small>
* Karya sastra para pengarang ''avant garde'' hanya mengganggu tidur pribadi-pribadi dalam lingkaran elite kekuasaan, yang khawatir suatu kali cengkeramanya atas rakyat bawahan bisa terlepas [https://www.kompas.id/artikel/pramoedya-ananta-toer-kenangan-dalam-arsip-dan-buku?insEmail=1&insNltCmpId=14580&insNltSldt=1440&insPnName=kompasidprod&isIns=1&isInsNltCmp=1&utm_campaign=Engagement_Konten_Weekend_-_Seabad_Pram_-_Dormant_-_B2C_-_09022025&utm_content=fav-pembaca&utm_medium=email&utm_source=insider&utm_term=]
* "Lekra menghendaki kesenian yang terlibat dengan perjuangan nasional. Si Ariel Heryanto menamakannya Sastra Kontekstual. Sedangkan Manikebu mengendaki kebebasan mutlak, jadi ''enggak'' punya tugas nasional; jadi gelandangan waktu negara dalam keadaan genting."<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "Kreativitas itu pada dasarnya berdasarkan tuntutan realisme sosial dengan tujuan memenangkan tujuan rakyat. Itu suatu kerangka teori, orang boleh menolak. Tapi dalam keadaan negara dalam bahaya, sebaiknya begitu. Seniman juga punya andil pada perkembangan negara, pada waktu itu ''lho''."<ref name=":0" />
* "Saya pupuk bawang di Lekra."<ref name=":0" />
* "Itu soal dorongan dari dalam untuk menulis. Penumpukan masalah yang harus dilepas, seperti penimbunan yang meledak begitu. Jadi sudah tak berpikir apa-apa. Terus jalan mengeluarkan timbunan." (mengenai proses kreatif menulis)<ref name=":0" />
* Saya anti-kapitalis tapi saya hidup dari negara kapitalis.<ref name=":0" />
* Semua sastrawan besar di dunia itu guru saya.<ref name=":0" />
* Saya tidak mengikuti perkembangan sastrawan Indonesia setelah saya ditahan. Hanya saya melihat [[Seno Gumira Ajidarma|Seno Gumiro]]. Kalau dia mau belajar dan pribadinya tidak terbelah, saya yakin dia akan menjadi pengarang besar.<ref name=":0" />
== Tetralogi Buru ==
=== Bumi Manusia ===
[[Gambar:Bumimanusia.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Bumi Manusia]]
* "Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri. (<small>''Mama/Nyai Ontosoroh, hal 39''</small>)
* "Seorang terpelajar harus juga belajar berlaku adil sudah sejak dalam pikiran, apalagi perbuatan. (<small>''Jean Marais, hal 52''</small>)
* "Cinta itu indah, Minke, terlalu indah, yang bisa didapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (<small>''Jean Marais, 55''</small>)
* "Tak ada cinta muncul mendadak, karena dia anak kebudayaan, bukan batu dari langit. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Melawan, Minke, dengan segala kemampuan dan ketakmampuan. (<small>''Jean Marais, 60</small>)
* "Hidup bisa memberikan segala pada barang siapa tahu dan pandai menerima. (<small>''Mama, 73</small>)
* "Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana; biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput. (<small>''Mama, 119</small>)
* "Cerita tentang kesenangan selalu tidak menarik. Itu bukan cerita tentang manusia dan kehidupannya, tapi tentang surga, dan jelas tidak terjadi di atas bumi kita ini. (<small>''Mama, 120</small>)
* "Duniaku bukan jabatan, pangkat, gaji, dan kecurangan. Duniaku bumi manusia dengan persoalannya. (<small>''Minke, 135</small>)
* "Semakin tinggi sekolah bukan berarti semakin menghabiskan makanan orang lain. Harus semakin mengenal batas. (<small>''Bunda, 138</small>)
* "Kau terpelajar, cobalah bersetia pada katahati. (<small>''Jean Marais, 203</small>)
* "Suatu bangsa yang telah mempertaruhkan jiwa-raga dan harta benda untuk segumpal pengertian abstrak bernama kehormatan. (<small>''Miriam de la Croix, 212</small>)
* "Melawan pada yang berilmu dan berpengetahuan adalah menyerahkan diri pada maut dan kehinaan. (<small>''Miriam de la Croix, 213</small>)
* "Suatu masyarakat paling primitif pun, misalnya di jantung Afrika sana, tak pernah duduk di bangku sekolah, tak pernah melihat kitab dalam hidupnya, tak kenal baca-tulis, masih dapat mencintai sastra, walau sastra lisan. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Kalian boleh maju dalam pelajaran, mungkin mencapai deretan gelar kesarjanaan apa saja, tapi tanpa mencintai sastra, kalian tinggal hanya hewan yang pandai. (<small>''Magda Peters, 233</small>)
* "Tak pernah ada perang untuk perang. Ada banyak bangsa yang berperang bukan hendak keluar sebagai pemenang. Mereka turun ke medan perang dan berguguran berkeping-keping seperti bangsa Aceh sekarang ini...ada sesuatu yang dibela, sesuatu yang lebih berharga daripada hanya mati, hidup atau kalah-menang. (<small>''Jean Marais, 250</small>)
* "Cinta tak lain dari sumber kekuatan tanpa bendungan bisa mengubah, menghancurkan atau meniadakan, membangun atau menggalang. (<small>''Dr. Martinet, 279</small>)
----
=== Anak Semua Bangsa ===
[[Gambar:Anaksemuabangsa.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Anak Semua Bangsa]]
* "Barang siapa tidak tahu bersetia pada azas, dia terbuka terhadap segala kejahatan: dijahati atau menjahati. (<small>''Mama, 4</small>)
* "Nama berganti seribu kali dalam sehari, makna tetap. (<small>''Mama, 20</small>)
* "Kalau hati dan pikiran manusia sudah tak mampu mencapai lagi, bukankah hanya pada Tuhan juga orang berseru? (<small>''Panji Darman/Jan Dapperste, 33</small>)
* "Kau pribumi terpelajar! Kalau mereka itu, pribumi itu, tidak terpelajar, kau harus bikin mereka jadi terpelajar. Kau harus, harus, harus bicara pada mereka, dengan bahasa yang mereka tahu. (<small>''Jean Marais, 55</small>)
* "Mendapat upah karena menyenangkan orang lain yang tidak punya persangkutan dengan kata hati sendiri, kan itu dalam seni namanya pelacuran? (<small>''Jean Marais, 59</small>)
* "Jangan kau mudah terpesona oleh nama-nama. kan kau sendiri pernah bercerita padaku: nenek moyang kita menggunakan nama yang hebat-hebat, dan dengannya ingin mengesani dunia dengan kehebatannya—kehebatan dalam kekosongan. Eropa tidak berhebat-hebat dengan nama, dia berhebat-hebat dengan ilmu pengetahuannya. Tapi si penipu tetap penipu, si pembohong tetap pembohong dengan ilmu dan pengetahuannya. (<small>''Mama, 77</small>)
* "Benih yang tidak sempurna akan punah sebelum berbuah. (<small>''Mama, 79</small>)
* "Jangan agungkan Eropa sebagai keseluruhan. Di mana pun ada yang mulia dan jahat. Di mana pun ada malaikat dan iblis. Di mana pun ada iblis bermuka malaikat, dan malaikat bermuka iblis. Dan satu yang tetap, Nak, abadi : yang kolonial, dia selalu iblis. (<small>''Mama, 83</small>)
* "Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun ? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. (<small>''Mama, 84</small>)
* "Dengan ilmu pengetahuan modern, binatang buas akan menjadi lebih buas, dan manusia keji akan semakin keji. Tapi jangan dilupakan, dengan ilmu-pengetahuan modern binatang-binatang yang sebuas-buasnya juga bisa ditundukkan. (<small>''Khouw Ah Soe, 90</small>)
* "Pernah kudengar orang kampung bilang: sebesar-besar ampun adalah yang diminta seorang anak dari ibunya, sebesar-besar dosa adalah dosa anak kepada ibunya. (<small>''Robert Suurhorf, 98</small>)
* "Inilah jaman modern, Minke, yang tidak baru dianggap kolot, orang tani, orang desa. Orang menjadi begitu mudah terlena, bahwa di balik segala seruan, anjuran, kegilaan tentang yang baru menganga kekuatan gaib yang tak kenyang-kenyang akan mangsa. Kekuatan gaib itu adalah deretan protozoa, angka-angka, yang bernama modal. (<small>''Miriam de La Croix, 107</small>)
* "Apa akan bisa ditulis dalam Melayu? Bahasa miskin seperti itu? Belang bonteng dengan kata-kata semua bangsa di seluruh dunia? Hanya untuk menyatakan kalimat sederhana bahwa diri bukan hewan. (<small>''Minke, 114</small>)
* "Tanpa mempelajari bahasa sendiri pun orang takkan mengenal bangsanya sendiri. (<small>''Kommer, 119</small>)
* "Kartini pernah mengatakan : mengarang adalah bekerja untuk keabadian. (<small>''Kommer, 121</small>)
* "Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriaannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan. (<small>''Kommer, 199</small>)
* "Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia. (<small>''Kommer, 204</small>)
* "Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...(<small>''Kommer, 204</small>)
* "Orang rakus harta benda selamanya tak pernah membaca cerita, orang tak berperadaban. Dia takkan pernah perhatikan nasib orang. Apalagi yang hanya dalam cerita tertulis. (<small>''Mama, 382</small>)
* "semua yang terjadi di kolong langit ini adalah urusan setiap orang yang berfikir. (<small>''Kommer, 390</small>)
* "Kalau kemanusiaan tersinggung, semua orang yang berperasaan dan berpikiran waras ikut tersinggung, kecuali orang gila dan orang yang memang berjiwa kriminal, biar pun dia sarjana. (<small>''Kommer, 390</small>)
----
=== Jejak Langkah ===
[[Gambar:Jejaklangkah.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku Jejak Langkah]]
* "...dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya. (<small>''Minke, 2</small>)
* "Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. (<small>''Von Kollewijn, 32</small>)
* "Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan. (<small>''Bunda/Minke, 46</small>)
* "Dahulu, nenek moyangmu selalu mengajarkan, tidak ada yang lebih sederhana daripada hidup: lahir, makan-minum, tumbuh, beranak-pinak dan berbuat kebajikan. (<small>''Bunda, 65</small>)
* "Setiap hak yang berlebihan adalah penindasan. (<small>''Minke, 82</small>)
* "Orang Belanda sering membisikkan: berbahagialah mereka yang bodoh, karena dia kurang menderita. Berbahagialah juga kanak-kanak yang belum membutuhkan pengetahuan untuk dapat mengerti. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri. (<small>''Minke, 113</small>)
* "Apa bisa diharapkan dari mereka yang hanya bercita-cita jadi pejabat negeri, sebagai apapun, yang hidupnya hanya penantian datangnya gaji? (<small>''Minke, 163</small>)
* "Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya. (<small>''Minke, 202</small>)
* "Berbahagialah dia yang tak tahu sesuatu. Pengetahuan, perbandingan, membuat orang tahu tempatnya sendiri, dan tempat orang lain, gelisah dalam alam perbandingan. (<small>''203, Minke</small>)
* "Setiap permulaan memang sulit. Dengan memulai setengah pekerjaan sudah selesai, kata pepatah. (<small>''Van Heutsz, 264</small>)
* "...bila akar dan batang sudah cukup kuat dan dewasa, dia akan dikuatkan oleh taufan dan badai. (<small>''Raden Tomo, 277</small>)
* "Jangan Tuan terlalu percaya pada pendidikan sekolah. Seorang guru yang baik masih bisa melahirkan bandit-bandit yang sejahat-jahatnya, yang sama sekali tidak mengenal prinsip. Apalagi kalau guru itu sudah bandit pula pada dasarnya. (<small>''Frischboten, 291</small>)
* "Tetapi manusia pun bisa mengusahakan lahirnya syarat-syarat baru, kenyataan baru, dan tidak hanya berenang diantara kenyataan-kenyataan yang telah tersedia. (<small>''Minke, 339</small>)
* "Semua ditentukan oleh keadaan, bagaimanapun seseorang menghendaki yang lain. Yang digurun pasir takkan menggunakan bahtera, yang di samudera takkan menggunakan onta. (<small>''Minke, 394</small>)
* "Tanpa wanita takkan ada bangsa manusia. Tanpa bangsa manusia takkan ada yang memuji kebesaranMu. Semua puji-pujian untukMu dimungkinkan hanya oleh titik darah, keringat dan erang kesakitan wanita yang sobek bagian badannya karena melahirkan kehidupan. (<small>''Minke, 430</small>)
* "Di balik setiap kehormatan mengintip kebinasaan. Di balik hidup adalah maut. Di balik persatuan adalah perpecahan. Di balik sembah adalah umpat. Maka jalan keselamatan adalah jalan tengah. Jangan terima kehormatan atau kebinasaan sepenuhnya. Jalan tengah—jalan ke arah kelestarian. (<small>''Minke, 442</small>)
----
=== Rumah Kaca ===
[[Gambar:Rumahkaca.jpg|256px|right|thumb|Sampul buku rumah kaca]]
* "Betapa sederhana hidup ini sesungguhnya yang pelik cuma liku dan tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 38</small>)
* "Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru—indah pula didengar oleh mahasiswa berbakat dan toh menyebalkan bagi mahasiswa-mahasiswa bebal. Berbahagialah kalian, mahasiswa bebal, karena kalian dibenarkan berbuat segala-galanya. (<small>''Pangemanann, 39</small>)
* "Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya. (<small>''Pangemanann, 46</small>)
* "Orang begitu tabah menghadapi kehilangan kebebasannya, akan tabah juga kehilangan segala-galanya yang masih tersisa. (<small>''Pangemanann, 53</small>)
* "Seorang tanpa prinsip adalah sehina-hina orang manusia setengik-tengiknya. (<small>''Pangemanann, 73</small>)
* "...soalnya memang kertas-kertas yang lebih bisa dipercaya. Lebih bisa dipercaya daripada mulut penulisnya sendiri. (<small>''Tuan L, 92</small>)
* "Setiap tulisan merupakan dunia tersendiri, yang terapung-apung antara dunia kenyataan dan dunia impian. (<small>''Pangemanann, 138</small>)
* "...dan apalah artinya kebahagiaan kalau bukan rangkaian kesenangan detik demi detik tanpa nurani berjingkrak-jingkrak menggugat. (<small>''Pangemanann, 141</small>)
* "Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. (<small>''Minke, 352</small>)
* "Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya. (<small>''Pangemanann, 409</small>)
* "Sejak jaman nabi sampai kini, tak ada manusia yang bisa terbebas dari kekuasaan sesamanya, kecuali mereka yang tersisihkan karena gila. Bahkan pertama-tama mereka yang membuang diri, seorang diri di tengah-tengah hutan atau samudera masih membawa padanya sisa-sisa kekuasaan sesamanya. Dan selama ada yang diperintah dan memerintah, dikuasai dan menguasai, orang berpolitik. (<small>''Minke, 420</small>)
* "Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka "kemajuan" sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia. (<small>''Minke, 436</small>)
* "Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Bagaimanapun masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin yang berhasil mendapat banyak pengikut. (<small>''Pangemanann, 443</small>)
* "Gairah kerja adalah pertanda daya hidup; dan selama orang tidak suka bekerja sebenarnya ia sedang berjabatan tangan dengan maut. (<small>''Pangemanann, 460</small>)
==Pranala luar==
* [http://www.suaramerdeka.com/harian/0505/20/opi4.htm Tetralogi Pramoedya dan sang Pemula]
* [http://mkb.kerjabudaya.org/mkb-arsip/ayuratih/mkb-ayu-rusdhiepat.htm Rushdie dan Pramoedya: Bersimpangnya Narasi Tentang Bangsa]
{{tokoh}}
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{commons}}
[[Kategori:Sastrawan]]
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
s3pwngqhrjtiivdgv80xtx1ma3h0hpy
Soekarno
0
6621
55832
55528
2026-08-15T05:31:21Z
~2026-44839-12
21229
Membuat artikel baru koleksi kutipan dari buku Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams (1965) lengkap dengan referensi.
55832
wikitext
text/x-wiki
'''Soekarno''' adalah presiden pertama [[Indonesia|Republik Indonesia]] yang menjabat pada kurun waktu 1945–1967.[[Berkas:Presiden_Sukarno.jpg|jmpl|Soekarno]]
== Kutipan ==
* Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya
* "Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia."
** ''Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia''.
* "Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, dengan sendirinya harum semerbaknya itu tersebar di sekelilingnya."
** Diucapkan ketika menyematkan bintang sakti kepada dua orang perwira, yaitu Mayor Benny Moerdani dari RPKAD dan Mayor Untung bin Sjamsuri dari Banteng Raiders.
** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956.
* "Negeri kita kaya, kaya, kaya-raya, Saudara-saudara. Berjiwa besarlah, ber''imagination''. Gali! Bekerja! Gali! Bekerja! Kita adalah satu tanah air yang paling cantik di dunia".
** Kutipan Pidato Bung Karno di semarang 29 Juli 1956.
* "Dan agar yang tidak murni terbakar mati!"
** Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959.
* "Dalam tahap Nasional Demokratis ini, revolusi kita telah menjebol nekolim dan feodalisme untuk dapat menyelenggarakan tata kehidupan nasional yang demokratis. Sekarang kita melangkah ke tahap selanjutnya .... Sosialisme Indonesia."
** Sumber: Floriberta Aning S. (2005) ''[http://repository.um-palembang.ac.id/id/eprint/8326/1/100%20tokoh%20yang%20mengubah%20Indonesia_%20biografi%20singkat%20seratus%20tokoh%20paling%20berpengaruh%20dalam%20sejarah%20Indonesia%20di%20abad%2020%20%28%20PDFDrive.com%20%29.pdf 100 Tokoh yang Mengubah Indonesia: Biografi Singkat Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah Indonesia di Abad 20.]'' Yogyakarta: Penerbit Narasi. Hlm. 206. <nowiki>ISBN 979-7564-75-4</nowiki>
* "Kalau Barang Liong Sai dari Tiongkok bekerjasama dengan Lembu Nandi dari India, dengan Sphinx dari Mesir, dengan Burung Merak dari Burma, dengan Gajah Putih dari Siam, dengan Ular Hidra dari Vietnam, dengan Harimau dari Filipina, dan dengan Banteng dari Indonesia, maka pasti hancur lebur kolonialisme internasional ..."
** Kutipan pidato Bung Karno di depan kader Partindo di Lapangan Tegalega mengenai solidaritas Asia-Afrika, satu tahun sebelum beliau diasingkan ke Ende.
* "Massa adalah penentu sejarah, ''the makers of history!''"
** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956
* Sungguh Tuhan hanya memberi hidup satu kepadaku, tidak ada manusia mempunyai hidup dua atau hidup tiga. Tetapi hidup satunya akan kuberikan, insya Allah Subhanahuwata'ala, seratus persen kepada pembangunan tanah air dan bangsa. Dan... dan jikalau aku misalnya diberikan dua hidup oleh Tuhan, dua hidup ini pun akan aku persembahkan kepada tanah air dan bangsa.
** Pidato Bung Karno di KBRI USA 1956
* Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
** Pidato Bung Karno di Surabaya, 24 September 1955
* "Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga! Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin carilah pelajaran dari hal hal ini semuanya, agar supaya saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air!".
* "Jikalau ingin menjadi satu bangsa yang besar, ingin menjadi bangsa yang mempunyai kehendak untuk bekerja, perlu pula mempunyai "''imagination''!"
* "''Imagination" , "imagination" "imagination''"! Ciptaan besar! Kita yang dahulu bisa menciptakan candi-candi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu yang sampai sekarang belum hancur, kini kita telah menjadi satu bangsa yang kecil jiwanya, Saudara-saudara! Satu bangsa yang sedang dicandra-cengkalakan di dalam candra-cengkala jatuhnya Majapahit, "sirna hilang kertaning bumi"! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Menjadi satu bangsa yang kecil, satu bangsa tugu "rong depa"
* "Bahwa manusia di dunia ini, Saudara-saudara, pada dasar dan hakekatnya adalah sama, tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah yang harus diperhatikan"
** Pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956
* "Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali." ([[:s:Sarinah/Bab 2|Sarinah]] Bab 2: Laki-laki dan Perempuan)
* “Janganlah ada salah paham. Non-Blok bukanlah netralitas. Ini bukan sikap pura-pura alim atau munafik dari seseorang yang menjauhkan diri dari penyakit menular. Politik Non-Blok bukanlah politik mencari posisi netral jika ada peperangan, politik Non-Blok bukanlah politik netral tanpa warna sendiri. Menjadi Non-Blok tidak berarti menjadi penyangga antar dua blok raksasa. Non-Blok adalah pengabdian yang aktif bagi cita cita luhur kemerdekaan yang berpegang teguh pada perdamaian, keadilan sosial dan kebebasan untuk merdeka”
** Pidato Presiden Soekarno pada KTT GNB I, Beograd, Yugoslavia, 1 September 1961 dengan judul ''Persahabatan, Perdamaian, dan Keadilan Sosial di antara Bangsa-bangsa.''
* “Kalian tau apa, kalau saya melawan nanti perang saudara, perang saudara itu sulit, jikalau perang dengan Belanda jelas hidungnya, beda dengan hidung kita. Perang dengan bangsa sendiri tidak, wajahnya sama dengan wajahmu…keluarganya sama dengan keluargamu, lebih baik saya yang robek dan hancur daripada bangsa saya harus perang saudara.”
* "Beri aku pisang disertai sedikit simpati dari hati yang tulus, maka aku akan menciummu selamanya. Tetapi berikan aku uang seribu juta dolar dan pada saat yang sama tampar tanganku di depan umum, maka meskipun itu berarti darah hidupku, aku katakan padamu, 'Go to hell!'"
** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 2.
* "Ritme dari sebuah revolusi adalah pembongkaran dan pembangunan. Pembangunan membutuhkan jiwa seorang arsitek. Dan di dalam jiwa seorang arsitek terdapat unsur perasaan dan seni."
** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 1, hlm. 1.
* "Kita membutuhkan simbol dari kepribadian Indonesia. Peci ini, yang identik dengan pekerja biasa dari bangsa Melayu, adalah asli milik rakyat kita. Saya katakan, mari kita tegakkan kepala kita dengan memakai peci ini sebagai simbol Indonesia Merdeka." (Pidato Sukarno pada rapat pemuda tahun 1921 saat pertama kali mempopulerkan peci hitam di kalangan kaum terpelajar/intelektual).
** Soekarno dan Cindy Adams. ''Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams''. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 5, hlm. 51–52.
* "Seorang Marhaen adalah orang yang memiliki alat-alat kecil; seorang rakyat kecil dengan kepemilikan kecil, alat-alat kerja kecil, yang cukup untuk dirinya sendiri. Puluhan juta jiwa kita yang melarat bekerja untuk tidak ada orang lain dan tidak ada orang lain yang bekerja untuk mereka. Tidak ada eksploitasi manusia atas manusia lainnya. Marhaenisme adalah Sosialisme Indonesia yang bekerja."
** Soekarno dan Cindy Adams. Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams. Bobbs-Merrill, 1965, Bab 6, hlm. 63.
== Percakapan ==
* Adam Malik: "Bung sudah jelas Bung Sjahrir tidak dipercaya lagi oleh rakyat, mengapa dia lagi yang bung angkat jadi PM. Kenapa bung tidak menunjuk Pak Tan [Malaka]?"
* Soekarno: "Adam ini bukan soal Sjahrir, Tan Malaka, Hatta atau Soekarno. Ini persoalan republik. Ini persoalan geopolitik dan geostrategi menyelamatkan kemerdekaan Indonesia. Kita harus mampu mendayung dengan selamat dari hempasan ombak di antara ke dua buah karang Blok Timur dan Blok Barat, dari pihak Sekutu pemenang Perang Dunia II. Ingat yang mendapatkan wewenang Sekutu untuk melucuti bala tentara Jepang di Indonesia ini adalah Blok Barat. Dan itu adalah Amerika Serikat yang diwakilkan kepada Inggris. Ingat itu." (14 November 1945 - [http://www.academia.edu/3887132/MARHAENISME_PANCASILA_peraga sumber])
== Kumpulan pidato 17 Agustus ==
* "Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali ". (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno, [[:s:Tetaplah bersemangat Elang Rajawali!]])
* "Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita selesai! ... Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat." (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno, [[:s:Dari Sabang Sampai Merauke!]])
* "Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya". (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno: [[:s:Berilah Isi kepada Hidupmu!]])
* "Sesuatu bangsa yang tidak mempunyai kepercayaan kepada diri sendiri, tidak dapat berdiri langsung." (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno, [[:s:Genta Suara Republik Indonesia]])
* "''Inallaha la yu ghoyiru ma bikaumin, hatta yu ghoyiru ma biamfusihim''. Tuhan tidak mengubah nasibnya sesuatu bangsa; sebelum bangsa itu mengubah nasibnya sendiri. Firman Tuhan inilah gitaku, firman Tuhan inilah harus menjadi pula gitamu (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno: [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]])
* "Aku lebih suka lukisan samodra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, ''Kadyɔ siniram wayu sewindu lawasé''" (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno, [[:s:Tahun "Vivere Pericoloso"]])
* "Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang." (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]])
* Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah! <br />Jangan meninggalkan sejarahmu yang sudah, hai bangsaku, karena jika engkau meninggalkan sejarahmu yang sudah, engkau akan berdiri di atas vakum, engkau akan berdiri di atas kekosongan, dan lantas engkau menjadi bingung, dan perjuanganmu paling-paling hanya akan berupa amuk, amuk belaka! Amuk, seperti kera kejepit di dalam gelap. ... <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah, ''never leave history!'' <br />Jangan sekali-kali meninggalkan sejarahmu sendiri, ''never, ever leave your own history''. (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]])
* "Apakah kelemahan kita? Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah rakyat gotong royong" (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno, [[:s:Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah]])
== [[:w:Marhaenisme|Marhaenisme]] ==
* "Dan siapakah yang saya namakan kaum Marhaen itu? Yang saya namakan Marhaen adalah setiap rakyat Indonesia yang melarat atau lebih tepat: yang telah dimelaratkan oleh setiap kapitalisme, imprealisme dan kolonialisme."
**Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959.
* "Kaum Marhaen ini terdiri dari tiga unsur:
*:Pertama : Unsur kaum proletar Indonesia (buruh)
*:Kedua : Unsur kaum tani melarat Indonesia, dan
*:Ketiga : kaum melarat Indonesia yang lain-lain"
**Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959.
* "Dan siapakah yang saya maksud dengan kaum Marhaenis? Kaum Marhaenis adalah setiap pejuang dan setiap patriot Bangsa. Yang mengorganisir berjuta-juta kaum Marhaen itu, dan Yang bersama-sama dengan tenaga massa Marhaen itu hendak menumbangkan sistem kapitalisme, imprealisme, kolonialisme, dan yang bersama-sama dengan massa Marhaen itu membanting tulang untuk membangun Negara dan masyarakat, yang kuat, bahagia sentosa, adil dan makmur."
**Pidato tertulis PJM Presiden Sukarno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Jogjakarta, 17 Februari 1959.
== [[:s:Lahirnya Pancasila|Lahirnya Pancasila]] ==
''Pidato Sukarno di BPUPKI, 1 Juni 1945''
;Kemerdekaan
*Adakah Lenin ketika dia mendirikan negara Soviet Rusia '''merdeka''' telah mempunyai Dnepropetrovsk, dan yang maha besar di sungai Dnepr? Apa ia telah mempunyai ''radio station'' yang menyundul ke angkasa? Apa ia telah mempunyai kereta-kereta api cukup untuk meliputi seluruh negara Rusia? Apakah tiap-tiap orang Rusia pada waktu Lenin mendirikan Soviet-Rusia '''merdeka''' telah dapat membaca dan menulis? Tidak, Tuan-tuan yang terhormat!
*Indonesia '''merdeka''', ''political independence'', ''politieke onafhankelijkheid'', tidak lain dan tidak bukan ialah satu jembatan!
*Manakala sesuatu bangsa telah sanggup mempertahankan negerinya dengan darahnya sendiri, dengan dagingnya sendiri, pada saat itu bangsa itu telah masak untuk '''kemerdekaan'''. Kalau bangsa kita, Indonesia, walaupun dengan bambu runcing, Saudara-saudara, semua siap sedia mati mempertahankan tanah air kita Indonesia, pada saat itu bangsa Indonesia adalah siap sedia, masak untuk '''merdeka'''.
*Jika tiap-tiap orang Indonesia yang 70 milyun ini lebih dahulu harus '''merdeka''' di dalam hatinya, sebelum kita mencapai ''political independence'', saya ulangi lagi, sampai lebur kiamat kita belum dapat Indonesia '''merdeka'''! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan rakyat kita! Di dalam Indonesia '''merdeka''' itulah kita memerdekakan hatinya bangsa kita! Di dalam Saudi Arabia '''merdeka''', Ibn Saud memerdekakan rakyat Arabia satu per satu. Di dalam Soviet-Rusia '''merdeka''' Stalin memerdekakan hati bangsa Soviet-Rusia satu per satu.
*Di seberang jembatan, jembatan emas inilah, baru kita leluasa menyusun masyarakat Indonesia '''merdeka''' yang gagah, kuat, sehat, kekal dan abadi.
*Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia '''merdeka'''.
*Apakah kita mau Indonesia '''merdeka''' yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya?
*'''Kemerdekaan''' hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad 'Merdeka, merdeka atau mati'!
; Negara
*Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan '''negara''' yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu '''Negara''' 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'.
*Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua!
; Kesejahteraan
*Kalau kita mencari demokrasi hendaknya bukan demokrasi barat, tetapi permusyawaratan yang memberi hdup, yakni politik ''economische democratie'' yang mampu mendatangkan '''kesejahteraan''' sosial! Rakyat Indonesia sudah lama bicara tentang hal ini. Apakah yang dimaksud dengan Ratu Adil? Yang dimaksud dengan faham Ratu Adil ialah ''social rechtvaardigheid''. Rakyat ingin sejahtera. Rakyat yang tadinya merasa dirinya kurang makan kurang pakaian, menciptakan dunia baru yang di dalmnya ada keadilan, di bawah pimpinan Ratu-Adil.
; Kebangsaan
*'''Kebangsaan''' Indonesia yang bulat! Bukan kebangsaan Jawa, bukan kebangsaan Sumatra, bukan kebangsaan Borneo, Sulawesi, Bali atau lain-lain, tetapi kebangsaan Indonesia, yang bersama-sama menjadi dasar satu ''nationale staat''.
*Internationalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya '''nasionalisme'''. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme.
; Monarki
*Jikalau pada suatu hari Ki Bagoes Hadikoesoemo misalnya, menjadi Kepala Negara Indonesia, dan mangkat, meninggal dunia, jangan anaknya Ki Hadikoesoemo dengan sendirinya, dengan otomatis menjadi pengganti Ki Hadikoesoemo. Maka oleh karena itu saya tidak mufakat kepada prinsip '''monarki''' itu.
; Gotong Royong
*Kekeluargaan adalah suatu paham yang statis, tetapi '''gotong-royong''' menggambarkan satu usaha, satu amal, satu pekerjaan, yang dinamakan anggota terhormat Soekardjo satu ''karyo'', satu gawe. ... '''Gotong royong''' adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. ''Ho-lopis-kuntul-baris'' buat kepentingan bersama!
== Imperialisme ==
:dari ''[[:s:Indonesia Menggugat|Indonesia Menggugat]]'' (1930)
:*Imperialisme juga suatu faham, imperialisme juga suatu pengertian. ... Ia adalah suatu nafsu, suatu sistem menguasai atau mempengaruhi ekonomi bangsa lain atau negeri, – suatu sistem merajai atau mengendalikan ekonomi atau negeri bangsa lain. ... Ia kita dapatkan dalam nafsu burung Garuda Rum terbang ke mana-mana, menaklukkan negeri-negeri sekeliling dan di luar Lautan Tengah. Ia kita dapatkan di dalam nafsu bangsa Spanyol menuduki negeri Belanda untuk bisa mengalahkan Inggris, ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Timur Sriwijaya menaklukkan negeri semenanjung Malaka, menaklukkan kerajaan Melayu, mempengaruhi rumah tangga negeri Kamboja atau Campa. Ia kita dapatkan di dalam nafsu negeri Majapahit menaklukkan dan mempengaruhi semua kepulauan Indonesia, dari Bali sampai Kalimantan, dari Sumatera sampai Maluku. Ia kita dapatkan di dalam nafsu kerajaan Jepang menduduki semenanjung Korea, mempengaruhi negeri Mancuria, menguasai pulau-pulau di Lautan Teduh. ... Bukan pada bangsa kulit putih saja ada imperialisme; tapi juga pada bangsa kulit kuning, juga pada bangsa kulit hitam, juga pada bangsa kulit merah sawo sebagai kami, – sebagai terbukti di zaman Sriwijaya dan zaman Majapahit; imperialisme adalah ... suatu keharusan yang ditentukan oleh rendah tingginya ekonomi sesuatu pergaulan hidup, yang tak memandang bulu.
:*Partai Nasional Indonesia menolak semua teori yang mengatakan bahwa asal-asal penjajahan dalam hakekatnya bukan pencarian rezeki, menolak semua teori yang mengajarkan, bahwa sebab-sebab rakyat Eropa dan Amerika mengembara di seluruh dunia dan mengadakan tanah-tanah jajahan di mana-mana itu, ialah oleh keinginan mencari kemashuran, atau oleh keinginan kepada segala yang asing, atau oleh keinginan menyebarkan kemajuan dan kesopanan. ... Tidak! Bagi Partai Nasional Indonesia penjajahan itu asal-asalnya yang dalam dan azasi, ialah nafsu mencari benda, nafsu mencari rezeki belaka. ... Nafsu akan rezekilah yang menjadi pendorong Colombus menempuh samudera Atlantik yang luas itu; nafsu akan rezekilah yang menyuruh Bartholomeus Diaz dan Vasco da Gama menentang hebatnya gelombang samudera Hindia; pencarian rezekilah yang menjadi "''noordster''" dan "kompas"nya Admiraal Drake, Magelhaens, Heemskerck, atau Cornelis de Houtman. Nafsu akan rezekilah yang menjadi nyawanya Kompeni di dalam abad ke-17 dan ke-18; nafsu akan rezekilah pula yang menjadi sendi-sendinya balapan cari jajahan dalam abad ke-19, yakni sesudah kapitalisme-modern menjelma di Eropa dan Amerika.
:*Sebelum zaman kapitalisme-modern itu, bangsa Inggris sudah menguasai sebagian dari Amerika, sebagian dari India, sebagian dari Australia dan lain-lain, yakni sudah menaruh sendi-sendi "''British Empire''" nantinya, – sudahlah bangsa Prancis menguasai sebagian pula dari Amerika dan sebagian juga dari India, – sudahlah bangsa Portugis mengibarkan benderanya di Amerika Selatan dan di beberapa tempat di seluruh Asia, – sudahlah bangsa Spanyol menguasai Amerika Tengah dan kepulauan Filipina, – sudahlah bangsa Belanda menduduki Afrika Selatan, beberapa bagian kepulauan Indonesia, terutama Maluku, Jawa, Sulawesi Selatan dan Sumatera. Sudahlah di zaman itu kita melihat hebatnya tenaga berusaha dari nafsu mencari rezeki tadi...<br><!--
-->Kini orang Inggris sudah bisa mengusir bangsa Prancis dan Portugis dan Belanda dari India. ... India takluk, Singapur dan Malaka diduduki, Tiongkok direbut haknya menetapkan beya dan hak-hak extrateritorial, dan dibikin "daerah pengaruh" dengan jalan keras dan jalan "halus", Mesir "dilindungi", Mesopotamia "dimandati", – Hongkong, kepulauan Fiji, India Barat, kepulauan Falkland, Gibraltar, Malta, Cyprus, Afrika. . . .<br><!--
-->Prancis menjejakkan kakinya di Afrika Utara, di Indo-China, di Martinique, di Guadeloupe, di Reunion, di Guyana, di Somali, di Nieuw Caledonia, – <br><!--
-->Amerika merebut Cuba, Portoriko, Filipina, Hawaii, dll., – <br><!--
-->Jerman melancar-lancarkan tangan imperialisme ke pulau Marshall, ke Afrika Barat-Timur, ke Togo, ke Kamerun, ke pulau-pulau Karolina, ke Kiautsjau, ke kepulauan Mariana, geer perkara Marokko dll., – <br><!--
-->Italia sibuk memperusahakan daerah pendudukannya Assab dekat selat Bab El Mandeb, mengatur kekuasaannya di Afrika Utara, mengambil Kossala, mencoba menaklukkan Abessinia, mengaut-ngaut di Tripoli dll. pula.<br><!--
-->Dan di Asia sendiri pun, imperialisme-modern itu membuktikan asal-turunannya: asal-turunan dari kehausan-kehausan ekonomi, anak dari kapitalisme, yang di dalam lingkungan rumah tangga sendiri kekurangan lapang usaha. Di atas sudah kami katakan, bahwa imperialisme itu bukan tabeat bangsa kulit putih saja, bukan "kejahatan hati" kulit putih saja...<br><!--
-->Kita ingat akan imperialisme bangsa Tartar yang di dalam abad ke-13 dan ke-14 sebagai "angin simun" menaklukkan sebagian besar benua Asia; kita ingat akan imperialisme bangsa-bangsa Aria, Machmud Gazni dan Barber yang memasuki negeri India; kita ingat akan imperialisme Sriwijaya yang menaklukkan pulau-pulau sekelilingnya; kita ingat akan imperialisme Majapahit, yang menguasai hampir semua kepulauan Indonesia beserta Malaka.<br><!--
-->Tetapi imperialisme-modern Asia baru kita lihat pada negeri Jepang tempo akhir-akhir ini; ... memang hanya negeri Jepang saja dari negeri-negeri Asia yang sudah masuk ke dalam kapitalisme-modern itu. Kapitalisme-modern Jepang yang butuh akan minyak tanah dan arang batu, kapitalisme-modern Jepang yang juga membangkitkan tambahnya penduduk yang deras sekali sehingga melahirkan nafsu mencari negeri-negeri emigrasi, – kapitalisme-modern Jepang itu membikin rakyat Jepang lupa akan kesatriaannya dan menanamkan kuku-kuku cengkramannya di semenanjung Sachlin dan Korea dan Mancuria.<br><!--
-->Nama "kampiunnya bangsa-bangsa Asia yang diperbudak", nama itu adalah suatu barang bohong, suatu barang dusta, suatu impian kosong bagi nasionalis-nasionalis kolot, yang mengira bahwa Jepanglah yang akan membentak imperialisme Barat dengan dengungan suara: "Berhenti!" – Bukan membentak "Berhenti!", tetapi dia sendirilah ikut menjadi belorong imperialisme yang angkara murka! Dia sendirilah yang ikut menjadi hantu yang mengancam keselamatan negeri Tiongkok, dia sendirilah yang nanti di dalam pergaulan mahahebat dengan belorong-belorong imperialisme Amerika dan Inggris ikut membahayakan keamanan dan keselamatan negeri-negeri sekeliling Lautan Teduh, dia sendirilah salah satu belorong yang nanti akan perang tanding di dalam perang Pasifik!
:* Betul Tuan-tuan Hakim, kejahatan VOC dan kejahatan cultuurstelsel adalah kejahatan kuno, tetapi hati-nasional tak gampang melupakannya.
:* Tak berhenti-hentinya kapitalisme modern itu lantas memukul-mukul di atas pintu gerbang Indonesia yang kurang lekas dibukakan, .... Dan akhirnya, kira-kira tahun 1870, dibukalah pintu gerbang itu! Sebagai angin yang makin lama makin keras bertiup, sebagai aliran sungai yang makin lama makin membanjir, sebagai gemuruh tentara menang yang masuk ke dalam kota yang kalah, ..., masuklah modal partikelir itu di Indonesia, mengadakan pabrik-pabrik gula di mana-mana, kebun-kebun teh, ''onderneming-onderneming'' tembakau dan sebagainya ditambah lagi modal partikelir yang membuka macam-macam perusahaan tambang, macam-macam perusahaan kereta-api, trem, kapal, atau pabrik-pabrik yang lain. Imperialisme tua makin lama makin layu, imperialisme-modern menggantikan tempatnya, – cara pengedukan harta yang menggali untung bagi negara Belanda itu, makin lama makin berubah, terdesak oleh cara pengedukan baru yang mengayakan modal partikelir.
:* Memang, bagi rakyat Indonesia perubahan sejak tahun 1870 itu hanya perubahan cara pengedukan rezeki; bagi rakyat Indonesia, imperialisme-tua dan imperialisme-modern kedua-duanya tinggal imperialisme belaka, kedua-duanya tinggal pengangkutan rezeki Indonesia keluar, kedua-duanya tinggal drainage!
:* O, memang, kami mengakui faedahnya alat-alat pengangkutan, yakni faedahnya alat-alat lalu-lintas modern itu, mengakui pengaruhnya yang baik atas perhubungan dan kemajuan rakyat, kami mengakui bahwa, jikalau umpamanya rakyat Indonesia itu sekarang kehilangan semua itu, niscaya ia merasa rugi, – tetapi tak dapat disangkal bahwa alat-alat lalu lintas modern itu, menggampangkan geraknya modal partikelir. Tak dapat disangkal, bahwa alat-alat lalu lintas itu menggampangkan modal itu jengkelitan di atas padang perusahaannya, membesarkan diri dan beranak di mana-mana, sehingga rezeki rakyat menjadi kocar-kacir oleh karenanya!
:* Imperialisme-tua yang dulunya terutama hanya sistem mengangkuti bekal-bekal hidup saja, kini sudah melar jadi raksasa imperialisme-modern yang empat macam "shakti"nya:
::Pertama : Indonesia tetap menjadi negeri pengambilan bekal hidup
::Kedua : Indonesia menjadi negeri pengambilan bekal-bekal untuk pabrik-pabrik di Eropa
::Ketiga : Indonesia menjadi negeri pasar penjualan barang-barang hasil dari macam-macam industri asing
::Keempat : Indonesia menjadi lapang usaha bagi modal yang ratusan, ribuan-jutaan jumlahnya. – bukan saja modal Belanda, tetapi ... juga modal Inggris, juga modal Amerika, juga modal Jepang, juga modal lain-lain, sehingga imperialisme di Indonesia kini jadi internasional karenanya.
:* Benar sekali, – imperialisme-modern "membikin rakyat Bumiputra menjadi bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka dan membikin Hindia menjadi si buruh di dalam pergaulan bangsa-bangsa"! Dan si buruh yang bagaimana, Tuan-tuan Hakim!, – si buruh yang ''loonen''-nya ''minimumloonen'', si buruh yang ''Wirtschaft''-nya ''Minimumwirtschaft''!, si buruh yang upahnya upah Kokro! Hati nasional tentu berontak atas kejahatan imperialisme-modern yang demikian itu!!
;Statistik
:* Dalam tahun 1870 jumlah tanah ''erfpacht'' ada 35.000 bahu, dalam tahun 1901 sudah 622.000 bahu, dalam tahun 1928 sudah 2.707.000 bahu, – kalau dijumlahkan juga dengan konsesi-konsesi pertanian, jumlah ini buat tahun 1928 menjadi 4.592.000 bahu! Jumlah tanah yang ditanami karet kini tak kurang dari ± 488.000 bahu, hasil ± 141.000 ton jumlah kebun teh ± 132.000 bahu, hasilnya ± 73.000 ton: jumlah kebun kopi ± 127.000 bahu, hasilnya ± 55.000 ton; jumlah kebun tembakau ± 79.000 bahu, hasilnya ± 65.000 ton; jumlah kebun tebu ± 275.000 bahu, hasilnya 2.937.000 ton.
:* Dr.F.G. Waller, ..., antara lain berpidato demikian: "Menurut taksiran majelis majikan, keuntungan bersih dari perusahaan-perusahaan Hindia: gula, karet, termbakau, teh, kopi, kina, minyak tanah, hasil tambang, bank-bank, dan beberapa perusahaan kecil yang lain, dalam tahun 1924, 490 juta rupiah, tahun 1925, 540 juta rupiah. Menurut taksiran bolehlah ditentukan, bahwa 70% dari jumlah ini jatuh di tangan pihak Belanda, jadi kira-kira 370 juta rupiah. Kalau kita perhitungkan jumlah ini dengan bunga yang tinggi 9 atau 10%, maka harga perusahaan-perusahaan itu sekarang mencapai angka luar biasa, yakni 3700 hingga 4100 juta rupiah. .... Kekayaan yang di negeri Belanda terkena pajak kekayaan ialah 12 milyar, sehingga milik kita yang ada di Hindia tidak kurang dari 1/3 kekayaan rakyat kita semua."
:* Lebih dari 4000 juta rupiah kapital Belanda saja, Tuan-tuan Hakim yang terhormat, tetapi jumlah semua modal asing yang berusaha di Indonesia adalah lebih besar lagi, – yakni jikalau kita hitung dengan memakai asas perhitungan Dr. Waller itu juga: – kurang lebih 6000 juta rupiah! Enam milyar rupiah dengan untung setahun rata-rata sepuluh persen! Tetapi berapa perusahaan asingkah yang untungnya tidak berlipat-lipat ganda lagi. Berapa perusahaan asingkah yang dividennya sering kali lebih dari 30, 40, ya kadang-kadang sampai lebih dari 100%! Kita mengetahui dividen tembakau Sumatra yang besarnya 35% dalam tahun 1924, kita mengetahui dividen kina yang berlipat-lipat lagi, kita kenal akan dividen-dividen yang sampai 170%!
:* Memang milyunan rupiah harganya hasil-hasil perusahaan kapital asing itu yang saban tahun diangkut dari Indonesia, milyunan rupiah besarnya harga pengeluaran hasil-hasil itu saban tahun. Di dalam tahun 1927 pengeluaran kopi adalah seharga f 74.000.000,-; pengeluaran teh f 90.000.000,-; pengeluaran tembakau f 107.000.000,-; pengeluaran minyak f 155.000.000,-; pengeluaran gula f 360.000.000,- (malahan sebelum hebatnya persaingan dari Kuba, kadang-kadang lebih dari f 400.000.000,0); pengeluaran karet f 417.000.000, jumlah semua barang keluar tak kurang dari f 1.600.000.000,-; Pendek kata, saban tahun kekayaan yang diangkut dari Indonesia, sedikit-dikitnya f 1.500.000.000,-!
:* Kelebihan ekspor di Indonesia makin lama makin besar. Di dalam tahun delapan puluhan kelebihan ekspor itu = f 25.000.000,-; di dalam tahun sembilan puluhan sudah menjadi ± f 36.000.000,-; di dalam tahun-tahun penghabisan abad ke-19 sudah bertambah menjadi ± f 45.000.000,-; di dalam tahun sekitar 1910 sudah menjadi f 145.000.000,-; di dalam tahun akhir-akhir ini sudah menjadi f 700.000.000,-. Ya, di dalam tahun 1919 mencapai rekor f 1.426.000.000,-
:* Kesengsaraan itu adalah suatu kenyataan atau realiteit yang gampang dibuktikan dengan angka-angka.
:* Berapakah, umpamanya, besarnya upah di dalam perusahaan yang terpenting, yakni perusahaan gula, – perusahaan gula yang terdiri di tengah-tengah pusat pergaulan hidup Bumiputra, di tengah-tengah ulu hati pergaulan hidup itu? Menurut Statistisch Jaaroverzicht : rata-rata hanya f 0,45 sehari bagi orang laki-laki dan f 0,35 sehari bagi perempuan.
:* Menurut perhitungan Dr. Huender, penghasilan seorang kepala rumah tangga marhaen setahun ialah rata-rata f 161,-, jumlah beban rata-rata/22.50,- jadi bersih penghasilan setahun adalah f 161,- – f 22.50 = f 138.50, (seratus tiga puluh delapan rupiah lima puluh sen!), Tuan-tuan Hakim, di dalam dua belas bulan! Yakni, belum sampai f 12. – sebulan; yakni belum sampai f 0.40 sehari yakni, kalau dimakan lima orang (besarnya sama rata), belum sampai f 0.08 sehari seorang!
;Pergerakan nasional
:* "Bangsa yang terdiri dari kaum buruh belaka" dan " menjadi buruh antara bangsa-bangsa", Tuan-tuan Hakim, – itu bukan nyaman! Itu bukan memberi harapan besar bagi hari kemudian! Itu bukan memberi perspektif pada hari kemudian itu, jikalau terus-terusan begitu! Tidakkah oleh karenanya, wajib tiap-tiap nasionalis mencegah keadaan itu dengan sekuat-kuatnya? Tidakkah hal ini saja sudah cukup buat membenarkan kami punya pergerakan?
:* Dan toh.....apakah hak-hak bangsa kami, yang kiranya boleh jadi "imbangan" dari keadaan ekonomi yang menyedihkan itu? Apakah hak-hak bangsa kami yang boleh dipakai sebagai obat di atas luka hati nasional yang perih itu?
::Pengajaran? Oh, di dalam "abad kesopanan" ini ..., orang laki-laki yang bisa membaca dan menulis belum ada 7%, orang perempuan belum ada....1/2%! ...
::Pajak-pajak enteng? ... Kang Marhaen yang pendapatnya setahun rata-rata hanya f 160. – itu, harus membayar pajak sampai kurang lebih 10% dari pendapatannya;
::bahwa bagi bangsa Eropa pajak yang setinggi itu baru dikenakan kalau pendapatannya tak kurang dari f 8.000,- sampai dengan f 9.000,- setahun!
::bahwa pajak yang istimewa mengenai Kang Marhaen, yang pada tahun 1919 sudah mencapai jumlah f 86.900.000,- itu, di bawah pemerintahan Gubernur-Jenderal Fock dinaikkan lagi menjadi f 173.400.000,- setahun!
::bahwa teristimewa beban-beban desa sering berat sekali adanya!
::Kesehatan rakyat atau hygiene? Di seluruh Indonesia hanya ada 343 rumah sakit gubernemen, kematian bangsa Bumiputra setahun tak kurang dari ±20%, ya, di dalam kota-kota besar sampai kadang-kadang 30, 40, 50%! ...
::Kesempatan bekerja di pulau-pulau luar tanah Jawa? Soal kontrak dan ''poenale sanctie'', perbudakan zaman baru atau ''moderne slavernij'' itu, seolah-olah takkan habis-habisnya "dipertimbangkan dan sekali lagi dipertimbangkan", –
::Perlindungan kepentingan kaum buruh? Peraturan yang melindungi kaum buruh tak ada sama sekali, ... hak mogok, yang di dalam negeri-negeri yang sopan sudah bukan soal lagi itu, dengan adanya pasal 161 Kitab Undang-undang Hukum Pidana, musnah sama sekali dari realiteit, terhalimunkan sama sekali menjadi impian belaka!
::Kemerdekaan cetak-mencetak dan hak berserikat dan berkumpul?...
::Amboi, – adakah di sini hak-hak itu, di mana Kitab Undang-undang Hukum Pidana masih saja berisi itu pasal-pasal mengenai penyebaran – rasa kebencian (''haatzaaiartikelen'') yang bisa diulur-ulur sebagai karet, ... di mana hak pendigulan memberi kekuasaan yang hampir tak terhingga kepada pemerintah terhadap tiap-tiap pergerakan dan tiap-tiap manusia yang ia tak sukai?
::Adakah di sini hak-hak itu, di mana kritik di muka umum gampang sekali mendapat teguran atau sopan, di mana tiap-tiap rapat penuh dengan spion-spion polisi, di mana hampir tiap-tiap pemimpin dibuntuti reserse di dalam gerak-geriknya ke mana-mana, di mana gampang sekali diadakan "larangan berapat", di mana rahasia surat seringkali dilanggar diam-diam sebagai kami lihat dengan mata sendiri?
::Adakah di sini hak-hak itu, di mana laporan spion-spion itu saja atau tiap-tiap surat kaleng sudah bisa dianggap cukup buat membikin penggerebekan di mana-mana, mengunci berpuluh-puluh pemimpin di dalam tahanan, yang menjerumuskan pemimpin-pemimpin itu ke dunia pembuangan?
::Sesungguhnya: Tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat Indonesia untuk jadi "imbangan" kepada bencana pergaulan hidup dan bencana kerezekian yang ditebar-tebarkan oleh imperialisme-modern itu;
::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyat kami yang cukup nikmat dan menggembirakan untuk dijadikan pelipur hati nasional yang mengeluh melihat kerusakan sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh imperialisme-modern itu;
::tidak ada hak-hak yang orang berikan pada rakyatku yang boleh dijadikannya sebagai pegangan sebagai penguat, sebagai ''sterking'' untuk memberhentikan kerja imperialisme yang mengobrak-abrik kerezekian dan pergaulan hidup kami itu.
== Kutipan yang belum dicek ==
"Kuat karena bersatu, bersatu karena kuat."
"Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Jika kamu jatuh, maka kamu akan jatuh di antara bintang-bintang."
“Ini dadaku, mana dadamu? Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi, Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi. Kalau Malaysia mau konfrontasi politik, Kita hadapi dengan konfrontasi politik. Kalau Malaysia mau konfrontasi militer, Kita hadapi dengan konfrontasi militer”
"Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia" . (Bung Karno)
* Menurut [https://www.nytimes.com/1970/06/21/archives/sukarno-69-dies-led-indonesians-first-president-of-republic-yielded.html NY Times] bagian kedua dari kutipan ini diucapkan ketika Sukarno keluar dari penjara pada tahun 1931.
* Bandingkan dengan kutipan serupa oleh [[Lenin]]: [https://www.goodreads.com/quotes/106700-give-me-just-one-generation-of-youth-and-i-ll-transform "Give me just one generation of youth, and I'll transform the whole world."]
"Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa." (Soekarno)
"Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun". (Bung Karno)
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya." (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961)
"Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri." – Bung Karno
"……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……" (Bung Karno)
== Tentang penjajah ==
* ‘‘Perjuanganku lebih mudah karena melawan [[penjajah]], namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri.’’
** Dikutip dari: Agus Ali Dzawafi (Juli 2024). ''[https://www.google.co.id/books/edition/Catatan_Menarik_Dunia_Tasawuf/8cAZEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=perjuanganku+lebih+mudah+karena+melawan+penjajah+namun+perjuangan+kalian+akan+lebih+sulit+karena&pg=PA52&printsec=frontcover Catatan Menarik Dunia Tasawuf]''. Muhaimin dan Salim, A. (ed.). Kota Serang: Penerbit A-Empat. Hlm. 52. ISBN 978-623-8552-13-9.
== Lihat pula ==
{{Commons}}
{{wikipedia}}
* [[s:Pengarang:Soekarno|Tulisan-tulisan Soekarno di Wikisource]]
{{tokoh}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
[[Kategori:Presiden Indonesia]]
[[Kategori:Pahlawan nasional Indonesia]]
236nxjse5zpoho1a44r3l8w88zt9piu
Ahmad Sadali
0
7972
55879
30735
2026-08-15T08:49:33Z
Pinerineks
1560
55879
wikitext
text/x-wiki
'''Ahmad Sadali''' (1924–1987) adalah maestro pelukis abstrak, akademisi, dan pelopor seni rupa modern asal Indonesia.
== Kutipan ==
* "Identitas akan lahir setelah karya-karya diciptakan."<ref>''Seni, desain & teknologi: antologi kritik, opini, dan filosofi'' Agus Sachari, Penerbit Pustaka, Bandung 1986 [https://www.worldcat.org/title/seni-desain-teknologi-antologi-kritik-opini-dan-filosofi/oclc/556878620]</ref>
== Catatan Kaki ==
{{Wikipedia}}
{{reflist}}
{{Templat:Stub}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
nxzrm20npycn6pbv4jjn6fbfm4z2phh
Seno Gumira Ajidarma
0
10766
55853
41401
2026-08-15T08:07:01Z
Pinerineks
1560
55853
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Seno Gumira Ajidarma at the KOFI KAFEIN conference, Muhammadiyah University of Yogyakarta, 29-08-2017 02.jpg|jmpl|Seno Gumira Ajidarma]]
'''Seno Gumira Ajidarma''' adalah penulis dan sastrawan asal [[Indonesia]].
== Kutipan ==
# ''Indonesia adalah sebuah negeri dengan sindrom Majapahit, selalu sibuk dengan gagasan yang maunya besar: sebuah Indonesia Raya.''<ref>Ajidarma, Seno Gumira Aji. 2004. ''Affair: Obrolan Tentang Jakarta''. Yogyakarta: Buku Baik.</ref>
# Saat remaja orang akan mencari identitas, ada yang berkelahi, ngebut, menjadi modis dan lain-lain sebagainya. Pencarian identitas saya berhenti ketika saya menonton Rendra. Seketika itu, entah kenapa saya langsung saya ingin jadi seperti beliau.
# Hampir semua sastrawan itu adalah jurnalis.
# Jika mereka ingin berita tentang Dili berhenti, saya akan membuatnya abadi. (tentang pelarangan pemberitaan pelanggaran HAM di Timor Leste.
# Tidak ada teori atau ilmu yang bisa dijabarkan untuk mempelajari bagaimana saya bisa menulis seperti itu, karena dasar tulisannya adalah amarah saya.
# Semua yang ada di media sosial adalah pertarungan, makanya kacau balau. Orang perlu mundur dan ambil jarak untuk belajar.
# Menurut saya ada tiga mitos sastra yang harus dihancurkan. Pertama, sastra itu ''curhat''. Kedua, bahasa sastra itu mendayu-dayu. Ketiga, sastra isinya nasihat. Itu semua harus dihancurkan. Kalau orang bisa merdeka dari itu, mereka akan menemukan sesuatu, baik sebagai penulis maupun pembaca.
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
* Data Pokok Kebahasaan dan Kesastraan. [https://dapobas.kemendikdasmen.go.id/home?show=isidata&id=1120 Badan Bahasa]
* [https://scholar.google.com/citations?user=2X0lTVoAAAAJ&hl=en Halaman Google Scholar]
{{Tokoh}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
clxwonktbyk2en1mvrg6gdxu7hqudkx
55854
55853
2026-08-15T08:09:45Z
Pinerineks
1560
55854
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Seno Gumira Ajidarma at the KOFI KAFEIN conference, Muhammadiyah University of Yogyakarta, 29-08-2017 02.jpg|jmpl|Seno Gumira Ajidarma]]
'''Seno Gumira Ajidarma''' adalah penulis dan sastrawan asal [[Indonesia]].
== Kutipan ==
# ''Indonesia adalah sebuah negeri dengan sindrom Majapahit, selalu sibuk dengan gagasan yang maunya besar: sebuah Indonesia Raya.''<ref>Ajidarma, Seno Gumira Aji. 2004. ''Affair: Obrolan Tentang Jakarta''. Yogyakarta: Buku Baik.</ref>
# Saat remaja orang akan mencari identitas, ada yang berkelahi, ngebut, menjadi modis dan lain-lain sebagainya. Pencarian identitas saya berhenti ketika saya menonton Rendra. Seketika itu, entah kenapa saya langsung saya ingin jadi seperti beliau. <ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
# Hampir semua sastrawan itu adalah jurnalis.<ref name=":0" />
# Jika mereka ingin berita tentang Dili berhenti, saya akan membuatnya abadi. (tentang pelarangan pemberitaan pelanggaran HAM di Timor Leste.<ref name=":0" />
# Tidak ada teori atau ilmu yang bisa dijabarkan untuk mempelajari bagaimana saya bisa menulis seperti itu, karena dasar tulisannya adalah amarah saya.<ref name=":0" />
# Semua yang ada di media sosial adalah pertarungan, makanya kacau balau. Orang perlu mundur dan ambil jarak untuk belajar.<ref name=":0" />
# Menurut saya ada tiga mitos sastra yang harus dihancurkan. Pertama, sastra itu ''curhat''. Kedua, bahasa sastra itu mendayu-dayu. Ketiga, sastra isinya nasihat. Itu semua harus dihancurkan. Kalau orang bisa merdeka dari itu, mereka akan menemukan sesuatu, baik sebagai penulis maupun pembaca.<ref name=":0" />
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
* Data Pokok Kebahasaan dan Kesastraan. [https://dapobas.kemendikdasmen.go.id/home?show=isidata&id=1120 Badan Bahasa]
* [https://scholar.google.com/citations?user=2X0lTVoAAAAJ&hl=en Halaman Google Scholar]
{{Tokoh}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
droqpdwk6txhexl86bma2c7zvgicj1n
Hamzah Sulaeman
0
14878
55872
55753
2026-08-15T08:34:55Z
Pinerineks
1560
55872
wikitext
text/x-wiki
'''Hamzah Sulaeman''' (dikenal juga dengan nama panggung '''Raminten''') adalah seorang pengusaha, seniman, dan perancang busana asal Yogyakarta.
== Kutipan ==
# “Hidup adalah bekerja menjelang mati”<ref>{{Cite web|date=2025-04-29|title=Raminten Jogja dan Jaringan Bisnisnya yang Sukses|url=https://jnewsonline.com/raminten-jogja/|website=JNEWS Online|language=ID|access-date=2026-08-03}}</ref>
# "Saya bilang ''aja'', 'Kamu kok mau memberantas LGBT? Mereka salahnya apa? ... Ya, boleh diberantas kalau mereka membunuh," dalam menanggapi tekanan kepolisian untuk menutup pertunjukan kabaret miliknya.<ref name=":0">{{Cite web|last=Adam|first=Aulia|title=Merayakan Drag Queen di Yogyakarta, Menerobos Bayang-Bayang Teror|url=https://tirto.id/merayakan-drag-queen-di-yogyakarta-menerobos-bayang-bayang-teror-dc5l|website=tirto.id|language=id|access-date=2026-08-03}}</ref>
# "Saya ''enggak'' mengembangkan (bisnis) seks, kok. Saya mengembangkan seni." dalam menanggapi tekanan kepolisian untuk menutup pertunjukan kabaret miliknya.<ref name=":0" />
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
rmqpm8iastxjei4ev0j0vxnm42tqdio
Didik Nini Thowok
0
14879
55878
55648
2026-08-15T08:45:18Z
Pinerineks
1560
55878
wikitext
text/x-wiki
'''Didik Nini Thowok''' atau '''Didik Hadiprayitno''' adalah seorang penari trasidional berkebangsaan Indonesia.
== Kutipan ==
# “Saya lembut karena menekuni dunia tari, tapi saya punya jiwa yang keras.” <ref name="">{{Cite web|title=Didik Nini Thowok: "Kata Kakek, Kamu Harus Jadi Raja Copet!"|url=https://www.liputan6.com/showbiz/read/478333/didik-nini-thowok-kata-kakek-kamu-harus-jadi-raja-copet|website=Liputan6|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# “Tujuan saya adalah berkesenian dengan hati.” <ref name=":0">{{Cite web|title=Didik Nini Thowok: Maestro Tari dengan Ekspresi Peran Ganda|url=https://indonesiakaya.com/tokoh-indonesia/didik-nini-thowok/|website=IndonesiaKaya|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# “Kalau kata ibu, banyak yang dari keluarga itu ''nggak'' suka saya menari, karena laki-laki ... Kalau mau menari itu, saya diajak ibu sama nenek ke stasiun kuno.” <ref name=":0" />
# “Yang penting sejarah itu jangan sampai hilang. Mudah-mudahan saya nanti dikenal sebagai sosok; pernah ada seniman keturunan Tionghoa yang agak ‘gila’ tapi bisa nari ''macem-macem'' yang pernah punya kontribusi mengenalkan seni ''cross gender'' di masyarakat luas di Jogja, di Indonesia, maupun di luar negeri.” <ref name=":0" />
# “Lebih baik kita dianggap ‘gila’ daripada mengaku waras tapi sebenernya gila.”<ref name=":0" />
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
[[Kategori:Penari Indonesia]]
3a2047qdrzpogv1ap8x8ph2be6ucjf1
LGBT
0
14896
55855
55652
2026-08-15T08:10:31Z
Pinerineks
1560
55855
wikitext
text/x-wiki
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Hak LGBT di Indonesia ==
# "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
# "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya."
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
71v07l3bo1smy7w6w5j5pjzdgy8y72i
55856
55855
2026-08-15T08:10:54Z
Pinerineks
1560
/* Hak LGBT di Indonesia */
55856
wikitext
text/x-wiki
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Hak LGBT di Indonesia ==
# "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
# "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - Seno Gumira Ajidarma<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
r2iszgbox7sa3rqdkassc4dpzk6jd3p
55857
55856
2026-08-15T08:11:30Z
Pinerineks
1560
55857
wikitext
text/x-wiki
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Hak LGBT di Indonesia ==
# "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
# "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
23x90gdzbewmbpa95ie0va0u5mibdmd
55858
55857
2026-08-15T08:13:24Z
Pinerineks
1560
55858
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Hak LGBT di Indonesia ==
# "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
# "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
# "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
9xpgoryvy7rok5si66ojqpeka1wap74
55859
55858
2026-08-15T08:18:21Z
Pinerineks
1560
/* Hak LGBT di Indonesia */
55859
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]]
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
8bap7n4drd0buht4lo17gvdero7dw10
55860
55859
2026-08-15T08:19:16Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55860
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
irswos5zjqpodjw063rbqycj8crz77g
55861
55860
2026-08-15T08:20:24Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55861
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
6ogxr5px3ksgh5z589b016kppxa8kpt
55862
55861
2026-08-15T08:22:28Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55862
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. Sopa, M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
t9qwwe8c5adiuai9aqu8kapenjqn1dz
55864
55862
2026-08-15T08:23:35Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55864
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. Sopa, M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
ao2wywh2wmm4scoa3eoncx877dym4il
55867
55864
2026-08-15T08:28:59Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55867
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
tn80zknpn2e73ll988h499urtok2w69
55868
55867
2026-08-15T08:30:45Z
Pinerineks
1560
55868
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name=":0">{{Cite web|last=Akhyat Sulkhan|first=Khumaid|title=Mengajar Ngaji dan Santrimu Waria Semua
|url=https://mojok.co/liputan/mengajar-ngaji-dan-santrimu-waria-semua/|website=Mojok|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name=":0" />
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
q0qyik7yxj7789ad7cy40i8epyt2239
55869
55868
2026-08-15T08:32:52Z
Pinerineks
1560
55869
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]].<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a">{{Cite web|last=Akhyat Sulkhan|first=Khumaid|title=Mengajar Ngaji dan Santrimu Waria Semua
|url=https://mojok.co/liputan/mengajar-ngaji-dan-santrimu-waria-semua/|website=Mojok|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a" />
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
3jepqtqtwlun956wr8erylcpu8e44no
55870
55869
2026-08-15T08:33:34Z
Pinerineks
1560
55870
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh [[Sherina Munaf]]'''[[Sherina Munaf]]'''.<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a">{{Cite web|last=Akhyat Sulkhan|first=Khumaid|title=Mengajar Ngaji dan Santrimu Waria Semua
|url=https://mojok.co/liputan/mengajar-ngaji-dan-santrimu-waria-semua/|website=Mojok|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a" />
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
j751lb9qwx8ckorqxbb325424jxtabv
55871
55870
2026-08-15T08:34:00Z
Pinerineks
1560
55871
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh '''[[Sherina Munaf]]'''.<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a">{{Cite web|last=Akhyat Sulkhan|first=Khumaid|title=Mengajar Ngaji dan Santrimu Waria Semua
|url=https://mojok.co/liputan/mengajar-ngaji-dan-santrimu-waria-semua/|website=Mojok|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a" />
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
gh78y9xm1w30gdey5gmvv5egyhe33uz
55875
55871
2026-08-15T08:37:30Z
Pinerineks
1560
/* Tokoh Indonesia */
55875
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Sailing with Pride.jpg|jmpl|Bendera LGBT di kapal.]]
'''LGBT''' adalah sebuah singkatan yang merujuk pada lesbian, gay, biseksual, dan transgender. Digunakan sejak dekade 1990-an, istilah ini merupakan adaptasi dari akronim LGB, yang mulai digunakan sejak pertengahan hingga akhir 1980-an untuk menggantikan istilah gay ketika merujuk pada komunitas LGBT. Para aktivis berpendapat bahwa istilah komunitas gay tidak secara tepat mewakili semua kelompok yang termasuk di dalamnya.
Halaman ini berisikan kutipan-kutipan yang bersinggungan dengan LGBT, baik dari segi hak asasinya maupun dari budayanya.
== Tokoh Indonesia ==
* "Rakyat Indonesia, entah agama apa, suku apa, belum saatnya untuk bisa menerima LGBT. Tetapi hak dia sebagai warga negara Indonesia, hak untuk mendapatkan pekerjaan, hak untuk mendapatkan pendidikan, hak untuk mendapatkan penghidupan yang layak sebagaimana warga negara harus dijamin oleh negara." - '''[[Natalius Pigai]]''' selaku Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Menteri Pigai Tanggapi Isu LGBT: Masyarakat Indonesia Belum Siap Menerima|url=https://www.youtube.com/watch?v=dTLvcXmWV0I|website=Youtube|language=id|access-date=2026-07-25}}</ref>
* "Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia di mana pun berada, untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk kawan-kawan LGBTQ yang identitas gendernya berbeda. Mereka juga rakyat Indonesia, bagian dari Bangsa Indonesia yang harus kita hormati. Tidak boleh kita diskriminasi." - '''Mugiyanto Sipin''' selaku Wakil Menteri HAM Republik Indonesia.<ref name="">{{Cite web|title=Wamen HAM: Tak Ada Alasan Benarkan Kekerasan terhadap LGBT|url=https://www.idntimes.com/news/indonesia/wamen-ham-tak-ada-alasan-benarkan-kekerasan-terhadap-lgbt-00-sbfjr-2jjd63|website=IDN Times|language=id|access-date=2026-07-27}}</ref>
* "Misalnya nasib LBGT. Klaim normal dicabut dari mereka, bahkan sekarang, mending kalau mereka semata terlihat abnormal. Padahal itu konsep normalitas yang sangat keliru, yang berpihak dan dimanipulasi. Begitupun dengan semua kebenaran lain. Jadi kata-kata kebenaran itu tidak perlu ada, karena mengandung klaim-klaim yang menguntungkan pihak yang mengeluarkan klaim maupun orang-orang yang mendukungnya." - '''[[Seno Gumira Ajidarma]]''' dalam wawancara bersama Whiteboard Journal.<ref name=":0">{{Cite web|last=Anindita|first=Febrina|title=Membongkar Sastra bersama Seno Gumira Ajidarma
|url=https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/membongkar-sastra-bersama-seno-gumira-ajidarma/|website=Whiteboard Journal|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* “Kita tidak boleh melakukan tindakan kekerasan seperti menghujat, memukul, dan mengucilkan pelaku LGBT. Yang kita benci adalah perilakunya, bukan orangnya.” - Dr. H. '''Sopa''', M. Ag. selaku Wakil Ketua Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah <ref name="">{{Cite web|title=Majelis Tarjih PP Muhammadiyah: Jangan Benci Pelaku LGBT
|url=https://ibtimes.id/majelis-tarjih-pp-muhammadiyah-jangan-benci-pelaku-lgbt/|website=IBTimes|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
* "''Same sex marriage is now legal across the US. Wherever you are, be proud of who you are, cos it'll only get better." -'' kicauan oleh '''[[Sherina Munaf]]'''.<ref name="">{{Cite web|title=Dukung Pernikahan Sesama Jenis, Sherina Disuruh Haters Taubat!|url=https://www.kapanlagi.com/showbiz/selebriti/dukung-pernikahan-sesama-jenis-sherina-disuruh-haters-taubat-66a4ab.html|website=KapanLagi|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
** Terjemahan: Pernikahan sesama jenis kini sudah legal di seluruh [[Amerika Serikat]]. Di manapun kalian berada, berbanggalah karena hal ini hanya akan jadi lebih baik lagi.
*“Kalau koruptor ingin beribadah di masjid, orang ''nggak'' ada masalah ''tuh''. ''Nggak'' ada yang keberatan ''kok''. Kenapa kalau waria lain sikapnya? Kan ''nggak'' adil. Soal benar atau batil itu bisa dilihat, tapi sebagai makhluk berakal, untuk menyikapinya kita mesti adil.” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a">{{Cite web|last=Akhyat Sulkhan|first=Khumaid|title=Mengajar Ngaji dan Santrimu Waria Semua
|url=https://mojok.co/liputan/mengajar-ngaji-dan-santrimu-waria-semua/|website=Mojok|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
*“Terlepas dari apakah Allah akan menghakimi mereka salah atau benar, itu urusan nanti, urusan Allah, bukan kita. Kalaupun menjadi waria dianggap menyimpang dari ajaran agama, paling ''nggak'' terimalah mereka sebagai manusia,” - '''Arif Nuh Safri''', pembimbing agama Islam di Pesantren Waria Al-Fatah, Yogyakarta.<ref name="a" />
*"Demistifikasi itu merupakan salah satu cara mengubah nilai-nilai masyarakat dan kaum LGBTIQ (''Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Intersexed, Questioning'') sendiri. Untuk menyatakan bahwa homoseksualitas dan transgenderisme adalah hal yang biasa-biasa saja sesungguhnya." - '''[[Dede Oetomo]]'''.<ref name=":02">{{Cite web|last=Oetomo|first=Dede|title=DR. Dede Oetomo: Sesuatu Yang Tidak Salah Tidak Usah Dipermalukan|url=https://indoprogress.com/2013/06/dr-dede-oetomo-sesuatu-yang-tidak-salah-tidak-usah-dipermalukan/|website=IndoProgress|language=id|access-date=2026-08-05}}</ref>
== Catatan kaki ==
{{Reflist}}
[[Category:Hak asasi]]
5mqr5qsit1hslnpm8esqvtkay1edvb1
Acara:Wiki Cinta Kutip 2026
1728
14902
55838
55821
2026-08-15T06:36:30Z
Badak Jawa
15604
/* Cara berpartisipasi dan ketentuan */ Mengganti pranala Fountain yang baru
55838
wikitext
text/x-wiki
'''Wiki Cinta Kutip''' '''2026''' adalah tantangan menulis dan menyempurnakan artikel bertopik perempuan dan pahlawan Indonesia di Wikikutip Indonesia yang diselenggarakan tanggal 15 Agustus hingga 15 September 2026.
Acara ini mengusung 2 topik yaitu perempuan dan pahlawan Indonesia.
== Tujuan ==
* Meningkatkan jumlah artikel Wikikutip
* Meningkatkan artikel Wikikutip bertopik perempuan dan pahlawan Indonesia
== Syarat ==
* Artikel Wikikutip merupakan artikel baru, bukan pengembangan dari artikel yang sudah ada.
* Setiap artikel yang diikutsertakan dalam lomba wajib memuat minimal 3.000 bita.
* Setiap artikel wajib mencantumkan minimal 1 referensi.
* Artikel bertopik perempuan dapat berupa tokoh nyata maupun tokoh fiksi.
* Artikel Wikikutip '''tidak''' membahas biografi tokoh secara detail melainkan fokus lebih banyak menyajikan kutipan tokoh tersebut.
== Cara berpartisipasi dan ketentuan ==
* Tiap peserta hanya dapat mengikuti satu topik kompetisi.
* Tiap peserta wajib mendaftarkan diri di laman ini.
* Peserta yang menyunting artikel Wikikutip perempuan bisa mengirimkan artikelnya di {{Clickable button|Fountain artikel perempuan|url=https://fountain.toolforge.org/editathons/wlq-2016-pr|class=mw-ui-progressive}}
* Peserta yang menyunting artikel Wikikutip Pahlawan Indonesia bisa mengirimkan artikelnya di
{{Clickable button|Fountain artikel bertopik Pahlawan Indonesia|url=https://fountain.toolforge.org/editathons/wlq2026-pahlawan-idwikiquote|class=mw-ui-progressive}}
* Panitia akan menyediakan 6 suvenir untuk 6 pemenang yang berbeda.
* Pemenang akan dipilih berdasarkan kecepatan, jumlah kontribusi terbanyak, dan ketepatan.
* Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
* Pengumuman pemenang akan diumumkan di laman ini dan media sosial WikiPerempuan.
* Tiap peserta yang memperoleh 5 poin akan mendapatkan Bintang Wiki.
== Jadwal ==
* Kegiatan ini berlangsung pada '''15 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 15 September 2026 pukul 00.00 UTC''', atau setara dengan '''15 Agustus 2026 pukul 07.00 hingga 15 September 2026 pukul 07.00 WIB'''.
* Periode '''penilaian''' berlangsung selama 2 pekan sejak selesainya kegiatan, tanggal '''15 – 29 September 2026.'''
== Juri & penyelenggara acara ==
* [[Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|Alfiyah Rizzy Afdiquni]] (juri penilai artikel perempuan)
* [[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] (juri penilai artikel perempuan)
* [[Pengguna:Badak Jawa|Badak Jawa]] (juri penilai artikel Pahlawan Indonesia)
* [[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] (juri penilai artikel Pahlawan Indonesia)
[[Kategori:Wiki Cinta Kutip 2026]]
mj5d7n0uc8ruix1kca41iy4uix0lli8
55883
55838
2026-08-15T11:05:01Z
Badak Jawa
15604
pahlawan Indonesia => pahlawan pria Indonesia
55883
wikitext
text/x-wiki
'''Wiki Cinta Kutip''' '''2026''' adalah tantangan menulis dan menyempurnakan artikel bertopik perempuan dan pahlawan pria Indonesia di Wikikutip Indonesia yang diselenggarakan tanggal 15 Agustus hingga 15 September 2026.
Acara ini mengusung 2 topik yaitu perempuan dan pahlawan pria Indonesia.
== Tujuan ==
* Meningkatkan jumlah artikel Wikikutip
* Meningkatkan artikel Wikikutip bertopik perempuan dan pahlawan pria Indonesia
== Syarat ==
* Artikel Wikikutip merupakan artikel baru, bukan pengembangan dari artikel yang sudah ada.
* Setiap artikel yang diikutsertakan dalam lomba wajib memuat minimal 3.000 bita.
* Setiap artikel wajib mencantumkan minimal 1 referensi.
* Artikel bertopik perempuan dapat berupa tokoh nyata maupun tokoh fiksi.
* Artikel Wikikutip '''tidak''' membahas biografi tokoh secara detail melainkan fokus lebih banyak menyajikan kutipan tokoh tersebut.
== Cara berpartisipasi dan ketentuan ==
* Tiap peserta hanya dapat mengikuti satu topik kompetisi.
* Tiap peserta wajib mendaftarkan diri di laman ini.
* Peserta yang menyunting artikel Wikikutip perempuan bisa mengirimkan artikelnya di {{Clickable button|Fountain artikel perempuan|url=https://fountain.toolforge.org/editathons/wlq-2016-pr|class=mw-ui-progressive}}
* Peserta yang menyunting artikel Wikikutip Pahlawan pria Indonesia bisa mengirimkan artikelnya di
{{Clickable button|Fountain artikel bertopik Pahlawan pria Indonesia|url=https://fountain.toolforge.org/editathons/wlq2026-pahlawan-idwikiquote|class=mw-ui-progressive}}
* Panitia akan menyediakan 6 suvenir untuk 6 pemenang yang berbeda.
* Pemenang akan dipilih berdasarkan kecepatan, jumlah kontribusi terbanyak, dan ketepatan.
* Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.
* Pengumuman pemenang akan diumumkan di laman ini dan media sosial WikiPerempuan.
* Tiap peserta yang memperoleh 5 poin akan mendapatkan Bintang Wiki.
== Jadwal ==
* Kegiatan ini berlangsung pada '''15 Agustus 2026 pukul 00.00 hingga 15 September 2026 pukul 00.00 UTC''', atau setara dengan '''15 Agustus 2026 pukul 07.00 hingga 15 September 2026 pukul 07.00 WIB'''.
* Periode '''penilaian''' berlangsung selama 2 pekan sejak selesainya kegiatan, tanggal '''15 – 29 September 2026.'''
== Juri & penyelenggara acara ==
* [[Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|Alfiyah Rizzy Afdiquni]] (juri penilai artikel perempuan)
* [[Pengguna:Iripseudocorus|Iripseudocorus]] (juri penilai artikel perempuan)
* [[Pengguna:Badak Jawa|Badak Jawa]] (juri penilai artikel Pahlawan pria Indonesia)
* [[Pengguna:Nafisathallah|Nafisathallah]] (juri penilai artikel Pahlawan pria Indonesia)
[[Kategori:Wiki Cinta Kutip 2026]]
rt7q0v6mfrktdatzsijvvzk9r21jtls
Dede Oetomo
0
14903
55873
55728
2026-08-15T08:36:39Z
Pinerineks
1560
55873
wikitext
text/x-wiki
'''Dede Oetomo''' (lahir 6 Desember 1953) adalah seorang sosiolog, akademisi,dan aktivis hak asasi LGBTQ+ berkebangsaan Indonesia. Ia adalah pendiri GAYa Nusantara dan juga merupakan salah satu dosen luar biasa di Universitas Airlangga.
== Kutipan ==
* "Proses ''coming out'' saya sebagai ''gay'', saya jalani dengan banyak membaca. Dan literatur tentang ''gay liberation'' makin memperkenalkan saya dengan ide-ide Marxis. Memang, salah satu dasar kuat perjuangan pembebasan gay adalah analisis Marxis terhadap posisi perempuan (seperti dilakukan oleh Friedrich Engels) dan pemikiran feminis progresif lainnya."<ref name=":0">{{Cite web|last=Oetomo|first=Dede|title=DR. Dede Oetomo: Sesuatu Yang Tidak Salah Tidak Usah Dipermalukan|url=https://indoprogress.com/2013/06/dr-dede-oetomo-sesuatu-yang-tidak-salah-tidak-usah-dipermalukan/|website=IndoProgress|language=id|access-date=2026-08-05}}</ref>
* "Demistifikasi itu merupakan salah satu cara mengubah nilai-nilai masyarakat dan kaum LGBTIQ (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Intersexed, Questioning) sendiri. Untuk menyatakan bahwa homoseksualitas dan transgenderisme adalah hal yang biasa-biasa saja sesungguhnya."<ref name=":0" />
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
1uy80q1yhtrz0ruhmv8kw1hdhgrsu79
55874
55873
2026-08-15T08:36:48Z
Pinerineks
1560
55874
wikitext
text/x-wiki
'''Dede Oetomo''' (lahir 6 Desember 1953) adalah seorang sosiolog, akademisi,dan aktivis hak asasi LGBTQ+ berkebangsaan Indonesia. Ia adalah pendiri GAYa Nusantara dan juga merupakan salah satu dosen luar biasa di Universitas Airlangga.
== Kutipan ==
* "Proses ''coming out'' saya sebagai ''gay'', saya jalani dengan banyak membaca. Dan literatur tentang ''gay liberation'' makin memperkenalkan saya dengan ide-ide Marxis. Memang, salah satu dasar kuat perjuangan pembebasan gay adalah analisis Marxis terhadap posisi perempuan (seperti dilakukan oleh Friedrich Engels) dan pemikiran feminis progresif lainnya."<ref name=":0">{{Cite web|last=Oetomo|first=Dede|title=DR. Dede Oetomo: Sesuatu Yang Tidak Salah Tidak Usah Dipermalukan|url=https://indoprogress.com/2013/06/dr-dede-oetomo-sesuatu-yang-tidak-salah-tidak-usah-dipermalukan/|website=IndoProgress|language=id|access-date=2026-08-05}}</ref>
* "Demistifikasi itu merupakan salah satu cara mengubah nilai-nilai masyarakat dan kaum [[LGBT|LGBTIQ]] (Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender, Intersexed, Questioning) sendiri. Untuk menyatakan bahwa homoseksualitas dan transgenderisme adalah hal yang biasa-biasa saja sesungguhnya."<ref name=":0" />
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
nngvnyryeznpid6v2m4ewy5it1t7u4h
Hanny Kardinata
0
14907
55877
55756
2026-08-15T08:42:40Z
Pinerineks
1560
55877
wikitext
text/x-wiki
'''Hanny Kardinata''' (lahir di Surabaya, 7 Januari 1953 - 26 Juli 2026) adalah perancang grafis senior di Indonesia.
== Kutipan ==
* "Sekarang ini kan eranya ''Fast Design''. Kita hidup di dunia yang sangat materialistik, ukuran sukses adalah dalam segi materi, yang mesti diraih dengan cepat, serba instan. Kalau tidak akan “ketinggalan”, atau ditinggalkan. Akibatnya ada langkah-langkah atau proses (tahapan) yang dikorbankan, paralel dengan kejadian ketika Fast Food sukses menghegemoni kuliner lokal."
* "Ketika ancaman mesin semakin meresahkan, kerja kekriyaan dan sentuhan yang sifatnya personal pun dirindukan kembali."
* "Kehadiran profesi perancang grafis tak begitu disadari oleh masyarakat, walau hasil karya desain merupakan benda sehari-hari yang banyak dijumpai di sekitarnya."
* "Berbeda dengan karya seni, karya desain grafis tidak mencantumkan nama perancangnya. Berpameran menjadi salah satu opsi untuk memperkenalkan siapa orang yang berada di balik sebuah karya."
== Sumber bacaan ==
* Jenie, Ken. [https://whiteboardjournal.com/interview/ideas/esensi-desain-bersama-hanny-kardinata/ ''Esensi Desain bersama Hanny Kardinata'']. WhiteBoard Journal.
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
fejilbp39edfi5ub52fxy0t4f6gfnwf
Pengguna:Fabius History
2
14919
55825
2026-08-14T13:08:50Z
Fabius History
21054
←Membuat halaman berisi '[[Berkas:Fabius History Emblem.png|thumb|Lambangku :)]] Halo! Saya adalah kontributor yang berminat pada sejarah. Mungkin Anda sudah kenal saya dari Wikipedia. Jika saya melakukan kesalahan, tolong peringati saya di [[Pembicaraan Pengguna:Fabius History|halaman pembicaraan saya]] agar saya dan/atau komunitas dapat memperbaikiniya.'
55825
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Fabius History Emblem.png|thumb|Lambangku :)]]
Halo! Saya adalah kontributor yang berminat pada sejarah. Mungkin Anda sudah kenal saya dari Wikipedia.
Jika saya melakukan kesalahan, tolong peringati saya di [[Pembicaraan Pengguna:Fabius History|halaman pembicaraan saya]] agar saya dan/atau komunitas dapat memperbaikiniya.
f5zxym4qs8xkgvwtdxqf1ziskzh4u9k
Komeng
0
14920
55826
2026-08-15T04:01:30Z
Radramboo
18348
←Membuat halaman berisi '[[Berkas:Komeng DPD RI.jpg|jmpl]] '''Alfiansyah Bustami''' (lahir 25 Agustus 1970), lebih dikenal sebagai '''Komeng''', adalah pelawak, pemeran, penyiar radio, presenter, dan politikus Indonesia. == Kutipan == # ''Sebenarnya semua program Presiden bagus, cuman yang kerjanya aja pada ga bener. Makanya mudah-mudahan yang sekarang lebih baik''<ref name=":0">{{Cite web|last=Pamungkas|first=Rama|date=14 Agustus 2026|title=Komeng sebut program Prabowo bagus: Yang ker...'
55826
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Komeng DPD RI.jpg|jmpl]]
'''Alfiansyah Bustami''' (lahir 25 Agustus 1970), lebih dikenal sebagai '''Komeng''', adalah pelawak, pemeran, penyiar radio, presenter, dan politikus Indonesia.
== Kutipan ==
# ''Sebenarnya semua program Presiden bagus, cuman yang kerjanya aja pada ga bener. Makanya mudah-mudahan yang sekarang lebih baik''<ref name=":0">{{Cite web|last=Pamungkas|first=Rama|date=14 Agustus 2026|title=Komeng sebut program Prabowo bagus: Yang kerja aja pada nggak bener|url=https://elshinta.com/kategori/1/aktual-dalam-negeri/komeng-sebut-program-prabowo-bagus-yang-kerja-aja-pada-nggak-bener-173555|website=Elshinta|access-date=15 Agustus 2026}}</ref> - ia menilai program kerja Prabowo Subianto merupakan kebijakan yang baik saat merespon isi pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026.
# ''Karena memang MBG bagus, hilirisasi bagus, apalagi Komen. Ya, Assalamualaikum!''<ref name=":0" /> - ia menegaskan dukungannya terhadap program unggulan yang dicanangkan pemerintah.
== Referensi ==
{{Reflist}}
== Pranala luar ==
{{Wikipedia}}
pci85tpjst5pwgyg5zkv1n3dmfil1vt
Gloria Diaz
0
14921
55827
2026-08-15T04:02:29Z
Ichi Ocha
19964
←Membuat halaman berisi '[[Berkas:Глория Мария Аспиллера Диас.jpg|jmpl|Gloria Diaz 1969]] Gloria Maria Aspillera Diaz (lahir 5 April 1951) adalah seorang aktris, model, sosialita, dan ratu kecantikan asal Filipina. Ia memenangkan ajang Miss Universe 1969 dan menjadi perempuan Filipina pertama yang meraih gelar Miss Universe.<ref>{{Cite web|title=|url=https://www.missuniverse.com/the-legacy/|access-date=2026-08-15}}</ref> Diaz merupakan salah satu dari dua belas be...'
55827
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Глория Мария Аспиллера Диас.jpg|jmpl|Gloria Diaz 1969]]
Gloria Maria Aspillera Diaz (lahir 5 April 1951) adalah seorang aktris, model, sosialita, dan ratu kecantikan asal Filipina. Ia memenangkan ajang Miss Universe 1969 dan menjadi perempuan Filipina pertama yang meraih gelar Miss Universe.<ref>{{Cite web|title=|url=https://www.missuniverse.com/the-legacy/|access-date=2026-08-15}}</ref> Diaz merupakan salah satu dari dua belas bersaudara yang terlahir dari pengacara Jaime Diaz dan model sekaligus sosialita Teresa Aspillera.
== Kutipan ==
* Saya rasa setiap orang sebaiknya melakukan hal yang sesuai dengan dirinya dan membuatnya merasa nyaman. Dalam ajang kontes kecantikan saat ini, ketika saya diundang menjadi juri, para kontestannya cenderung memiliki penampilan yang serupa. Sungguh, ketika saya melihat mereka, cara berjalan mereka sama, riasannya sama, gaya rambutnya sama, dan gaun yang dikenakan pun serupa. Jika saya menjadi mentor, saya akan membuat mereka tampil berbeda.<ref>{{Cite web|title=Gloria Diaz on Pinoy productions: "I think maybe we’re about eight years behind"|url=https://www.pep.ph/news/local/146795/gloria-diaz-on-pinoy-productions-i-think-maybe-we-re-about-eight-years-behind-a4427-20191013|website=PEP.ph|language=en|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Oh, saya hanya akan melakukan hal-hal yang biasa saya lakukan. Saya rasa jika ia sudah berada di Bulan dalam waktu yang lama, ketika datang ke tempat saya, mungkin ia ingin melakukan sesuatu yang berbeda.
Dalam sesi tanya jawab pada ajang tersebut, Gloria ditanya, “Dalam satu atau dua hari ke depan, seorang pria akan mendarat di Bulan. Jika seorang pria dari Bulan mendarat di kampung halaman Anda, apa yang akan Anda lakukan untuk menghiburnya?”<ref>{{Cite web|title=|url=https://www.abs-cbn.com/entertainment/showbiz/celebrities/2025/8/30/gloria-diaz-recalls-the-mindset-she-had-when-she-was-competing-in-miss-universe-1969-1848/|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Saya dulu selalu mengatakan bahwa ketika mengikuti sebuah kompetisi, Anda harus mengingat bahwa kompetisi tersebut bukanlah awal maupun akhir dari segalanya. Ini hanyalah sebuah batu loncatan, sesuatu yang berbeda. Jika menang, itu bagus. Jika kalah, tidak masalah. Anda bisa mendapatkan teman dan menikmatinya. Namun, sekarang lebih sulit bagi saya untuk mengatakan hal itu karena para pesertanya sudah berusia 26 atau 27 tahun, dan kompetisi tersebut dapat menjadi karier yang mengubah hidup.‘[https://www.abs-cbn.com/life/10/10/19/youre-measured-without-a-bra-gloria-diaz-compares-pageants-then-and-now: You’re measured without a bra’: Gloria Diaz compares pageants then and now] diakses pada 15 Agustus 2026.
== Referensi ==
<references />
gypm0veygr4neps9nes90sct70l6x5k
55828
55827
2026-08-15T04:04:09Z
Ichi Ocha
19964
55828
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Глория Мария Аспиллера Диас.jpg|jmpl|Gloria Diaz 1969]]
Gloria Maria Aspillera Diaz (lahir 5 April 1951) adalah seorang aktris, model, sosialita, dan ratu kecantikan asal Filipina. Ia memenangkan ajang Miss Universe 1969 dan menjadi perempuan Filipina pertama yang meraih gelar Miss Universe.<ref>{{Cite web|title=|url=https://www.missuniverse.com/the-legacy/|access-date=2026-08-15}}</ref> Diaz merupakan salah satu dari dua belas bersaudara yang terlahir dari pengacara Jaime Diaz dan model sekaligus sosialita Teresa Aspillera.
== Kutipan ==
* Saya rasa setiap orang sebaiknya melakukan hal yang sesuai dengan dirinya dan membuatnya merasa nyaman. Dalam ajang kontes kecantikan saat ini, ketika saya diundang menjadi juri, para kontestannya cenderung memiliki penampilan yang serupa. Sungguh, ketika saya melihat mereka, cara berjalan mereka sama, riasannya sama, gaya rambutnya sama, dan gaun yang dikenakan pun serupa. Jika saya menjadi mentor, saya akan membuat mereka tampil berbeda.<ref>{{Cite web|title=Gloria Diaz on Pinoy productions: "I think maybe we’re about eight years behind"|url=https://www.pep.ph/news/local/146795/gloria-diaz-on-pinoy-productions-i-think-maybe-we-re-about-eight-years-behind-a4427-20191013|website=PEP.ph|language=en|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Oh, saya hanya akan melakukan hal-hal yang biasa saya lakukan. Saya rasa jika ia sudah berada di Bulan dalam waktu yang lama, ketika datang ke tempat saya, mungkin ia ingin melakukan sesuatu yang berbeda.
Dalam sesi tanya jawab pada ajang tersebut, Gloria ditanya, “Dalam satu atau dua hari ke depan, seorang pria akan mendarat di Bulan. Jika seorang pria dari Bulan mendarat di kampung halaman Anda, apa yang akan Anda lakukan untuk menghiburnya?”<ref>{{Cite web|title=|url=https://www.abs-cbn.com/entertainment/showbiz/celebrities/2025/8/30/gloria-diaz-recalls-the-mindset-she-had-when-she-was-competing-in-miss-universe-1969-1848/|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Saya dulu selalu mengatakan bahwa ketika mengikuti sebuah kompetisi, Anda harus mengingat bahwa kompetisi tersebut bukanlah awal maupun akhir dari segalanya. Ini hanyalah sebuah batu loncatan, sesuatu yang berbeda. Jika menang, itu bagus. Jika kalah, tidak masalah. Anda bisa mendapatkan teman dan menikmatinya. Namun, sekarang lebih sulit bagi saya untuk mengatakan hal itu karena para pesertanya sudah berusia 26 atau 27 tahun, dan kompetisi tersebut dapat menjadi karier yang mengubah hidup.‘[https://www.abs-cbn.com/life/10/10/19/youre-measured-without-a-bra-gloria-diaz-compares-pageants-then-and-now: You’re measured without a bra’: Gloria Diaz compares pageants then and now] diakses pada 15 Agustus 2026.
* Jangan jadikan uang sebagai topik utama dalam percakapan. Namun, yang terpenting, pastikan mereka, yaitu anak-anak, selalu mau berbagi, terbiasa menjadi bagian dari suatu kelompok, dan tidak merasa perlu mengikuti atau menyaingi siapa pun.[https://www.smartparenting.com.ph/life/news/gloria-diaz-money-advice-parenting-tips-a6837-20250804-dyn]
== Referensi ==
<references />
cpp5i6ewayhz1innsco7eif7szbfrhg
Wendy Fitzwilliam
0
14922
55829
2026-08-15T04:14:55Z
Ichi Ocha
19964
←Membuat halaman berisi '[[Berkas:Wendy Fitzwilliam.jpg|jmpl|Wendy Fitzwilliam]] Wendy Marcelle Fitzwilliam (lahir 4 Oktober 1972) adalah seorang pengacara, aktris, model, penyanyi, pembawa acara televisi, dan ratu kecantikan asal Trinidad dan Tobago. Ia memenangkan ajang Miss Trinidad and Tobago Universe 1998 dan kemudian menjadi perempuan kedua dari Trinidad dan Tobago yang meraih gelar Miss Universe. Kemenangannya dalam ajang Miss Universe 1998 juga menjadikannya sebagai perempuan ket...'
55829
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Wendy Fitzwilliam.jpg|jmpl|Wendy Fitzwilliam]]
Wendy Marcelle Fitzwilliam (lahir 4 Oktober 1972) adalah seorang pengacara, aktris, model, penyanyi, pembawa acara televisi, dan ratu kecantikan asal Trinidad dan Tobago. Ia memenangkan ajang Miss Trinidad and Tobago Universe 1998 dan kemudian menjadi perempuan kedua dari Trinidad dan Tobago yang meraih gelar Miss Universe. Kemenangannya dalam ajang Miss Universe 1998 juga menjadikannya sebagai perempuan ketiga berdarah Afrika yang memenangkan kontes kecantikan tersebut.<ref>{{Cite book|date=2026-03-26|url=https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Miss_Universe_Trinidad_and_Tobago&oldid=1345428324|title=Miss Universe Trinidad and Tobago|language=en}}</ref>
== Kutipan ==
• Seiring perubahan dalam kehidupan, seseorang memang bertambah usia, tetapi ulang tahun pada dasarnya hanya “menorehkan satu tanda dalam catatan pengalaman hidup.”
• Tidak seorang pun dapat mengelabuinya. Ia seharusnya dapat menjalani hidup dengan baik karena ia memiliki jiwa yang matang dalam tubuh yang masih muda.
• Semua kembali pada disiplin dan keseimbangan. Mungkin saya sudah menjalani puasa intermiten sebelum istilah tersebut menjadi tren karena saya memang tidak terbiasa sarapan. Segelas air hangat dengan lemon sudah cukup bagi saya. Saya tidak terlalu menyukai daging. Saya banyak mengonsumsi ikan dan sayuran, serta tidak terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, harus saya akui bahwa keluarga Fitz memiliki kegemaran terhadap makanan manis, sehingga es krim menjadi makanan kesukaan saya.
• Anda perlu menjaga kesehatan persendian seiring bertambahnya usia, mempertahankan kelenturan tubuh, menjaga kesehatan mental, melancarkan sistem limfatik, serta melatih pola pernapasan secara teratur.
• Saya bukan orang yang biasa begadang. Saya mengonsumsi satu porsi makan utama setiap hari, kemudian dilengkapi dengan sup dan mungkin beberapa jenis teh herbal organik.
• Anda harus tekun dan menjalani rutinitas harian dengan disiplin yang konsisten.
• Saya tidak terlalu mencintai hal-hal yang bersifat material. Kebahagiaan terbesar yang pernah saya rasakan adalah ketika menjadi duta niat baik Sasamani Foundation dan berupaya mendorong kesetaraan gender. Saya bekerja di berbagai tempat, termasuk Uganda, Kenya, Ethiopia, serta Haiti dan Jamaika di kawasan Karibia.<ref>{{Cite web|title=Wendy Fitzwilliam, the iconic 25 years|url=http://www.guardian.co.tt/article/wendy-fitzwilliam-the-iconic-25-years-6.2.1649031.d48bd1dd0b|website=www.guardian.co.tt|language=en|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Referensi ==
<references />
jq5akjge5lurklpx77h5r4ibefrbf4f
55830
55829
2026-08-15T04:15:56Z
Ichi Ocha
19964
55830
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Wendy Fitzwilliam.jpg|jmpl|Wendy Fitzwilliam]]
Wendy Marcelle Fitzwilliam (lahir 4 Oktober 1972) adalah seorang pengacara, aktris, model, penyanyi, pembawa acara televisi, dan ratu kecantikan asal Trinidad dan Tobago. Ia memenangkan ajang Miss Trinidad and Tobago Universe 1998 dan kemudian menjadi perempuan kedua dari Trinidad dan Tobago yang meraih gelar Miss Universe. Kemenangannya dalam ajang Miss Universe 1998 juga menjadikannya sebagai perempuan ketiga berdarah Afrika yang memenangkan kontes kecantikan tersebut.<ref>{{Cite book|date=2026-03-26|url=https://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Miss_Universe_Trinidad_and_Tobago&oldid=1345428324|title=Miss Universe Trinidad and Tobago|language=en}}</ref>
== Kutipan ==
* Seiring perubahan dalam kehidupan, seseorang memang bertambah usia, tetapi ulang tahun pada dasarnya hanya “menorehkan satu tanda dalam catatan pengalaman hidup.”
* Tidak seorang pun dapat mengelabuinya. Ia seharusnya dapat menjalani hidup dengan baik karena ia memiliki jiwa yang matang dalam tubuh yang masih muda.
* Semua kembali pada disiplin dan keseimbangan. Mungkin saya sudah menjalani puasa intermiten sebelum istilah tersebut menjadi tren karena saya memang tidak terbiasa sarapan. Segelas air hangat dengan lemon sudah cukup bagi saya. Saya tidak terlalu menyukai daging. Saya banyak mengonsumsi ikan dan sayuran, serta tidak terbiasa mengonsumsi minuman beralkohol. Namun, harus saya akui bahwa keluarga Fitz memiliki kegemaran terhadap makanan manis, sehingga es krim menjadi makanan kesukaan saya.
* Anda perlu menjaga kesehatan persendian seiring bertambahnya usia, mempertahankan kelenturan tubuh, menjaga kesehatan mental, melancarkan sistem limfatik, serta melatih pola pernapasan secara teratur.
* Saya bukan orang yang biasa begadang. Saya mengonsumsi satu porsi makan utama setiap hari, kemudian dilengkapi dengan sup dan mungkin beberapa jenis teh herbal organik.
* Anda harus tekun dan menjalani rutinitas harian dengan disiplin yang konsisten.
* Saya tidak terlalu mencintai hal-hal yang bersifat material. Kebahagiaan terbesar yang pernah saya rasakan adalah ketika menjadi duta niat baik Sasamani Foundation dan berupaya mendorong kesetaraan gender. Saya bekerja di berbagai tempat, termasuk Uganda, Kenya, Ethiopia, serta Haiti dan Jamaika di kawasan Karibia.<ref>{{Cite web|title=Wendy Fitzwilliam, the iconic 25 years|url=http://www.guardian.co.tt/article/wendy-fitzwilliam-the-iconic-25-years-6.2.1649031.d48bd1dd0b|website=www.guardian.co.tt|language=en|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Seperti halnya berbagai hal lain dalam kehidupan, apa yang Anda bawa akan memengaruhi apa yang Anda peroleh dari sebuah kontes kecantikan. Saya dibesarkan untuk menjadi pribadi yang pekerja keras, adil, dan baik hati. Menurut saya, itulah nilai-nilai yang saya bawa ke dunia kontes kecantikan.
* Saya adalah seorang perempuan yang berpegang teguh pada keyakinan, tanpa merasa malu akan hal itu. Kualitas tersebut tidak dapat dibeli ataupun dibentuk melalui pelatihan.
== Referensi ==
<references />
sa83zyu8odi7gifaqe4gy1255pjvcue
Margaret Gardiner
0
14923
55831
2026-08-15T04:36:36Z
Ichi Ocha
19964
←Membuat halaman berisi 'Margaret Gardiner (lahir 21 Agustus 1959) adalah seorang jurnalis dan ratu kecantikan asal Afrika Selatan yang memenangkan ajang Miss Universe 1978. Ia menjadi perempuan pertama dari Afrika Selatan yang meraih gelar Miss Universe pada usia 18 tahun. Setelah melalui tiga babak semifinal, ia menempati peringkat keempat di antara lima finalis. Namun, ia akhirnya memenangkan kompetisi tersebut setelah menjawab pertanyaan pada babak final.<ref>{{Cite web|title=Former...'
55831
wikitext
text/x-wiki
Margaret Gardiner (lahir 21 Agustus 1959) adalah seorang jurnalis dan ratu kecantikan asal Afrika Selatan yang memenangkan ajang Miss Universe 1978. Ia menjadi perempuan pertama dari Afrika Selatan yang meraih gelar Miss Universe pada usia 18 tahun. Setelah melalui tiga babak semifinal, ia menempati peringkat keempat di antara lima finalis. Namun, ia akhirnya memenangkan kompetisi tersebut setelah menjawab pertanyaan pada babak final.<ref>{{Cite web|title=Former Titleholders Miss SA|url=https://www.misssa.co.za/former-titleholders-miss-sa/|website=Miss SA|language=en-US|access-date=2026-08-15}}</ref><ref>{{Cite web|title=Margaret Gardiner becomes Miss Universe {{!}} South African History Online|url=https://sahistory.org.za/dated-event/margaret-gardiner-becomes-miss-universe|website=sahistory.org.za|language=en|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Kutipan ==
* Mengalami langsung situasi tersebut. Keadaannya seperti sebuah film. Afrika Selatan saat itu tidak diterima oleh dunia internasional. Saya mengikuti kontes tersebut untuk membantu mempublikasikan ajang kecantikan multiras pertama. Saya kemudian memenangkannya. Kontes tersebut berlangsung ketika hubungan Afrika Selatan dengan dunia internasional sedang tegang, meskipun masyarakat menerima dan menyayangi saya sebagai seorang individu.
* Saya bersaing dengan unggulan utama, yaitu Miss USA. Ketika saya menang, pers internasional menyoroti fakta bahwa saya dimahkotai oleh Janelle Commissiong, pemenang Miss Universe 1977 dan perempuan kulit hitam pertama yang memenangkan gelar tersebut. Kami langsung akrab sejak pertama kali bertemu. Saya juga beruntung dapat berbincang banyak dengannya sebelum kompetisi berlangsung.
* Politik tidak pernah menjadi persoalan di antara kami. Kami justru menertawakan perhatian dan kontroversi yang harus kami hadapi akibat cara berbagai pihak membingkai identitas kami. Ada banyak hal yang tidak perlu saya ceritakan lebih jauh. Fakta bahwa saya mampu tetap tenang dan memenangkan kompetisi tersebut terasa seperti sebuah keajaiban.
* Saya rasa saya turut membuktikan bahwa seorang ratu kecantikan dapat memiliki kecantikan sekaligus kemampuan untuk berbicara dan menyampaikan gagasannya.
* Agak ironis ketika saya melihat kembali bahwa tema-tema yang tertanam dalam psikologi Damaged Beauty: Joey Superstar, serta pesan di balik kemewahan dan gemerlap dunia film dan modeling, sebenarnya merupakan tema yang telah saya buktikan sepanjang hidup. Jangan biarkan orang lain menentukan siapa diri Anda. Jadilah diri Anda yang autentik. Jangan menyerah ketika menghadapi kesulitan. Semua itu merupakan nilai-nilai penting yang telah saya jalani dan saya harap dapat beresonansi dengan para perempuan. Tentu saja, unsur humor juga ada di dalamnya. Joey Superstar adalah seorang perempuan liar yang tidak menyadari apa yang perlu ia lakukan untuk menemukan dirinya sendiri, lalu mengguncang dunianya sendiri dalam proses tersebut. Hal itulah yang menjadi penggerak cerita. Namun, pesan yang saya jalani sepanjang hidup, dan yang saya harap dapat menyentuh hati serta memengaruhi cara pandang pembaca, tetap menjadi inti dari kisah tersebut.<ref>{{Cite web|title=Margaret Gardiner Interview|url=https://www.goodthingsguy.com/lifestyle/margaret-gardiner-interview/?|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Referensi ==
<references />
mrz30mjrptetgn07efd4zrnvzc5yoab
Ida Ayu Nyoman Rai
0
14924
55833
2026-08-15T05:44:55Z
~2026-44839-12
21229
Membuat artikel baru Ida Ayu Nyoman Rai (ibunda Sukarno) berisi biografi singkat, konteks peristiwa, serta koleksi kutipan dan rujukan dari buku Sukarno: An Autobiography (1965).
55833
wikitext
text/x-wiki
Ida Ayu Nyoman Rai (1881–1958) adalah ibunda dari Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Beliau merupakan seorang bangsawan Bali dari kasta Brahmana yang berasal dari Banjar Bale Agung, Singaraja, Bali. Pernikahannya dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru keturunan Jawa, menyatukan latar belakang budaya Bali dan Jawa dalam diri Sukarno. Dalam autobiografi Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai digambarkan sebagai sosok ibu yang penuh spiritualitas, keteguhan hati, dan sosok pertama yang meramalkan takdir putranya sebagai "Putra Sang Fajar".
== Kutipan ==
* "Engkau sedang menatap matahari terbit, putraku. Dan engkau, putraku, akan menjadi orang mulia, seorang pemimpin besar bagi rakyatnya, karena ibumu melahirkanmu saat fajar... Kami orang Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir pada saat matahari terbit telah ditakdirkan. Jangan pernah lupa bahwa engkau adalah putra dari sang fajar." (Diucapkan saat Sukarno masih kecil di Blitar pada suatu pagi. Ibunya memangku Sukarno muda sambil duduk di pekarangan rumah menatap matahari terbit di ufuk timur).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 17). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah menundukkan kepalamu kepada siapa pun, anakku. Selalu tegakkan kepalamu sebagai anak berdarah bangsawan dan putra dari tanah ini." (Diucapkan ketika Sukarno masih anak-anak untuk menanamkan keberanian dan keteguhan mental agar tidak pernah merasa inferior atau rendah diri di hadapan kaum penjajah kolonial).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 18). Bobbs-Merrill.
* "Aku melahirkanmu untuk menjadi manusia merdeka, bukan seorang pelayan bagi orang Belanda." (Keteguhan hati ibunda Sukarno dalam menolak sistem pengajaran dan nilai-nilai kolonial Belanda yang dinilainya merendahkan harkat dan martabat pribumi).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
s1xu8h8u24lu68fv0es99eoithkliuu
55837
55833
2026-08-15T06:35:24Z
~2026-44839-12
21229
Membuat artikel baru koleksi kutipan dari buku Sukarno: An Autobiography as told to Cindy Adams (1965) lengkap dengan referensi.
55837
wikitext
text/x-wiki
Ida Ayu Nyoman Rai (1881–1958) adalah ibunda dari Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Beliau merupakan seorang bangsawan Bali dari kasta Brahmana yang berasal dari Banjar Bale Agung, Singaraja, Bali. Pernikahannya dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru keturunan Jawa, menyatukan latar belakang budaya Bali dan Jawa dalam diri Sukarno. Dalam autobiografi Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai digambarkan sebagai sosok ibu yang penuh spiritualitas, keteguhan hati, dan sosok pertama yang meramalkan takdir putranya sebagai "Putra Sang Fajar".
== Kutipan ==
* "Engkau sedang menatap matahari terbit, putraku. Dan engkau, putraku, akan menjadi orang mulia, seorang pemimpin besar bagi rakyatnya, karena ibumu melahirkanmu saat fajar... Kami orang Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir pada saat matahari terbit telah ditakdirkan. Jangan pernah lupa bahwa engkau adalah putra dari sang fajar." (Diucapkan saat Sukarno masih kecil di Blitar pada suatu pagi. Ibunya memangku Sukarno muda sambil duduk di pekarangan rumah menatap matahari terbit di ufuk timur).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 17). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah menundukkan kepalamu kepada siapa pun, anakku. Selalu tegakkan kepalamu sebagai anak berdarah bangsawan dan putra dari tanah ini." (Diucapkan ketika Sukarno masih anak-anak untuk menanamkan keberanian dan keteguhan mental agar tidak pernah merasa inferior atau rendah diri di hadapan kaum penjajah kolonial).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 18). Bobbs-Merrill.
* "Aku melahirkanmu untuk menjadi manusia merdeka, bukan seorang pelayan bagi orang Belanda." (Keteguhan hati ibunda Sukarno dalam menolak sistem pengajaran dan nilai-nilai kolonial Belanda yang dinilainya merendahkan harkat dan martabat pribumi).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* "Mengapa tidak ada suara tembakan? Mengapa kalian tidak bertempur? Apakah kalian penakut? Mengapa kalian tidak keluar dan menembaki Belanda? Ayo, kalian semua, keluar dan bunuh orang-orang Belanda itu!" (Diucapkan pada tahun 1946 saat perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ida Ayu Nyoman Rai memarahi para pejuang gerilya yang bersembunyi di halaman belakang rumahnya di Blitar karena tidak mendengar suara pertempuran).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 2, hlm. 19). Bobbs-Merrill.
* "Dengan melakukan ini, ibu menghemat satu sen. Dan satu sen itu dapat membelikanmu, putraku, seikat sayur." (Diucapkan di Mojokerto saat keluarga Sukarno mengalami kemiskinan ekstrem. Ibunya memilih menumbuk padi sendiri menggunakan alu kayu hingga tangannya melepuh demi menghemat pengeluaran rumah tangga).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* Tidak. Sama sekali tidak. Putraku tidak akan pergi ke Belanda... Apa yang menarik bagimu? Keinginan mendapat gelar universitas atau prospek mendapatkan wanita berkulit putih?... Jika demikian engkau akan kuliah di sini. Pertama kita harus mempertimbangkan kenyataan dasar: Uang. Terlalu mahal pergi ke luar negeri. Lagipula, engkau adalah anak yang lahir dengan darah Hindia. Ibu ingin engkau tetap di sini bersama bangsamu sendiri. Jangan pernah lupa, putraku, bahwa tempatmu, takdirmu, warisanmu, ada di kepulauan ini." (Diucapkan pada bulan Juni 1921 setelah Sukarno lulus dari HBS Surabaya. Ibunya menolak keras niat Sukarno melanjutkan kuliah ke universitas di Belanda dan mengarahkannya untuk menuntut ilmu di tanah air (THS Bandung)).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 5, hlm. 50). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah lupa, putraku, bahwa engkau adalah putra sang fajar." (Diucapkan saat melepaskan Sukarno muda berusia 15 tahun berangkat merantau ke Surabaya untuk menempuh pendidikan di HBS. Sang ibu melangkahinya tiga kali sebelum mengucapkan kalimat ini sebagai restu spiritual).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 4, hlm. 32). Bobbs-Merrill.
hr2yckun1pgyzrfb5hbdmgrcfp3ax9w
55839
55837
2026-08-15T06:43:51Z
~2026-44839-12
21229
Menyunting dengan akun terdaftar untuk verifikasi Fountain.
55839
wikitext
text/x-wiki
Ida Ayu Nyoman Rai (1881–1958) adalah ibunda dari Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Beliau merupakan seorang bangsawan Bali dari kasta Brahmana yang berasal dari Banjar Bale Agung, Singaraja, Bali. Pernikahannya dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru keturunan Jawa, menyatukan latar belakang budaya Bali dan Jawa dalam diri Sukarno. Dalam autobiografi Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai digambarkan sebagai sosok ibu yang penuh spiritualitas, keteguhan hati, dan sosok pertama yang meramalkan takdir putranya sebagai "Putra Sang Fajar".
== Kutipan ==
* "Engkau sedang menatap matahari terbit, putraku. Dan engkau, putraku, akan menjadi orang mulia, seorang pemimpin besar bagi rakyatnya, karena ibumu melahirkanmu saat fajar... Kami orang Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir pada saat matahari terbit telah ditakdirkan. Jangan pernah lupa bahwa engkau adalah putra dari sang fajar." (Diucapkan saat Sukarno masih kecil di Blitar pada suatu pagi. Ibunya memangku Sukarno muda sambil duduk di pekarangan rumah menatap matahari terbit di ufuk timur).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 17). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah menundukkan kepalamu kepada siapa pun, anakku. Selalu tegakkan kepalamu sebagai anak berdarah bangsawan dan putra dari tanah ini." (Diucapkan ketika Sukarno masih anak-anak untuk menanamkan keberanian dan keteguhan mental agar tidak pernah merasa inferior atau rendah diri di hadapan kaum penjajah kolonial).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 18). Bobbs-Merrill.
* "Aku melahirkanmu untuk menjadi manusia merdeka, bukan seorang pelayan bagi orang Belanda." (Keteguhan hati ibunda Sukarno dalam menolak sistem pengajaran dan nilai-nilai kolonial Belanda yang dinilainya merendahkan harkat dan martabat pribumi).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* "Mengapa tidak ada suara tembakan? Mengapa kalian tidak bertempur? Apakah kalian penakut? Mengapa kalian tidak keluar dan menembaki Belanda? Ayo, kalian semua, keluar dan bunuh orang-orang Belanda itu!" (Diucapkan pada tahun 1946 saat perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ida Ayu Nyoman Rai memarahi para pejuang gerilya yang bersembunyi di halaman belakang rumahnya di Blitar karena tidak mendengar suara pertempuran).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 2, hlm. 19). Bobbs-Merrill.
* "Dengan melakukan ini, ibu menghemat satu sen. Dan satu sen itu dapat membelikanmu, putraku, seikat sayur." (Diucapkan di Mojokerto saat keluarga Sukarno mengalami kemiskinan ekstrem. Ibunya memilih menumbuk padi sendiri menggunakan alu kayu hingga tangannya melepuh demi menghemat pengeluaran rumah tangga).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* Tidak. Sama sekali tidak. Putraku tidak akan pergi ke Belanda... Apa yang menarik bagimu? Keinginan mendapat gelar universitas atau prospek mendapatkan wanita berkulit putih? Jika demikian engkau akan kuliah di sini. Pertama kita harus mempertimbangkan kenyataan dasar: Uang. Terlalu mahal pergi ke luar negeri. Lagipula, engkau adalah anak yang lahir dengan darah Hindia. Ibu ingin engkau tetap di sini bersama bangsamu sendiri. Jangan pernah lupa, putraku, bahwa tempatmu, takdirmu, warisanmu, ada di kepulauan ini." (Diucapkan pada bulan Juni 1921 setelah Sukarno lulus dari HBS Surabaya. Ibunya menolak keras niat Sukarno melanjutkan kuliah ke universitas di Belanda dan mengarahkannya untuk menuntut ilmu di tanah air (THS Bandung)).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 5, hlm. 50). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah lupa, putraku, bahwa engkau adalah putra sang fajar." (Diucapkan saat melepaskan Sukarno muda berusia 15 tahun berangkat merantau ke Surabaya untuk menempuh pendidikan di HBS. Sang ibu melangkahinya tiga kali sebelum mengucapkan kalimat ini sebagai restu spiritual).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 4, hlm. 32). Bobbs-Merrill.
tifdjvqt84m6km6k8w6c5f1q54qq6x2
55840
55839
2026-08-15T06:47:12Z
Fatonyrd
21228
Menyunting dengan akun terdaftar untuk verifikasi Fountain.
55840
wikitext
text/x-wiki
Ida Ayu Nyoman Rai (1881–1958) adalah ibunda dari Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno. Beliau merupakan seorang bangsawan Bali dari kasta Brahmana yang berasal dari Banjar Bale Agung, Singaraja, Bali. Pernikahannya dengan Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru keturunan Jawa, menyatukan latar belakang budaya Bali dan Jawa dalam diri Sukarno. Dalam autobiografi Sukarno, Ida Ayu Nyoman Rai digambarkan sebagai sosok ibu yang penuh spiritualitas, keteguhan hati, dan sosok pertama yang meramalkan takdir putranya sebagai "Putra Sang Fajar".
== Kutipan ==
* "Engkau sedang menatap matahari terbit, putraku. Dan engkau, putraku, akan menjadi orang mulia, seorang pemimpin besar bagi rakyatnya, karena ibumu melahirkanmu saat fajar... Kami orang Jawa percaya bahwa seseorang yang lahir pada saat matahari terbit telah ditakdirkan. Jangan pernah lupa bahwa engkau adalah putra dari sang fajar." (Diucapkan saat Sukarno masih kecil di Blitar pada suatu pagi. Ibunya memangku Sukarno muda sambil duduk di pekarangan rumah menatap matahari terbit di ufuk timur).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 17). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah menundukkan kepalamu kepada siapa pun, anakku. Selalu tegakkan kepalamu sebagai anak berdarah bangsawan dan putra dari tanah ini." (Diucapkan ketika Sukarno masih anak-anak untuk menanamkan keberanian dan keteguhan mental agar tidak pernah merasa inferior atau rendah diri di hadapan kaum penjajah kolonial).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 2, hlm. 18). Bobbs-Merrill.
* "Aku melahirkanmu untuk menjadi manusia merdeka, bukan seorang pelayan bagi orang Belanda." (Keteguhan hati ibunda Sukarno dalam menolak sistem pengajaran dan nilai-nilai kolonial Belanda yang dinilainya merendahkan harkat dan martabat pribumi).
** Soekarno, & Adams, C. (1965). ''Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams'' (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* "Mengapa tidak ada suara tembakan? Mengapa kalian tidak bertempur? Apakah kalian penakut? Mengapa kalian tidak keluar dan menembaki Belanda? Ayo, kalian semua, keluar dan bunuh orang-orang Belanda itu!" (Diucapkan pada tahun 1946 ketika perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ida Ayu Nyoman Rai memarahi para pejuang gerilya yang bersembunyi di halaman belakang rumahnya di Blitar karena tidak mendengar suara pertempuran).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 2, hlm. 19). Bobbs-Merrill.
* "Dengan melakukan ini, ibu menghemat satu sen. Dan satu sen itu dapat membelikanmu, putraku, seikat sayur." (Diucapkan di Mojokerto saat keluarga Sukarno mengalami kemiskinan ekstrem. Ibunya memilih menumbuk padi sendiri menggunakan alu kayu hingga tangannya melepuh demi menghemat pengeluaran rumah tangga).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 3, hlm. 24). Bobbs-Merrill.
* Tidak. Sama sekali tidak. Putraku tidak akan pergi ke Belanda... Apa yang menarik bagimu? Keinginan mendapat gelar universitas atau prospek mendapatkan wanita berkulit putih? Jika demikian engkau akan kuliah di sini. Pertama kita harus mempertimbangkan kenyataan dasar: Uang. Terlalu mahal pergi ke luar negeri. Lagipula, engkau adalah anak yang lahir dengan darah Hindia. Ibu ingin engkau tetap di sini bersama bangsamu sendiri. Jangan pernah lupa, putraku, bahwa tempatmu, takdirmu, warisanmu, ada di kepulauan ini." (Diucapkan pada bulan Juni 1921 setelah Sukarno lulus dari HBS Surabaya. Ibunya menolak keras niat Sukarno melanjutkan kuliah ke universitas di Belanda dan mengarahkannya untuk menuntut ilmu di tanah air (THS Bandung)).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 5, hlm. 50). Bobbs-Merrill.
* "Jangan pernah lupa, putraku, bahwa engkau adalah putra sang fajar." (Diucapkan saat melepaskan Sukarno muda berusia 15 tahun berangkat merantau ke Surabaya untuk menempuh pendidikan di HBS. Sang ibu melangkahinya tiga kali sebelum mengucapkan kalimat ini sebagai restu spiritual).
** Sukarno, & Adams, C. (1965). Sukarno: An autobiography as told to Cindy Adams (Bab 4, hlm. 32). Bobbs-Merrill.
o2zbofvutbhbmxnrei1haaqqxarauzs
Folorunso Alakija
0
14925
55834
2026-08-15T06:01:39Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
19254
←Membuat halaman berisi ''''Folorunsho Alakija''' (lahir 15 Juli 1951) adalah seorang pengusaha perempuan asal Nigeria. Ia merupakan direktur pelaksana grup di The Rose of Sharon Group dan wakil ketua eksekutif Famfa Oil Limited. == Kutipan == * Selama seseorang masih hidup, akan selalu ada hal-hal lain yang ingin dicapai.<ref name=":0">{{Cite web|last=Sadiq|first=Mobola|date=2021-07-18|title=Covenant I made with God at age 40 — Folorunsho Alakija|url=https://punchng.com/covenant-i-m...'
55834
wikitext
text/x-wiki
'''Folorunsho Alakija''' (lahir 15 Juli 1951) adalah seorang pengusaha perempuan asal Nigeria. Ia merupakan direktur pelaksana grup di The Rose of Sharon Group dan wakil ketua eksekutif Famfa Oil Limited.
== Kutipan ==
* Selama seseorang masih hidup, akan selalu ada hal-hal lain yang ingin dicapai.<ref name=":0">{{Cite web|last=Sadiq|first=Mobola|date=2021-07-18|title=Covenant I made with God at age 40 — Folorunsho Alakija|url=https://punchng.com/covenant-i-made-with-god-at-age-40-folorunsho-alakija/|website=Punch Newspapers|language=en-US|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Barulah ketika seseorang meninggal dan sampai di ‘gerbang yang indah’, dia akan tahu apakah dia telah mencapai semuanya.<ref name=":0" />
== Referensi ==
<references />
izchlk50afpe0j0c9om3mcsc5gtdblz
55835
55834
2026-08-15T06:06:57Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
19254
55835
wikitext
text/x-wiki
'''Folorunsho Alakija''' (lahir 15 Juli 1951) adalah seorang pengusaha perempuan asal Nigeria. Ia merupakan direktur pelaksana grup di The Rose of Sharon Group dan wakil ketua eksekutif Famfa Oil Limited.
== Kutipan ==
* Selama seseorang masih hidup, akan selalu ada hal-hal lain yang ingin dicapai.<ref name=":0">{{Cite web|last=Sadiq|first=Mobola|date=2021-07-18|title=Covenant I made with God at age 40 — Folorunsho Alakija|url=https://punchng.com/covenant-i-made-with-god-at-age-40-folorunsho-alakija/|website=Punch Newspapers|language=en-US|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Barulah ketika seseorang meninggal dan sampai di ‘gerbang yang indah’, dia akan tahu apakah dia telah mencapai semuanya.<ref name=":0" />
* Kita akan memenangkan beberapa hal dan kehilangan beberapa hal lainnya.<ref name=":0" />
* Kebaikan dimulai dari rumah.<ref name=":0" />
* Seseorang seharusnya tidak melakukan segala sesuatu menurut caranya sendiri. Sebaliknya, seseorang harus melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Tuhan.
* Teruslah berjuang. Jangan pernah menyerah. Dunia saat ini dapat menikmati listrik karena orang-orang yang tidak menyerah.
== Referensi ==
<references />
s0jyc746u98vc71gbh9em78yn2eszr9
55836
55835
2026-08-15T06:07:53Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
19254
55836
wikitext
text/x-wiki
[[Berkas:Folorunso Alakija.jpg|jmpl|Folorunso Alakija]]
'''Folorunsho Alakija''' (lahir 15 Juli 1951) adalah seorang pengusaha perempuan asal Nigeria. Ia merupakan direktur pelaksana grup di The Rose of Sharon Group dan wakil ketua eksekutif Famfa Oil Limited.
== Kutipan ==
* Selama seseorang masih hidup, akan selalu ada hal-hal lain yang ingin dicapai.<ref name=":0">{{Cite web|last=Sadiq|first=Mobola|date=2021-07-18|title=Covenant I made with God at age 40 — Folorunsho Alakija|url=https://punchng.com/covenant-i-made-with-god-at-age-40-folorunsho-alakija/|website=Punch Newspapers|language=en-US|access-date=2026-08-15}}</ref>
* Barulah ketika seseorang meninggal dan sampai di ‘gerbang yang indah’, dia akan tahu apakah dia telah mencapai semuanya.<ref name=":0" />
* Kita akan memenangkan beberapa hal dan kehilangan beberapa hal lainnya.<ref name=":0" />
* Kebaikan dimulai dari rumah.<ref name=":0" />
* Seseorang seharusnya tidak melakukan segala sesuatu menurut caranya sendiri. Sebaliknya, seseorang harus melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Tuhan.
* Teruslah berjuang. Jangan pernah menyerah. Dunia saat ini dapat menikmati listrik karena orang-orang yang tidak menyerah.
== Referensi ==
<references />
e01qthrmh0a8okjrvzaxez3ck2bzxus
Pengguna:Fatonyrd
2
14926
55841
2026-08-15T07:00:26Z
Fatonyrd
21228
←Membuat halaman berisi 'Halo! Selamat datang di halaman pengguna Fatonyrd. Saya adalah seorang sukarelawan di Wikikutip yang memiliki minat dalam bidanng kebudayaan, kearsipan, dan seni. Halaman ini saya gunakan sebagai profil pribadi sekaligus sarana koordinasi dalam mendokumentasikan berbagai koleksi kutipan.'
55841
wikitext
text/x-wiki
Halo! Selamat datang di halaman pengguna Fatonyrd. Saya adalah seorang sukarelawan di Wikikutip yang memiliki minat dalam bidanng kebudayaan, kearsipan, dan seni. Halaman ini saya gunakan sebagai profil pribadi sekaligus sarana koordinasi dalam mendokumentasikan berbagai koleksi kutipan.
0656fcwi4a4538v9pah4698suxeu855
Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd
3
14927
55845
2026-08-15T07:48:37Z
Badak Jawa
15604
/* */
55845
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
sz8b3yapn7g2n3u9v123w5snmloll5r
55852
55845
2026-08-15T07:53:48Z
Fatonyrd
21228
/* */ Balas
55852
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
lryg374gfnkysn3clqv0m11tn58iqco
55863
55852
2026-08-15T08:22:39Z
Badak Jawa
15604
/* */ Balas
55863
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
hjkqv52tzk53ddtjgcq8b2rjjs3514s
55865
55863
2026-08-15T08:26:34Z
Badak Jawa
15604
/* */
55865
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak berpartisipasi dalam Wiki Cinta Kutip 2026 namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk terlebih dahulu (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
47vgas4brdkx1jukmwtpeym0pd5ahhi
55880
55865
2026-08-15T09:06:35Z
Badak Jawa
15604
/* */ Balas
55880
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak berpartisipasi dalam Wiki Cinta Kutip 2026 namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk terlebih dahulu (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
:::Halo kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] berhubung artikel tersebut dibuat oleh akun sementara maka artikelnya di rekap oleh juri yang menilai artikel bertopik perempuan ya. Salam Wikikutip 😊 [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 09.06 (UTC)
i3dq1vmkfy4yry263zd72iuxa7whlxr
55881
55880
2026-08-15T09:20:35Z
Badak Jawa
15604
/* */
55881
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak berpartisipasi dalam Wiki Cinta Kutip 2026 namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk terlebih dahulu (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
:::Halo kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] berhubung artikel tersebut dibuat oleh akun sementara maka artikelnya di rekap manual oleh juri yang menilai artikel bertopik perempuan ya. Salam Wikikutip 😊 [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 09.06 (UTC)
1cgzp0v78rb0r7yffhco1b0uff126ka
55882
55881
2026-08-15T10:52:57Z
Alfiyah Rizzy Afdiquni
19254
/* */ Balas
55882
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak berpartisipasi dalam Wiki Cinta Kutip 2026 namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk terlebih dahulu (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
:::Halo kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] berhubung artikel tersebut dibuat oleh akun sementara maka artikelnya di rekap manual oleh juri yang menilai artikel bertopik perempuan ya. Salam Wikikutip 😊 [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 09.06 (UTC)
::Halo, Kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]]. Terima kasih untuk konfirmasinya. Artikel yang terlanjur ditulis tanpa login tetap kami terima dan kami rekap secara manual, ya. (Selagi peserta memberi tahu pada kami).
::Salam,
::Panitia Wiki Cinta Kutip 2026. [[Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|Alfiyah Rizzy Afdiquni]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|bicara]]) 15 Agustus 2026 10.52 (UTC)
4f27orm9jtsgsau6nnerb7yslvdx1td
55884
55882
2026-08-15T11:09:12Z
Fatonyrd
21228
/* */ Balas
55884
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 07.48 (UTC)
:Halo Panitia WikiCintaKutip 2026, saya (Fatonyrd) tadi membuat artikel Ida Ayu Nyoman Rai tetapi lupa masuk log/login, sehingga terbaca dibuat oleh IP ~2026-44839-12. Saya sudah melakukan penyuntingan lanjutan menggunakan akun Fatonyrd. Mohon bantuannya untuk menyetujui/memasukkan artikel saya ini ke Fountain. Terima kasih.🙏🏻 [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 07.53 (UTC)
::Selamat sore kak Fatonyrd saya mengapresiasi antusiasme kakak berpartisipasi dalam Wiki Cinta Kutip 2026 namun dikarenakan artikel [[Ida Ayu Nyoman Rai]] dibuat oleh akun sementara kak Fatonyrd maka artikel tersebut di tolak oleh sistem Fountain. Kedepannya jika kakak telah membuat artikel baru dan ingin mengirimkan ke Fountain pastikan akunnya telah log masuk terlebih dahulu (''login'') ke Wikikutip Indonesia. Salam hormat [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.22 (UTC)
:::Halo kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] berhubung artikel tersebut dibuat oleh akun sementara maka artikelnya di rekap manual oleh juri yang menilai artikel bertopik perempuan ya. Salam Wikikutip 😊 [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 09.06 (UTC)
::Halo, Kak @[[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]]. Terima kasih untuk konfirmasinya. Artikel yang terlanjur ditulis tanpa login tetap kami terima dan kami rekap secara manual, ya. (Selagi peserta memberi tahu pada kami).
::Salam,
::Panitia Wiki Cinta Kutip 2026. [[Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|Alfiyah Rizzy Afdiquni]] ([[Pembicaraan Pengguna:Alfiyah Rizzy Afdiquni|bicara]]) 15 Agustus 2026 10.52 (UTC)
:::Terima kasih banyak kak konfirmasinya, jadi ini artikel Ida Ayu Nyoman Rai sudah termasuk dalam hitungan kan ya? [[Pengguna:Fatonyrd|Fatonyrd]] ([[Pembicaraan Pengguna:Fatonyrd|bicara]]) 15 Agustus 2026 11.09 (UTC)
cbemoza04eabrhqqg1ltar1a9usz0v8
Soemitro Sastrodihardjo
0
14928
55846
2026-08-15T07:49:15Z
Pinerineks
1560
←Membuat halaman berisi 'Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' ({{lahirmati|[[Krejengan, Probolinggo|Krejengan]], [[Kabupaten Probolinggo|Probolinggo]]|13|1|1927|[[Jakarta]]|10|5|1998}}) adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib. == Kutipan == * “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kemba...'
55846
wikitext
text/x-wiki
Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' ({{lahirmati|[[Krejengan, Probolinggo|Krejengan]], [[Kabupaten Probolinggo|Probolinggo]]|13|1|1927|[[Jakarta]]|10|5|1998}}) adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib.
== Kutipan ==
* “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kembali di penjara di Pulau Buru.
tiwjd0hnrqfaxlddl900h7h4inxn2g0
55847
55846
2026-08-15T07:50:09Z
Pinerineks
1560
55847
wikitext
text/x-wiki
Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib.
== Kutipan ==
* “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kembali di penjara di Pulau Buru.<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
ixu6ebmgdbommqam6v9h5gks7gx6ny2
55850
55847
2026-08-15T07:51:12Z
Pinerineks
1560
55850
wikitext
text/x-wiki
Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib.
== Kutipan ==
* “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kembali di penjara di Pulau Buru.<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
dzcxg2ti7bqw3rhyc6h1crsyds23gi6
55851
55850
2026-08-15T07:52:08Z
Pinerineks
1560
55851
wikitext
text/x-wiki
Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' (1927–1998) adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib.
== Kutipan ==
* “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kembali di penjara di Pulau Buru.<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
qs6jiamhy9zx16io2b0go8wu0ridf2e
55876
55851
2026-08-15T08:41:17Z
Pinerineks
1560
55876
wikitext
text/x-wiki
Jenderal TNI (Purn.) '''Soemitro Sastrodihardjo''' atau lebih dikenal dengan nama '''Soemitro''' (1927–1998) adalah seorang jenderal, dan pernah menjadi Wakil Panglima ABRI, dan Pangkopkamtib.
== Kutipan ==
* “Sebelum bebas silakan melatih kembali menulis,” keterangan dari [[Pramoedya Ananta Toer|Pramoedya]] yang membebaskannya untuk menulis kembali di penjara di Pulau Buru.<ref name=":0">{{Cite web|last=Maudy|first=Citra|title=Pram: Saya Tidak Mempelajari Marxisme-Leninisme|url=https://balairungpress.com/2018/04/pram-saya-tidak-mempelajari-marxisme-leninisme/|language=id|access-date=2026-08-15}}</ref>
== Referensi ==
{{wikipedia}}
<references />
{{Templat:Stub}}
[[Kategori:Tokoh Indonesia]]
ng9mier7a4inqyl6k2oodo0w2wvb2mc
Pembicaraan Pengguna:Fabius History
3
14929
55866
2026-08-15T08:27:35Z
Badak Jawa
15604
/* */
55866
wikitext
text/x-wiki
{{Selamat datang}} [[Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff; #000;font-size: 13px;border:2px solid #000;background:#000;box-shadow:-2px 2px #fe2c55;">𝄃𝄃𝄂Badak𝄂𝄀𝄁𝄃</font>]] [[Pembicaraan Pengguna:Badak_Jawa|<font style="color:#fff;background:#000;">📩</font>]] 15 Agustus 2026 08.27 (UTC)
d0ogh0uisndgsd24dgwfgkix64x4mz0
Templat:Peserta Tantangan Wiki Cinta Kutip 2026
10
14930
55885
2026-08-15T11:48:04Z
Badak Jawa
15604
/* */ Membuat templat untuk peserta Wiki Cinta Kutip 2026
55885
wikitext
text/x-wiki
{{Userbox
| border-color = #000080
| logo = [[File:Wiki Loves Quotes logo 2026.png|50px]]
| info-background =
| logo-background = #FFFFFF
| info = <div class="center">Pengguna ini adalah peserta '''[[Acara:Wiki Cinta Kutip 2026|Wiki Cinta Kutip 2026]]'''</div>
| info-color = #000080
| info-fc = #000
| id-fc = #000
| info-fs = 110%
| id-fs = 110%
}}
[[Kategori:Peserta Wiki Cinta Kutip 2026]]
6tel5v5re2s8aqj58a3nqh6k3fjhac7
Kategori:Peserta Wiki Cinta Kutip 2026
14
14931
55886
2026-08-15T11:50:23Z
Badak Jawa
15604
←Membuat halaman berisi '[[Kategori:Wiki Cinta Kutip 2026]]'
55886
wikitext
text/x-wiki
[[Kategori:Wiki Cinta Kutip 2026]]
5ge7bixyvy4i300wqduakeusqc2n17z