Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.5
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:O, prempoean! seri 1.pdf/2
104
105360
297542
297454
2026-06-09T09:13:18Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297542
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{center|{{xxx-larger|'''O, Prempoean!'''}}
'''(Satoe kedjadian di Soerabaia)'''
'''oleh:'''
{{x-larger|'''„Bianglala."'''}}
}}<noinclude></noinclude>
jtejxija2eoi49x2jfk9fdbb7wjeftu
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/1
104
105377
297543
297478
2026-06-09T09:14:24Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297543
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{c|{{xx-larger|'''REVOLUSI<br>DESEMBER ’45 DI ATJEH'''}}}}
{{c|'''ATAU'''}}
{{c|{{Cursive|'''Pembasmian Pengchianat Tanah Air'''}}}}
<br>
[[Berkas:Vertical Line in Linux Libertine Mono - U+007C.svg|150px|nirbing|pus]]
<br>
<br>
{{c|{{cursive|'''''Dikeluarkan oleh:'''''}}}}
{{c|{{larger|'''PEMERINTAH R. I. DAERAH ATJEH'''}}}}<noinclude></noinclude>
3jlcg2y1704ufu87xbsezc041uwp5pw
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/2
104
105378
297552
297479
2026-06-09T09:21:56Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297552
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{c|{{xx-larger|'''REVOLUSI<br>DESEMBER ’45 DI ATJEH'''}}}}
{{c|'''ATAU'''}}
{{c|{{Cursive|'''Pembasmian Pengchianat Tanah Air'''}}}}
<br>
[[Berkas:Vertical Line in Linux Libertine Mono - U+007C.svg|150px|nirbing|pus]]
<br>
<br>
{{c|{{cursive|'''''Dikeluarkan oleh:'''''}}}}
{{c|{{larger|'''PEMERINTAH R. I. DAERAH ATJEH'''}}}}<noinclude></noinclude>
3jlcg2y1704ufu87xbsezc041uwp5pw
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/3
104
105379
297551
297480
2026-06-09T09:21:36Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297551
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{c|{{sp|'''PENGANTAR.'''}}}}
Ketika kemerdekaan Indonesia baru diproklamirkan didaerah Atjeh telah terdjadi suatu revolusi pembasmian pengchianat tanah air jang dinamakan Revolusi Desember '45.
Berhubung dengan kesukaran-kesukaran perhubungan dan kekurangan-kekurangan penjiaran, Revolusi Desember '45 atau pembasmian pengchianat itu kurang diketahui dengan djelas dibagian-bagian tanah air jang lain.
Barulah sekarang Pemerintah Republik Indonesia Daerah Atjeh berkesempatan untuk memaparkan peristiwa tersebut dengan djelas, bukan sadja karena supaja diketahui oleh seluruh bangsa tetapi djuga karena peristiwa ini sungguh bukan ketjil artinja dipandang dari sudut perdjuangan bangsa Indonesia umamaja dan rakjat Atjeh chususnja dalam mempertahankan ”sentiments d'équité, de justice et de conciliation” — rasa kebenaran, keadilan dan
kepatutan.
{{right|''Pemerintah RI Daerah Atjeh.''}}<noinclude></noinclude>
qcizznaa3a6t0k9dqszhphxbwmiu6of
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/129
104
105389
297530
2026-06-09T08:16:26Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297530
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Diantara universiteit itu ada pula jang mempunjai pertjetakan sendiri. Mahasiswa mengeluarkan surat kabar dan mentjetak buku{{2}} dan alat{{2}} peladjaran lainnja. Dilapangan kebudajaan djangan dikata lagi. Peranan jang dimainkan oleh mahasiswa besar sekali. Pendeknja Perguruan Tinggi di Tiongkok itu membentuk dunia dan masjarakat sendiri, tapi tidak berlainan dan tidak terpisah dari masjarakat besar, seolah{{2}} tjontoh dari masjarakat besar, tempat para mahasiswa berlatih dan mengolah tenaga, agar nanti tidak tjanggung menghadapi masjarakat besar. Pergaulan antara mahasiswa dan mahaguru adalah seperti orang bersaudara sadja. Seringkali djuru{{2}} bahasa untuk tetamu diambil dari para mahasiswa, bukan sekedar meladeni bitjara sadja, tapi djuga meladeni keperluan tamu. Dengan begitu mereka sudah mulai masuk pergaulan internasional. Banjak pikiran dan persoalan{{2}} jang dikemukakan oleh para tamu dengan sendirinja sampai kepada mereka, sebab djurubahasa dalam hal seperti itu, bukan asal pandai bitjara bahasa asing sadja tetapi djuga harus mengerti dalam banjak persoalan dan tjabang{{2}} pengetahuan. Selain dari itu mahasiswa diadjar berkenalan dan bersaudara dengan orng luar.
{{Missing image}}
<small>Sesudah difoto dan ditjutji maka gambar² untuk film tjorak dipertemukan sampai berpuluh dan beratus meter pandjangnja.<br>
Para delegasi sedang mempersaksikan negatif jang sudah siap dan tinggal menggulung sadja lagi.</small><noinclude>
{{rh|126}}</noinclude>
6cn8ybrhpg7q5i2nsrumb9jnh0g9ay8
297531
297530
2026-06-09T08:17:08Z
Link PB
26772
297531
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Diantara universiteit itu ada pula jang mempunjai pertjetakan sendiri. Mahasiswa mengeluarkan surat kabar dan mentjetak buku{{2}} dan alat{{2}} peladjaran lainnja. Dilapangan kebudajaan djangan dikata lagi. Peranan jang dimainkan oleh mahasiswa besar sekali. Pendeknja Perguruan Tinggi di Tiongkok itu membentuk dunia dan masjarakat sendiri, tapi tidak berlainan dan tidak terpisah dari masjarakat besar, seolah{{2}} tjontoh dari masjarakat besar, tempat para mahasiswa berlatih dan mengolah tenaga, agar nanti tidak tjanggung menghadapi masjarakat besar. Pergaulan antara mahasiswa dan mahaguru adalah seperti orang bersaudara sadja. Seringkali djuru{{2}} bahasa untuk tetamu diambil dari para mahasiswa, bukan sekedar meladeni bitjara sadja, tapi djuga meladeni keperluan tamu. Dengan begitu mereka sudah mulai masuk pergaulan internasional. Banjak pikiran dan persoalan{{2}} jang dikemukakan oleh para tamu dengan sendirinja sampai kepada mereka, sebab djurubahasa dalam hal seperti itu, bukan asal pandai bitjara bahasa asing sadja tetapi djuga harus mengerti dalam banjak persoalan dan tjabang{{2}} pengetahuan. Selain dari itu mahasiswa diadjar berkenalan dan bersaudara dengan orng luar.
{{Missing image}}
<small>Sesudah difoto dan ditjutji maka gambar² untuk film tjorak dipertemukan sampai berpuluh dan beratus meter pandjangnja.<br>
Para delegasi sedang mempersaksikan negatif jang sudah siap dan tinggal menggulung sadja lagi.</small><noinclude>
{{rh|128}}</noinclude>
8tcx7s9hnzhsj8lguz65uq1bzs1acla
297550
297531
2026-06-09T09:20:45Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297550
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>Diantara universiteit itu ada pula jang mempunjai pertjetakan sendiri. Mahasiswa mengeluarkan surat kabar dan mentjetak buku{{2}} dan alat{{2}} peladjaran lainnja. Dilapangan kebudajaan djangan dikata lagi. Peranan jang dimainkan oleh mahasiswa besar sekali. Pendeknja Perguruan Tinggi di Tiongkok itu membentuk dunia dan masjarakat sendiri, tapi tidak berlainan dan tidak terpisah dari masjarakat besar, seolah{{2}} tjontoh dari masjarakat besar, tempat para mahasiswa berlatih dan mengolah tenaga, agar nanti tidak tjanggung menghadapi masjarakat besar. Pergaulan antara mahasiswa dan mahaguru adalah seperti orang bersaudara sadja. Seringkali djuru{{2}} bahasa untuk tetamu diambil dari para mahasiswa, bukan sekedar meladeni bitjara sadja, tapi djuga meladeni keperluan tamu. Dengan begitu mereka sudah mulai masuk pergaulan internasional. Banjak pikiran dan persoalan{{2}} jang dikemukakan oleh para tamu dengan sendirinja sampai kepada mereka, sebab djurubahasa dalam hal seperti itu, bukan asal pandai bitjara bahasa asing sadja tetapi djuga harus mengerti dalam banjak persoalan dan tjabang{{2}} pengetahuan. Selain dari itu mahasiswa diadjar berkenalan dan bersaudara dengan orng luar.
{{Missing image}}
<small>Sesudah difoto dan ditjutji maka gambar² untuk film tjorak dipertemukan sampai berpuluh dan beratus meter pandjangnja.<br>
Para delegasi sedang mempersaksikan negatif jang sudah siap dan tinggal menggulung sadja lagi.</small><noinclude>
{{rh|128}}</noinclude>
s5ac93wraq1b1yk2hezmv5xzik0zva7
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/130
104
105390
297532
2026-06-09T08:19:25Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297532
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''X. PENUTUP.'''}}
{{dropinitial|D}}engan sepintas lalu telah kita pandang beberapa pekerdjaan besar jang sedang dilaksanakan sekarang ini di Tiongkok. Kesungguhan jang kita lihat pada semua lapang pekerdjaan menjebabkan kita tertarik pada tjara mereka bekerdja dan mengurangkan keraguan jang mungkin ada pada kita, akan berhasilnja usaha mereka dikemudian hari. Walaupun tingkat jang sudah tertjapai sekarang masih djauh dari memuaskan, terutama bagi para pemimpin dan pembesar di Tiongkok sendiri. Karena itu diawaskan betul, djangan sampai orang merasa sudah puas dan bangga akan hasil{{2}} jang sudah tertjapai. Kesederhanaan ini menambah kejakinan bahwa para pemimpin Tiongkok Baru sekarang akan dapat mentjapai apa jang ditjita{{2}}kan mereka.
Maka dalam segala usaha dan pekerdjaan besar di Tiongkok itu, kita lihatlah sebagai pelaku jang utama Tentara Kemerdekaan Rakjat. Dimana sadja mereka kelihatan ikut serta. Dalam pekerdjaan jang paling sukar, merekalah jang djadi pelopor. Membikin subur tanah jang kering, mereka memulai. Menggali waduk, terusan dll. untuk menghindarkan bahadja bandjir, mereka pula djadi pelopor. Perhubungan djalan, pendirian paberik, melandjutkan perdagangan dan pertukaran barang, mereka ikut membantu. Dilapangan kebudajaan, mereka tidak ketinggalan. Dilapangan politik, tentara rakjatpun ikut serta menentukan dan mengendalikannja. Inilah tentara rakjat, jang betul{{2}} masuk kedalam rakjat, disegala lapisan dan lapangan kerdja.
Kalau ada peperangan jang mengantjam tanah air, mereka lebih dulu madju menghadapi musuh dan bila peperangan tidak ada, mereka masuk kembali kedalam masjarakat rakjat. Ikan dalam air, begitulah tentara itu, sebagaimana jang ditjita{{2}}kan dan diharapkan oleh Ketua Mao, dan tidak tinggal tjita{{2}} dan pengharapan sadja, melainkan diwudjudkan dalam kenjataan dan kehidupan sehari{{2}}. Tentara Rakjat dalam Negara Rakjat dipimpin oleh Pemerintah Rakjat. Pelopor zaman baru untuk mentjapai dunia baru, itulah peranan dan fungsi tentara itu kita lihat di Tiongkok.
Satu kedjadian. Disalah satu stasiun banjak orang turun. Seorang perempuan jang agak tua mempunjai bagasi dua. Sukar nampaknja ia mendjundjung dan mendjindjing. Rupanja jang sedianja mendjemput dia tidak datang, hendak mentjari kuli, mungkin sajang pada uang. Dengan pelan{{2}} diangkatnja bebbannja jang dua itu. Selfhelp, begitu fikirnja barangkali. Sekonjong{{2}} seorang tentara datang. Bagasinja hanja satu. Diambilnja beban orang tua itu satu dan diadjaknja berdjalan sama{{2}}......... Inilah kedjadian jang kita lihat sendiri dari djauh. Tidak djelas bagi kita apa itu pradjurit biasa atau opsir, sebab di Tiongkok soal strip dan bintang tidak diobralkan.<noinclude>
{{rh|||129}}</noinclude>
6rhshx82fxlhrtfz63nbzxrruvlgdk4
297549
297532
2026-06-09T09:20:04Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297549
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{c|'''X. PENUTUP.'''}}
{{dropinitial|D}}engan sepintas lalu telah kita pandang beberapa pekerdjaan besar jang sedang dilaksanakan sekarang ini di Tiongkok. Kesungguhan jang kita lihat pada semua lapang pekerdjaan menjebabkan kita tertarik pada tjara mereka bekerdja dan mengurangkan keraguan jang mungkin ada pada kita, akan berhasilnja usaha mereka dikemudian hari. Walaupun tingkat jang sudah tertjapai sekarang masih djauh dari memuaskan, terutama bagi para pemimpin dan pembesar di Tiongkok sendiri. Karena itu diawaskan betul, djangan sampai orang merasa sudah puas dan bangga akan hasil{{2}} jang sudah tertjapai. Kesederhanaan ini menambah kejakinan bahwa para pemimpin Tiongkok Baru sekarang akan dapat mentjapai apa jang ditjita{{2}}kan mereka.
Maka dalam segala usaha dan pekerdjaan besar di Tiongkok itu, kita lihatlah sebagai pelaku jang utama Tentara Kemerdekaan Rakjat. Dimana sadja mereka kelihatan ikut serta. Dalam pekerdjaan jang paling sukar, merekalah jang djadi pelopor. Membikin subur tanah jang kering, mereka memulai. Menggali waduk, terusan dll. untuk menghindarkan bahadja bandjir, mereka pula djadi pelopor. Perhubungan djalan, pendirian paberik, melandjutkan perdagangan dan pertukaran barang, mereka ikut membantu. Dilapangan kebudajaan, mereka tidak ketinggalan. Dilapangan politik, tentara rakjatpun ikut serta menentukan dan mengendalikannja. Inilah tentara rakjat, jang betul{{2}} masuk kedalam rakjat, disegala lapisan dan lapangan kerdja.
Kalau ada peperangan jang mengantjam tanah air, mereka lebih dulu madju menghadapi musuh dan bila peperangan tidak ada, mereka masuk kembali kedalam masjarakat rakjat. Ikan dalam air, begitulah tentara itu, sebagaimana jang ditjita{{2}}kan dan diharapkan oleh Ketua Mao, dan tidak tinggal tjita{{2}} dan pengharapan sadja, melainkan diwudjudkan dalam kenjataan dan kehidupan sehari{{2}}. Tentara Rakjat dalam Negara Rakjat dipimpin oleh Pemerintah Rakjat. Pelopor zaman baru untuk mentjapai dunia baru, itulah peranan dan fungsi tentara itu kita lihat di Tiongkok.
Satu kedjadian. Disalah satu stasiun banjak orang turun. Seorang perempuan jang agak tua mempunjai bagasi dua. Sukar nampaknja ia mendjundjung dan mendjindjing. Rupanja jang sedianja mendjemput dia tidak datang, hendak mentjari kuli, mungkin sajang pada uang. Dengan pelan{{2}} diangkatnja bebbannja jang dua itu. Selfhelp, begitu fikirnja barangkali. Sekonjong{{2}} seorang tentara datang. Bagasinja hanja satu. Diambilnja beban orang tua itu satu dan diadjaknja berdjalan sama{{2}}......... Inilah kedjadian jang kita lihat sendiri dari djauh. Tidak djelas bagi kita apa itu pradjurit biasa atau opsir, sebab di Tiongkok soal strip dan bintang tidak diobralkan.<noinclude>
{{rh|||129}}</noinclude>
qs2jrzvbzm91btb4t0bjvk6oei0n7on
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/131
104
105391
297533
2026-06-09T08:21:43Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297533
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Dalam pikiran kita terbajang....... kalau begini sikap dan laku tentara, semua orang bersedia mati untuk membela kepentingan nusa dan bangsa......... Kereta api djalan terus, dengan tidak kita sadari.
Didalam tentara banjak djuga wanita. Jang mengikuti Long March jang terkenal itu djuga banjak wanita, dan banjak djatuh ditengah djalan, tapi jang sampai djuga ada. Kalau tak salah kira{{2}} 20 orang wanita lebih jang telah lulus dalam „udjian Long March”.
Dimana sadja kita lihat ada wanita, mulai dari pemerintah pusat sampai kedesa{{2}}, kaum wanita tidak ketinggalan. Inikah jang dikatakan emansipasi? Tapi emansipasi di Amerika dan Eropah tidak begitu kelihatannja. Dalam pergaulan sadja sudah kelihatan perbedaannja. Di Barat seolah{{2}} wanita itu disandjung dan dimuliakan, tapi dibikin{{2}}, sedang pada hakekatnja wanita itu tidak terhormat. Orang lain sadja jang pura{{2}} menghormati dan memuliakan, bukan mulia dan terhormat '''karena dan oleh wanita sendiri'''......... Wanita di Tiongkok lain, karena dalam melakukan pekerdjaannja setiap hari, barangkali lupa bahwa ia wanita, sebab kita lihat dari sikapnja, begitu. Dari pihak lelaki begitu pula, tidak nampak oleh kita sikap jang menundjukkan bahwa ia berhadapan dengan wanita. Biasa sadja. Sehingga pada suatu kali, sdr. Armijn Pane bilang pada saja: Apa orang disini tidak mengenal keindahan dan romantiek ! Apa terhadap wanita djuga orang harus zakelijk sadja !
Memang kelihatannja begitu. Pihak wanita sendiri hanja bersikap zakelijk sadja. Mungkin ada kalanja untuk romantiek dll. tapi itu ada waktunja, rupanja. Ditaman bunga kita lihat djuga orang berpasang-an, tapi tidak pula menarik perhatian istimewa. Biasa sadja kelihatannja semua.
Soal wanita, tempat wanita, kedudukan wanita dsb. adalah soal lama dan soal besar. Nampaknja di Tiongkok orang sudah mulai mentjari penjelesaiannja dan dalam hal itu, wanita sendiri jang memegang peranan terpenting.. Artinja adanja perbedaan sekse antara laki{{2}} dan perempuan tidak dan djangan sampai menimbulkan hal{{2}} jang mengganggu perasaan, mengganggu ketertiban dan djalannja serta harmoninja pergaulan hidup. Bahwa soal ini mendjadi perhatian istimewa, terbukti dari adanja salah satu pertundjukan (exhibition) jang melulu memperlihatkan perhubungan antara laki{{2}} dan perempuan, dalam masjarakat, dalam rumah tangga, dalam perkawinan, antara anak dan orang tua, atau antara mertua dengan menantu dsb. Djuga peranan wanita dalam pemeliharaan anak, kewadjiban laki{{2}} dalam rumah tangga, kewadjiban wanita dalam masjarakat. Bahwa soal wanita itu sudah terpetjahkan di Tiongkok, tidak dapat kita mengatakan, akan tetapi dalam praktek dan kehidupan masjarakat sehari{{2}}, nampaknja sudah dimulai mentjari pemetjahan itu. Jang nampak dari luar ialah, bahwa dalam bekerdja atau dinas, wanita itu sama sadja pakaiannja dengan laki{{2}}, tjelana, djas tutup dan malah ada jang pakai pet. Hanja rambutnja tetap pandjang, lebih pandjang dari laki{{2}} dan leher badjunja kadang{{2}} dihiasi putih.<noinclude>
{{rh|130}}</noinclude>
7r0sd99i8frgoj7nuwmx4ss97c4jy0e
297548
297533
2026-06-09T09:19:38Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297548
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>Dalam pikiran kita terbajang....... kalau begini sikap dan laku tentara, semua orang bersedia mati untuk membela kepentingan nusa dan bangsa......... Kereta api djalan terus, dengan tidak kita sadari.
Didalam tentara banjak djuga wanita. Jang mengikuti Long March jang terkenal itu djuga banjak wanita, dan banjak djatuh ditengah djalan, tapi jang sampai djuga ada. Kalau tak salah kira{{2}} 20 orang wanita lebih jang telah lulus dalam „udjian Long March”.
Dimana sadja kita lihat ada wanita, mulai dari pemerintah pusat sampai kedesa{{2}}, kaum wanita tidak ketinggalan. Inikah jang dikatakan emansipasi? Tapi emansipasi di Amerika dan Eropah tidak begitu kelihatannja. Dalam pergaulan sadja sudah kelihatan perbedaannja. Di Barat seolah{{2}} wanita itu disandjung dan dimuliakan, tapi dibikin{{2}}, sedang pada hakekatnja wanita itu tidak terhormat. Orang lain sadja jang pura{{2}} menghormati dan memuliakan, bukan mulia dan terhormat '''karena dan oleh wanita sendiri'''......... Wanita di Tiongkok lain, karena dalam melakukan pekerdjaannja setiap hari, barangkali lupa bahwa ia wanita, sebab kita lihat dari sikapnja, begitu. Dari pihak lelaki begitu pula, tidak nampak oleh kita sikap jang menundjukkan bahwa ia berhadapan dengan wanita. Biasa sadja. Sehingga pada suatu kali, sdr. Armijn Pane bilang pada saja: Apa orang disini tidak mengenal keindahan dan romantiek ! Apa terhadap wanita djuga orang harus zakelijk sadja !
Memang kelihatannja begitu. Pihak wanita sendiri hanja bersikap zakelijk sadja. Mungkin ada kalanja untuk romantiek dll. tapi itu ada waktunja, rupanja. Ditaman bunga kita lihat djuga orang berpasang-an, tapi tidak pula menarik perhatian istimewa. Biasa sadja kelihatannja semua.
Soal wanita, tempat wanita, kedudukan wanita dsb. adalah soal lama dan soal besar. Nampaknja di Tiongkok orang sudah mulai mentjari penjelesaiannja dan dalam hal itu, wanita sendiri jang memegang peranan terpenting.. Artinja adanja perbedaan sekse antara laki{{2}} dan perempuan tidak dan djangan sampai menimbulkan hal{{2}} jang mengganggu perasaan, mengganggu ketertiban dan djalannja serta harmoninja pergaulan hidup. Bahwa soal ini mendjadi perhatian istimewa, terbukti dari adanja salah satu pertundjukan (exhibition) jang melulu memperlihatkan perhubungan antara laki{{2}} dan perempuan, dalam masjarakat, dalam rumah tangga, dalam perkawinan, antara anak dan orang tua, atau antara mertua dengan menantu dsb. Djuga peranan wanita dalam pemeliharaan anak, kewadjiban laki{{2}} dalam rumah tangga, kewadjiban wanita dalam masjarakat. Bahwa soal wanita itu sudah terpetjahkan di Tiongkok, tidak dapat kita mengatakan, akan tetapi dalam praktek dan kehidupan masjarakat sehari{{2}}, nampaknja sudah dimulai mentjari pemetjahan itu. Jang nampak dari luar ialah, bahwa dalam bekerdja atau dinas, wanita itu sama sadja pakaiannja dengan laki{{2}}, tjelana, djas tutup dan malah ada jang pakai pet. Hanja rambutnja tetap pandjang, lebih pandjang dari laki{{2}} dan leher badjunja kadang{{2}} dihiasi putih.<noinclude>
{{rh|130}}</noinclude>
rjzigbhf2nhqy1y2wcm4j0vhzg9c1gu
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/132
104
105392
297534
2026-06-09T08:23:13Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297534
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Soal lain lagi ialah soal orang{{2}} miskin. Pun ini mendjadi perhatian istimewa dan umumnja orang miskin dan jang melakukan kedjahatan ketjil{{2}} itu, dipelihara dalam Pendidikan Buruh (Labour Education). Kalau masih anak, dimasukkan dalam Pemeliharaan Anak Jatim (Orphanage). Bila kita memperhatikan tjaranja, kesungguhan dan kesabaran pengurus dalam memelihara dan mendidik orang{{2}} jang terlantar itu (jang sering disebut dengan istilah sampah masjarakat) maka tergambarlah keichlasan hati jang melimpah{{2}} dalam menjantuni orang jang tidak berdaja. Pekerdjaan seperti ini biasanja sukar dan berat, tapi melihat praktek di Tiongkok itu, pertjajalah kita bahwa usaha mereka akan berhasil, tidak beda mereka seperti memelihara anak sendiri dan mendidik saudara dan keluarga sendiri dan nistjaja dalam tempo jang tidak lama keadilan sosial jang tidak digembar-gemborkan di Tiongkok, tapi diperbuat dan dikerdjakan sehari-hari, nistjajalah akan terasa dan dapat dialami oleh seluruh anggauta masjarakat sampai dan terutama jang dibawah.
Kepintjangan dalam masjarakat adalah seperti luka dan penjakit jang menular, karena itu harus lekas disembuhkan dan dibasmi. Sebaliknja keadilan sosial, bila telah terasa dan dialami oleh seluruh anggauta masjarakat dalam satu bangsa atau negara sampai kelapisan jang paling bawah, maka itu adalah akan mendjadi pokok dan modal, mendjadi tiang teras dan tonggak besar tempat bersandarnja masjarakat itu, kokoh dan kuat menghadapi segala tjobaan dan angin taufan jang sering mengamuk dari masa kemasa, menumbangkan masjarakat jang sudah lapuk, berpenjakit, penuh kepintjangan dan ketidak adilan, penuh kezaliman dan perbuatan haram jang munafik. Ini adalah bukti sedjarah jang djadi pedoman dan dipedoman: di Tiongkok.
Membuat revolusi bukanlah berarti berlala{{2}}, dengan begitu menanti saat agar ditumbangkan pula oleh revolusi lain, tapi gunanja berrevolusi adalah untuk mewudjudkan perubahan dan perbaikan, merombak apa jang dirasa selama ini tidak baik, tidak adil dsb. dan menggantikannja dengan jang lebih baik, jang lebih adil dan lebih sesuai dengan perasaan dan anggapan anggauta masjarakat jang terbanjak, jang akan mendjadi pendukung dan pendorong serta pembela dari keadaan baru jang diidam-idamkan itu.
Sudah dapatkah Tiongkok Baru sekarang ini, memperoleh pendukung, pentjipta dan pembela dari keadaan dan susunan baru jang ditjita-tjitakannja? Setelah melihat dan mengetahui apa{{2}} jang telah dikerdjakan tjara mengerdjakan dan maksud mengerdjakannja semua usaha besar ketjil, jang ada dan harus ada dalam sesuatu masjarakat jang berkemadjuan, maka setidak-tidaknjalah kita akan boleh mengatakan bahwa Tiongkok Baru ini akan dapat terus merdeka, karena ia mau merdeka, berani merdeka, pandai merdeka dan sanggup merdeka, sungguhpun dengan susah pajah dan kerdja mati-matian. Berakit{{2}} kehulu, Berenang{{2}} ketepian, Bersakit{{2}} dahulu, Bersenang{{2}} nanti kemudian.........<noinclude>
{{rh|||131}}</noinclude>
5sntbupaq435fys7yfx7m14jypumc9t
297547
297534
2026-06-09T09:18:33Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297547
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>Soal lain lagi ialah soal orang{{2}} miskin. Pun ini mendjadi perhatian istimewa dan umumnja orang miskin dan jang melakukan kedjahatan ketjil{{2}} itu, dipelihara dalam Pendidikan Buruh (Labour Education). Kalau masih anak, dimasukkan dalam Pemeliharaan Anak Jatim (Orphanage). Bila kita memperhatikan tjaranja, kesungguhan dan kesabaran pengurus dalam memelihara dan mendidik orang{{2}} jang terlantar itu (jang sering disebut dengan istilah sampah masjarakat) maka tergambarlah keichlasan hati jang melimpah{{2}} dalam menjantuni orang jang tidak berdaja. Pekerdjaan seperti ini biasanja sukar dan berat, tapi melihat praktek di Tiongkok itu, pertjajalah kita bahwa usaha mereka akan berhasil, tidak beda mereka seperti memelihara anak sendiri dan mendidik saudara dan keluarga sendiri dan nistjaja dalam tempo jang tidak lama keadilan sosial jang tidak digembar-gemborkan di Tiongkok, tapi diperbuat dan dikerdjakan sehari-hari, nistjajalah akan terasa dan dapat dialami oleh seluruh anggauta masjarakat sampai dan terutama jang dibawah.
Kepintjangan dalam masjarakat adalah seperti luka dan penjakit jang menular, karena itu harus lekas disembuhkan dan dibasmi. Sebaliknja keadilan sosial, bila telah terasa dan dialami oleh seluruh anggauta masjarakat dalam satu bangsa atau negara sampai kelapisan jang paling bawah, maka itu adalah akan mendjadi pokok dan modal, mendjadi tiang teras dan tonggak besar tempat bersandarnja masjarakat itu, kokoh dan kuat menghadapi segala tjobaan dan angin taufan jang sering mengamuk dari masa kemasa, menumbangkan masjarakat jang sudah lapuk, berpenjakit, penuh kepintjangan dan ketidak adilan, penuh kezaliman dan perbuatan haram jang munafik. Ini adalah bukti sedjarah jang djadi pedoman dan dipedoman: di Tiongkok.
Membuat revolusi bukanlah berarti berlala{{2}}, dengan begitu menanti saat agar ditumbangkan pula oleh revolusi lain, tapi gunanja berrevolusi adalah untuk mewudjudkan perubahan dan perbaikan, merombak apa jang dirasa selama ini tidak baik, tidak adil dsb. dan menggantikannja dengan jang lebih baik, jang lebih adil dan lebih sesuai dengan perasaan dan anggapan anggauta masjarakat jang terbanjak, jang akan mendjadi pendukung dan pendorong serta pembela dari keadaan baru jang diidam-idamkan itu.
Sudah dapatkah Tiongkok Baru sekarang ini, memperoleh pendukung, pentjipta dan pembela dari keadaan dan susunan baru jang ditjita-tjitakannja? Setelah melihat dan mengetahui apa{{2}} jang telah dikerdjakan tjara mengerdjakan dan maksud mengerdjakannja semua usaha besar ketjil, jang ada dan harus ada dalam sesuatu masjarakat jang berkemadjuan, maka setidak-tidaknjalah kita akan boleh mengatakan bahwa Tiongkok Baru ini akan dapat terus merdeka, karena ia mau merdeka, berani merdeka, pandai merdeka dan sanggup merdeka, sungguhpun dengan susah pajah dan kerdja mati-matian. Berakit{{2}} kehulu, Berenang{{2}} ketepian, Bersakit{{2}} dahulu, Bersenang{{2}} nanti kemudian.........<noinclude>
{{rh|||131}}</noinclude>
g99azheulx7ngqlbrb4137x8fa802l4
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/133
104
105393
297535
2026-06-09T08:25:28Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297535
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>Berbahagialah rakjat Tiongkok mempunjai pemimpin{{2}} jang djudjur dan tulus ichlas, jang memandang kewadjiban berat sekarang ini sebagai tugas hidupnja, panggilan djiwanja menurut suara hatinja, tulus ichlas mengabdikan dirinja dan menjerahkan hidupnja untuk kepentingan dan kebahagiaan Sang Rakjat jang ditjintai jang ratusan djuta banjaknja, terumbang-ambing hidupnja berabad-abad lamanja dimasa lampau.
Mengangkat deradjat ummat dari kehinaan ketingkat kemuliaan memang bukan pekerdjaan mudah, tapi mahaberat. Karena itu amat mulia disisi Tuhan. Tapi djarang disanggupi orang.
Karena itulah maka sukar betul untuk mentjari orang{{2}} jang mulia disisi Tuhan itu, sekalipun banjak diantara manusia jang hidup sekarang dikatakan atau dipanggilkan dengan berbagai matjam kata{{2}} jang terhormat seperti : Jang Mulia, Jang Amat Mulia, Paduka Jang Mulia d.s.b., itu bukanlah berarti bahwa orang jang dimaksudkan itu telah mulia disisi Tuhan, tidak, melainkan kebanjakan malahan djustru diberikan kata{{2}} itu pada mereka, adalah dengan maksud untuk menjembunjikan kekotoran djiwa dan kerendahan moral dan kelakuan buruk daripada orang{{2}} jang diberi gelaran baik{{2}} itu. Dunia memang masih penuh dengan tipuan dan kepalsuan jang menjesatkan orang banjak, sehingga kadang{{2}} lama sekali orang harus menanti agar tabir jang menjelimuti kekotoran dan kepalsuan itu tersingkap dan biasanja untuk menjingkapkannja perlulah tindakan radikal jang berwudjud perbuatan spontan dan njata dari mereka jang berdjumlah besar, setelah insjaf akan tipuan dan kepalsuan jang memperdaja dan mengumbang-ambingkan nasib mereka selama ini. Entah itulah barangkali jang dinamakan revolusi, dan kalau begitu revolusi akan masih datang terus, selama kepintjangan dan kedzaliman serta kepalsuan dan penipuan meradjalela. Ditengah{{2}} rakjat, membikin kutjar-katjir hidupnja rakjat. Tidak dapat dipisahkan dari djalannja sedjarah, djalan sedjarah jang tidak boleh tidak, pasti menudju kepada neratja keadilan Tuhan, kalau perlu dengan mengambil korban jang tidak sedikit, sampai tertjapai satu kebulatan jang bebas, sama rasa dan sama kewadjiban.
Dari djalan dan hukum sedjarah itu tidak satu bangsapun diatas dunia jang bisa melepaskan diri, hanja sadja, satu dan lain ada jang terdahulu dan ada jang terkemudian, sebabnja ialah karena faktor{{2}} jang ada didalam sesuatu bangsa dan negara itu tidak sama, begitu djuga perdjalanan jang telah ditempuhnja (sedjarahnja) tidak sama pandjang dan lamanja. Tapi achirnja, semuanja akan menudju kepada jang satu itu djua, jaitu jang haq, jang benar dan jang diizinkan dan diridhai oleh Tuhan adanja dan beradanja. Hutang dibajar dan piutang diterima. Tidak ada jang hilang. Selalu lengkap dan harus lengkap, tetap satu, Esa. Mudah{{2}}an manusia bertambah insjaf mendekatinja, sekalipun sukar, maha sulit, lebih{{2}} karena banjaknja godaan jang untuk gampangnja dinamakan sadja iblis dan sjeithan. Jang tidak sanggup melawannja akan djatuh, tersiksa dan menderita terus. Siksaan dan penderitaan itulah<noinclude>
{{rh|132}}</noinclude>
4sidt3y1jlrfr6rctulsxk18hfxbdav
297546
297535
2026-06-09T09:17:48Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297546
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>Berbahagialah rakjat Tiongkok mempunjai pemimpin{{2}} jang djudjur dan tulus ichlas, jang memandang kewadjiban berat sekarang ini sebagai tugas hidupnja, panggilan djiwanja menurut suara hatinja, tulus ichlas mengabdikan dirinja dan menjerahkan hidupnja untuk kepentingan dan kebahagiaan Sang Rakjat jang ditjintai jang ratusan djuta banjaknja, terumbang-ambing hidupnja berabad-abad lamanja dimasa lampau.
Mengangkat deradjat ummat dari kehinaan ketingkat kemuliaan memang bukan pekerdjaan mudah, tapi mahaberat. Karena itu amat mulia disisi Tuhan. Tapi djarang disanggupi orang.
Karena itulah maka sukar betul untuk mentjari orang{{2}} jang mulia disisi Tuhan itu, sekalipun banjak diantara manusia jang hidup sekarang dikatakan atau dipanggilkan dengan berbagai matjam kata{{2}} jang terhormat seperti : Jang Mulia, Jang Amat Mulia, Paduka Jang Mulia d.s.b., itu bukanlah berarti bahwa orang jang dimaksudkan itu telah mulia disisi Tuhan, tidak, melainkan kebanjakan malahan djustru diberikan kata{{2}} itu pada mereka, adalah dengan maksud untuk menjembunjikan kekotoran djiwa dan kerendahan moral dan kelakuan buruk daripada orang{{2}} jang diberi gelaran baik{{2}} itu. Dunia memang masih penuh dengan tipuan dan kepalsuan jang menjesatkan orang banjak, sehingga kadang{{2}} lama sekali orang harus menanti agar tabir jang menjelimuti kekotoran dan kepalsuan itu tersingkap dan biasanja untuk menjingkapkannja perlulah tindakan radikal jang berwudjud perbuatan spontan dan njata dari mereka jang berdjumlah besar, setelah insjaf akan tipuan dan kepalsuan jang memperdaja dan mengumbang-ambingkan nasib mereka selama ini. Entah itulah barangkali jang dinamakan revolusi, dan kalau begitu revolusi akan masih datang terus, selama kepintjangan dan kedzaliman serta kepalsuan dan penipuan meradjalela. Ditengah{{2}} rakjat, membikin kutjar-katjir hidupnja rakjat. Tidak dapat dipisahkan dari djalannja sedjarah, djalan sedjarah jang tidak boleh tidak, pasti menudju kepada neratja keadilan Tuhan, kalau perlu dengan mengambil korban jang tidak sedikit, sampai tertjapai satu kebulatan jang bebas, sama rasa dan sama kewadjiban.
Dari djalan dan hukum sedjarah itu tidak satu bangsapun diatas dunia jang bisa melepaskan diri, hanja sadja, satu dan lain ada jang terdahulu dan ada jang terkemudian, sebabnja ialah karena faktor{{2}} jang ada didalam sesuatu bangsa dan negara itu tidak sama, begitu djuga perdjalanan jang telah ditempuhnja (sedjarahnja) tidak sama pandjang dan lamanja. Tapi achirnja, semuanja akan menudju kepada jang satu itu djua, jaitu jang haq, jang benar dan jang diizinkan dan diridhai oleh Tuhan adanja dan beradanja. Hutang dibajar dan piutang diterima. Tidak ada jang hilang. Selalu lengkap dan harus lengkap, tetap satu, Esa. Mudah{{2}}an manusia bertambah insjaf mendekatinja, sekalipun sukar, maha sulit, lebih{{2}} karena banjaknja godaan jang untuk gampangnja dinamakan sadja iblis dan sjeithan. Jang tidak sanggup melawannja akan djatuh, tersiksa dan menderita terus. Siksaan dan penderitaan itulah<noinclude>
{{rh|132}}</noinclude>
pi9626nx0v82mthe3c596mn1ds8x9cz
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/134
104
105394
297536
2026-06-09T08:33:48Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297536
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>jang hendak dilemparkan djauh-djauh dan dikuburkan buat selamanja oleh seluruh rakjat, djangan berulang lagi di Tiongkok Merdeka. Sekali merdeka akan tetaplah merdeka, karena seluruh rakjat mau merdeka, sanggup merdeka dan pandai merdeka. Berkat latihan dan pengalaman-pengalaman pahit jang telah dideritanja dimasa jang lampau. Persis seperti kata orang-orang pandai: Bila penderitaan telah memuntjak tinggi ketawalah, sebab suatu tanda bahwa perobahan sudah dekat.
Hanja sadja pertolongan itu djangan ditjari pada orang asing, melainkan tjarilah didalam diri dan tubuh sendiri, dengan pikiran dan tenaga sendiri. Nasibmu berobah hanja karena dan oleh kamu djua. Inilah jang diperbuat dan dilaksanakan oleh Tiongkok sekarang. Semoga mendjadi suri tauladan bagi jang lain-lain, jang belum sampai kedjalan dan tingkatan itu.
{{c|'''Tammat.'''}}
{{Missing image}}
<small>Para delegasi mengundjungí Kindergarten, pemeliharaan anak² di Shanghai. Badan² seperti ini, jang diurus oleh organisasi wanita dan ada jang dibantu oleh Pemerintah, banjak sekali terdapat di Tiongkok. Anak² boleh tinggal disana, mulai Senin pagi sampai Sabtu sore. Djadi 2 malam dalam seminggu anak itu bersama orang tuanja. Keadaan ini banjak sekali membantu bagi para kaum ibu jang bekerdja diberbagai djabatan atau perusahaan atau bekerdja untuk umum dalam organisasi atau partai.</small><noinclude>
{{rh|||133}}</noinclude>
kr8wp15zq56ojuisbvt4s7xid2uzkn8
297545
297536
2026-06-09T09:16:33Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297545
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>jang hendak dilemparkan djauh-djauh dan dikuburkan buat selamanja oleh seluruh rakjat, djangan berulang lagi di Tiongkok Merdeka. Sekali merdeka akan tetaplah merdeka, karena seluruh rakjat mau merdeka, sanggup merdeka dan pandai merdeka. Berkat latihan dan pengalaman-pengalaman pahit jang telah dideritanja dimasa jang lampau. Persis seperti kata orang-orang pandai: Bila penderitaan telah memuntjak tinggi ketawalah, sebab suatu tanda bahwa perobahan sudah dekat.
Hanja sadja pertolongan itu djangan ditjari pada orang asing, melainkan tjarilah didalam diri dan tubuh sendiri, dengan pikiran dan tenaga sendiri. Nasibmu berobah hanja karena dan oleh kamu djua. Inilah jang diperbuat dan dilaksanakan oleh Tiongkok sekarang. Semoga mendjadi suri tauladan bagi jang lain-lain, jang belum sampai kedjalan dan tingkatan itu.
{{c|'''Tammat.'''}}
{{Missing image}}
<small>Para delegasi mengundjungí Kindergarten, pemeliharaan anak² di Shanghai. Badan² seperti ini, jang diurus oleh organisasi wanita dan ada jang dibantu oleh Pemerintah, banjak sekali terdapat di Tiongkok. Anak² boleh tinggal disana, mulai Senin pagi sampai Sabtu sore. Djadi 2 malam dalam seminggu anak itu bersama orang tuanja. Keadaan ini banjak sekali membantu bagi para kaum ibu jang bekerdja diberbagai djabatan atau perusahaan atau bekerdja untuk umum dalam organisasi atau partai.</small><noinclude>
{{rh|||133}}</noinclude>
sqobdfsph6mfou5802n20mn1zla1byl
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/135
104
105395
297537
2026-06-09T08:34:56Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297537
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
'''LAMPIRAN:'''
'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''
'''DARI'''
'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
== BAGIAN I ==
<center>
'''DASAR UMUM'''
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
== BAGIAN II ==
<center>
'''PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH'''
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat<sup>2</sup> pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
j39d0kt0ku9qqh4zodvs02xp8ux2ddt
297538
297537
2026-06-09T08:36:06Z
Link PB
26772
297538
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
'''LAMPIRAN:'''
<big><big>'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''</big></big><br>
'''DARI'''<br>
<big><big>'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''</big></big><br>
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
BAGIAN I
<center>
'''DASAR UMUM'''
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
BAGIAN II
<center>
'''PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH'''
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat<sup>2</sup> pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
qc9w6iyzhtrfkv4ww5ynouy2hgjs9tu
297539
297538
2026-06-09T08:36:56Z
Link PB
26772
297539
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
'''LAMPIRAN:'''
<big><big>'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''</big></big><br>
'''DARI'''<br>
<big><big>'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''</big></big><br>
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
<center>
'''BAGIAN I'''
'''DASAR UMUM'''
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
<center>
'''BAGIAN II'''
'''PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH'''
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat{{2}} pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
s0qvhpm9rttoazjqkkp3z9ilvadiuo4
297540
297539
2026-06-09T08:37:35Z
Link PB
26772
297540
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center>
'''LAMPIRAN:'''
<big><big>'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''</big></big><br>
<big>DARI</big><br>
<big><big>'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''</big></big><br>
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
<center>
'''BAGIAN I'''
DASAR UMUM
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
<center>
'''BAGIAN II'''
PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat{{2}} pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
rwqoy4vbkk7lii9vadbzzpvmo4sksh8
297541
297540
2026-06-09T08:38:05Z
Link PB
26772
297541
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{u|'''LAMPIRAN:'''}}
<center>
<big><big>'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''</big></big><br>
<big>DARI</big><br>
<big><big>'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''</big></big><br>
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
<center>
'''BAGIAN I'''
DASAR UMUM
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
<center>
'''BAGIAN II'''
PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat{{2}} pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
dza3ccqjg8jlc4hr9srqt707hht9haf
297544
297541
2026-06-09T09:15:17Z
Ars-arsa
26526
/* Validated */
297544
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="4" user="Ars-arsa" /></noinclude>{{u|'''LAMPIRAN:'''}}
<center>
<big><big>'''UNDANG-UNDANG PEROBAHAN TANAH'''</big></big><br>
<big>DARI</big><br>
<big><big>'''REPUBLIK RAKJAT TIONGKOK'''</big></big><br>
[Diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat pada tanggal 30 Djuni, 1950]
</center>
<center>
'''BAGIAN I'''
DASAR UMUM
'''Fasal 1'''
</center>
Tjara memiliki hak tanah oleh kelas tuan-tanah jang bersifat penghisapan feodal harus dihapuskan, dan tjara memiliki hak tanah oleh petani harus dilaksanakan, untuk membebaskan tenaga produksi pertanian didesa, dan memperkembangkan usaha penghasilan pertanian, guna membuka djalan untuk industrialisasi Tiongkok Baru.
<center>
'''BAGIAN II'''
PENSITAAN DAN PEMUNGUTAN TANAH
'''Fasal 2'''
</center>
Tanah, ternak, alat{{2}} pertanian serta bahan makanan dan rumah tuan-tanah jang berkelebihan dalam desa harus disita, tetapi harta benda mereka jang lain tidak disita.<noinclude>
{{rh|||1}}</noinclude>
qcus4cx2x61c9ul74se3m4wv7wo9p39
Indeks:See siang kie atawa Peringetan di kamar Barat.pdf
102
105396
297553
2026-06-09T11:54:57Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297553
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=See siang kie atawa Peringetan di kamar Barat
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=Ong Sit Pouw
|Co-author1=Rosita
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Hahn & Co.
|Address=Soerabaia
|Printer=
|Year=1935
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
thtagsrulonkzjp3rlap6ixsonp9ooc