Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.46.0-wmf.21
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020.pdf/3
104
95222
267046
267030
2026-03-28T15:14:27Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
267046
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{PUU-pasal|
{{PUU-nomor|n=1|m=2
|Dokumen Elektronik adalah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirim, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui komputer atau Sistem Elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.
|Data Elektronik adalah data berbentuk elektronik yang tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, ''electronic data interchange'' (EDI), surat elektronik (''electronic mail''), telegram, teleks, ''telecopy'' atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, kode akses, simbol, atau perforasi.
|Sistem Elektronik adalah serangkaian perangkat dan prosedur elektronik yang berfungsi mempersiapkan, mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menyimpan, menampilkan, mengumumkan, mengirimkan, dan/atau menyebarkan Informasi Elektronik.
|Penyelenggara Sistem Elektronik adalah setiap orang, penyelenggara negara, badan usaha, dan masyarakat yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan Sistem Elektronik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama kepada Pengguna Sistem Elektronik untuk keperluan dirinya dan/atau keperluan pihak lain.
|Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang selanjutnya disebut PSE Lingkup Privat adalah penyelenggara Sistem Elektronik oleh orang, badan usaha, dan masyarakat.
|PSE Lingkup Privat ''User Generated Content'' adalah PSE Lingkup Privat yang penyediaan, penayangan, pengunggahan, dan/atau pertukaran Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektroniknya dilakukan oleh Pengguna Sistem Elektronik.
}}
}}<noinclude></noinclude>
ctc0pwn7z9uhq8cvexascs17g71wrjc
Halaman:Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020.pdf/4
104
95223
267047
266618
2026-03-28T15:15:16Z
Empat Tilda
13539
/* Tervalidasi */
267047
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{PUU-pasal|
{{PUU-nomor|n=1|m=8
|Pengguna Sistem Elektronik adalah setiap orang, penyelenggara negara, badan usaha, dan masyarakat yang memanfaatkan barang, jasa, fasilitas, atau informasi yang disediakan oleh Penyelenggara Sistem Elektronik.
|Komputasi Awan adalah model penyediaan akses jaringan yang merata, mudah, berdasarkan permintaan untuk sekumpulan sumber daya komputasi yang dapat dikonfigurasi bersama antara lain jaringan, server, penyimpanan, aplikasi, dan layanan yang dapat disediakan dan dirilis dengan cepat dan dengan daya manajemen atau interaksi penyediaan layanan minimal.
|Penyelenggara Komputasi Awan adalah PSE Lingkup Privat yang menyediakan, menyelenggarakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan layanan Komputasi Awan.
|Data Pribadi adalah setiap data tentang seseorang baik yang terindentifikasi dan/atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara laingsung maupun tidak langusng melalui Sistem Elektronik dan/atau nonelektronik.
|Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan komputer, jaringan komputer, dan/atau media elektronik lainnya.
|Kementerian atau Lembaga adalah Instansi Penyelenggara Negara yang bertugas mengawasi dan mengeluarkan pengaturan terhadap sektornya.
|Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (''Online Single Submission'') yang selanjutnya disebut OSS adalah perizinan berusaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati wali kota kepada pelaku usaha mellaui sistem elektronik yang terintegrasi.
|Pemutusan Akses adalah tidnakan pemblokiran akses, penutupan akun dan/atau penghapusan konten.
|Normalisasi adalah proses pemulihan akses terhadap Sistem Elektronik yang telah ditutup agar dapat diakses kembali.
}}
}}<noinclude></noinclude>
k51io0gvvey8al0i20hnlhn2nnbdy1a
Halaman:Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020.pdf/5
104
95226
267048
266446
2026-03-28T15:20:58Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */
267048
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>{{PUU-pasal|{{PUU-nomor|m=17
|Penyelenggara Jasa Akses Internet (''Internet Service Provider'') yang selanjutnya disingkat ISP adalah
penyelenggara jasa multimedia yang menyelenggarakan
jasa layanan akses internet untuk terhubung dengan
jaringan internet publik.
|Data Lalu Lintas (''Traffic Data'') adalah Data Elektronik
yang dihasilkan oleh Sistem Elektronik mengenai
Transaksi Elektronik yang terjadi di dalam Sistem
Elektronik tersebut sebagai bagian dari rantai
komunikasi dengan Sistem Elektronik lain yang meliputi
asal dan tujuan Transaksi Elektronik yang meliputi
nomor telefon, alamat protokol internet, atau nomor
identifikasi sejenis yang digunakan oleh PSE Lingkup
Privat untuk mengidentifikasi Pengguna Sistem
Elektronik, rute (''route'') Transaksi Elektronik, waktu
mulai dan berakhir Transaksi Elektronik, ukuran Data
Elektronik, jenis layanan dari PSE Lingkup Privat yang
digunakan oleh Pengguna Sistem Elektronik, seperti
surel, layanan pesan instan (''instant messaging''), atau file
transfer.
|Informasi Pengguna Sistem Elektronik
(''Subscriber Information'') adalah Data Elektronik yang dikontrol atau
dikelola oleh PSE Lingkup Privat terkait dengan layanan
yang digunakan oleh Pengguna Sistem Elektronik yang
meliputi informasi mengenai identitas Pengguna Sistem
Elektronik, termasuk nama Pengguna Sistem Elektronik
yang digunakan dalam layanan pada PSE Lingkup Privat,
alamat tempat tinggal Pengguna Sistem Elektronik dan
alamat lain yang mengidentifikasikan lokasi Pengguna
Sistem Elektronik pada waktu mendaftar atau
menggunakan layanan PSE Lingkup Privat, nomor
identifikasi yang digunakan oleh Pengguna Sistem
Elektronik untuk mendaftar layanan pada PSE Lingkup
Privat, seperti alamat email dan nomor telepon, informasi
pembayaran atau tagihan yang dikeluarkan oleh PSE
Lingkup Privat kepada Pengguna Sistem Elektronik
terkait lokasi instalasi peralatan, durasi layanan.}}}}<noinclude></noinclude>
274m9a24wp5b97ma9yk9it9y9rxhgrv
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/132
104
95561
267049
2026-03-28T15:44:59Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */
267049
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>didasarkan pada adat-istiadat yang tidak berubah yang tampaknya telah diwarisi sejak dahulu kala. Apa yang kita sebut
dengan moralitas dimulai sebagai perintah Tuhan, karena
mereka membutuhkan semacam dorongan supranatural atau
mistis untuk diterima oleh masyarakat. Baru kemudian, dimulai dengan orang-orang Yunani kuno, perilaku etis yang berdasarkan pada wacana dan refleksi rasional. Pergeseran dari
kebiasaan buta ke moralitas yang memerintah, dan akhirnya,
ke etika rasional terjadi dengan bangkitnya kota dan kosmopolitanisme perkotaan. Kemanusiaan, secara bertahap melepaskan diri dari fakta biologis hubungan darah, mulai mengakui "orang asing" dan semakin mengenal dirinya sebagai
komunitas bersama manusia daripada orang-orang etnis -
sebuah komunitas kewargaan (''citizenship'') ketimbang sebagai
sebuah keluarga.
Pada dunia yang secara sosial terformatif dan purba ini,
sifat biologis manusia yang lain juga dikerjakan ulang dari
yang sangat alami hingga yang sosial. Salah satunya adalah
fakta soal usia dan pembedaannya. Dalam kelompok sosial di
kalangan manusia purba, ketiadaan bahasa tertulis telah
membantu memberikan status tingkat tinggi pada orang tua,
karena merekalah yang memiliki kearifan tradisional masyarakat, termasuk pengetahuan tentang garis kekerabatan tradisional yang menentukan hubungan perkawinan sebagai ketaatan pada incest yang tabu sebagai teknik bertahan hidup
yang harus diperoleh oleh anggota kelompok muda dan dewasa. Selain itu, fakta biologis pembedaan gender secara perlahan dilakukan ulang di sepanjang garis sosial, sehingga lahir
kelompok saudari dan saudara yang pertama. Perempuan
membentuk kebiasaan, sistem kepercayaan, dan nilai mereka
sendiri, sementara laki-laki membentuk kelompok perburuan<noinclude>{{rh|||88}}</noinclude>
tkd0jehl8f56nqc9f81gwqopsin3fkj
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/133
104
95562
267050
2026-03-28T15:47:00Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'dan kesatria mereka sendiri dengan karakteristik perilaku, adat istiadat, dan ideologi mereka sendiri. Dari semua hal yang kita ketahui tentang sosialisasi fakta biologis kekerabatan, usia, dan kelompok gender-penjabaran mereka ke dalam institusi awal- tidak ada alasan untuk meragukan bahwa kelompok-kelompok ini pada awalnya berada dalam hubungan yang saling melengkapi antar satu sama lain. Masing-masing, pada dasarnya, membutuhkan yang lain un...
267050
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>dan kesatria mereka sendiri dengan karakteristik perilaku,
adat istiadat, dan ideologi mereka sendiri.
Dari semua hal yang kita ketahui tentang sosialisasi fakta biologis kekerabatan, usia, dan kelompok gender-penjabaran mereka ke dalam institusi awal- tidak ada alasan untuk
meragukan bahwa kelompok-kelompok ini pada awalnya berada dalam hubungan yang saling melengkapi antar satu sama
lain. Masing-masing, pada dasarnya, membutuhkan yang lain
untuk membentuk keseluruhan yang relatif seimbang. Tidak
ada satu kelompok pun yang "mendominasi" yang lain atau
mencoba untuk mengutamakan dirinya sendiri dalam hal-hal
yang normal. Namun, seiring berjalannya waktu ketika perkembangan konspirasi biologis dikerjakan lebih lanjut ke
dalam institusi sosial, maka institusi sosial tersebut perlahan-lahan dikerjakan ulang, pada berbagai periode dan dalam berbagai tingkatan, ke dalam struktur hirarki berdasarkan perintah dan ketaatan. Saya berbicara tentang tren sejarah, yang
sama sekali tidak ditentukan oleh kekuatan mistik atau keilahian, dan yang seringkali merupakan perkembangan yang
sangat terbatas di antara banyak budaya pra-aksara atau pribumi, dan bahkan dalam peradaban tertentu yang cukup
rumit.
Hirarki dalam bentuknya yang paling awal mungkin
tidak ditandai oleh kualitas kasar yang didapatnya dari sejarah. Sesepuh, pada awal mula gerontokrasi (sistem pemerintahan yang dikendalikan oleh para telua -''penj''), tidak hanya
dihormati karena kebijaksanaan mereka, tetapi juga sering
dicintai oleh kaum yang muda dengan kasih sayang yang
sering kali saling membalas. Kita mungkin dapat menjelaskan
meningkatnya kekerasan gerontokrasi yang terjadi kemudian
dengan menganggap bahwa orang tua, yang terbebani oleh<noinclude>{{rh|89}}</noinclude>
0xbfi8decg5q0iuiqbmwosyf4s7vmpq
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/134
104
95563
267051
2026-03-28T15:58:39Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'kekuatan fisik mereka yang melemah dan bergantung pada niat baik kelompok mereka, menjadikan mereka lebih rentan untuk dicampakkan pada periode keinginan material ketimbang pada kelompok lain dari suatu populasi. "Bahkan dalam budaya pemburu dan peramu yang sederhana," seperti yang diamati antropolog Paul Radin, "orang-orang di atas lima puluh tahun, katakanlah, rupanya membawa kekuatan dan hak istimewa tertentu pada diri mereka yang dapat mengu...
267051
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>kekuatan fisik mereka yang melemah dan bergantung pada
niat baik kelompok mereka, menjadikan mereka lebih rentan
untuk dicampakkan pada periode keinginan material ketimbang pada kelompok lain dari suatu populasi. "Bahkan dalam
budaya pemburu dan peramu yang sederhana," seperti yang
diamati antropolog Paul Radin, "orang-orang di atas lima
puluh tahun, katakanlah, rupanya membawa kekuatan dan
hak istimewa tertentu pada diri mereka yang dapat menguntungkan dirinya secara khusus, dan tidak harus, jika memang,
didikte berdasarkan pertimbangan hak orang lain atau kesejahteraan bersama."<ref>Paul Radin, The World of Primitive Man (New York: Grove Press,
1960), hal 211.</ref> Bagaimanapun juga, gerontokrasi itu
mungkin merupakan bentuk hirarki paling awal yang dikuatkan oleh keberadaannya di masyarakat yang berbeda seperti
bangsa Aborigin Australia, masyarakat kesukuan di Afrika Timur, dan masyarakat asli Amerika. Banyak dewan kesukuan
di seluruh dunia sesungguhnya dewan penatua, sebuah institusi yang sama sekali tidak pernah lenyap (seperti makna
dari istilah alderman tunjukan), bahkan setelah dibalut oleh
masyarakat kesatria, kedatuan, dan kerajaan.
Patrisentrisitas, di mana nilai, institusi, dan bentuk perilaku maskulin lebih berlaku ketimbang segala yang feminin,
nampaknya berkembang setelah gerontokrasi. Awalnya, kemunculan patrisentrisitas mungkin merupakan tambahan yang
berguna bagi kehidupan yang berakar dari zaman alam purba;
masyarakat awal dan pra-aksara pada dasarnya merupakan
komunitas domestik kecil di mana pusat kehidupan material
yang asli adalah rumah, bukan "rumah laki-laki" yang hadir
secara luas di masyarakat kesukuan yang lebih rumit. Aturan<noinclude>{{rh|||90}}</noinclude>
jvzwdu2b8au4of5q1ycucbdxz70ibjs
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/135
104
95564
267052
2026-03-28T16:02:08Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'laki-laki, jika hal tersebut dapat benar-benar disebut demikian, mengambil bentuk yang paling keras dan paling memaksa dalam patriarki, sebuah institusi di mana laki-laki tertua dari keluarga besar atau klan memiliki perintah hidup dan mati atas semua anggota kelompok yang lainnya. Perempuan mungkin diperintahkan untuk menikah, tapi ia sama sekali bukan objek eksklusif atau bahkan jadi objek utama dari dominasi patriarki. Anak-anak, seperti anak...
267052
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>laki-laki, jika hal tersebut dapat benar-benar disebut demikian, mengambil bentuk yang paling keras dan paling memaksa dalam patriarki, sebuah institusi di mana laki-laki tertua
dari keluarga besar atau klan memiliki perintah hidup dan
mati atas semua anggota kelompok yang lainnya. Perempuan
mungkin diperintahkan untuk menikah, tapi ia sama sekali
bukan objek eksklusif atau bahkan jadi objek utama dari
dominasi patriarki. Anak-anak, seperti anak perempuan, dapat disuruh-suruh untuk berperilaku sesuai dengan perintah
sang patriarkat atau dibunuh atas keinginannya.
Soal patrisentrisitas, otoritas dan hak prerogatif laki-laki adalah produk dari sebuah perkembangan yang panjang
dan sering disahkan secara halus di mana persaudaraan laki-laki menyisihkan persaudaraan perempuan berdasarkan tanggung jawab "sipil" yang sebelumnya berkembang. Meningkatnya populasi, sekelompok perampok dari luar yang migrasinya mungkin disebabkan oleh kekeringan atau kondisi lainnya yang tidak menguntungkan mereka, dan suatu jenis dendam atau yang lainnya, untuk menjelaskan penyebab permusuhan atau perang yang umum, telah menciptakan lingkungan "sipil" yang baru yang berdampingan dengan lingkungan domestik perempuan, dan yang pertama secara perlahan
menyerang yang terakhir. Dengan munculnya pertanian bajak
yang ditarik oleh sapi, pada akhirnya pria yang merupakan
"penguasa binatang buas," mulai menyerang lingkungan
hortikultura perempuan, yang keunggulannya sebagai pembudidaya makanan dan pengumpul makanan telah memberikan keunggulan budayanya. Masyarakat kesatria dan kedatuan membawa sebuah momentum dominasi laki-laki ke
tingkat material dan dispensasi budaya yang baru. Dominasi
laki-laki menjadi sangat aktif dan pada akhirnya menghasil<noinclude>{{rh|91}}</noinclude>
al6bpg46v6uxd8o88yihxi0pty3u43l
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/136
104
95565
267053
2026-03-28T16:09:19Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'kan dunia di mana elit laki-laki mendominasi tidak hanya perempuan, tetapi juga dalam bentuk kelas terhadap laki-laki yang lain. Penyebab "kenapa" hirarki muncul sebenarnya cukup jelas: kelemahan usia, bertambahnya jumlah populasi, bencana alam, perubahan teknologi yang merupakan kegiatan istimewa berburu dan peternakan karena tanggung jawab hortikultura, pertumbuhan masyarakat sipil, dan penyebaran peperangan; semua bertanggungjawab dalam meni...
267053
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>kan dunia di mana elit laki-laki mendominasi tidak hanya
perempuan, tetapi juga dalam bentuk kelas terhadap laki-laki
yang lain.
Penyebab "kenapa" hirarki muncul sebenarnya cukup
jelas: kelemahan usia, bertambahnya jumlah populasi, bencana alam, perubahan teknologi yang merupakan kegiatan
istimewa berburu dan peternakan karena tanggung jawab
hortikultura, pertumbuhan masyarakat sipil, dan penyebaran
peperangan; semua bertanggungjawab dalam meningkatkan
posisi laki-laki dengan mengorbankan perempuan. Harus
ditekankan bahwa dominasi hirarkis, betapapun koersifnya,
bukanlah hal yang sama dengan eksploitasi kelas. Seperti yang
saya tulis dalam ''The Ecology of Freedom'', hirarki...
"...harus dipandang sebagai hubungan yang dilembagakan, hubungan yang secara harfiah diciptakan oleh
makhluk hidup, tapi di satu sisi tidak memiliki insting
naluriah dan juga tidak istimewa di sisi lain. Dengan
ini, yang saya maksudkan adalah bahwa mereka harus
terdiri dari struktur sosial yang jelas dari tingkat pemaksaan dan hak istimewa yang ada secara terpisah dari
individu-individu istimewa yang tampaknya dominan
dalam komunitas tertentu, sebuah hirarki yang dipandu oleh logika sosial yang melampaui interaksi individu atau pola perilaku bawaan."<ref>Murray Bookchin, The Ecology of Freedom (Palo Alto, CA: Cheshire Books, 1982), hlm 29.</ref>
Mereka tidak dapat disederhanakan menjadi hubungan
ketat ekonomi berdasarkan eksploitasi tenaga kerja. Sebenarnya, banyak pemimpin mendapatkan prestise mereka, yang<noinclude>{{rh|||92}}</noinclude>
a0j79k8tmz0w6h2iaimwu3h0tq2jzvs
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/137
104
95566
267054
2026-03-28T16:41:45Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'sangat penting bagi otoritas mereka, dengan memberikan hadiah, dan bahkan dengan tidak mengumpulkan barang pribadi mereka. Rasa hormat yang diberikan kepada banyak kepala suku diperoleh bukan karena ia menimbun surplus sebagai sumber kekuasaan, tapi dengan menghamburkannya sebagai bukti kemurahan hati. Sebaliknya, kelas cenderung beroperasi dengan garis yang berbeda. Dalam masyarakat kelas, kekuatan umumnya diperoleh dengan menumpuk kekayaan, b...
267054
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>sangat penting bagi otoritas mereka, dengan memberikan
hadiah, dan bahkan dengan tidak mengumpulkan barang pribadi mereka. Rasa hormat yang diberikan kepada banyak
kepala suku diperoleh bukan karena ia menimbun surplus
sebagai sumber kekuasaan, tapi dengan menghamburkannya
sebagai bukti kemurahan hati.
Sebaliknya, kelas cenderung beroperasi dengan garis
yang berbeda. Dalam masyarakat kelas, kekuatan umumnya
diperoleh dengan menumpuk kekayaan, bukan dengan membuangnya; pemerintahan dijamin oleh pemaksaan fisik secara
langsung, tidak hanya dengan rayuan; dan negara adalah penjamin utama wewenang. Hirarki secara historis lebih mengakar daripada kelas yang barangkali dapat diverifikasi oleh
fakta bahwa meskipun terjadi perubahan luas dalam masyarakat kelas, bahkan secara ekonomi egaliter, perempuan masih
didominasi laki-laki selama ribuan tahun. Dengan cara yang
sama, penghapusan peraturan kelas dan eksploitasi ekonomi
tidak memberikan jaminan apapun bahwa hirarki dan sistem
dominasi yang rumit juga akan hilang.
Dalam masyarakat non-hirarkis, kebiasaan tertentu
membimbing perilaku manusia di sepanjang garis yang pada
dasarnya layak. Yang paling penting di antara kebiasaan dari
zaman dahulu adalah prinsip minimum yang tidak dapat
dikurangi -''irreducible minimum'' (untuk menggunakan ungkapan Paul Radin), gagasan bersama bahwa semua anggota
komunitas yang sama berhak atas alat kehidupan, terlepas
dari jumlah pekerjaan yang mereka lakukan. Mengesampingkan makanan, tempat berlindung, dan sarana dasar kehidupan karena kelemahan mereka atau bahkan perilaku sembrono mereka akan dianggap sebagai penyangkalan yang meng-
erikan dari pertarungan untuk hidup. Juga bukan sumber<noinclude>{{rh|93}}</noinclude>
j269gylfxya2rddpco0sez3ulh5uscq
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/138
104
95567
267055
2026-03-28T16:56:53Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'daya dasar yang dibutuhkan untuk menopang masyarakat yang pernah diizinkan untuk dimiliki secara pribadi; mengesampingkan kontrol individualistis adalah prinsip hak pakai (usufruct) -gagasan bahwa alat kehidupan yang tidak digunakan oleh satu kelompok dapat digunakan sesuai kebutuhan. Dengan demikian, lahan, kebun buah, dan bahkan alat dan senjata yang tidak terpakai, jika dibiarkan menganggur, sering kali berada di tempatnya bagi siapa saja di...
267055
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>daya dasar yang dibutuhkan untuk menopang masyarakat
yang pernah diizinkan untuk dimiliki secara pribadi; mengesampingkan kontrol individualistis adalah prinsip hak pakai
(usufruct) -gagasan bahwa alat kehidupan yang tidak digunakan oleh satu kelompok dapat digunakan sesuai kebutuhan.
Dengan demikian, lahan, kebun buah, dan bahkan alat dan
senjata yang tidak terpakai, jika dibiarkan menganggur, sering
kali berada di tempatnya bagi siapa saja di masyarakat yang
membutuhkannya. Terakhir, kebiasaan memupuk praktik
gotong-royong (''mutual aid''), kerja sama yang agak masuk
akal untuk berbagi suatu benda dan kerja, sehingga individu
atau suatu keluarga yang dalam keadaan sulit berharap dapat
dibantu oleh orang lain. Secara keseluruhan, kebiasaan ini
menjadi begitu menebal ke dalam masyarakat organik sehingga mereka bertahan lama, bahkan meski hirarki telah menjadi begitu menindas dan masyarakat dengan kelas telah menjadi dominan.
{{c|'''Gagasan untuk Mendominasi Alam'''}}
"Alam," dalam arti lingkungan biotik yang luas dimana
manusia mengambil hal-hal sederhana yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup, seringkali tidak memiliki arti yang
mengilhami orang lain. Terbenam di alam sebagai semesta
kehidupan mereka, "alam" tidak memiliki makna khusus apapun, bahkan ketika mereka merayakan ritual animistik dan
memandang dunia di sekitar mereka sebagai penghubung
kehidupan, yang seringkali menyiratkan institusi sosial mereka sendiri terhadap perilaku berbagai spesies, seperti dalam
kasus "sarang" berang-berang dan roh-roh mirip manusia.
Jika memang benar-benar ada, kata-kata yang mengekspre<noinclude>{{rh|||94}}</noinclude>
md3wyyiqudqxhsp842014jzzj7u8938
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/139
104
95568
267056
2026-03-28T17:06:06Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */ ←Membuat halaman berisi 'sikan konsep konvensional tentang alam tidak mudah ditemukan dalam bahasa-bahasa masyarakat pribumi. Dengan bangkitnya hirarki dan dominasi manusia, bagaimanapun, benih telah ditanam untuk sebuah keyakinan bahwa alam tidak hanya ada sebagai dunia yang terpisah dari komunitas, namun itu juga adalah sesuatu yang terorganisir secara hirarkis dan dapat didominasi. Kajian tentang ilmu sihir mengungkapkan pergeseran ini dengan jelas. Bentuk ilmu sihi...
267056
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>sikan konsep konvensional tentang alam tidak mudah ditemukan dalam bahasa-bahasa masyarakat pribumi.
Dengan bangkitnya hirarki dan dominasi manusia,
bagaimanapun, benih telah ditanam untuk sebuah keyakinan
bahwa alam tidak hanya ada sebagai dunia yang terpisah dari
komunitas, namun itu juga adalah sesuatu yang terorganisir
secara hirarkis dan dapat didominasi. Kajian tentang ilmu
sihir mengungkapkan pergeseran ini dengan jelas. Bentuk
ilmu sihir mula-mula tidak memandang alam sebagai dunia
yang terpisah. Pandangan dunianya cenderung sedemikian
rupa sehingga para dukun pada dasarnya memohon kepada
"roh utama" berburu untuk membujuk seekor hewan menuju
ke arah panah atau tombak. Kemudian, sihir menjadi hampir
sepenuhnya instrumental; perburuan dipaksakan dengan
teknik magis untuk menjadi mangsa para pemburu. Sementara bentuk sulap paling awal dapat dianggap sebagai praktik
masyarakat non-hirarkis dan egaliter pada umumnya, bentuk
kepercayaan animisme selanjutnya mengkhianati pandangan
duniawi yang kurang lebih hirarkis dan kekuasaan dominasi
manusia yang laten.
Kita harus tekankan di sini bahwa sumber utama gagasan untuk mendominasi alam ada dalam dominasi manusia
atas manusia dan penataan dunia alam menjadi Rantai Insan
[Chain of Being] yang terwujud secara hirarkis (konsepsi yang
statis, yang secara tak sengaja, tidak punya hubungan dengan
evolusi kehidupan yang berubah menjadi bentuk subjektivitas
dan kelenturan yang semakin maju). Arahan alkitabiah yang
memberi perintah kepada Adam dan Nuh atas dunia yang
hidup, benar-benar merupakan ungkapan pemecahan sosial.
Gagasan untuk mendominasi alam hanya dapat diatasi melalui penciptaan masyarakat tanpa struktur kelas dan hirarki<noinclude>{{rh|95}}</noinclude>
q9ue7trbbai7wt2u7wjn9mz0xmo85i1
Halaman:UU Nomor 06 Tahun 2014.pdf/31
104
95569
267057
2026-03-28T17:49:26Z
~2026-19150-98
26883
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 31 d. berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah pertama atau sederajat; e. bukan sebagai perangkat Pemerintah Desa; f. bersedia dicalonkan menjadi Permusyawaratan Desa; dan anggota Badan g. wakil penduduk Desa yang dipilih secara demokratis. Pasal 58 (1) Jumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa ditetapkan dengan jumlah gasal, paling sedikit 5 (lima) orang dan paling banyak 9 (sembilan) orang, dengan memperhatikan wilayah, perempu...
267057
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="2404:C0:90A0:0:0:0:11B2:C311" /></noinclude>- 31 d. berpendidikan paling rendah tamat sekolah menengah
pertama atau sederajat;
e. bukan sebagai perangkat Pemerintah Desa;
f.
bersedia
dicalonkan
menjadi
Permusyawaratan Desa; dan
anggota
Badan
g. wakil penduduk Desa yang dipilih secara demokratis.
Pasal 58
(1) Jumlah anggota Badan Permusyawaratan Desa
ditetapkan
dengan
jumlah
gasal,
paling
sedikit
5
(lima)
orang
dan
paling
banyak
9 (sembilan) orang, dengan memperhatikan wilayah,
perempuan, penduduk, dan kemampuan Keuangan
Desa.
(2) Peresmian anggota Badan Permusyawaratan Desa
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan
dengan keputusan Bupati/Walikota.
(3) Anggota Badan Permusyawaratan Desa sebelum
memangku jabatannya bersumpah/berjanji secara
bersama-sama di hadapan masyarakat dan dipandu
oleh Bupati/ Walikota atau pejabat yang ditunjuk.
(4) Susunan
kata
sumpah/janji
anggota
Permusyawaratan Desa sebagai berikut:
Badan
”Demi Allah/Tuhan, saya bersumpah/berjanji bahwa
saya akan memenuhi kewajiban saya selaku anggota
Badan Permusyawaratan Desa dengan sebaikbaiknya, sejujur-jujurnya, dan seadil-adilnya; bahwa
saya akan selalu taat dalam mengamalkan dan
mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara, dan
bahwa saya akan menegakkan kehidupan demokrasi
dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945 serta melaksanakan segala peraturan
perundang-undangan dengan selurus-lurusnya yang
berlaku bagi Desa, daerah, dan Negara Kesatuan
Republik Indonesia”.
Pasal 59 . . .<noinclude></noinclude>
r3mxwqpm7t18qelpjgb3cid96z03ayj
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/140
104
95570
267058
2026-03-29T07:05:54Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */
267058
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>yang membuat peraturan dan ketaatan dalam kehidupan pribadi maupun publik. Bahwa pembagian baru ini tanpa basa-basi melibatkan perubahan sikap dan nilai. Tapi, sikap dan nilai ini bakal menguap kalau tidak diterapkan pada institusi
objektif (yaitu bagaimana manusia secara konkrit berinteraksi
satu sama lain), dan dalam realitas kehidupan sehari-hari dari
mengasuh anak hingga dalam bekerja dan bermain. Sampai
manusia tak lagi hidup dalam masyarakat yang terstruktur
dalam kisaran hirarki dan kelas ekonomi, kita tidak akan pernah bebas dari dominasi, betapapun kita berusaha melepaskannya dengan ritual, mantra, eko-teologi, dan penerapan
gaya hidup yang tampak "alamiah."
Gagasan untuk mendominasi alam memiliki sejarah
yang hampir sama tuanya dengan hirarki itu sendiri. Ia sudah
berada dalam Epos Mesopotamia, Gilgamesh, sebuah drama
yang berlangsung sekitar 7.000 tahun, yang mana sang pahlawan menentang dewa-dewa dan menebang pohon-pohon
suci mereka dalam usahanya mencari keabadian. Sementara
itu, ''Odyssey'', adalah perjalanan besar prajurit Yunani, yang
meski terkesan lebih licik ketimbang heroik, pada dasarnya
bercerita soal upaya mengusir dewa-dewa alam yang mewarisi
dunia Hellen dari pendahulunya yang kurang terkenal (yang
ironisnya, dunia pra-olympian yang kusam yang telah dibangkitkan oleh penjual eko-mistisisme dan spiritualisme). Jauh
sebelum kebangkitan sains modern, rasionalitas "linier," dan
"masyarakat industri," (menyebut beberapa faktor-faktor
penyebab yang kerap disebut dengan seenaknya dalam gerakan ekologi modern), masyarakat kelas dan hirarkis itu telah
menghancurkan sebagian besar lembah Mediterania serta lereng bukit di China, memulai perombakan drastis dan perusakan planet.<noinclude>{{rh|||96}}</noinclude>
r5h9yjryzk8uor02318u4zfvgteycjf
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/141
104
95571
267059
2026-03-29T07:08:15Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */
267059
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>Yang pasti, sifat alamiah manusia, yang menyebabkan
kerusakan pada alam pertama bukannya menciptakan Taman
Eden. Malah hal itu lebih sering mengacaukan banyak hal
yang indah, kreatif, dan dinamis di dunia biotik, sama seperti
menghancurkan kehidupan manusia itu sendiri dalam peperangan, pembantaian, dan tindakan menindas yang tak berperasaan. Ekologi sosial berpendapat bahwa masa depan kehidupan manusia berjalan seiring dengan masa depan dunia
non-manusia, namun ia tidak mengabaikan kenyataan bahwa
kerugian yang ditimbulkan oleh masyarakat kelas dan hirarkis
pada alam selaras dengan kerugian yang ditimbulkannya pada
kemanusiaan.
Namun, kebiasaan prinsip minimum yang tidak dapat
dikurangi, hak pakai hasil, dan bantuan timbal balik yang tak
tergantikan, mengganggu penyakit yang mungkin tampaknya
dihasilkan oleh alam kedua. Kebiasaan ini bertahan sampai ke
zaman sejarah dan kadang muncul secara eksplosif dalam
pemberontakan populer besar-besaran, mulai dari pemberontakan di Sumeria kuno sampai sekarang. Banyak dari pemberontakan tersebut menuntut pemulihan nilai-nilai kepedulian
dan komunisme ketika hal ini muncul karena tekanan dari
para elit dan penindasan kelas. Memang, terlepas dari tentara
yang menjelajahi lanskap wilayah yang berperang, pengumpul
pajak yang menjarah orang-orang desa biasa, dan pelanggaran
sehari-hari yang dilakukan pengawas terhadap petani dan
pekerja, kehidupan masyarakat masih bertahan dan mempertahankan banyak nilai yang disayangi dan yang lebih egalitarian dari masa lalu. Baik bangsawan kuno maupun bangsawan
feodal dapat sepenuhnya melenyapkan mereka di desa-desa
petani dan di kota-kota dengan asosiasi pengrajin independen. Di Yunani kuno, sebuah filosofi rasional yang menolak<noinclude>{{rh|97}}</noinclude>
qetttjbhr0gu31qrzyhhgthiidpqs7q
Halaman:Ekologi & Anarkisme.pdf/142
104
95572
267060
2026-03-29T07:50:05Z
Empat Tilda
13539
/* Telah diuji baca */
267060
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Empat Tilda" /></noinclude>pembebanan pemikiran dan kehidupan politik oleh keinginan
yang berlebihan, dan juga sebuah agama yang didasarkan
pada kecermatan, cenderung mengurangi kebutuhan dan
membatasi selera manusia akan barang-barang material. Bersama-sama mereka berusaha secukupnya memperlambat laju
perkembangan teknologi sehingga ketika alat produksi baru
dikembangkan, mereka dapat secara sensitif diintegrasikan ke
dalam masyarakat yang seimbang. Pada abad pertengahan,
pasar masih sederhana, biasanya masih urusan lokal, di mana
banyak gilda (guilds -serikat pekerja abad pertengahan) melakukan kontrol ketat atas harga, persaingan, dan kualitas barang yang dihasilkan oleh anggotanya.
{{c|'''"Tumbuh atau Mati!"'''}}
Tapi, sama seperti hirarki dan struktur kelas yang cenderung mendapatkan momentum mereka sendiri dan menyerap sangat banyak dari masyarakat, demikian pula pasar
mulai memperoleh kehidupannya sendiri dan memperluas
jangkauannya melampaui wilayah yang terbatas ke benua
yang luas. Pertukaran tidak lagi menjadi sarana untuk menyediakan kebutuhan yang sederhana. Ia menumbangkan batasan yang diberlakukan oleh gilda atau oleh batasan moral dan
agama. Tidak hanya menempatkan premi tinggi pada teknik
untuk meningkatkan produksi; ia juga jadi asal kebutuhan,
banyak di antaranya tidak berguna, dan memberi dorongan
eksplosif untuk konsumsi dan teknologi. Pertama-tama di
Italia Utara dan dataran rendah Eropa, kemudian -dan yang
paling efektif- di Inggris selama abad ketujuhbelas dan kedelapan belas, produksi barang yang secara eksklusif dijual dan
keuntungan (komoditas kapitalistik) dengan cepat menying<noinclude>{{rh|||98}}</noinclude>
6mp84200tyjliah94zjqkxsz7chm6ca