Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.46.0-wmf.22
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Horison 06 1970.pdf/13
104
95574
267123
267062
2026-04-01T03:56:15Z
Hadithfajri
15274
267123
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Hadithfajri" /></noinclude>{{block center|align=left|<big>KARNA DAN KUNTI</big>
RABINDRANAT TAGORE}}
'''Karna :'''<br>
Aku adalah Karna, putera pahlawan
mandala Adhirata, dan aku duduk disini,
ditepi bengawan Gangga jang sutji untuk
menjembab matahari terbenam. Katakan
padaku siapa engkau.
'''Kunti:'''<br>
Aku adalah perempuan jang membawa
perkenalanmu jang pertama pada tjahaja
jang sedang kausembah.
'''Karna :'''<br>
Au tak mengerti. Tapi sotjamu mentjair
kan hatiku bagaikan tjiuman matahari
pagi, melelehkan saldju dipuntjak gunung
dan suaramu menumbuhkan duka bitam
dalam diriku, noktah diudjung kenangan
jang tak terdjangkau oleh ingatanku. Ka-
takan perempuan asing, tahasia apakah
jang menalikan kelahiranku padamu ?
'''Kunti:'''<br>
Sabar anakku. Aku akan mendjawab pa
bila selubung gelap telah mulai turun me
liputi kelopak sang rina. Tapi sementara
itu kukatakan padamu bahwa aku adalah
Kunti.
'''Karna:'''<br>
Kunti Bunda Ardjuna!
'''Kunti:'''<br>
Ja, sesungguhnjalah. Akulah bunda dari
Ardjuna, seterumu. Tapi dengan demikian,
djangan bentji daku. Masih kuingat dalam
simpanan kenanganku, betapa dihari gla-
dian perang dipadang Hastina, engkau, se
prang botjah jang tak dikenal, menapak de-
ngan berani ketengah arena, bagaikan dju-
raian fadjar jang pertama diantara bin-
tang dilangit malam.
Ab! Siapakah gerangan perempuan jang
tak berbahagia itu, jang kedua matanja
mengirimkan tjium mendjilati tubuhmu
jang ramping dan telandjang lewat ham-
buran air mats jang merestu padamu, se
dang ia duduk diantara puteri kerajaan
dibelakang singgasana? Mengapa ia bunda
dari Ardjuna?
Kemudian sang Brahmin jang tangkas
memainkan sendjata, menapak kemuka se-
raja berkata,,Tak ada pemuda jang ma-
sih bidjau muda jang patut menantang
Ardjuna dalam perang tanding adu te-
naga"..
Engkau tenang tak berkata. Bagai se-
gumpal mega mendung kala mentari ter-
benam, melampiaskan tjahaja kelam oleh
rasa terhina.
Tapi siapakah itu, perempuan jang hati-
nja terbakar oleh rasa malu dan amarah,
menjala-njala dalam kediamannja? Bunda
dari Ardjuna!
Segala pudji bugi Duryudhana, jang me
ngetahui betapa nilaimu dan kemudian
menganugerahimu mahkota Radja keradja
an Anga. Keperwiraanmu mendjuarai Re-
lurub Kurawa
Dipenuhi rasa bangga karena nasib jang
membawa keberuntungan, Adhirata sang
pablawan mandala menerobos dari gerom
bolan manusia dan engkau seketika itu
djuga menghambur kemuka dan meletak-
kan mabkotamu dikakinja, sementara ter-
dengar riuh rendah suara para Pendawa
tertawa ber-sama kawan mereka.
Tapi adalah seorang perempuan dari
golongan Pandawa jang hatinja menggelom
bang oleh rasa bahagia, karena ia dapat
melihat tentang kebanggaan seorang pab
lawan ditengah suara penghinaan. Bubkan
perempuan itu Bunda dari Ardjuna!
'''Каrna:'''<br>
Tapi apakah jang membawamu, maka
engkau datang kemari, wahai Bunda dari
para radja?
'''Kunti :'''<br>
Aku datang untuk membawa pinta.
'''Karna :'''<br>
Perintahkan daku. Bahkan apa sadja, ke
lakian dan kehormatan sebagai ksatria
jang harus kupersembahkan kebawah duli
kakimu.
'''Kunti:'''<br>
Aku datang kemari untuk membawamu
pergi.
'''Karna :'''<br>
Kemana?
'''Kunti :'''<br>
Kedalam dadaku jang dahaga akan tjin-
tamu, anakku.
'''Karna :'''<br>
Beruntunglah daku, wahai Bunda dari
lima radja perkasa Tapi dimanakah di-
kau bisa menemukan tempat bagiku, se-
orang ketjil keturunan orang jang paling
рара.
'''Kunti :'''<br>
Tempatmu adalah dimuka semua putera*
ku jang lain.
'''Karna :'''<br>
Tapi karena hak apakah maka aku ha-
rus mengambil anugerah itu?
'''Kunti :'''<br>
Hak Dewa kepadamu sendiri, karena ia
adalah tjinta seorang bunda.
'''Karna :'''<br>
Selubung sendja jang belum meliputi
bumi. Keheningan menggelombang diatas
air. Dan suaramu menuntun daku kedunia
hotjah jang kabur dalam himbauan kena-
nganku. Betapapun, apakah ini banja su-
atu mimpi, atau sebagian dari kenjataan
jang dilupakan. Dekatlab, merapatlah ko-
hadiratku, letakkan tangan kananmu di-
atas keningku. Orang pernah kudengar
berkata bahwa dahulunja aku adalah se
orang botjah jang ditinggalkan oleh bua-
danju kala haji. Mulam, ketika itu aku<noinclude></noinclude>
3b6yses7i6h9nu635mnybnii5kholj7
267124
267123
2026-04-01T03:56:32Z
Hadithfajri
15274
267124
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Hadithfajri" /></noinclude>{{block center|align=left|<big><big><big>KARNA DAN KUNTI</big></big>
</big>
RABINDRANAT TAGORE}}
'''Karna :'''<br>
Aku adalah Karna, putera pahlawan
mandala Adhirata, dan aku duduk disini,
ditepi bengawan Gangga jang sutji untuk
menjembab matahari terbenam. Katakan
padaku siapa engkau.
'''Kunti:'''<br>
Aku adalah perempuan jang membawa
perkenalanmu jang pertama pada tjahaja
jang sedang kausembah.
'''Karna :'''<br>
Au tak mengerti. Tapi sotjamu mentjair
kan hatiku bagaikan tjiuman matahari
pagi, melelehkan saldju dipuntjak gunung
dan suaramu menumbuhkan duka bitam
dalam diriku, noktah diudjung kenangan
jang tak terdjangkau oleh ingatanku. Ka-
takan perempuan asing, tahasia apakah
jang menalikan kelahiranku padamu ?
'''Kunti:'''<br>
Sabar anakku. Aku akan mendjawab pa
bila selubung gelap telah mulai turun me
liputi kelopak sang rina. Tapi sementara
itu kukatakan padamu bahwa aku adalah
Kunti.
'''Karna:'''<br>
Kunti Bunda Ardjuna!
'''Kunti:'''<br>
Ja, sesungguhnjalah. Akulah bunda dari
Ardjuna, seterumu. Tapi dengan demikian,
djangan bentji daku. Masih kuingat dalam
simpanan kenanganku, betapa dihari gla-
dian perang dipadang Hastina, engkau, se
prang botjah jang tak dikenal, menapak de-
ngan berani ketengah arena, bagaikan dju-
raian fadjar jang pertama diantara bin-
tang dilangit malam.
Ab! Siapakah gerangan perempuan jang
tak berbahagia itu, jang kedua matanja
mengirimkan tjium mendjilati tubuhmu
jang ramping dan telandjang lewat ham-
buran air mats jang merestu padamu, se
dang ia duduk diantara puteri kerajaan
dibelakang singgasana? Mengapa ia bunda
dari Ardjuna?
Kemudian sang Brahmin jang tangkas
memainkan sendjata, menapak kemuka se-
raja berkata,,Tak ada pemuda jang ma-
sih bidjau muda jang patut menantang
Ardjuna dalam perang tanding adu te-
naga"..
Engkau tenang tak berkata. Bagai se-
gumpal mega mendung kala mentari ter-
benam, melampiaskan tjahaja kelam oleh
rasa terhina.
Tapi siapakah itu, perempuan jang hati-
nja terbakar oleh rasa malu dan amarah,
menjala-njala dalam kediamannja? Bunda
dari Ardjuna!
Segala pudji bugi Duryudhana, jang me
ngetahui betapa nilaimu dan kemudian
menganugerahimu mahkota Radja keradja
an Anga. Keperwiraanmu mendjuarai Re-
lurub Kurawa
Dipenuhi rasa bangga karena nasib jang
membawa keberuntungan, Adhirata sang
pablawan mandala menerobos dari gerom
bolan manusia dan engkau seketika itu
djuga menghambur kemuka dan meletak-
kan mabkotamu dikakinja, sementara ter-
dengar riuh rendah suara para Pendawa
tertawa ber-sama kawan mereka.
Tapi adalah seorang perempuan dari
golongan Pandawa jang hatinja menggelom
bang oleh rasa bahagia, karena ia dapat
melihat tentang kebanggaan seorang pab
lawan ditengah suara penghinaan. Bubkan
perempuan itu Bunda dari Ardjuna!
'''Каrna:'''<br>
Tapi apakah jang membawamu, maka
engkau datang kemari, wahai Bunda dari
para radja?
'''Kunti :'''<br>
Aku datang untuk membawa pinta.
'''Karna :'''<br>
Perintahkan daku. Bahkan apa sadja, ke
lakian dan kehormatan sebagai ksatria
jang harus kupersembahkan kebawah duli
kakimu.
'''Kunti:'''<br>
Aku datang kemari untuk membawamu
pergi.
'''Karna :'''<br>
Kemana?
'''Kunti :'''<br>
Kedalam dadaku jang dahaga akan tjin-
tamu, anakku.
'''Karna :'''<br>
Beruntunglah daku, wahai Bunda dari
lima radja perkasa Tapi dimanakah di-
kau bisa menemukan tempat bagiku, se-
orang ketjil keturunan orang jang paling
рара.
'''Kunti :'''<br>
Tempatmu adalah dimuka semua putera*
ku jang lain.
'''Karna :'''<br>
Tapi karena hak apakah maka aku ha-
rus mengambil anugerah itu?
'''Kunti :'''<br>
Hak Dewa kepadamu sendiri, karena ia
adalah tjinta seorang bunda.
'''Karna :'''<br>
Selubung sendja jang belum meliputi
bumi. Keheningan menggelombang diatas
air. Dan suaramu menuntun daku kedunia
hotjah jang kabur dalam himbauan kena-
nganku. Betapapun, apakah ini banja su-
atu mimpi, atau sebagian dari kenjataan
jang dilupakan. Dekatlab, merapatlah ko-
hadiratku, letakkan tangan kananmu di-
atas keningku. Orang pernah kudengar
berkata bahwa dahulunja aku adalah se
orang botjah jang ditinggalkan oleh bua-
danju kala haji. Mulam, ketika itu aku<noinclude></noinclude>
glb38ti3xvrmc133j4wqrwv831quxt4
267125
267124
2026-04-01T03:56:43Z
Hadithfajri
15274
267125
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Hadithfajri" /></noinclude>{{block center|align=left|<big><big><big>KARNA DAN KUNTI</big></big>
</big>
RABINDRANAT TAGORE}}
'''Karna :'''<br>
Aku adalah Karna, putera pahlawan
mandala Adhirata, dan aku duduk disini,
ditepi bengawan Gangga jang sutji untuk
menjembab matahari terbenam. Katakan
padaku siapa engkau.
'''Kunti:'''<br>
Aku adalah perempuan jang membawa
perkenalanmu jang pertama pada tjahaja
jang sedang kausembah.
'''Karna :'''<br>
Au tak mengerti. Tapi sotjamu mentjair
kan hatiku bagaikan tjiuman matahari
pagi, melelehkan saldju dipuntjak gunung
dan suaramu menumbuhkan duka bitam
dalam diriku, noktah diudjung kenangan
jang tak terdjangkau oleh ingatanku. Ka-
takan perempuan asing, tahasia apakah
jang menalikan kelahiranku padamu ?
'''Kunti:'''<br>
Sabar anakku. Aku akan mendjawab pa
bila selubung gelap telah mulai turun me
liputi kelopak sang rina. Tapi sementara
itu kukatakan padamu bahwa aku adalah
Kunti.
'''Karna:'''<br>
Kunti Bunda Ardjuna!
'''Kunti:'''<br>
Ja, sesungguhnjalah. Akulah bunda dari
Ardjuna, seterumu. Tapi dengan demikian,
djangan bentji daku. Masih kuingat dalam
simpanan kenanganku, betapa dihari gla-
dian perang dipadang Hastina, engkau, se
prang botjah jang tak dikenal, menapak de-
ngan berani ketengah arena, bagaikan dju-
raian fadjar jang pertama diantara bin-
tang dilangit malam.
Ab! Siapakah gerangan perempuan jang
tak berbahagia itu, jang kedua matanja
mengirimkan tjium mendjilati tubuhmu
jang ramping dan telandjang lewat ham-
buran air mats jang merestu padamu, se
dang ia duduk diantara puteri kerajaan
dibelakang singgasana? Mengapa ia bunda
dari Ardjuna?
Kemudian sang Brahmin jang tangkas
memainkan sendjata, menapak kemuka se-
raja berkata,,Tak ada pemuda jang ma-
sih bidjau muda jang patut menantang
Ardjuna dalam perang tanding adu te-
naga"..
Engkau tenang tak berkata. Bagai se-
gumpal mega mendung kala mentari ter-
benam, melampiaskan tjahaja kelam oleh
rasa terhina.
Tapi siapakah itu, perempuan jang hati-
nja terbakar oleh rasa malu dan amarah,
menjala-njala dalam kediamannja? Bunda
dari Ardjuna!
Segala pudji bugi Duryudhana, jang me
ngetahui betapa nilaimu dan kemudian
menganugerahimu mahkota Radja keradja
an Anga. Keperwiraanmu mendjuarai Re-
lurub Kurawa
Dipenuhi rasa bangga karena nasib jang
membawa keberuntungan, Adhirata sang
pablawan mandala menerobos dari gerom
bolan manusia dan engkau seketika itu
djuga menghambur kemuka dan meletak-
kan mabkotamu dikakinja, sementara ter-
dengar riuh rendah suara para Pendawa
tertawa ber-sama kawan mereka.
Tapi adalah seorang perempuan dari
golongan Pandawa jang hatinja menggelom
bang oleh rasa bahagia, karena ia dapat
melihat tentang kebanggaan seorang pab
lawan ditengah suara penghinaan. Bubkan
perempuan itu Bunda dari Ardjuna!
'''Каrna:'''<br>
Tapi apakah jang membawamu, maka
engkau datang kemari, wahai Bunda dari
para radja?
'''Kunti :'''<br>
Aku datang untuk membawa pinta.
'''Karna :'''<br>
Perintahkan daku. Bahkan apa sadja, ke
lakian dan kehormatan sebagai ksatria
jang harus kupersembahkan kebawah duli
kakimu.
'''Kunti:'''<br>
Aku datang kemari untuk membawamu
pergi.
'''Karna :'''<br>
Kemana?
'''Kunti :'''<br>
Kedalam dadaku jang dahaga akan tjin-
tamu, anakku.
'''Karna :'''<br>
Beruntunglah daku, wahai Bunda dari
lima radja perkasa Tapi dimanakah di-
kau bisa menemukan tempat bagiku, se-
orang ketjil keturunan orang jang paling
рара.
'''Kunti :'''<br>
Tempatmu adalah dimuka semua putera*
ku jang lain.
'''Karna :'''<br>
Tapi karena hak apakah maka aku ha-
rus mengambil anugerah itu?
'''Kunti :'''<br>
Hak Dewa kepadamu sendiri, karena ia
adalah tjinta seorang bunda.
'''Karna :'''<br>
Selubung sendja jang belum meliputi
bumi. Keheningan menggelombang diatas
air. Dan suaramu menuntun daku kedunia
hotjah jang kabur dalam himbauan kena-
nganku. Betapapun, apakah ini banja su-
atu mimpi, atau sebagian dari kenjataan
jang dilupakan. Dekatlab, merapatlah ko-
hadiratku, letakkan tangan kananmu di-
atas keningku. Orang pernah kudengar
berkata bahwa dahulunja aku adalah se
orang botjah jang ditinggalkan oleh bua-
danju kala haji. Mulam, ketika itu aku<noinclude></noinclude>
0ytf0ciut0zmju0dsbz0rnd5pm7ib2c
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/22
104
95609
267110
2026-03-31T11:59:54Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267110
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
248/<br>
249. karabin<br>
250. mararia / aantum muan<br>
252. bwawinkatu<br>
255. tamaan <11><br>
256. sinjani <12><br>
257/<br>
258. aantum (rètenam papui)<br>
261. aantum muan<br>
262. aantum bwawin<br>
263. tapuni<br>
266. tapuni<br>
267. paponsi<br>
268. raarwo muan<br>
269. raarwo<br>
270/<br>
271. baba<br>
272/<br>
273. madjawi<br>
274. aantum tapuni<br>
276. amaan<br>
277. tamababa<br>
278. tamakatu<br>
281-<br>
286. sumon<br>
287-<br>
290/ anò<br>
295. madjawi<br>
291-<br>
294/<br>
296. anò<br>
297/<br>
298. nioni<br>
299. nèbèniabi<br>
300. rèwa<br>
305. aantum aum<br>
306-<br>
309. diro<br>
310/ niò,<br>
314. diro<br>
315. usapui<br>
316. usapui ba<br>
317. mambesawa,<br>{{gap}}sawani <13><br>
318. bwinieempi<br>
320. manèta
{{multicol-break}}
324. ambeer<br>
326. utan<br>
327. Windèsi/aniose<br>
330. Windèsisi <14><br>
331. indèri<br>
332. aimamun,<br>sawaniaimanuaan<br>
337. karwaar<br>
338. <15><br>
339. manuaan <16><br>
341. manuaan faknik<br>
343/<br>
344. owanunum<br>
345. sjen <17><br>
347. nadi <18><br>
351. suratbui <19><br>
352. letter <20><br>
353. surat kertas<br>
354. surat<br>
355. surat wasja <21><br>
356. tatòpan<br>
358. ranu<br>
362. suruga <22><br>
364. rora<br>
365. kawàsa<br>
367. tindia<br>
368. tatar<br>
369. wòriasi<br>
382. <23><br>
386. korano <24><br>
389. mana nirsi <25><br>
393. sjen<br>
394. women<br>
396. buwai<br>
397. sinjoontu kariria<br>
400. bait<br>
404. rosij<br>
407/<br>
408. ririoot<br>
410. kemberij<br>
411. bait<br>
412. <26><br>
413. diawin
{{multicol-break}}<noinclude></noinclude>
ix3h8ab4tx4aoyan84a1mxsxyy9je5a
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/23
104
95610
267111
2026-03-31T12:06:53Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267111
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
414. <27><br>
415. tatar<br>
421. pendòtu<br>
424. mabon<br>
428. maji<br>
430. pikambioi<br>
432. mee<br>
433. bruman<br>
437. anio<br>
438. jawer<br>
440. aniokarusina<br>
441. nandau<br>
446. ajas<br>
449. aturè<br>
451. warare<br>
452. samabu<br>
453. atè<br>
456/<br>
457. (niboeng)niaan<br>
458/<br>
459. penděwai <28><br>
460. ampeer<br>
461. rir<br>
462. aimarabo<br>
465. pata<br>
468. andio<br>
469. airiwan<br>
474. kamat <29><br>
476. nunum<br>
475/<br>
477/ àdia,<br>
478. ruriadia majoi<br>
482. tibu<br>
483. wabu<br>
484. aimasa<br>
485. kijer<br>
486. majoi<br>
487. kamari<br>
493. mararu<br>
494. kambokambòti<br>
495/<br>
496. rundai<br>
497. paarwasi<br>
498. paarwasi bekabiri
{{multicol-break}}
499. winjoianggadi<br>
501. baba<br>
502. katu<br>
503. kansa<br>
501-<br>
503. paarwasi<br>
505. njoi <30><br>
506. sumbeer<br>
509. tamaan<br>
510. asjok<br>
511. ajuki<br>
513. koor kambo<br>
514. baja <31><br>
515. padamara<br>
516. sumbut<br>
517. maas<br>
519. mek<br>
520. aiku<br>
522. mararu<br>
525-<br>
527. diaan<br>
528. sanana<br>
529. sòbin<br>
530. sòbin<br>
534. pisjaan<br>
535. pisjaan<br>
536. pitatitaanpè<br>
537. raun<br>
540. terai bemiasa<br>
539/<br>
540. těrai<br>
541. diaan<br>
543/<br>
545. faas<br>
546. faas<br>
547. rabo<br>
548. kaǐn<br>
550/ aisjoor,<br>
551. adaaf<br>
553. bade<br>
554. rawa<br>
561. anam<br>
563. sasitĕrai<br>
565. sree
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
q5kqkr2g2x2u3isiuk8js9q9lghq3su
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/24
104
95611
267112
2026-03-31T12:13:40Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267112
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
567. sansunai<br>
569/<br>
570. sansuntĕrai<br>
573. su<br>
576. warakiakawin<br>
579/ sampaar,<br>
580. kamarawa<32><br>
582. pisjaja<br>
583. pisjaja<br>
588. kabui <33><br>
589. kabiori <34><br>
600. sun<br>
601. bajar, <br>{{gap}}marapa<br>
602. waipai<br>
603. rawe<br>
605. roko<br>
606. ròttan<br>
609. sor<br>
611. sanainjoi,<br>{{gap}}sanai<35><br>
613. apai<br>
614. apawai<br>
615. ato<br>
617. jawar<br>
619. sjadè<br>
620. panda<br>
621. obat<br>
622. pandurmoor<br>
623. nunum<br>
626. maroba<br>
628. sjadè<br>
629. rait<br>
630. dame<br>
636. women<br>
639. soom<br>
645. adaaf<br>
653. rom<br>
654/<br>
655. rom faas <36><br>
659. waar<br>
660. patatanam<br>
662/<br>
663. tētap
{{multicol-break}}
664. moorpai<br>
665. tanam<br>
668. marij<br>
669. marijba, <br>{{gap}}peaat<br>
671/ koor,<br>
672. pòtu<br>
674. pasibuki<br>
677. kabaru<br>
679. kansinam<br>
681. sambàko<br>
682. tòbu<br>
685. kiru<br>
686. warimu<br>
688. farkiatimor<br>
691. anggadi<br>
692. anggadi<br>
695. sèmaki<br>
701. gula <37><br>
703. anam<br>
704. anam<br>
705. manitum<br>
706. manikum<br>
708. pibèrèkari<br>
709. naka<br>
712. andori<br>
716. nando<br>
717. nando<br>
720. simuti riësa<br>
721. jòdi<br>
722. simuti / angra<br>
726. gambir<br>
728. kiru<br>
729. nikwai<br>
731. wai / waibita<br>
732. mamuran,<br>{{gap}}sas<br>
733. kabubu<br>
734. airabo<br>
737. sa,<br>{{gap}}kijra <38><br>
739/<br>
740. arawa
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
8crw4r84b00iyo00bfyytrtgh3v5tjb
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/25
104
95612
267113
2026-03-31T12:23:23Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267113
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
742-<br>
744. waar<br>
746. raun<br>
748. airawa<br>
750. aikaru <39><br>
752. sabu<br>
753. rèman<br>
755. kessi<br>
757. siwara<br>
758. ario<br>
759. aibò<br>
761. rawa<br>
763. kami<br>
764. těrai<br>
765. samu<br>
766. mani<br>
770. samuen<br>
771. samuen<br>
772. samuen diwai<br>
773. kau<br>
774. pemuna<br>
775. aantum<br>
778. samakai<br>
779. ai<br>
780. dir<br>
781. dir<br>
786. wararow<br>
787. tum<br>
789. karaini<br>
790. pěnor<br>
794. pisij<br>
797. raudidiran<br>
811. wona<br>
812. sòsap<br>
813. niau<br>
814. miau<br>
822. <40><br>
823. maswai<br>
824. kapuran,<br>{{gap}}sanèbaru <41><br>
825. rawe<br>
826. kokori<br>
827. aantum
{{multicol-break}}
828. kokori bwabin<br>
830. kokori muan<br>
834. berawara <42><br>
835. matikia<br>
836. woriwori<br>
842. uma<br>
843. kangani<br>
844. aja<br>
846. samakap<br>
851. wanggar<br>
852. wanggarbaba<br>
853. wanggarbaba dinasij kariria<br>
861. sera;<br>{{gap}}amur <43><br>
864. angirio<br>
865. djòsu <44><br>
866. rutu<br>
869. rèwas<br>
870. rutuwona<br>
871. kèrèkerai<br>
872. amumar<br>
877. kamumu<br>
878. apap<br>
879. apopsinja<br>
881. sapami<br>
884. <45><br>
886. tawai<br>
888. pikariripi<br>
891. kasiboi<br>
892. kaween<br>
893. <46><br>
894. pirjerawa<br>
896. wagĕrini,<br>{{gap}}ròswai<br>
898. kapa<br>
899. diaankariria<br>
900. diaankariria<br>
901/<br>
902. pòti(kanaanberamatu)<br>
904. rora<br>
905. rora<br>
906. wore
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
nobdxissf817ern12vym7tfy1wqr5dt
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/26
104
95613
267114
2026-03-31T12:34:47Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267114
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
908. sembiai<br>
910. paik <47><br>
912. sibèrère <48><br>
917. utan <49><br>
919. djòbira<br>
920. sarepa<br>
921. arepasi<br>
923. sjèbis<br>
924. kruja<br>
927. mundia<br>
928. wana<br>
929. wanababa<br>
930. kambo,<br>{{gap}}sasi <50><br>
931. rawanam<br>
932. sinaje<br>
934. rijru<br>
935. bibia<br>
936. bata<br>
937. tu<br>
938. sasidirè<br>
939. sorararò<br>
941. pědir<br>
942. kakòpa/sanaje<br>
943. utan<br>
944. nu<br>
946. rèwu<br>
947. wis<br>
948. wiskatu<br>
950. baar <51><br>
951. mapar<br>
952. awararò<br>
955. airarò<br>
958. wisàdia
959. raan<br>
960. kakòpa kariria<br>
961. airur<br>
962. aiwaas<br>
963. kambodira<br>
964. djoran<br>
965. bòsuni<br>
966. sòsari
{{multicol-break}}
967. rawi<br>
968. dira<br>
969. rěwuki<br>
970. kakòpa<br>
971. rubuan<br>
973. sumbeer tĕrai<br>
974. kansa <52><br>
976. sěrak<br>
977. brawen<br>
978. serenburi<br>
979. rèban<br>
984. àdiararië<br>
985. kamkam<br>
987. kakibiri<br>
988. àdiararie<br>
989. asa<br>
991. pi sarèdjeu/persent<br>
992. kabio babera<br>
993. tisan kiru<br>
994. tisan kiru<br>
995. anakoda<br>
1001. toko<br>
1003. dakam<br>
1004. arta,<br>{{gap}} raarpai<br>
1005. red<br>
1007. pidikoor<br>
1008. untung <53><br>
1010. bòri<br>
1011. ditur<br>
1012. diturba<br>
1013. niaki<br>
1014. saaw,<br>{{gap}}koor<br>
1015. bait<br>
1016. wajan<br>
1017/<br>
1018. utan, saaw <54><br>
1019. riwani<br>
1026-<br>
1028. duka <55><br>
1029/<br>
1030. kapal,<br>{{gap}}kapal maroba
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
pq9rq876rzbmo581w1zdut4kltn6k1w
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/27
104
95614
267115
2026-03-31T12:40:22Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267115
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1031. kapal àdia<br>
1032. sampang<br>
1033. <56><br>
1035. nandiwa<br>
1037. sarauisi <57><br>
1038. bòsasuru<br>
1039. suru<br>
1040. bò<br>
1041/<br>
1042. rarum<br>
1043. bò<br>
1049. kamutu<br>
1051. sawa<br>
1052. tura<br>
1058. sinjoontu rait<br>
1060. pariri,<br>{{gap}}koor bruswa<br>
1061. baba <58><br>
1062. katu <59><br>
1063/ dirieu<br>
1064. wòroi<br>
1065/ katu,<br>
1066. wòroiba<br>
1067/ babakarusa<br>
1068. bitajar <bitojar?><br>
1070. nananisi<br>
1071. sina;<br>{{gap}}bibasananda<br>
1072-<br>
1074. mijn<br>
1075. <60><br>
1079. rina<br>
1082. mamaja<br>
1080-<br>
1084. pioi<br>
1885/<br>
1086. pioiba<br>
1087. tarieu<br>
1088. tarieuba<br>
1089. sindia <61><br>
1090. kipau<br>
1096. sàsaar<br>
1097. tabera<br>
1098. misijn<br>
1101. karakwai
{{multicol-break}}
1102. miririai<br>
1104/<br>
1105. maas<br>
1106/<br>
1107. riësa<br>
1109/<br>
1110. kòmikòmi<br>
1112. samabuat<br>
1115. kiòtar<br>
1116. baba<br>
1117. pa<br>
1118. paba<br>
1119. maasbeja<br>
1121. kiwauwaru<br>
1125. sanaje<br>
1127. bibasa<br>
1130. wèsjeen;<br>{{gap}}diteen<br>
1132- diteen<br>
1135. wesjeen<br>
1136-<br>
1139. kariria<br>
1142. bareri<br>
1143. diònu<br>
1146/<br>
1147. karakwai<br>
1148/<br>
1149. rera <62><br>
1150. <63><br>
1152. katim,<br>{{gap}}karabwin<64><br>
1153. babòru<br>
1154. miskin<br>
1155. niè arta, raarpai pau<br>
1156. marioor<br>
1159. titaar<br>
1160. pande<br>
1161. riësa<br>
1162. sjasa<br>
1163. titai<br>
1164. sjasa<br>
1166. sasi<br>
1167. bebusa,<br>{{gap}}bemamara<br>
1168. bemetan
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
fu36uwpqo43bemj9y94tzokylehpwna
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/28
104
95615
267116
2026-03-31T12:44:08Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267116
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1169. urar<br>
1170. bebusa,<br>{{gap}}bemamara<br>
1171. bèbènèkwai<br>
1172. berawanam <65><br>
1173. maswai <66><br>
1174. sasĕrij<br>
1175. sèmuai<br>
1176. òn<br>
1179. koor<br>
1180. koor<br>
1193. rin<br>
1194. saně paja<br>
1195. rin<br>
1196. rin<br>
1197. paro<br>
1198. awia<br>
1199. topan tindia<br>
1200. sisi<br>
1201. kabiokamamori<br>
1202. kabio<br>
1203. oi/roi <67><br>
1206. saaw<br>1208. pa<br>
1210. nanari <68><br>
1213. rut<br>
1214. rut<br>
1216. rukumu<br>
1220. bai<br>
1221. rut<br>
1211-<br>
1219. kabubi<br>
1223. ena ba<br>
1224. taran<br>
1227. djawa<br>
1228. sajoor <69><br>
1238. saněpai<br>
1239. kemberij <70><br>
1242-<br>
1244. sanèwèsjeen<br>
1245. sèban<br>
1246. soor<br>
1251. tera
{{multicol-break}}
1253-<br>
1255. misabu <71><br>
1259. kimat<br>
1262/<br>
1263. měnau<br>
1264. kasjeès <72><br>
1265/<br>
1266. niwar<br>
1267. utan<br>
1268. rarě<br>
1269. <73><br>
1270. kemberij<br>
1271. beporas,<br>{{gap}}awia<br>
1272. awia<br>
1278. ba<br>
1284. ama<br>
1291. rorě<br>
1292. mun<br>
1293. siri<br>
1294. mònu<br>
1295. toru<br>
1296. at<br>
1297. rim<br>
1298. rimsiri<br>
1299. rimmònu<br>
1300. rimtòru<br>
1301. rimat<br>
1302. sura<br>
1303. surasiri<br>
1304. suramònu<br>
1305. suratòru<br>
1310. surarimtòru<br>
1311. surarimat<br>
1312. sura di mònu<br>
1313. sura di mònu bemandu siri<br>
1315. sura di mònu mònu<br>
1316. sura di tòru<br>
1317. sura di at<br>
1318. sura di rim<br>
1319. sura di rimsiri<br>
1323. utin<br>
1324. sjaran
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
449cncv04j6gzd95b3mrvovqj2etd1d
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/29
104
95616
267117
2026-03-31T12:51:49Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267117
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1325. sjaran di sura<br>
1326. tamuan<br>
1328. siri / besiri<br>
1329. mònu / bemònu<br>
1330/<br>
1331. papon / besiri <74><br>
1332/<br>
1333. bemònu<br>
1336/<br>
1337. papui<br>
1338. toi<br>
1339. pau <75><br>
1340. katu,<br>{{gap}}pauba<br>
1341. babo<br>
1347/ pauja;<br>
1348. paubesiri<br>
1349. paubai <76><br>
1350. wura<br>
1356. esasi <77><br>
1357. jau<br>
1358. jau,<br>{{gap}}mantaunja<br>
1359. au<br>
1362. miat,<br>{{gap}}mantaumiat<br>
1363. i<br>
1365. tatat<br>
1366. amat<br>
1364/<br>
1367/ siat,<br>
1368. mantaunsiat<br>
1369/ inè,<br>
1370. inèwi<br>
1373/<br>
1374. <78><br>
1375/ sennè,<br>
1376. sennèwi<br>
1378. niè,<br>{{gap}}nièwi<br>
1379. teǐ ?<br>
1380. wotoi ?<br>
1382. tèi,<br>{{gap}}witoi<br>
1385/ jana,<br>
1386. aniwana<br>
1388. napènina
{{multicol-break}}
1389. wana<br>
1394. raria <79><br>
1398. sàsaar<br>
1402. diru <80><br>
1406. taun <81><br>
1408. <82><br>
1409. nani<br>
1411. papon<br>
1412. deriasi<br>
1413. papon<br>
1416. kamserani<br>
1418. rawini<br>
1419. rawiniwana<br>
1420. rarianini<br>
1422. saar<br>
1423. saria,<br>{{gap}}sarea<br>
1425. rawiniëna<br>
1427. rariatoi / waktu toi<br>
1428. to<br>
1429. pibarami<br>
1431. ba<br>
1432. maríj<br>
1433. muran<br>
1434. matan<br>
1435. na wara sara<br>
1436. na wara watan<br>
1437. babo<br>
1439. babo<br>
1440. wabar<br>
1441. wabar<br>
1442/<br>
1443. na-to<br>
1445. deriasi<br>
1446. na<br>
1447. to<br>
1448. na<br>
1449. maso<br>
1450. rarò <83><br>
1451. wòrira <84><br>
1452. deriasi<br>
1453. aniwana<br>
1454. wariri
{{multicol-end}}<noinclude></noinclude>
lnuflejpsomrid1mfvvihjmk5w2tsoz
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/30
104
95617
267118
2026-03-31T12:57:39Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267118
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1460. nanè <85><br>
1461. tané<br>
1462. nani <86><br>
1465. so ?<br>
1466. wàtan<br>
1467. te ?<br>
1469. ma<br>
1470. tuter; ma<br>
1471. pibai
{{multicol-break}}
1472. jò<br>
1473- mojar,<br>
1475. pěnai<br>
1476. watan<br>
1477. wènasia<br>
1478. katu<br>
1479. bape<br>
1481. bape<br>
1482. bape<br>
1486. siriba <87>
{{multicol-end}}
No. 107
1524. ditur beja <88>.<br>
1525. ibòri maso sambako <89>.<br>
1526. buwajan kainam / papus/ pigangkèna nini maso amat.<br>
1527. senbòri pisasera na amat.<br>
1530. kambo dira pioi ba.<br>
1531. wòroi toi, tanbò to sasi te ?<br>
1532. djoran ba na kambodira nini, tanè.<br>
1533. tawanatanda tansaserij aibo2.<br>
1535. raria toi djòbira bo?<br>
1536. sentawia amat.<br>
1537. raan mònu tanda so?<br>
1538. tei pia kioor aiku nini ?<br>
1539. kuoor kambo, abo ipap sansun inèwi.<br>
1540. butani kokori mònu diòně si te ?<br>
1541. tel piabariausaar jau, misoi.<br>
1542. sinjoontu mònu sunmasoi napènina.<br>
1545. kawasa nini senpòta tanè ?<br>
1546. siri pia nianari au buteen ja.<br>
'''3. NOTES'''
# to wink = rèkakamana<br>
# lungs<br>
# testicles = sorompai<br>
# I, you sg., he, we, you pl., they = walk<br>ira, rua, ria, tanda, menda, senda<br>
# It is said that they do that only in The Hague.<br>
# No special name.<br>
# to divide<br>
# Have paralysed feet and be unable to walk.<noinclude></noinclude>
kbzceh1i8o8vh5z1bi5e7catpxri648
267119
267118
2026-03-31T13:00:00Z
Thersetya2021
15831
267119
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude>{{multicol}}
1460. nanè <85><br>
1461. tané<br>
1462. nani <86><br>
1465. so ?<br>
1466. wàtan<br>
1467. te ?<br>
1469. ma<br>
1470. tuter; ma<br>
1471. pibai
{{multicol-break}}
1472. jò<br>
1473- mojar,<br>
1475. pěnai<br>
1476. watan<br>
1477. wènasia<br>
1478. katu<br>
1479. bape<br>
1481. bape<br>
1482. bape<br>
1486. siriba <87>
{{multicol-end}}
'''No. 107'''
1524. ditur beja <88>.<br>
1525. ibòri maso sambako <89>.<br>
1526. buwajan kainam / papus/ pigangkèna nini maso amat.<br>
1527. senbòri pisasera na amat.<br>
1530. kambo dira pioi ba.<br>
1531. wòroi toi, tanbò to sasi te ?<br>
1532. djoran ba na kambodira nini, tanè.<br>
1533. tawanatanda tansaserij aibo2.<br>
1535. raria toi djòbira bo?<br>
1536. sentawia amat.<br>
1537. raan mònu tanda so?<br>
1538. tei pia kioor aiku nini ?<br>
1539. kuoor kambo, abo ipap sansun inèwi.<br>
1540. butani kokori mònu diòně si te ?<br>
1541. tel piabariausaar jau, misoi.<br>
1542. sinjoontu mònu sunmasoi napènina.<br>
1545. kawasa nini senpòta tanè ?<br>
1546. siri pia nianari au buteen ja.<br>
'''3. NOTES'''
# to wink = rèkakamana<br>
# lungs<br>
# testicles = sorompai<br>
# I, you sg., he, we, you pl., they = walk<br>ira, rua, ria, tanda, menda, senda<br>
# It is said that they do that only in The Hague.<br>
# No special name.<br>
# to divide<br>
# Have paralysed feet and be unable to walk.<noinclude></noinclude>
7m3tb1dgigldh0cszxzzhpsor3blz63
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/31
104
95618
267120
2026-03-31T13:03:45Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267120
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="9">the people of the Arfak mountains.<br>
# also = muan<br>
# a child calls its father: jai<br>
# a child calls its mother: awini<br>
# mambesawa = husband and wife<br>sawani = husband<br>
# Are called after the place where they live; so in this case:
# They know omens but they have no special names for them.<br>
# A man or a women they hate and <.....?> is a manuaan.<br>
# Lord, in a spiritual sense not further definable.<br>
# (also prayer) benadi<br>
# = for writing<br>
# from Dutch<br>
# for reading<br>
# = the Papuan heaven is under the ground.<br>
# no special name<br>
# headman of this village; i.e. of Aniose Windèsi<br>
# elders, chiefs.<br>
# Does not exist here.<br>
# All the married women can act as midwife%3B there is no special name for it.<br>
# pendewai made of palm ribs (=ampeer)<br>
# fireplace<br>
# Like an ordinary bread knife, or small like a potatoe peeler.<br>
# {{image}}<br>
# kamarawa = armring of mother-of-pearl shell<br>
# made of banana leaves.<br>
# hoods made of pounded tree bark, worn by mourning women = tariwan.<br>
# sanainjoi = with metal point.<br>sanai with a bamboo point.<noinclude></noinclude>
6k4a6lfqg2iv5a64yd79cp624n8s8mu
Halaman:030,107 Wandesi or Windesi.djvu/32
104
95619
267121
2026-03-31T13:07:06Z
Thersetya2021
15831
/* Telah diuji baca */
267121
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Thersetya2021" /></noinclude># <li value="36"> Where they have them, stay say: rom faas.<br>
# Malay<br>
# sa = climb a tree<br>kijra = climb a mountain<br>
# kasje = sap of trees<br>
# Not known here; lives high in the Arfak mountains.<br>
# kapuran = white pigeon<br>sanèbaru = grey pigeon<br>
# (red parrot = maandakeer)<br>
# amur = net used for catching turtles; the sera has fine mesh, and amur has wide mesh.<br>
# (freshwater eel = kòjaar)<br>
# anana; baba; katu = small and large<br>
# (land crab = kasasai; sea crab = pandoi, land and sea crab = kasiri)<br>
# They use the Dutch names of the months, as they have none themselves.<br>
# mak = evening star<br>sampari = morning star<br>
# (also: land)<br>
# (drink = kambo), (sea = sasi)<br>
# (to descend)<br>
# Malay<br>
# Malay<br>
# to ask for<br>
# = here: a small basket used to weigh or to measure quantities of nutmeg nuts.<br>
# wa, ura, masisu, warajoor<br>
# (also the verb)<br>
# tall, of people = tirieu<br>
# short, of people - tisan<br>
# (long = tarieu or tirieu)<noinclude></noinclude>
6osegxes57p1ozdlo19j29ye1zi2wdx
Majalah Horison/1970/Nomor 6/Karna dan Kunti
0
95620
267122
2026-04-01T03:52:02Z
Hadithfajri
15274
←Membuat halaman berisi '{{header | title = [[Majalah Horison]] | section = Karna dan Kunti |author= | section_author = Rabindranath Tagore | previous = | section_translator = M. Dawam Rahardjo | next = | year = 1968 | notes = }} <pages index="Horison_06_1970.pdf" from="13" to="15" tosection=tagore/> [[bn:কাহিনী/কর্ণ-কুন্তী_সংবাদ]]'
267122
wikitext
text/x-wiki
{{header
| title = [[Majalah Horison]]
| section = Karna dan Kunti
|author=
| section_author = Rabindranath Tagore
| previous =
| section_translator = M. Dawam Rahardjo
| next =
| year = 1968
| notes =
}}
<pages index="Horison_06_1970.pdf" from="13" to="15" tosection=tagore/>
[[bn:কাহিনী/কর্ণ-কুন্তী_সংবাদ]]
bjn4jletxuc9uie402ile1ls1tn7owm