Wikisumber
idwikisource
https://id.wikisource.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.6
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikisumber
Pembicaraan Wikisumber
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
Pengarang
Pembicaraan Pengarang
Indeks
Pembicaraan Indeks
Halaman
Pembicaraan Halaman
Portal
Pembicaraan Portal
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/5
104
105403
297566
2026-06-10T12:53:10Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
297566
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||- 6 - }}</noinclude>{{hwe|but|tersebut}} lebih dahulu. Dengan tak ada hak untuk melawan penindasan, kemerdekaan akan diabaikan, hak milik akan terganggu, keamanan akan lenjap. Oleh karena itu hak melawan penindasan inilah jang mendjadi pendjamin hak<small><sup>2</small></sup> asasi manusia jang lain dan hak ini dapat dianggap sebagai suatu „remedial law” jang dipergunakan sewaktu<small><sup>2</small></sup> dirasa perlu oleh sesuatu masjarakat.
Hukum Islam mendjamin hak melawan penindasan ini. Dalam Al Qurän ditjantumkan: „''Diizinkan mengangkat sendjata atas nama Allah bagi mereka jang ditindas''”.
Dan kalau kita tindjau segala revolusi jang terpenting jang telah terdjadi didunia ''a posteriori'' kita akan mendapat kesimpulan bahwa semua revolusi itu pada hakekatnja adalah perlawanan jang sah terhadap penindasan.
Demikian pulalah Revolusi Desember 1945 jang telah terdjadi di Atjeh jang tidak banjak diketahui diluar karena kesukaran<small><sup>2</small></sup> perhubungan pada waktu itu.
Revolusi Desember 1945 telah terdjadi di Atjeh oleh karena kaum Uleebalang telah berchianat kepada nusa dan bangsa dan oleh karena mereka telah memperkosa hak<small><sup>2</small></sup> asasi manusia.
Mereka tidak mengakui dan mengadakan tindakan<small><sup>2</small></sup> permusuhan terhadap pemerintah Republik Indonesia didaerah Atjeh. Dan achirnja dengan kekerasan sendjata mereka telah menindas rakjat umum jang menghendaki kemerdekaan tanah airnja, merampas kemerdekaannja merebut hak miliknja, membakar<noinclude></noinclude>
m9ulihhycp9zttpgtmko2ipd5f9kvoi
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/6
104
105404
297567
2026-06-10T13:00:43Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
297567
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||- 7 -}}</noinclude>rumah<small><sup>2</small></sup>nja, dan dengan demikian lenjaplah keamanan dan hilanglah hak asasi manusia.
Ultimatum atau peringatan terachir jang dikeluarkan oleh pemerintah Republik Indonesia Daerah Atjeh pada tanggal 8 1-1946 supaja mereka menghentikan terrornja terhadap rakjat jang tiada bersalah itu tidak diatjuhkan oleh kaum pengchianat ini.
Achirnja Komite Nasional Indonesia daerah Atjeh jang mendjadi Dewan Perwakilan Rakjat dalam masa itu menjatakan keputusannja bahwa kaum Uleebalang jang mengadakan gerakan terrorisme itu adalah pengchianat tanah air jang harus dibasmi.
Pada waktu itu Pemerintah dan rakjat tak dapat berbuat lain, selain mempergunakan „remedial law”, hak melawan penindasan” (''la resistance a l’ oppression''), karena kaum Uleebalang dengan segala alat sendjatanja telah
mendjadi penindas dan terrorist terhadap rakjat dan Pemerintah Republik Indonesia
jang sah.
Revolusi Desember ’45 atau pembasmian pengchianat ini baru selesai pada tanggal 13 Januari ’46 jaitu dengan djatuhnja kota Lammeulo (sekarang ditukar namanja djadi Kotabakti, karena disinilah rakjat Atjeh telah memperlihatkan baktinja jang pertama<small><sup>2</small></sup> kepada Republik Indonesia) jang mendjadi pusat dari segala kegiatan politik dan militer pengchianat itu.
Sesudah anasir<small><sup>2</small></sup> pengchianat, penindas dan terrorist ini dibersihkan barulah di Atjeh dapat berdiri suatu pemerintahan Republik Indonesia<noinclude></noinclude>
q543sv1zgsb9pd4y0z3exiwnwonmert
Indeks:Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 2).pdf
102
105405
297568
2026-06-10T14:26:41Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297568
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 2).pdf
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Goan Hong
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1902
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
ev58bug3lpfoxzaofdnxod26z53aapc
Indeks:Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 3).pdf
102
105406
297569
2026-06-10T14:28:48Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297569
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 2)
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Goan Hong
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1902
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
e25ycbf9l8rxpqpq2xwck7jqkw1fx8t
Indeks:Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 6).pdf
102
105407
297570
2026-06-10T14:53:24Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297570
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 6).pdf
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Goan Hong
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1902
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
5hwbk1b7flpti5n0145iovp8dhxftcn
Indeks:Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 5).pdf
102
105408
297571
2026-06-10T14:54:08Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297571
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 5).pdf
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=Goan Hong
|Address=Batavia
|Printer=
|Year=1902
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
qd2r4yx0vb7wbnpcucrwxtqae4snkxm
Indeks:Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 4).pdf
102
105409
297572
2026-06-10T14:54:30Z
Ars-arsa
26526
←Membuat halaman berisi ''
297572
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=book
|wikidata_item=
|Title=Tjerita Tek Tjeng Peng Lam (seri 4).pdf
|Subtitle=
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=X
|Pages=<pagelist />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
5gxld7hekpjki6eqo8396jtujtvqf9j
Halaman:Revolusi Desember '45 Di Atjeh.pdf/7
104
105410
297573
2026-06-10T16:05:12Z
Moel81
25980
/* Telah diuji baca */
297573
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Moel81" />{{rh||- 8 -}}</noinclude>jang kuat jang dapat menjelamatkan daerah Atjeh dari tjengk raman Belanda dalam dua kali agressinja bahkan lebih dari itu telah dapat mendjadikan daerah ini modal perdjuangan bagi Republik dalam menempuh masa perdjuangan jang sesukar<small><sup>2</small></sup>nja.
{{rule|width=8em}}<noinclude></noinclude>
3j1fhvmyxzomihswngc7nvr5y7c4kjt
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/136
104
105411
297574
2026-06-11T01:04:25Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297574
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 3'''}}
Tanah{{2}} milik klenteng nenek-mojang, tjandi, tempat{{2}} pendeta, geredja, sekolah dan organisasi{{2}} serta tanah umum lainnja dalam desa harus dipungut (diambil). Tetapi terhadap usaha{{2}} rumah sekolah, rumah anak jatim-piatu, rumah pemeliharaan orang jang berusia landjut dan rumah sakit dll., jang hidupnja bergantung pada pendapatan dari tanah tersebut, pemerintah rakjat daerah harus mengambil tindakan jang bidjaksana dalam menjelesaikan beajandja.
Dengan persetudjuan kaum muslimin jang bertempat dimana ada mesdjid, maka tanah{{2}} kepunjaan mesdjid dapat dibiarkan menurut keadaan.
{{c|'''Fasal 4'''}}
Perindustrian dan perniagaan harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Perusahaan perindustrian dan perniagaan jang diusahakan oleh tuan-tanah serta tanah dan harta benda mereka jang langsung digunakan untuk perusahaan perindustrian dan perniagaan tidak boleh disita. Didalam menista tanah feodal dan harta benda lainnja, tidak diperkenakan mengganggu perindustrian dan perniagaan.Tanah dan perumahan tani didesa kepunjaan kaum pengusaha industri dan kaum pedagang harus dipungut, tetapi harta benda mereka lainnja didesa dan perusahaan jang sjah harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 5'''}}
Anggauta tentara repolusioner, keluarga pahlawan-gugur, buruh, pegawai, pekerdja merdeka, pendjadja (pedagang berkelilling) dan lainnja jang menjewakan tanah sebagian ketjil karena terikat dalam pekerdjaan lain atau karena kekurangan tenagakerdja tidak dimasukkan dalam golongan tuan-tanah. Djika djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi 200% dari djumlah tanah kepunjaan rata{{2}} setiap orang didaerah itu, maka tidak akan disinggung (umpamanja, djika djumlah tanah rata{{2}} setiap orang dua<noinclude>
{{rh|||2}}</noinclude>
csfzj5qm2jtqfnzayrgoluuvba5pez1
297604
297574
2026-06-11T02:06:14Z
Link PB
26772
297604
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 3'''}}
Tanah{{2}} milik klenteng nenek-mojang, tjandi, tempat{{2}} pendeta, geredja, sekolah dan organisasi{{2}} serta tanah umum lainnja dalam desa harus dipungut (diambil). Tetapi terhadap usaha{{2}} rumah sekolah, rumah anak jatim-piatu, rumah pemeliharaan orang jang berusia landjut dan rumah sakit dll., jang hidupnja bergantung pada pendapatan dari tanah tersebut, pemerintah rakjat daerah harus mengambil tindakan jang bidjaksana dalam menjelesaikan beajandja.
Dengan persetudjuan kaum muslimin jang bertempat dimana ada mesdjid, maka tanah{{2}} kepunjaan mesdjid dapat dibiarkan menurut keadaan.
{{c|'''Fasal 4'''}}
Perindustrian dan perniagaan harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Perusahaan perindustrian dan perniagaan jang diusahakan oleh tuan-tanah serta tanah dan harta benda mereka jang langsung digunakan untuk perusahaan perindustrian dan perniagaan tidak boleh disita. Didalam menista tanah feodal dan harta benda lainnja, tidak diperkenakan mengganggu perindustrian dan perniagaan.Tanah dan perumahan tani didesa kepunjaan kaum pengusaha industri dan kaum pedagang harus dipungut, tetapi harta benda mereka lainnja didesa dan perusahaan jang sjah harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 5'''}}
Anggauta tentara repolusioner, keluarga pahlawan-gugur, buruh, pegawai, pekerdja merdeka, pendjadja (pedagang berkelilling) dan lainnja jang menjewakan tanah sebagian ketjil karena terikat dalam pekerdjaan lain atau karena kekurangan tenagakerdja tidak dimasukkan dalam golongan tuan-tanah. Djika djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi 200% dari djumlah tanah kepunjaan rata{{2}} setiap orang didaerah itu, maka tidak akan disinggung (umpamanja, djika djumlah tanah rata{{2}} setiap orang dua<noinclude>
{{rh|2}}</noinclude>
d3uhllslvjp73zpm0up5t67a1witls4
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/137
104
105412
297575
2026-06-11T01:10:25Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297575
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>,,mou'' *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata² setiap orang tidak melebihi empat ,,mou''). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh² dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang² jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda² perempuan atau laki² jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata² setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing².
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap² gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
q3ikequt2howgp9brtpst9tlm0i0ph2
297576
297575
2026-06-11T01:11:58Z
Link PB
26772
297576
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>"mou" *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi empat 'mou"). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh{{2}} dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang{{2}} jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda{{2}} perempuan atau laki{{2}} jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing{{2}}.
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
8dfkforsyhclrdhxge0yvdq1l8mizve
297577
297576
2026-06-11T01:15:32Z
Link PB
26772
297577
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>"mou" *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi empat 'mou"). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh{{2}} dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang{{2}} jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda{{2}} perempuan atau laki{{2}} jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing{{2}}.
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
----
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
9gh1tkvdrxuwc1v1bjayrmrsbj94awd
297581
297577
2026-06-11T01:24:09Z
Link PB
26772
297581
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>"mou" *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi empat 'mou"). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh{{2}} dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang{{2}} jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda{{2}} perempuan atau laki{{2}} jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing{{2}}.
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
<hr style="width:20%; margin:auto;" />
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
q7wnlag34gwwhmsv0n7gz37q523h5xc
297582
297581
2026-06-11T01:24:58Z
Link PB
26772
297582
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>"mou" *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi empat 'mou"). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh{{2}} dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang{{2}} jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda{{2}} perempuan atau laki{{2}} jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing{{2}}.
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
{{l|<hr style="width:20%; margin:auto;" />}}
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
f7iyu6hnqcj1oix3vihiduegnftarju
297586
297582
2026-06-11T01:34:09Z
Link PB
26772
297586
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>"mou" *) ditempat itu, dan djumlah tanah mereka rata{{2}} setiap orang tidak melebihi empat 'mou"). Djika melebihi perbandingan ini, maka tanah kelebihan itu dapat dipungut. Djika tanah itu sungguh{{2}} dibeli dengan pendapatan dari pekerdjaannja sendiri atau djika orang{{2}} jang usianja sudah landjut hidup sendirian, jatim-piatu, orang tjatjat, djanda{{2}} perempuan atau laki{{2}} jang tidak mampu bekerdja lagi, jang semua hidupnja bergantung dari tanah itu, maka meskipun djumlah tanah kepunjaan mereka rata{{2}} setiap orang melebihi 200%, dapat dibiarkan menurut keadaan mereka masing{{2}}.
{{c|'''Fasal 6'''}}
Tanah kepunjaan tani-kaja jang diusahakan olehnja atau oleh buruh-tani, dan harta benda lainnja harus dilindungi dari tiap{{2}} gangguan.
Tanah sebagian ketjil disewakan oleh tani-kaja tetap tidak disinggung. Tetapi didaerah istimewa jang tertentu, tanah jang disewakan oleh tani-kaja dapat dipungut sebagian atau semua dengan persetudjuan pemerintah rakjat dari tingkatan propinsi atau jang lebih atas.
Djika luas tanah jang disewakan oleh tani-kaja jang bersifat setengah tuan-tanah melebihi tanah jang dikerdjakan olehnja atau oleh buruh-tani, maka tanah jang disewakan harus dipungut.
Tanah jang disewakan oleh tani-kaja harus dibandingkan dengan tanah jang disewa untuk dikerdjakan.
{{c|'''Fasal 7'''}}
Tanah dan harta benda lain kepunjaan tani-sedang (termasuk tani-sedang jang kaja) harus dilindungi dari gangguan.
{{c|'''Fasal 8'''}}
Sesudah dilakukan pembebasan daerah, pemindahan atau pementjaran dengan tjara pendjualan, penggadaian, pemberian atau dengan tjara lain, dari tanah jang me-
----
*) Satu mou adalah 1/16 hektar<noinclude>
{{rh|||3}}</noinclude>
9gh1tkvdrxuwc1v1bjayrmrsbj94awd
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/138
104
105413
297578
2026-06-11T01:16:21Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297578
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>nurut undang² harus disita atau dipungut, adalah tidak sjah. Tanah tersebut harus dimasukkan dalam djumlah tanah jang akan dibagikan kembali. Akan tetapi djika petani jang membeli atau menerima gadai itu menderita kerugian jang agak besar, harus diambil tindakan untuk memberi pengganti jang lajak.
{{c|'''Fasal 9'''}}
Penetapan jang sjah tentang tuan-tanah, tani-kaja, tani-sedang, tani-miskin, buruh-tani dan kelas² lain dalam masjarakat desa akan ditegaskan kemudian.
----
<center>
'''BAGIAN III'''
PEMBAGIAN TANAH
'''Fasal 10'''
</center>
Segala tanah dan alat² produksi lain jang sudah disita atau dipungut, selain jang menurut penetapan undang² ini telah didjadikan milik negara, harus dikuasai oleh serikat tani "sjiang" *), untuk dibagikan dengan tjara sematjam, adil dan lajak kepada tani-miskin jang kekurangan atau tidak mempunjai tanah dan jang tidak mempunjai alat² produksi lain. Kepada tuan-tanah diberikan bagian jang sama, supaja mereka dengan bekerdja sendiri mendapat nafkah untuk hidupnja, dan dengan kerdja dapat merobah diri sendiri.
{{c|'''Fasal 11'''}}
Tanah harus dibagikan dengan melalui "sjiang" atau desa administratif jang sama deradjatnja dengan "sjiang" sebagai kesatuan dan atas dasar pemberian tanah kepada jang mengerdjakan pada waktu itu. Tanah akan dibagikan dengan tjara jang sama menurut djumlah penduduk. Atas dasar pemberian tanah kepada jang
----
*) Sjiang adalah kesatuan administratif jang meliputi beberapa desa.<noinclude>
{{rh|||4}}</noinclude>
8uz5wkjqy1i0ckktyw32clbpsi6swpc
297579
297578
2026-06-11T01:16:50Z
Link PB
26772
297579
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>nurut undang² harus disita atau dipungut, adalah tidak sjah. Tanah tersebut harus dimasukkan dalam djumlah tanah jang akan dibagikan kembali. Akan tetapi djika petani jang membeli atau menerima gadai itu menderita kerugian jang agak besar, harus diambil tindakan untuk memberi pengganti jang lajak.
{{c|'''Fasal 9'''}}
Penetapan jang sjah tentang tuan-tanah, tani-kaja, tani-sedang, tani-miskin, buruh-tani dan kelas² lain dalam masjarakat desa akan ditegaskan kemudian.
<center>
'''BAGIAN III'''
PEMBAGIAN TANAH
'''Fasal 10'''
</center>
Segala tanah dan alat² produksi lain jang sudah disita atau dipungut, selain jang menurut penetapan undang² ini telah didjadikan milik negara, harus dikuasai oleh serikat tani "sjiang" *), untuk dibagikan dengan tjara sematjam, adil dan lajak kepada tani-miskin jang kekurangan atau tidak mempunjai tanah dan jang tidak mempunjai alat² produksi lain. Kepada tuan-tanah diberikan bagian jang sama, supaja mereka dengan bekerdja sendiri mendapat nafkah untuk hidupnja, dan dengan kerdja dapat merobah diri sendiri.
{{c|'''Fasal 11'''}}
Tanah harus dibagikan dengan melalui "sjiang" atau desa administratif jang sama deradjatnja dengan "sjiang" sebagai kesatuan dan atas dasar pemberian tanah kepada jang mengerdjakan pada waktu itu. Tanah akan dibagikan dengan tjara jang sama menurut djumlah penduduk. Atas dasar pemberian tanah kepada jang
----
*) Sjiang adalah kesatuan administratif jang meliputi beberapa desa.<noinclude>
{{rh|||4}}</noinclude>
1sxzqtmtep6exyxhlklvajrb0ybd0n1
297603
297579
2026-06-11T02:05:53Z
Link PB
26772
297603
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>nurut undang² harus disita atau dipungut, adalah tidak sjah. Tanah tersebut harus dimasukkan dalam djumlah tanah jang akan dibagikan kembali. Akan tetapi djika petani jang membeli atau menerima gadai itu menderita kerugian jang agak besar, harus diambil tindakan untuk memberi pengganti jang lajak.
{{c|'''Fasal 9'''}}
Penetapan jang sjah tentang tuan-tanah, tani-kaja, tani-sedang, tani-miskin, buruh-tani dan kelas² lain dalam masjarakat desa akan ditegaskan kemudian.
<center>
'''BAGIAN III'''
PEMBAGIAN TANAH
'''Fasal 10'''
</center>
Segala tanah dan alat² produksi lain jang sudah disita atau dipungut, selain jang menurut penetapan undang² ini telah didjadikan milik negara, harus dikuasai oleh serikat tani "sjiang" *), untuk dibagikan dengan tjara sematjam, adil dan lajak kepada tani-miskin jang kekurangan atau tidak mempunjai tanah dan jang tidak mempunjai alat² produksi lain. Kepada tuan-tanah diberikan bagian jang sama, supaja mereka dengan bekerdja sendiri mendapat nafkah untuk hidupnja, dan dengan kerdja dapat merobah diri sendiri.
{{c|'''Fasal 11'''}}
Tanah harus dibagikan dengan melalui "sjiang" atau desa administratif jang sama deradjatnja dengan "sjiang" sebagai kesatuan dan atas dasar pemberian tanah kepada jang mengerdjakan pada waktu itu. Tanah akan dibagikan dengan tjara jang sama menurut djumlah penduduk. Atas dasar pemberian tanah kepada jang
----
*) Sjiang adalah kesatuan administratif jang meliputi beberapa desa.<noinclude>
{{rh|4}}</noinclude>
km166ky5j55sowvnv4o6u2hixv93z6u
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/139
104
105414
297580
2026-06-11T01:22:21Z
Link PB
26772
/* Belum diuji baca */
297580
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Link PB" /></noinclude>mengerdiakan, milik{{2}} tanah bisa diatur dengan mengingat akan djumlah, baik-buruknja, djauh-dekatnja tanah itu. Tetapi serikat tani kawedanan atau kabupaten dapat mengatur seperlunja antara pelbagai „sjiang" atau desa administratif jang sama deradjatnja dengan „sjiang". Didaerah jang luas dan penduduknja djarang, untuk memudahkan pekerdjaan tjotjok tanah, kesatuan untuk melakukan pembagian tanah dapat lebih ketjil dan dibawah tingkatan „sjiang". Tanah jang terletak diperbatasan dua „sjiang" harus dibagikan kepada „sjiang" jang didiami tani-pekerdja semula.
{{c|'''Fasal 12'''}}
Atas dasar pemberian tanah kepada jang mengerdjakannja, tanah kepunjaan tani-pekerdja semula tidak boleh ditjabut untuk dibagikan. Kalau tanah sewaan ditjabut untuk pembagian, maka kepentingan tani-pekerdja semula harus diingat sepantasnja. Tanah jang didapatnja dari pembagian tanah (ditambah dengan tanah kepunjaannja, djika ada), sepantasnja harus melebihi sedikit dari tani jang kekurangan atau jang tidak mempunjai tanah, sesudah pembagian didaerah itu. Ini sesuai dengan dasar bahwa tani-pekerdja semula dapat memiliki tanah jang mendekati djumlah rata{{2}} tanah kepunjaan setiap orang didaerah itu.
Djika tani-pekerdja semula mempunjai hak-permukaan dari tanah jang disewakan, maka sebagian tanah jang sesuai dengan harga hak-permukaan tanah ditempat tersebut harus disediakan baginja, apabila tanah jang disewakannja ditjabut untuk pembagian.
{{c|'''Fasal 13'''}}
Waktu pembagian tanah, beberapa soal istimewa terhadap penduduk jang tidak mempunjai tanah atau kekurangan tanah, harus diperlakukan sebagai berikut :
{{PUU-nomor|n=1|m=(a)
|Seorang tani-miskin atau tani-miskin berkeluarga satu orang jang dapat bekerdja, dapat diberi tanah lebih daripada pemberian kepada seorang atau dua orang djika keadaan tanah didalam „sjiang” mengidzinkannja.}}<noinclude>
{{rh|||5}}</noinclude>
lrihh5auqadrjcbtsmk9eknxck0q8uy
297583
297580
2026-06-11T01:26:36Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297583
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>mengerdiakan, milik{{2}} tanah bisa diatur dengan mengingat akan djumlah, baik-buruknja, djauh-dekatnja tanah itu. Tetapi serikat tani kawedanan atau kabupaten dapat mengatur seperlunja antara pelbagai „sjiang" atau desa administratif jang sama deradjatnja dengan „sjiang". Didaerah jang luas dan penduduknja djarang, untuk memudahkan pekerdjaan tjotjok tanah, kesatuan untuk melakukan pembagian tanah dapat lebih ketjil dan dibawah tingkatan „sjiang". Tanah jang terletak diperbatasan dua „sjiang" harus dibagikan kepada „sjiang" jang didiami tani-pekerdja semula.
{{c|'''Fasal 12'''}}
Atas dasar pemberian tanah kepada jang mengerdjakannja, tanah kepunjaan tani-pekerdja semula tidak boleh ditjabut untuk dibagikan. Kalau tanah sewaan ditjabut untuk pembagian, maka kepentingan tani-pekerdja semula harus diingat sepantasnja. Tanah jang didapatnja dari pembagian tanah (ditambah dengan tanah kepunjaannja, djika ada), sepantasnja harus melebihi sedikit dari tani jang kekurangan atau jang tidak mempunjai tanah, sesudah pembagian didaerah itu. Ini sesuai dengan dasar bahwa tani-pekerdja semula dapat memiliki tanah jang mendekati djumlah rata{{2}} tanah kepunjaan setiap orang didaerah itu.
Djika tani-pekerdja semula mempunjai hak-permukaan dari tanah jang disewakan, maka sebagian tanah jang sesuai dengan harga hak-permukaan tanah ditempat tersebut harus disediakan baginja, apabila tanah jang disewakannja ditjabut untuk pembagian.
{{c|'''Fasal 13'''}}
Waktu pembagian tanah, beberapa soal istimewa terhadap penduduk jang tidak mempunjai tanah atau kekurangan tanah, harus diperlakukan sebagai berikut :
{{hii}}(a) Seorang tani-miskin atau tani-miskin berkeluarga satu orang jang dapat bekerdja, dapat diberi tanah lebih daripada pemberian kepada seorang atau dua orang djika keadaan tanah didalam „sjiang” mengidzinkannja.{{div end}}<noinclude>
{{rh|||5}}</noinclude>
j903d2kyf3c6aauv9ddebsy2fnelu9p
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/140
104
105415
297584
2026-06-11T01:30:48Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297584
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{hii}}(b) Kaum keradjinan-tangan didesa, pendjadja, pekerdja merdeka dan keluarganja, harus diberi sebagian tanah dan alat² produksi lainnja menurut keadaan masing². Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja dapat mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberikan tanah kepada mereka.{{div end}}
{{hii}}(c) Keluarga pahlawan-gugur (pahlawan itu sendiri dapat dihitung sebagai anggauta keluarga), pemimpin-peradjurit, peradjurit-penggempur, peradjurit jang invalid dan peradjurit jang didemobilisasi dari Tentara Kemerdekaan Rakjat, pendjabat dari pemerintah rakjat dan organisasi rakjat serta keluarganja (termasuk mereka jang turut serta dalam tentara), djika tinggal didesa, harus diberi bagian tanah dan alat² produksi lain jang sebesar pembagian kepada petani. Akan tetapi, mengenai pemberian tanah sedikit ataupun tidaknja kepada pendjabat² dari pemerintah rakjat atau organisasi rakjat, ditentukan menurut djumlah gadji dan pendapatan mereka lainnja serta sampai mana mereka bisa mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja.{{div end}}
{{hii}}(d) Djika seorang penduduk disuatu tempat melakukan pekerdjaannja ditempat lain, maka keluarganja jang masih tinggal didesa harus diberi tanah dan alat² produksi lain menurut keadaannja masing². Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja mentjukupi untuk penghidupan keluarganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberi tanah kepadanja.{{div end}}
{{hii}}(e) Pendeta laki² dan perempuan, pertapa Tao, padri dan hadji didalam desa harus diberi bagian tanah dan alat² produksi lain sebesar pembagian kepada petani, djika mereka tak ada pekerdjaan lain untuk penghidupannja dan dapat serta sanggup melakukan pekerdjaan pertanian.{{div end}}
{{hii}}(f) Kaum buruh jang menganggur serta keluarganja jang pulang kedesa dan mempunjai surat keterangan dari pemerintah rakjat kota atau serikat buruh harus diberi bagian tanah dan alat² produksi lain<noinclude>
{{rh|||6}}</noinclude>
aixnu9si5injb8iq9kqyx8lzt2pcvkk
297585
297584
2026-06-11T01:31:47Z
Link PB
26772
297585
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{hii}}(b) Kaum keradjinan-tangan didesa, pendjadja, pekerdja merdeka dan keluarganja, harus diberi sebagian tanah dan alat{{2}} produksi lainnja menurut keadaan masing{{2}}. Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja dapat mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberikan tanah kepada mereka.{{div end}}
{{hii}}(c) Keluarga pahlawan-gugur (pahlawan itu sendiri dapat dihitung sebagai anggauta keluarga), pemimpin-peradjurit, peradjurit-penggempur, peradjurit jang invalid dan peradjurit jang didemobilisasi dari Tentara Kemerdekaan Rakjat, pendjabat dari pemerintah rakjat dan organisasi rakjat serta keluarganja (termasuk mereka jang turut serta dalam tentara), djika tinggal didesa, harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain jang sebesar pembagian kepada petani. Akan tetapi, mengenai pemberian tanah sedikit ataupun tidaknja kepada pendjabat{{2}} dari pemerintah rakjat atau organisasi rakjat, ditentukan menurut djumlah gadji dan pendapatan mereka lainnja serta sampai mana mereka bisa mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja.{{div end}}
{{hii}}(d) Djika seorang penduduk disuatu tempat melakukan pekerdjaannja ditempat lain, maka keluarganja jang masih tinggal didesa harus diberi tanah dan alat{{2}} produksi lain menurut keadaannja masing{{2}}. Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja mentjukupi untuk penghidupan keluarganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberi tanah kepadanja.{{div end}}
{{hii}}(e) Pendeta laki{{2}} dan perempuan, pertapa Tao, padri dan hadji didalam desa harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain sebesar pembagian kepada petani, djika mereka tak ada pekerdjaan lain untuk penghidupannja dan dapat serta sanggup melakukan pekerdjaan pertanian.{{div end}}
{{hii}}(f) Kaum buruh jang menganggur serta keluarganja jang pulang kedesa dan mempunjai surat keterangan dari pemerintah rakjat kota atau serikat buruh harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain<noinclude>
{{rh|||6}}</noinclude>
myy7dcoyanlm8gm9lfc02rkjvzfzynd
297602
297585
2026-06-11T02:05:31Z
Link PB
26772
297602
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{hii}}(b) Kaum keradjinan-tangan didesa, pendjadja, pekerdja merdeka dan keluarganja, harus diberi sebagian tanah dan alat{{2}} produksi lainnja menurut keadaan masing{{2}}. Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja dapat mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberikan tanah kepada mereka.{{div end}}
{{hii}}(c) Keluarga pahlawan-gugur (pahlawan itu sendiri dapat dihitung sebagai anggauta keluarga), pemimpin-peradjurit, peradjurit-penggempur, peradjurit jang invalid dan peradjurit jang didemobilisasi dari Tentara Kemerdekaan Rakjat, pendjabat dari pemerintah rakjat dan organisasi rakjat serta keluarganja (termasuk mereka jang turut serta dalam tentara), djika tinggal didesa, harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain jang sebesar pembagian kepada petani. Akan tetapi, mengenai pemberian tanah sedikit ataupun tidaknja kepada pendjabat{{2}} dari pemerintah rakjat atau organisasi rakjat, ditentukan menurut djumlah gadji dan pendapatan mereka lainnja serta sampai mana mereka bisa mentjukupi penghidupan dalam rumah-tangganja.{{div end}}
{{hii}}(d) Djika seorang penduduk disuatu tempat melakukan pekerdjaannja ditempat lain, maka keluarganja jang masih tinggal didesa harus diberi tanah dan alat{{2}} produksi lain menurut keadaannja masing{{2}}. Tetapi djika pendapatan dari pekerdjaannja mentjukupi untuk penghidupan keluarganja dengan tertentu, maka tidak perlu diberi tanah kepadanja.{{div end}}
{{hii}}(e) Pendeta laki{{2}} dan perempuan, pertapa Tao, padri dan hadji didalam desa harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain sebesar pembagian kepada petani, djika mereka tak ada pekerdjaan lain untuk penghidupannja dan dapat serta sanggup melakukan pekerdjaan pertanian.{{div end}}
{{hii}}(f) Kaum buruh jang menganggur serta keluarganja jang pulang kedesa dan mempunjai surat keterangan dari pemerintah rakjat kota atau serikat buruh harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain<noinclude>
{{rh|6}}</noinclude>
61v60eehtqbq42ysy6op1rq2bs5qkir
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/141
104
105416
297587
2026-06-11T01:37:10Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297587
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>sebesar pembagian kepada petani, djika mereka meminta tanah dan dapat mendjalankan pekerdjaan pertanian dan djika keadaan tanah ditempat itu mengidzinkannja.
{{hii}}(g) Tuan-tanah jang pulang kembali kedesa sesudah melarikan diri dan orang{{2}} jang pernah bekerdja pada pihak musuh tetapi pulang kembali kedesanja serta keluarga mereka, harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain sebesar pembagian kepada petani, djika mereka sanggup mentjari nafkah dari pekerdjaan pertanian.{{div end}}
{{hii}}(h) Tanah tidak dapat diberikan kepada mereka jang tinggal didesa, dan jang ditentukan oleh pemerintah rakjat sebagai pengchianat, pendjual negeri, pendjahat perang, kaum kontra repolusioner jang mendjalankan kedjahatan sangat besar, atau kaum pendjahat jang tetap berpendirian untuk merusak perobahan tanah. Anggauta keluarganja jang tak turut serta dalam perbuatan kedjahatan itu, harus diberi bagian tanah dan alat{{2}} produksi lain sebesar pembagian kepada petani, djika mereka tidak ada mata-pentjaharian lain untuk penghidupannja dan dapat serta sanggup mendjalankan pekerdjaan pertanian.{{div end}}
{{c|'''Fasal 14'''}}
Waktu pembagian tanah, dalam setiap „sjiang" dapat disediakan sedjumlah ketjil tanah menurut keadaan tanah didaerah itu, untuk dikerdjakan oleh penduduk „sjiang" jang meninggalkan atau melarikan diri, jang keadaannja belum diketahui dengan terang, tetapi ada kemungkinan kembali, atau untuk mengatur tanah didalam „sjiang" itu. Tanah jang disediakan tersebut harus dibawah pengawasan pemerintah rakjat „sjiang", dan disewakan kepada petani untuk dikerdjakannja. Tetapi djumlah luas tanah jang disediakan untuk keperluan ini tidak dapat melebihi 1% dari seluruh tanah didalam „sjiang" itu.<noinclude>
{{rh|||7}}</noinclude>
otxzjc2jqz6rda4tvhoiya2khfivuey
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/142
104
105417
297588
2026-06-11T01:40:39Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297588
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 15'''}}
Waktu pembagian tanah, pemerintah rakjat setingkat kabupaten atau jang lebih atas dapat menjediakan sebagian tanah menurut keadaan tanah daerah tersebut untuk didjadikan milik negara dan dipergunakan sebagai kebun pertjobaan pertanian atau sebagai model kebun pertanian negara bagi satu kabupaten atau lebih. Tanah itu dapat disewakan kepada petani untuk dikerdjakan sebelum kebun pertanian tersebut didirikan.
{{c|'''BAGIAN IV'''}}
{{c|PENJELESAIAN SOAL-SOAL TANAH ISTIMEWA}}
{{c|'''Fasal 16'''}}
Hutan, kolam ikan, perkebunan teh, perkebunan minjak tung, tanaman murbei, hutan bambu, kebun buah-buahan, padang alang{{2}}, tanah tandus jang telah disita atau dipungut serta tanah lain jang dapat dibagikan, harus menurut perbandingan jang sepantasnja didjadikan sebagai tanah biasa, dan dibagikan dengan tjara sematjam. Untuk kepentingan produksi, tanah ini sedapat mungkin harus terlebih dahulu diberikan kepada petani jang hingga kini mempergunakannja. Jang mendapat tanah sematjam ini, dapat diberi sedikit atau tidak diberi pembagian tanah biasa. Djika pembagian sematjam ini menghalangi usaha produksi, maka tanah dapat diusahakan oleh pemerintah rakjat daerah sebaik-baiknja dengan penjelenggaraan jang demokratis, mengikuti kebiasaan jang didjalankan.
{{c|'''Fasal 17'''}}
Bangunan pengairan, seperti bendungan air dan kolam jang telah disita atau dipungut djika dapat dibagikan harus dibagikan bersama-sama dengan tanahnja. Djika tidak baik untuk dibagikannja, tanah itu harus diselenggarakan setjara demokratis oleh pemerintah rakjat daerah tersebut sesuai dengan kebiasaan jang didjalankan.<noinclude>
{{rh|||8}}</noinclude>
gp09746d3i1egco6rhjjbvvfcl6ko4q
297601
297588
2026-06-11T02:05:11Z
Link PB
26772
297601
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 15'''}}
Waktu pembagian tanah, pemerintah rakjat setingkat kabupaten atau jang lebih atas dapat menjediakan sebagian tanah menurut keadaan tanah daerah tersebut untuk didjadikan milik negara dan dipergunakan sebagai kebun pertjobaan pertanian atau sebagai model kebun pertanian negara bagi satu kabupaten atau lebih. Tanah itu dapat disewakan kepada petani untuk dikerdjakan sebelum kebun pertanian tersebut didirikan.
{{c|'''BAGIAN IV'''}}
{{c|PENJELESAIAN SOAL-SOAL TANAH ISTIMEWA}}
{{c|'''Fasal 16'''}}
Hutan, kolam ikan, perkebunan teh, perkebunan minjak tung, tanaman murbei, hutan bambu, kebun buah-buahan, padang alang{{2}}, tanah tandus jang telah disita atau dipungut serta tanah lain jang dapat dibagikan, harus menurut perbandingan jang sepantasnja didjadikan sebagai tanah biasa, dan dibagikan dengan tjara sematjam. Untuk kepentingan produksi, tanah ini sedapat mungkin harus terlebih dahulu diberikan kepada petani jang hingga kini mempergunakannja. Jang mendapat tanah sematjam ini, dapat diberi sedikit atau tidak diberi pembagian tanah biasa. Djika pembagian sematjam ini menghalangi usaha produksi, maka tanah dapat diusahakan oleh pemerintah rakjat daerah sebaik-baiknja dengan penjelenggaraan jang demokratis, mengikuti kebiasaan jang didjalankan.
{{c|'''Fasal 17'''}}
Bangunan pengairan, seperti bendungan air dan kolam jang telah disita atau dipungut djika dapat dibagikan harus dibagikan bersama-sama dengan tanahnja. Djika tidak baik untuk dibagikannja, tanah itu harus diselenggarakan setjara demokratis oleh pemerintah rakjat daerah tersebut sesuai dengan kebiasaan jang didjalankan.<noinclude>
{{rh|8}}</noinclude>
9rxo0pqcowfipp6iug6eu14panp2rdf
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/143
104
105418
297589
2026-06-11T01:45:13Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297589
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 18'''}}
Hutan rimba besar, bangunan pengairan jang besar, tanah tandus jang luas, pegunungan luas jang belum dikerdjakan, tempat pengambilan garam jang luas, tambang/ serta danau, rawa, sungai dan pelabuhan, harus didjadikan milik negara, dan diselenggarakan serta diusahakan oleh pemerintah rakjat. Jang diusahakan oleh modal perseorangan semula, harus terus diusahakan oleh penjelenggara semula, menurut undang{{2}} jang diumumkan oleh pemerintah rakjat.
{{c|'''Fasal 19'''}}
Lapangan pertanian, kebun bibit, lapangan pertjobaan usaha pertanian, jang dikerdjakan dengan mesin atau perlengkapan lain jang madju serta perkebunan bambu jang besar, perkebunan buah-buahan jang besar, perkebunan teh jang besar, perkebunan minjak tung jang besar, perkebunan murbei jang besar dan lapangan peternakan jang besar, dimana diperlukan teknik harus diusahakan terus oleh pengusaha{{2}} semula dan tidak boleh dipentjarkan. Tetapi djika tanah itu kepunjaan tuan-tanah, maka tanah itu setelah disjahkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas, dapat didjadikan milik negara.
{{c|'''Fasal 20'''}}
Segenap pekarangan kuburan dan pohon{{2}} jang ada didalam lingkungannja harus dibiarkan dengan tidak diganggu pada waktu didjalankan pensitaan dan pemungutan tanah.
{{c|'''Fasal 21'''}}
Tempat keindahan alam dan tempat bersedjarah harus dipelihara dengan teliti. Klenteng nenek-mojang, tjandi, tempat{{2}} pendeta, geredja dan bangunan umum lain serta rumah{{2}} dari tuan-tanah tidak boleh dirusakkan. Rumah kelebihan kepunjaan tuan-tanah didesa jang tidak tjotjok untuk dipakai oleh petani, dapat diurus oleh pemerintah rakjat daerah tersebut dan dipergunakan untuk keperluan umum.<noinclude>
{{rh|||9}}</noinclude>
28mczmfrcw9uqjcafb9ivlal524yjbg
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/144
104
105419
297590
2026-06-11T01:49:42Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297590
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 22'''}}
Tanah tandus jang dibuka sesudah pembebasan, tidak boleh disita pada waktu pembagian tanah, dan harus terus dikerdjakan oleh sipembuka. Ini tidak dimasukkan dalam djumlah tanah jang dibagikan.
{{c|'''Fasal 23'''}}
Tanah sedjumlah ketjil jang hasilnja diperlukan untuk beaja perbaikan djembatan dan djalan, untuk beaja „tempat mengaso" *), penjaberangan umum dan keperluan umum lainnja, dapat dibiarkan menurut kebiasaan.
{{c|'''Fasal 24'''}}
Terhadap tanah dan rumah kepunjaan perantau Tionghoa harus diadakan tindakan-tindakan jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar **) atau oleh pemerintah rakjat propinsi menurut dasar melindungi kepentingan perantau Tionghoa dan sesuai dengan dasar umum daripada undang-undang ini.
{{c|'''Fasal 25'''}}
Tanah pasir dan tanah dangkal kepunjaan tuan-tanah atau kepunjaan badan umum, harus didjadikan milik negara dan diurus menurut tjara-tjara jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 26'''}}
Tanah ditepi djalan kereta-api, djalan raja, sungai dan bendungan sungai jang diperlukan sebagai pelindung atau tanah jang dipergunakan untuk lapangan pesawat-
----
*) Gardu dimana disediakan teh untuk umum dengan tjuma{{2}}
**)Beberapa prpinsi digabungkan mendjadi satu daerah administrasi<noinclude>
{{rh|||10}}</noinclude>
kszgeqidplnz7d3yg0o9a3yave9u9k0
297591
297590
2026-06-11T01:50:08Z
Link PB
26772
297591
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 22'''}}
Tanah tandus jang dibuka sesudah pembebasan, tidak boleh disita pada waktu pembagian tanah, dan harus terus dikerdjakan oleh sipembuka. Ini tidak dimasukkan dalam djumlah tanah jang dibagikan.
{{c|'''Fasal 23'''}}
Tanah sedjumlah ketjil jang hasilnja diperlukan untuk beaja perbaikan djembatan dan djalan, untuk beaja „tempat mengaso" *), penjaberangan umum dan keperluan umum lainnja, dapat dibiarkan menurut kebiasaan.
{{c|'''Fasal 24'''}}
Terhadap tanah dan rumah kepunjaan perantau Tionghoa harus diadakan tindakan-tindakan jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar **) atau oleh pemerintah rakjat propinsi menurut dasar melindungi kepentingan perantau Tionghoa dan sesuai dengan dasar umum daripada undang-undang ini.
{{c|'''Fasal 25'''}}
Tanah pasir dan tanah dangkal kepunjaan tuan-tanah atau kepunjaan badan umum, harus didjadikan milik negara dan diurus menurut tjara-tjara jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 26'''}}
Tanah ditepi djalan kereta-api, djalan raja, sungai dan bendungan sungai jang diperlukan sebagai pelindung atau tanah jang dipergunakan untuk lapangan pesawat-
----
*) Gardu dimana disediakan teh untuk umum dengan tjuma{{2}}
**)Beberapa prpinsi digabungkan mendjadi satu daerah administrasi<noinclude>
{{rh|||10}}</noinclude>
2houjpk4gx74su71chx6qti4ji6ug5y
297592
297591
2026-06-11T01:50:41Z
Link PB
26772
297592
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 22'''}}
Tanah tandus jang dibuka sesudah pembebasan, tidak boleh disita pada waktu pembagian tanah, dan harus terus dikerdjakan oleh sipembuka. Ini tidak dimasukkan dalam djumlah tanah jang dibagikan.
{{c|'''Fasal 23'''}}
Tanah sedjumlah ketjil jang hasilnja diperlukan untuk beaja perbaikan djembatan dan djalan, untuk beaja „tempat mengaso" *), penjaberangan umum dan keperluan umum lainnja, dapat dibiarkan menurut kebiasaan.
{{c|'''Fasal 24'''}}
Terhadap tanah dan rumah kepunjaan perantau Tionghoa harus diadakan tindakan-tindakan jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar **) atau oleh pemerintah rakjat propinsi menurut dasar melindungi kepentingan perantau Tionghoa dan sesuai dengan dasar umum daripada undang-undang ini.
{{c|'''Fasal 25'''}}
Tanah pasir dan tanah dangkal kepunjaan tuan-tanah atau kepunjaan badan umum, harus didjadikan milik negara dan diurus menurut tjara-tjara jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 26'''}}
Tanah ditepi djalan kereta-api, djalan raja, sungai dan bendungan sungai jang diperlukan sebagai pelindung atau tanah jang dipergunakan untuk lapangan pesawat-
----
'*) Gardu dimana disediakan teh untuk umum dengan tjuma{{2}}
'**)Beberapa prpinsi digabungkan mendjadi satu daerah administrasi<noinclude>
{{rh|||10}}</noinclude>
bra1j1y11p72uxdl7tgr9bzyv5c32vg
297593
297592
2026-06-11T01:51:05Z
Link PB
26772
297593
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 22'''}}
Tanah tandus jang dibuka sesudah pembebasan, tidak boleh disita pada waktu pembagian tanah, dan harus terus dikerdjakan oleh sipembuka. Ini tidak dimasukkan dalam djumlah tanah jang dibagikan.
{{c|'''Fasal 23'''}}
Tanah sedjumlah ketjil jang hasilnja diperlukan untuk beaja perbaikan djembatan dan djalan, untuk beaja „tempat mengaso" *), penjaberangan umum dan keperluan umum lainnja, dapat dibiarkan menurut kebiasaan.
{{c|'''Fasal 24'''}}
Terhadap tanah dan rumah kepunjaan perantau Tionghoa harus diadakan tindakan-tindakan jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar **) atau oleh pemerintah rakjat propinsi menurut dasar melindungi kepentingan perantau Tionghoa dan sesuai dengan dasar umum daripada undang-undang ini.
{{c|'''Fasal 25'''}}
Tanah pasir dan tanah dangkal kepunjaan tuan-tanah atau kepunjaan badan umum, harus didjadikan milik negara dan diurus menurut tjara-tjara jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 26'''}}
Tanah ditepi djalan kereta-api, djalan raja, sungai dan bendungan sungai jang diperlukan sebagai pelindung atau tanah jang dipergunakan untuk lapangan pesawat-
----
*) Gardu dimana disediakan teh untuk umum dengan tjuma{{2}}
**)Beberapa prpinsi digabungkan mendjadi satu daerah administrasi<noinclude>
{{rh|||10}}</noinclude>
2houjpk4gx74su71chx6qti4ji6ug5y
297600
297593
2026-06-11T02:04:52Z
Link PB
26772
297600
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 22'''}}
Tanah tandus jang dibuka sesudah pembebasan, tidak boleh disita pada waktu pembagian tanah, dan harus terus dikerdjakan oleh sipembuka. Ini tidak dimasukkan dalam djumlah tanah jang dibagikan.
{{c|'''Fasal 23'''}}
Tanah sedjumlah ketjil jang hasilnja diperlukan untuk beaja perbaikan djembatan dan djalan, untuk beaja „tempat mengaso" *), penjaberangan umum dan keperluan umum lainnja, dapat dibiarkan menurut kebiasaan.
{{c|'''Fasal 24'''}}
Terhadap tanah dan rumah kepunjaan perantau Tionghoa harus diadakan tindakan-tindakan jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar **) atau oleh pemerintah rakjat propinsi menurut dasar melindungi kepentingan perantau Tionghoa dan sesuai dengan dasar umum daripada undang-undang ini.
{{c|'''Fasal 25'''}}
Tanah pasir dan tanah dangkal kepunjaan tuan-tanah atau kepunjaan badan umum, harus didjadikan milik negara dan diurus menurut tjara-tjara jang tepat jang ditetapkan oleh pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 26'''}}
Tanah ditepi djalan kereta-api, djalan raja, sungai dan bendungan sungai jang diperlukan sebagai pelindung atau tanah jang dipergunakan untuk lapangan pesawat-
----
*) Gardu dimana disediakan teh untuk umum dengan tjuma{{2}}
**)Beberapa prpinsi digabungkan mendjadi satu daerah administrasi<noinclude>
{{rh|10}}</noinclude>
bm1az5nke0wy5ty4g7a9utaff697xi8
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/145
104
105420
297594
2026-06-11T01:53:29Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297594
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>terbang, pelabuhan dan benteng tidak dapat dibagikan. Tempat{{2}} jang direntjanakan untuk bangunan djalan kereta-api, djalan raja, saluran sungai serta lapangan pesawat-terbang, jang waktu pembangunannja sudah ditetapkan harus disediakan dengan seidzin pemerintah rakjat setingkat propinsi atau jang lebih atas.
{{c|'''Fasal 27'''}}
Orang{{2}} partikelir jang mengusahakan tanah kepunjaan negara tidak boleh menjewakannja, mendjualnja atau membiarkannja dengan tidak terpelihara. Djika pengusaha partikelir itu tidak lagi memerlukan tanah tersebut, maka harus dikembalikannja kepada negara.
<center>
'''BAGIAN V'''
BADAN DAN TJARA PELAKSANAAN
PEROBAHAN TANAH
'''Fasal 28'''
</center>
Untuk memperkuat pimpinan pemerintah rakjat dalam peker djaan perobahan tanah, pemerintah rakjat setingkat kabupaten atau jang lebih atas, selama perobahan tanah harus menjusun panitia perobahan tanah, terdiri dari orang{{2}} jang dipilih oleh dewan perwakilan rakjat atau orang{{2}} jang dilantik oleh pemerintah rakjat jang tingkatannja lebih atas. Panitia ini bertanggung djawab untuk memimpin dan menjelenggarakan segala soal mengenai perobahan tanah.
{{c|'''Fasal 29'''}}
Rapat tani didesa atau „sjiang”, konperensi perwakilan tani dan panitia serikat tani terpilih dalam rapat atau konperensi itu, kongres tani setingkat kawedanan, kabupaten dan propinsi serta panitia serikat tani terpilih dalam kongres itu, adalah badan{{2}} menjelenggara jang sjah untuk mendjalankan perobahan sistim tanah.<noinclude>
{{rh|||11}}</noinclude>
gv4qhqbg39uig7hxsc16ipnymvgm04y
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/146
104
105421
297595
2026-06-11T01:56:20Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297595
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 30'''}}
Setelah perobahan tanah selesai, pemerintah rakjat akan mengeluarkan surat tanda milik tanah, serta akan mengakui hak{{2}} segenap pemegang tanah untuk mengusahakan, djual-beli serta menjewakan tanah dengan merdeka. Segala perdjandjian tanah jang dibuat sebelum perobahan sistim tanah, dihapuskan dan tidak berlaku.
{{c|'''Fasal 31'''}}
Penetapan kedudukan kelas harus didjalankan menurut keputusan tentang pembagian kelas didesa jang diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat. Ini harus ditetapkan dengan taksiran setjara demokratis dan keputusan dalam rapat tani didesa atau „sjiang” serta konperensi perwakilan tani dibawah pimpinan pemerintah rakjat desa atau „sjiang” dengan djalan melaporkan diri dan perundingan umum. Djika salah seorang jang akan ditentukan kedudukan kelasnja itu, bukan anggauta serikat tani, diapun harus diundang untuk turut serta dalam penaksiran dan keputusan dalam rapat, dan diberikan kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnja tentang keadaannja. Pemerintah rakjat desa atau „sjiang” harus melaporkan penaksiran dan keputusan itu kepada pemerintah rakjat kawedanan untuk disjahkannja. Kalau orang jang ditentukan itu atau orang lain, tidak setudju dengan keputusan tersebut, selama 15 hari sesudah pengesjahan itu diumumkan, dia boleh mengadu kepada pengadilan rakjat kabupaten, jang akan memberikan keputusan dan mendjalankannja.
{{c|'''Fasal 32'''}}
Didalam waktu diadakannja perobahan tanah, harus dibentuk pengadilan rakjat ditiap-tiap kabupaten untuk mendjamin terlaksananja perobahan tanah. Pengadilan ini harus berkeliling kepelbagai tempat, mengadili dan menghukum menurut undang{{2}} terhadap pendjahat besar jang pernah melakukan kedjahatan jang sangat buruk, jang dibentji dan diminta oleh massa rakjat untuk dituntut kepngadilan, dan segenap pendjabat jang melawan atau merusak penetapan undang{{2}} dan perintah{{2}} perobahan tanah. Dilarang keras menangkap, memukul atau<noinclude>
{{rh|||12}}</noinclude>
hkfmbriyxtd7mwdmm4qlbd51vtxmmlc
297599
297595
2026-06-11T02:04:31Z
Link PB
26772
297599
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 30'''}}
Setelah perobahan tanah selesai, pemerintah rakjat akan mengeluarkan surat tanda milik tanah, serta akan mengakui hak{{2}} segenap pemegang tanah untuk mengusahakan, djual-beli serta menjewakan tanah dengan merdeka. Segala perdjandjian tanah jang dibuat sebelum perobahan sistim tanah, dihapuskan dan tidak berlaku.
{{c|'''Fasal 31'''}}
Penetapan kedudukan kelas harus didjalankan menurut keputusan tentang pembagian kelas didesa jang diumumkan oleh Pemerintah Rakjat Pusat. Ini harus ditetapkan dengan taksiran setjara demokratis dan keputusan dalam rapat tani didesa atau „sjiang” serta konperensi perwakilan tani dibawah pimpinan pemerintah rakjat desa atau „sjiang” dengan djalan melaporkan diri dan perundingan umum. Djika salah seorang jang akan ditentukan kedudukan kelasnja itu, bukan anggauta serikat tani, diapun harus diundang untuk turut serta dalam penaksiran dan keputusan dalam rapat, dan diberikan kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnja tentang keadaannja. Pemerintah rakjat desa atau „sjiang” harus melaporkan penaksiran dan keputusan itu kepada pemerintah rakjat kawedanan untuk disjahkannja. Kalau orang jang ditentukan itu atau orang lain, tidak setudju dengan keputusan tersebut, selama 15 hari sesudah pengesjahan itu diumumkan, dia boleh mengadu kepada pengadilan rakjat kabupaten, jang akan memberikan keputusan dan mendjalankannja.
{{c|'''Fasal 32'''}}
Didalam waktu diadakannja perobahan tanah, harus dibentuk pengadilan rakjat ditiap-tiap kabupaten untuk mendjamin terlaksananja perobahan tanah. Pengadilan ini harus berkeliling kepelbagai tempat, mengadili dan menghukum menurut undang{{2}} terhadap pendjahat besar jang pernah melakukan kedjahatan jang sangat buruk, jang dibentji dan diminta oleh massa rakjat untuk dituntut kepngadilan, dan segenap pendjabat jang melawan atau merusak penetapan undang{{2}} dan perintah{{2}} perobahan tanah. Dilarang keras menangkap, memukul atau<noinclude>
{{rh|2}}</noinclude>
a9voi5q1q3nyv43hvgweza93ivgwin1
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/147
104
105422
297596
2026-06-11T01:59:03Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297596
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>membunuh orang dengan sewenang-wenang, menjiksa badan atau siksaan lain jang serupa.
Peraturan mengenai susunan dari pengadilan rkjat ditetapkan kemudian.
{{c|'''Fasal 33'''}}
Sebelum perobahan tanah selesai, untuk mendjaga ketertiban sewaktu perobahan tanah dan untuk melindungi kekajaan rakjat, dilarang keras menjembelih atau menebang pohon tidak dengan idzin, serta dilarang keras melalaikan tanah, merusak alat{{2}} pertanian, bangunan{{2}} pengairan, bangunan{{2}} rumah, tanaman atau barang{{2}} lain. Pelanggar{{2}} ini harus diadili dan dihukum oleh pengadilan rakjat.
{{c|'''Fasal 34'''}}
Untuk mendjamin supaja segala tindakan perobahan tanah sesuai dengan kepentingan dan kemauan massa rakjat, maka pemerintah rakjat dari pelbagai tingkatan, harus bertanggung djawab tentang pendjagaan sungguh{{2}} terhadap hak{{2}} demokrasi rakjat. Kaum tani dan wakilnja harus mempunjai hak untuk dengan bebas mengkritik dan menuntut anggauta pendjabat dari pihak dan tingkatan manapun disegenap persidangan. Barang siapa mengganggu hak{{2}} tersebut, akan dihukum menurut undang{{2}}.
{{c|'''BAGIAN VI'''}}
TAMBAHAN
{{c|'''Fasal 35'''}}
Undang{{2}} ini berlakuk untuk daerah desa pada umumnja, tetapi tidak untuk daerah disekitar kota{{2}} besar. Tjara perobahan tanah untuk daerah disekitar kota besar, akan ditetapkan kemudian.
Jang dinamakan kota{{2}} besar dalam fasal ini, akan ditentukan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar menurut keadaan kota{{2}} tersebut.<noinclude>
{{rh|||13}}</noinclude>
9n2e3r6xx8q2w66cuo23ir0uldm9q2s
297597
297596
2026-06-11T01:59:51Z
Link PB
26772
297597
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>membunuh orang dengan sewenang-wenang, menjiksa badan atau siksaan lain jang serupa.
Peraturan mengenai susunan dari pengadilan rkjat ditetapkan kemudian.
{{c|'''Fasal 33'''}}
Sebelum perobahan tanah selesai, untuk mendjaga ketertiban sewaktu perobahan tanah dan untuk melindungi kekajaan rakjat, dilarang keras menjembelih atau menebang pohon tidak dengan idzin, serta dilarang keras melalaikan tanah, merusak alat{{2}} pertanian, bangunan{{2}} pengairan, bangunan{{2}} rumah, tanaman atau barang{{2}} lain. Pelanggar{{2}} ini harus diadili dan dihukum oleh pengadilan rakjat.
{{c|'''Fasal 34'''}}
Untuk mendjamin supaja segala tindakan perobahan tanah sesuai dengan kepentingan dan kemauan massa rakjat, maka pemerintah rakjat dari pelbagai tingkatan, harus bertanggung djawab tentang pendjagaan sungguh{{2}} terhadap hak{{2}} demokrasi rakjat. Kaum tani dan wakilnja harus mempunjai hak untuk dengan bebas mengkritik dan menuntut anggauta pendjabat dari pihak dan tingkatan manapun disegenap persidangan. Barang siapa mengganggu hak{{2}} tersebut, akan dihukum menurut undang{{2}}.
{{c|'''BAGIAN VI'''}}
{{c|'''TAMBAHAN'''}}
{{c|'''Fasal 35'''}}
Undang{{2}} ini berlakuk untuk daerah desa pada umumnja, tetapi tidak untuk daerah disekitar kota{{2}} besar. Tjara perobahan tanah untuk daerah disekitar kota besar, akan ditetapkan kemudian.
Jang dinamakan kota{{2}} besar dalam fasal ini, akan ditentukan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari pelbagai daerah administrasi besar menurut keadaan kota{{2}} tersebut.<noinclude>
{{rh|||13}}</noinclude>
ap3w4pngwe1lnn3qcgzry3xsi5m970x
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/148
104
105423
297598
2026-06-11T02:03:59Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297598
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|'''Fasal 36'''}}
Undang{{2}} ini tidak berlaku untuk daerah{{2}} jang didiami bangsa{{2}} minoritet. Akan tetapi, didaerah dimana bangsa Han adalah jang terbanjak, waktu mendjalankan perobahan tanah didaerah tersebut penduduk bangsa minoritet jang terpentjar itu harus disamakan dengan rakjat bangsa Han menurut undang{{2}} ini.
{{c|'''Fasal 37'''}}
Undang{{2}} ini tidak berlaku didaerah, dimana perobahan tanah pada pokoknja telah diselesaikan.
{{c|'''Fasal 38'''}}
Disegenap daerah jang mulai mendjalankan perobahan tanah sesudah undang{{2}} ini diumumkan, ketjuali daerah{{2}} jang ditentukan dalam '''Fasal 35, 36''' dan '''37''' dalam undang{{2}} ini, harus dilangsungkan berdasar atas undang{{2}} ini. Waktu untuk mulai mendjalankan perobahan tanah dipelbagai tempat akan ditentukan dengan perintah dan diumumkan oleh pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari daerah administratif besar dan pemerintah rakjat propinsi.
{{c|'''Fasal 39'''}}
Sesudah undang{{2}} ini diumumkan, tiap{{2}} pemerintah rakjat propinsi dapat mengikuti dasar jang ditetapkan dalam undang{{2}} ini, dan keadaan jang konkrit (sebenarnja) ditempat tersebut, menentukan peraturan{{2}} dalam mendjalankan perobahan tanah ditempat itu, dan menjampaikan kepada pemerintah rakjat (atau panitia ketentaraan dan administratif) dari daerah adminisrasi besar dan setelah disjahkan harus dikerdjakannja. Peraturan tersebut harus djuga disampaikan kepada Dewan Administrasi Pemerintah dari Pemerintah Rakjat Pusat untuk ditjatat.
{{c|'''Fasal 40'''}}
Undang{{2}} ini akan berlaku sesudah disjahkan dan diumumkan oleh Dewan Pemerintah Rakjat Pusat.
<hr style="width:20%; margin:auto;" /><noinclude>
{{rh|14}}</noinclude>
ccqchbawvw6gryl252h3b7ooq7r7szd
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/149
104
105424
297605
2026-06-11T02:12:14Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297605
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center><big><big>'''STATMENT'''</big></big>
<big>'''OF THE'''</big>
<big><big>'''INDONESIAN PEOPLE'S DELEGATION'''</big></big>
'''Jang menghadiri upatjara ulang tahun RRT ke-II,<br>berangkat dari Djakarta tg. 23 September<br>dan kembali tg. 5 Nopember 1951.'''</center>
{{dropinitial|B}eberapa hari lagi kami akan meninggalkan Kanton dan dengan begitu meninggalkan daerah RRT. Kami merasa perlu meninggalkan sebuah keterangan sebelum kami pulang menudju Tanah Air kami, Indonesia.Lebih dulu kami sampaikan terima kasih kami jang tidak berhingga kepada organisasi2 jang mengundang kami datang kenegeri ini, jaitu Komite Perdamaian Dunia dan Menentang Agressi Amerika seluruh Tiongkok, Federasi Wanita Demokrat Seluruh Tiongkok, Federasi Kesusasteraan dan Kesenian Seluruh Tiongkok, sehingga dengan undangan itu kami mendapat kesempatan untuk melihat keadaan Tiongkok Baru dengan mata sendiri dan mendengar keadaannja dengan telinga sendiri. Mengutjap terima kasih pula kami kepada tjabang2 organisasi-organisasi itu serta tjabang2 organisasi Buruh dan organisasi Pemuda Demokrasi Baru didaerah2 jang kami kundjungi, jaitu: Peking, Shenyang, Tientsin, Nanking, Shanghai, Hangchow dan Kanton. Tidak lupa pula berdjabatan tangan dengan perantaraan tulisan ini, dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah didaerah2, jang dimana2 banjak menundjukkan perhatiannja dan memberi bantuan kepada perkundjungan dan perdjalanan kami itu.
Pada achir perkundjungan ke RRT ini kami mendapat kesempatan datang di Hangchow, tempat jang indah. Disinilah kami mendapat kesempatan membulatkan bahan2 jang sudah kami pendapat. Disinilah kami mengheningkan pikiran kami seradja memandang kembali apa2 jang sudah kami lihat dan dengar serta membatja pula sedikit-sedikit. Statement ini ialah hasil dari mengheningkan pikiran dan perhatian ditempat jang indah itu.<noinclude>
{{rh|||15}}</noinclude>
arwkok6384y7618zpm7k6f8tsr4ux39
297606
297605
2026-06-11T02:12:59Z
Link PB
26772
297606
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><center><big><big>'''STATMENT'''</big></big>
<big>'''OF THE'''</big>
<big><big>'''INDONESIAN PEOPLE'S DELEGATION'''</big></big>
'''Jang menghadiri upatjara ulang tahun RRT ke-II,<br>berangkat dari Djakarta tg. 23 September<br>dan kembali tg. 5 Nopember 1951.'''</center>
{{dropinitial|B}}eberapa hari lagi kami akan meninggalkan Kanton dan dengan begitu meninggalkan daerah RRT. Kami merasa perlu meninggalkan sebuah keterangan sebelum kami pulang menudju Tanah Air kami, Indonesia.Lebih dulu kami sampaikan terima kasih kami jang tidak berhingga kepada organisasi2 jang mengundang kami datang kenegeri ini, jaitu Komite Perdamaian Dunia dan Menentang Agressi Amerika seluruh Tiongkok, Federasi Wanita Demokrat Seluruh Tiongkok, Federasi Kesusasteraan dan Kesenian Seluruh Tiongkok, sehingga dengan undangan itu kami mendapat kesempatan untuk melihat keadaan Tiongkok Baru dengan mata sendiri dan mendengar keadaannja dengan telinga sendiri. Mengutjap terima kasih pula kami kepada tjabang2 organisasi-organisasi itu serta tjabang2 organisasi Buruh dan organisasi Pemuda Demokrasi Baru didaerah2 jang kami kundjungi, jaitu: Peking, Shenyang, Tientsin, Nanking, Shanghai, Hangchow dan Kanton. Tidak lupa pula berdjabatan tangan dengan perantaraan tulisan ini, dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah didaerah2, jang dimana2 banjak menundjukkan perhatiannja dan memberi bantuan kepada perkundjungan dan perdjalanan kami itu.
Pada achir perkundjungan ke RRT ini kami mendapat kesempatan datang di Hangchow, tempat jang indah. Disinilah kami mendapat kesempatan membulatkan bahan2 jang sudah kami pendapat. Disinilah kami mengheningkan pikiran kami seradja memandang kembali apa2 jang sudah kami lihat dan dengar serta membatja pula sedikit-sedikit. Statement ini ialah hasil dari mengheningkan pikiran dan perhatian ditempat jang indah itu.<noinclude>
{{rh|||15}}</noinclude>
58nqomtt6q8rdu3l6v7c9k5k5va9mls
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/150
104
105425
297607
2026-06-11T02:15:30Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297607
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|K}}eadaan Tiongkok sekarang mengagumkan kami, didalam dua tahun sudah tertjapai keadaan jang stabil dalam lapangan keamanan, ekonomi, politik dan kebudajaan. Kesatuan dan harmoni tampak djadi kenjataan antara Partai Komunis dengan partai{{2}} dan golongan lain, terutama perlu kami sebutkan: golongan burdjuis ketjil dan burdjuis nasional, sehingga mereka ini dengan giat bekerdja dibawah pimpinan Pemerintah Rakjat dan serta aktif didalam pemerintahan ini, dan dengan djalan begitu turut bekerdja untuk kemadjuan petani dan buruh, golongan{{2}} jang dulunja sangat diabaikan nasibnja, sehingga dengan keaktifan mereka itu, merekapun turutlah serta memperkuat dan membawa sendi{{2}} masjarakat Tiongkok kearah stabilitet jang fundamental.
Bangsa{{2}} minority (nationalities) merasa bebas, berhubung politik Pemerintah Rakjat jang berdasarkan pemandangan jang luas dan djauh kemuka.
Kerdjasama antara kapital dan buruh dan adanja aturan kerdjasama itu adalah mendjadi teladan jang baik kepada negeri{{2}} lain. Pendeknja sangat menarik hati tentang keadaan di RRT ini. Kapital dapat berkembang djuga didalam susunan state-economy, sehingga private-economy itu tetap dapat bertugas, tetapi dengan menghilangkan pengaruh{{2}}nja jang sangat mengombang-ambingkan nasib dan kehidupan rakjat terbanjak.
Kami lihat djuga, kebudajaan sangat diperhatikan, malahan kesenian dan kesusasteraan mendjadi njata bertugas kepada rakjat buruh dan tani chususnja dan kepada seluruh masjarakat umumnja. Orang{{2}} kesenian dan kesusasteraan adalah ditengah{{2}} perdjuangan dan pembangunan bangsa dan negaranja.
Usaha besar dan prinsiplieel jang mengagumkan, satu hal jang tidak boleh dilupakan, ialah landreform. Berhasilnja ini dan beraninja meneruskan dan melaksanakan usaha jang maha besar itu, ada mendjadi pertanda keteguhan hati dan keichlasan hati para pemimpin Tiongkok jang sekarang, dibawah pimpinan ketuanja, Mao Che-tung. Ketua Mao ialah perlambang bangsa Tionghoa sekarang. Beliaulah perlambang Tiongkok Baru sekarang ini.<noinclude>
{{rh|||16}}</noinclude>
2rii8bmnbrl1pkmvvccgqx4or8pagdm
297608
297607
2026-06-11T02:15:47Z
Link PB
26772
297608
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|K}}eadaan Tiongkok sekarang mengagumkan kami, didalam dua tahun sudah tertjapai keadaan jang stabil dalam lapangan keamanan, ekonomi, politik dan kebudajaan. Kesatuan dan harmoni tampak djadi kenjataan antara Partai Komunis dengan partai{{2}} dan golongan lain, terutama perlu kami sebutkan: golongan burdjuis ketjil dan burdjuis nasional, sehingga mereka ini dengan giat bekerdja dibawah pimpinan Pemerintah Rakjat dan serta aktif didalam pemerintahan ini, dan dengan djalan begitu turut bekerdja untuk kemadjuan petani dan buruh, golongan{{2}} jang dulunja sangat diabaikan nasibnja, sehingga dengan keaktifan mereka itu, merekapun turutlah serta memperkuat dan membawa sendi{{2}} masjarakat Tiongkok kearah stabilitet jang fundamental.
Bangsa{{2}} minority (nationalities) merasa bebas, berhubung politik Pemerintah Rakjat jang berdasarkan pemandangan jang luas dan djauh kemuka.
Kerdjasama antara kapital dan buruh dan adanja aturan kerdjasama itu adalah mendjadi teladan jang baik kepada negeri{{2}} lain. Pendeknja sangat menarik hati tentang keadaan di RRT ini. Kapital dapat berkembang djuga didalam susunan state-economy, sehingga private-economy itu tetap dapat bertugas, tetapi dengan menghilangkan pengaruh{{2}}nja jang sangat mengombang-ambingkan nasib dan kehidupan rakjat terbanjak.
Kami lihat djuga, kebudajaan sangat diperhatikan, malahan kesenian dan kesusasteraan mendjadi njata bertugas kepada rakjat buruh dan tani chususnja dan kepada seluruh masjarakat umumnja. Orang{{2}} kesenian dan kesusasteraan adalah ditengah{{2}} perdjuangan dan pembangunan bangsa dan negaranja.
Usaha besar dan prinsiplieel jang mengagumkan, satu hal jang tidak boleh dilupakan, ialah landreform. Berhasilnja ini dan beraninja meneruskan dan melaksanakan usaha jang maha besar itu, ada mendjadi pertanda keteguhan hati dan keichlasan hati para pemimpin Tiongkok jang sekarang, dibawah pimpinan ketuanja, Mao Che-tung. Ketua Mao ialah perlambang bangsa Tionghoa sekarang. Beliaulah perlambang Tiongkok Baru sekarang ini.<noinclude>
{{rh|16}}</noinclude>
23rrz6dehatunleg9x8g2ynnzqxu5ol
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/151
104
105426
297609
2026-06-11T02:18:03Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297609
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|L}}ain dari stabilitet itu, sudah kenjataan pula pada kami, disegala lapangan tampak bukti{{2}} perkembangan tentang kemadjuan. Stabilitet dan tendens itu, tidak boleh tidak, ialah berarti suatu faktor keinginan suka damai, dan berarti suatu kesanggupan mempertahankan kemerdekaannja, sedang keinginan dan suka damai itu dibarengi lagi oleh Tjinta Tanah Air jang sutji, sehingga kedua kekuatan itu djadi djaminan dan djadi pendorong bagi tertjiptanja Masjarakat Baru jang kuat, kokoh dan sempurna.
Kami makin bertambah jakin, perhubungan jang baik antara RRT dengan Indonesia mendapat pintu untuk bertambah erat. Perhubungan jang erat itu akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, dan jang mendjadi suatu mata rantai kesatuan dan kerdjasama jang rapat antara negara{{2}} di Asia. Kesatuan dan kerdjasama itu dengan sendirinja mendjadi suatu faktor perdamaian jang kuat dan sangat penting untuk seluruh dunia.
Sebagai penutup statement ini, kami berseru :
: Hidup Ketua Mao Che-tung !
: Hidup Rakjat dan Negara Tiongkok-Baru !
: Hidup Rakjat dan Negara Indonesia !
: Hidup presiden Indonesia, Sukarno !
: Hiduplah Kesatuan Asia !
'''HANCHOW, 27 OKTOBER 1951.'''
Delegasi dari Rakjat Indonesia:
:Tertanda:
::'''Armijn Pané.'''
::'''M. Tabrani.'''
::'''Barioen A. S.'''<noinclude></noinclude>
d7q3tlebfe04n33weo8s5d7vid4q6bd
297610
297609
2026-06-11T02:18:51Z
Link PB
26772
297610
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|L}}ain dari stabilitet itu, sudah kenjataan pula pada kami, disegala lapangan tampak bukti{{2}} perkembangan tentang kemadjuan. Stabilitet dan tendens itu, tidak boleh tidak, ialah berarti suatu faktor keinginan suka damai, dan berarti suatu kesanggupan mempertahankan kemerdekaannja, sedang keinginan dan suka damai itu dibarengi lagi oleh Tjinta Tanah Air jang sutji, sehingga kedua kekuatan itu djadi djaminan dan djadi pendorong bagi tertjiptanja Masjarakat Baru jang kuat, kokoh dan sempurna.
Kami makin bertambah jakin, perhubungan jang baik antara RRT dengan Indonesia mendapat pintu untuk bertambah erat. Perhubungan jang erat itu akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, dan jang mendjadi suatu mata rantai kesatuan dan kerdjasama jang rapat antara negara{{2}} di Asia. Kesatuan dan kerdjasama itu dengan sendirinja mendjadi suatu faktor perdamaian jang kuat dan sangat penting untuk seluruh dunia.
Sebagai penutup statement ini, kami berseru :
: Hidup Ketua Mao Che-tung !
: Hidup Rakjat dan Negara Tiongkok-Baru !
: Hidup Rakjat dan Negara Indonesia !
: Hidup presiden Indonesia, Sukarno !
: Hiduplah Kesatuan Asia !
'''HANCHOW, 27 OKTOBER 1951.'''
Delegasi dari Rakjat Indonesia:
{{gap}}{{gap}}{{gap}}Tertanda:
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Armijn Pané.'''
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''M. Tabrani.'''
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Barioen A. S.'''<noinclude></noinclude>
fkkq1gfhdq86nlts1euvnaf1giszd1e
297611
297610
2026-06-11T02:19:21Z
Link PB
26772
297611
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|L}}ain dari stabilitet itu, sudah kenjataan pula pada kami, disegala lapangan tampak bukti{{2}} perkembangan tentang kemadjuan. Stabilitet dan tendens itu, tidak boleh tidak, ialah berarti suatu faktor keinginan suka damai, dan berarti suatu kesanggupan mempertahankan kemerdekaannja, sedang keinginan dan suka damai itu dibarengi lagi oleh Tjinta Tanah Air jang sutji, sehingga kedua kekuatan itu djadi djaminan dan djadi pendorong bagi tertjiptanja Masjarakat Baru jang kuat, kokoh dan sempurna.
Kami makin bertambah jakin, perhubungan jang baik antara RRT dengan Indonesia mendapat pintu untuk bertambah erat. Perhubungan jang erat itu akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, dan jang mendjadi suatu mata rantai kesatuan dan kerdjasama jang rapat antara negara{{2}} di Asia. Kesatuan dan kerdjasama itu dengan sendirinja mendjadi suatu faktor perdamaian jang kuat dan sangat penting untuk seluruh dunia.
Sebagai penutup statement ini, kami berseru :
: Hidup Ketua Mao Che-tung !
: Hidup Rakjat dan Negara Tiongkok-Baru !
: Hidup Rakjat dan Negara Indonesia !
: Hidup presiden Indonesia, Sukarno !
: Hiduplah Kesatuan Asia !
'''HANCHOW, 27 OKTOBER 1951.'''
Delegasi dari Rakjat Indonesia:
{{gap}}{{gap}}{{gap}}Tertanda:<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Armijn Pané.'''<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''M. Tabrani.'''<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Barioen A. S.'''<noinclude></noinclude>
17goj0ne05y3c9zd9azohm3da6exc6o
297612
297611
2026-06-11T02:19:38Z
Link PB
26772
297612
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{dropinitial|L}}ain dari stabilitet itu, sudah kenjataan pula pada kami, disegala lapangan tampak bukti{{2}} perkembangan tentang kemadjuan. Stabilitet dan tendens itu, tidak boleh tidak, ialah berarti suatu faktor keinginan suka damai, dan berarti suatu kesanggupan mempertahankan kemerdekaannja, sedang keinginan dan suka damai itu dibarengi lagi oleh Tjinta Tanah Air jang sutji, sehingga kedua kekuatan itu djadi djaminan dan djadi pendorong bagi tertjiptanja Masjarakat Baru jang kuat, kokoh dan sempurna.
Kami makin bertambah jakin, perhubungan jang baik antara RRT dengan Indonesia mendapat pintu untuk bertambah erat. Perhubungan jang erat itu akan membawa keuntungan bagi kedua belah pihak, dan jang mendjadi suatu mata rantai kesatuan dan kerdjasama jang rapat antara negara{{2}} di Asia. Kesatuan dan kerdjasama itu dengan sendirinja mendjadi suatu faktor perdamaian jang kuat dan sangat penting untuk seluruh dunia.
Sebagai penutup statement ini, kami berseru :
: Hidup Ketua Mao Che-tung !
: Hidup Rakjat dan Negara Tiongkok-Baru !
: Hidup Rakjat dan Negara Indonesia !
: Hidup presiden Indonesia, Sukarno !
: Hiduplah Kesatuan Asia !
'''HANCHOW, 27 OKTOBER 1951.'''<br>
Delegasi dari Rakjat Indonesia:
{{gap}}{{gap}}{{gap}}Tertanda:<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Armijn Pané.'''<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''M. Tabrani.'''<br>
{{gap}}{{gap}}{{gap}}{{gap}}'''Barioen A. S.'''<noinclude></noinclude>
o8o4nqbz8l2t19upajrdbsfn7dev9yl
Halaman:Tiongkok Baru.pdf/152
104
105427
297613
2026-06-11T02:20:52Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297613
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude><hr style="width:20%; margin:auto;" />
{{c|Pertjetakan Hamilton}}
<hr style="width:20%; margin:auto;" /><noinclude></noinclude>
a7gt2s28gvgo50mz4chrnl5wzniz0y4
Halaman:UNGKAPAN PERIBAHASA DAN PASENG SASTRA BUGIS.pdf/12
104
105428
297614
2026-06-11T02:25:41Z
Iripseudocorus
23824
/* Telah diuji baca */
297614
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Iripseudocorus" /></noinclude>::maksudnya ia yang memukul.
Alena iwereng aggurung.
::artinya : ia diberikan pelajaran
::maksudnya : gemar sekali belajar.
Alena padai bale, messu pole riuwae.
::artinya :ia sebagai ikan keluar dari air.
::maksudnya : sangat gelisah.
Alena mappunnai sumangek sibawa cinna lao ri tanah ancajinna.
::artinya : ia berkobar dengan perasaan cinta tanah air.
::maksudnya : semangat kebangsaannya berkobar-kobar.
Alena engkai ritu mancaji buah matakku.
::artinya : ia adalah sebagai buah mataku.
::maksudnya : ia adalah kesayanganku.
Alena engkai ritu rilalenna tuluna tauwe.
::artinya : ia ada dalam tali temali orang.
::maksudnya : ia adalah boneka orang lain.
Alena tuwo riyawana bintang labae
::artinya : ia lahir di bawah bintang yang beruntung.
::maksudnya : nasib yang selalu baik.
A ena muttamai seddi tau macca, de namatebbe bicaranna.
::artinya : ia adalah seorang pandai yang sedikit berbicara
::maksudnya : banyak bekerja sedikit bicara.
Akkininawa tauko mennang mumadeceng kalawing ati, apak makkedai tau rioloe pitui uwangenna pangkaukeng risesena rupataue nariaseng tau maupe. Naiyaro gaukna pitue uwangenna kumanengngi mompo rikalawing ati madecengnge.
<ol>
<ol style="list-style-type: lower-alpha;">
<li> Upek lempue. Upekna lempue malampe sunge i.
<li> Upe ada tongengnge. Upekna ada tongengnge riebarai lopi riallurengiwi.
<li> Upek gettengnge. Upekna gettengnge mawijai.
<li> Upek sirie. Upekna sirie maega sellaona.
<li> Upek accae. Upekna accae sugi i.</ol><noinclude>{{rh|||11}}</noinclude>
rwxze4j0un2bqudpk3hw8yiyxchqm4b
Halaman:UNGKAPAN PERIBAHASA DAN PASENG SASTRA BUGIS.pdf/13
104
105429
297615
2026-06-11T02:42:56Z
Iripseudocorus
23824
/* Telah diuji baca */
297615
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Iripseudocorus" /></noinclude>{{Ordered list |list_style_type=lower-alpha |start=6
| Upek makkareso e. Upekna makkareso e mappallaung ma-sempo dalle i.
|Upek warani e. Upekna warani e mancaji senjatai.
}}
Catatan:
Arung Bila Lawaniaga.
Dari Lontara Andi Makkaraka Ranreng Beniempola.
Terjemahan:
Berhati sungguh dan beritikad baiklah, sebab menurut orang dahulu ada tujuh hal pada manusia baru dinamai orang mujur.
Ketujuh hal tersebut semuanya bersumber pada itikad
yang baik:
{{Ordered list |list_style_type=lower-alpha
|Kemujuran kejujuran. Kemujuran dari kejujuran ialah panjang umur.
| Kemujuran kata benar. Kemujuran dari kata benar ialah ibarat perahu dimuati atau ditumpangi.
| Kemujuran ketegasan/keteguhan. Kemujuran dari ketegasan/keteguhan ialah banyak anak.
| Kemujuran siri (rasa malu). Kemujuran dari rasa malu
ialah banyak sahabat.
| Kemujuran kecakapan. Kemujuran dari kecakapan ialah kaya.
| Kemujuran dari keberanian. Keberanian ialah menjadi
perisai pada negara.
| Kemujuran berusaha. Kemujuran dari berusaha ialah mengantar rezeki.}}
Penjelasan:
Itikad yang baik adalah pedoman dalam mengarungi lautan penghidupan dan pengantar ke arah kemujuran:
{{Ordered list |list_style_type=lower-alpha
| Kejujuran menenteramkan dan menenangkan hati serta. pikiran. Ketenteraman adalah pangkal kesehatan yang memungkinkan umur panjang.
| Salah satu penjelmaan dari itikad baik ialah bicara benar yang merupakan landasan pokok dari kepercayaan.}}<noinclude>{{rh|12}}</noinclude>
mj8h228q4xlooajspqysykk5vqykifl
Halaman:17 kali bertjere.pdf/27
104
105430
297616
2026-06-11T08:21:40Z
Link PB
26772
/* Belum diuji baca */ ←Membuat halaman berisi '- 46 - . . " ~; • ~ ~ I. - 47 .:... ng Tjaij Ho disitoe baroe ada waroeng. Pasar Glap ada satoe ' straat jang lebi besar i tenga - tenga terapit dengen gang-gang jang etjil di ampat pendjoeroe, jang bisa ternes ka ongkangéln, Kongsi Besar, Petekoan, dan Djikeng. Di r,aloe gardoe jang berada di Pasar Glap oeroesan ka Gang Tjaij Ho dan Gang Dato, a mendjadi tempat berkoempoelnja anak-anak elaki, jang soeka memaen di itoe tempat. Kflpa,1 s...
297616
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="1" user="Link PB" /></noinclude>-
46 -
.
. "
~;
•
~
~
I.
-
47 .:...
ng Tjaij Ho disitoe baroe ada waroeng.
Pasar Glap ada satoe ' straat jang lebi besar
i tenga - tenga terapit dengen gang-gang jang
etjil di ampat pendjoeroe, jang bisa ternes ka
ongkangéln, Kongsi Besar, Petekoan, dan Djikeng.
Di r,aloe gardoe jang berada di Pasar Glap
oeroesan ka Gang Tjaij Ho dan Gang Dato,
a mendjadi tempat berkoempoelnja anak-anak
elaki, jang soeka memaen di itoe tempat.
Kflpa,1 saja lagi liwat di deket itoe Gardoe.
toe anak-anak lelaki soeda godain saja dengen
erkata, ,;Oeda gede loe kawin sama goea ja."
"Ach dia engga maoe sama loe, dia soeka
a goea." berkata laen anak lelaki.
Maski saja soeda delikin dan boeangin loeda,
och tra oerang itoe anak-anak ben gal masi tesoeka godain pada saja.
Lantaran djengkel saja soeda mengadoe pad a
poenja iboe, tapi dengen mesem saja poenja
boe soeda menjaoet, "Kal oe sampe !toe anakna,k s')eka godai~ padamoe, sebab kau ada
f 4.paras jang tjantik, kau bole troesa
.rn"1T1r,nenjai
Dari Gang Dato boeat' pergi di wa'roeng, saja
, misti inget ~'kita orang tida sanggoep
misti Iiwatin Pasar Glap, sampe di oedjoeng
poe, kalde soeda beroemoer sept!rti saja soeda
di pingit, orang soeda tida bisa liat lagi anak
prampoean tanggoeng di tenga djalanall, tap,i
boeat saja adl berbeda, saja anaknja orang miskin
djoega sflja poenja iboe jal1g bisa mengimbangin
tenaganja saja poenja ajah, pasti ia tida maoe
berlakoe begiloe royal boeat piara boedjang,
maka terpaksa djadi saja jang misti pergi moentjang-mantjing ka waroeng boeat bli barang-barang jang mendjadi keperloean dapoer.
Tempo-tempo saja merasa djenga djoega, kélloe
saja illget bahoewa saja poenja diri soeda besar,
masi socka pergi ka waroeng.
.
'Gang Dato begitoe ada mendjadi tempat tinggalnja saja poenja koelawarga, jang idoep sama
djoega tikoes didalem lobang, kerna itoe gang
ada sanget sempit, dimana penoe den gen rJema
petak jang ketjil atawa. lebi soeroep lagi kaloe
di kata Gang Miskin, sebab orang jang ada
oewang soeda tentoe tida aken tinggal di Hoe
roema petak jang sewanja satoe boelan tjotl11a
•
,,'<noinclude></noinclude>
nvbppq7t7xe2vwpcplahygm3l7ogbmi
297617
297616
2026-06-11T08:29:29Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297617
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 46 -}}
----
poe, kaloe soeda beroemoer seperti saja soeda di pingit, orang soeda tida bisa liat lagi anak prampoean tanggoeng di tenga djalanan, tapi boeat saja ada berbeda, saja anaknja orang miskin djoega saja poenja iboe jang bisa mengimbangin tenaganja saja poenja ajah, pasti ia tida maoe berlakoe begitoe royal boeat piara boedjang, maka terpaksa djadi saja jang misti pergi moentjang-mantjing ka waroeng boeat bli barang-barang jang mendjadi keperloean dapoer.
Tempo-tempo saja merasa djenga djoega, kaloe saja inget bahoewa saja poenja diri soeda besar, masi soeka pergi ka waroeng.
Gang Dato begitoe ada mendjadi tempat tinggalnja saja poenja koelawarga, jang idoep sama djoega tikoes didalem lobang, kerna itoe gang ada sanget sempit, dimana penoe dengen roema petak jang ketjil atawa lebi soeroep lagi kaloe di kata Gang Miskin, sebab orang jang ada oewang soeda tentoe tida aken tinggal di itoe roema petak jang sewanja satoe boelan tjoema f 4.—
Dari Gang Dato boeat pergi di waroeng, saja misti liwatin Pasar Glap, sampe di oedjoeng
{{c|- 47 -}}
----
gang Tjaij Ho disitoe baroe ada waroeng.
Pasar Glap ada satoe straat jang lebi besar di tenga-tenga terapit dengen gang-gang jang ketjil di ampat pendjoeroe, jang bisa teroes ka Tongkangan, Kongsi Besar, Petekoan, dan Djilakeng.
Di satoe gardoe jang berada di Pasar Glap djoeroesan ka Gang Tjaij Ho dan Gang Dato, ada mendjadi tempat berkoempoelnja anak-anak lelaki, jang soeka memaen di itoe tempat.
Kapaa saja lagi liwat di deket itoe Gardoe, itoe anak-anak lelaki soeda godain saja dengen berkata, ,,Oeda gede loe kawin sama goea ja."
,,Ach dia engga maoe sama loe, dia soeka sama goea." berkata laen anak lelaki.
Maski saja soeda delikin dan boeangin loeda, toch tra oerang itoe anak-anak bengal masi teroes soeka godain pada saja.
Lantaran djengkel saja soeda mengadoe pada saja poenja iboe, tapi dengen mesem saja poenja iboe soeda menjaoet, ,,Kaloe sampe itoe anak-anak soeka godain padamoe, sebab kau ada mempoenjai paras jang tjantik, kau bole troesa ladenin, misti inget kita orang tida sanggoep<noinclude></noinclude>
ecrqafcu6lv2txo3hcxlqmpvochl9y9
Halaman:17 kali bertjere.pdf/28
104
105431
297618
2026-06-11T08:40:17Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297618
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 48 -}}
----
boeat piara boedjang."
Tapi bebrapa hari kemoedian, sala satoe dari itoe anak-anak bangor, jang saja kenal ada anaknja saorang hartawan jang mempoenjai roema petak di Gang Dato, tempat saja tinggalin, soeda brani pelok dan tjioemin pada saja.
Saja tjoema brontak boeat lepasken saja poenja diri dari pelokannja, tapi saja tida brani memaki atawa poekoel padanja, sebab saja poenja iboe soeda pesen, kapan saja brani lawan padanja, pastilah saja poenja koeiawarga aken di oesir dari itoe roema petak.
Dengen sigra saja laloe poelang masoek didalem kamar dimana saja soeda menangis dengen sedi, menginget peroentoengan jang djelek dari saorang miskin, boekan sadja misti idoep sengsara malahan misti manda kasi diri saja diboeat poenja soeka dari fihak orang hartawan.
Saja sering berpikir djoega, sedeng doenia ini ada siang dan malem, begitoe djoega orang poenja peroentoengan, senang dan sengsara, tapi kenapatah nasipnja saja poenja koelawarga selaloe sengsara sadja, saban Tjeit atawa Tjapgo kaloe saja pasang hio pada Thian jang Maha
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
Kwasa, selalaoe bermoehoen, soepaja saja poenja ajah bisa lekas mendjadi saorang jang mampoe.
Biar bagimana soedjoet djoega adanja saja poenja permoehoenan, toch tra oeroeng tida bisa kesampean, malahan sebrapa boelan kemoedian, saja poenja ajah lantaran pakerdjahannja terlaloe brat, ia telah djato sakit.
Oh, peroentoengan, peroentoengan, kenapa selaloe glap sadja di fihak koelawargakoe, laen orang dari toekang klontong sampe bisa boeka toko tjita jang besar, kaloe saja berkata begitoe boekan sekali saja maoe mengiri dengen laen orang poenja peroentoengan jang bagoes, tjoema saja seselin dengen nasipnja saja poenja ajah jang begitoe boeroek.
Bebrapa boelan ia soeda reba di pembaringan, oewang simpenan iboekoe soeda abis di pake boeat berobat, malahan barang dagangan soeda didjoeal dengen harga moera jang oewangnja misti di pake boeat ongkos, keada'an financien dari saja poenja koelawarga boekan bertamba djadi lebi baek, malahan merosot djadi lebi abis.
Maskipoen soeda djadi abis-abisan boeat ongkos obatin ajahkoe, toch ia poenja penjakit masi<noinclude></noinclude>
sceso5r4k7juce5lqh99qwz5v4csu6g
297643
297618
2026-06-11T09:52:39Z
Link PB
26772
297643
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 48 -}}
----
boeat piara boedjang."
Tapi bebrapa hari kemoedian, sala satoe dari itoe anak-anak bangor, jang saja kenal ada anaknja saorang hartawan jang mempoenjai roema petak di Gang Dato, tempat saja tinggalin, soeda brani pelok dan tjioemin pada saja.
Saja tjoema brontak boeat lepasken saja poenja diri dari pelokannja, tapi saja tida brani memaki atawa poekoel padanja, sebab saja poenja iboe soeda pesen, kapan saja brani lawan padanja, pastilah saja poenja koeiawarga aken di oesir dari itoe roema petak.
Dengen sigra saja laloe poelang masoek didalem kamar dimana saja soeda menangis dengen sedi, menginget peroentoengan jang djelek dari saorang miskin, boekan sadja misti idoep sengsara malahan misti manda kasi diri saja diboeat poenja soeka dari fihak orang hartawan.
Saja sering berpikir djoega, sedeng doenia ini ada siang dan malem, begitoe djoega orang poenja peroentoengan, senang dan sengsara, tapi kenapatah nasipnja saja poenja koelawarga selaloe sengsara sadja, saban Tjeit atawa Tjapgo kaloe saja pasang hio pada Thian jang Maha
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
Kwasa, selalaoe bermoehoen, soepaja saja poenja ajah bisa lekas mendjadi saorang jang mampoe.
Biar bagimana soedjoet djoega adanja saja poenja permoehoenan, toch tra oeroeng tida bisa kesampean, malahan sebrapa boelan kemoedian, saja poenja ajah lantaran pakerdjahannja terlaloe brat, ia telah djato sakit.
Oh, peroentoengan, peroentoengan, kenapa selaloe glap sadja di fihak koelawargakoe, laen orang dari toekang klontong sampe bisa boeka toko tjita jang besar, kaloe saja berkata begitoe boekan sekali saja maoe mengiri dengen laen orang poenja peroentoengan jang bagoes, tjoema saja seselin dengen nasipnja saja poenja ajah jang begitoe boeroek.
Bebrapa boelan ia soeda reba di pembaringan, oewang simpenan iboekoe soeda abis di pake boeat berobat, malahan barang dagangan soeda didjoeal dengen harga moera jang oewangnja misti di pake boeat ongkos, keada'an financien dari saja poenja koelawarga boekan bertamba djadi lebi baek, malahan merosot djadi lebi abis.
Maskipoen soeda djadi abis-abisan boeat ongkos obatin ajahkoe, toch ia poenja penjakit masi<noinclude></noinclude>
cv6hln1k8n2j1b9i23rgrhnu4mlmxcr
Halaman:17 kali bertjere.pdf/29
104
105432
297619
2026-06-11T08:43:16Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297619
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 50 -}}
----
blon bisa semboe djoega, semingkin hari ia poenja penjakit djadi semingkin brat, kemoedian ia laloe tarik napas jang pengabisan, dengen tinggalin iboe dan saja dalem kesangsaran.
Iboekoe djadi sanget djengkel dan tida berdaja sebab ia soeda tida mempoenjai oewang sama sekali boeat bli peti dan ongkos koeboer, ia dan saja tjoema tangisin dengen sedi di samping maitnja.
Baek djoega ada bebrapa sobat-sobat dari ajahkoe, jang dapet liat kita orang poenja ke ada'an jang sanget miskin, dengen kemoerahan hatinja sendiri, soeda koempoelin oewang kira-kira seratoes roepia lebi jang soeda diseraken di tanganja saja poenja iboe.
Begitoelah itoe oepa-tjara pengoeboeran dengen setjoekoep-tjoekoepnja soeda di atoer.
Satoe boelan kemoedian boeat melawan kasangsarahan, saja terpaksa misti pergi mendjoelan koewe-koewe dengen tenteng rantang, masoek dimana roema-roema orang diwaktoe pagi, di waktoe sore saja mendjoelan otak-otak. (Jaitoe ikan tengeri jang di toemboek sampe aloes di tjampoerin santen, telor, garem dan daon bawang
{{c|- 51 -}}
----
kemoedian di boengkoes sama daon pisang, baroe di pepes.)
Dari oewang keoentoenganja bisa djoega di pake boeat ongkos roema tangga meliwatin hari.
Di itoe waktoe saja ampir masoek dalem itoengan satoe gadis, saja poenja koewe dan otak-otak selaloe lakoe dan abis sadja, sebab banjak lelaki jang gila basa soeka membli saja poenja barang dagangan, tjoema dengen maksoed boeat adjak maen moeloet dan bertjanda pada saja, tapi saja tida maoe kasi hati, seringkali saja misti katain padanja jang soeda berlakoe terlaloe tjeriwis dengen brani pegang saja poenja pipi.
Saban hari djadi saja soeka boeat pikiran, jang saja poenja diri sebagi satoe gadis, merasa tida pantes boeat pergi mendjoealan, dan ada sanget berbahaja, sebab saja slempang bole djadi di satoe waktoe kaloe kebetoelan kena ketemoe dengen orang lelaki jang soeda nekat, ia nanti proegel pada saja poenja diri, tapi itoe hal saja tida brani njataken didepan iboekoe, sebab saja slempang ia nanti djadi lebi djengkel lagi, kerna saja sering liat ia poenja koelit<noinclude></noinclude>
h97z5hnw242lnevaimv0i97b25vojrj
Halaman:17 kali bertjere.pdf/30
104
105433
297620
2026-06-11T08:46:41Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297620
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 52 -}}
----
mata djadi mera, seperti orang bekas abis nangis.
Sampe achirnja telah dateng satoe entjim jang melamar pada diri saja.
Saja tjoema di kasi taoe bahoewa saja poenja diri soeda di lamar orang, dengen zonder dapet taoe lagi pada siapa saja aken menika, sebagi satoe gadis saja djoega merasa maloe moesti madjoeken pertanjahan, jang boekan sepantesnja di oetjapken oleh satoe anak prawan boeat di itoe waktoe.
Apa lagi memang saja masi bodo sekali, saja tida taoe apa adanja perhoeboengan antara soewami-istri, tjoema saja poenja iboe kata, kapan saja soeda kawin, ia djadi bisa andelin pada diri saja, dan saja bole teroes mendjoealan lagi.
Bebrapa hari kemoedian saja liat itoe entjim soeda dateng kombali di roema saja dengen membawa satoe tjekel oewang kertas, saja tida mengarti, bagimana itoe entjim begitoe baek hati soeda kasiken itoe oewang begitoe banjak pada iboekoe.
Koetika ia soeda brangkat poelang, baroe iboekoe kasi mengarti bahoewa itoe entjim baroesan soeda seraken oewang anter pandjer (Mas Kawin).
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
boeat saja poenja pernikahan, jang aken terdjadi dalem tempo doewa minggoe lagi, moelai dari itoe hari saja poenja iboe soeda melarang boeat saja pergi kloear lagi.
Djadi tegesnja laen-laen gadis soeda misti terpingit boeat bebrapa taon baroe kloear pintoe, tapi boeat saja tjoema doewa minggoe sadja, rasaken itoe atoeran koeno.
Toekang gosok gigi poen soeda dipanggil oleh iboekoe, dimana saja rasaken ngiloe sekali waktoe saja poenja gigi dibikin rata dengen batoe gosokan, maski itoe toekang gosok gigi soeda soeroe saja pelok bantal goeling boeat menahan sakit, toch tra oeroeng saja poenja badan, soeda djadi panas dingin.
Dengen tjepet saja poenja hari kawin soeda ampir sampe, di waktoe hari boemboe dan potong ajam ada dateng banjak tetamoe jang kondangan.
Di itoe hari saja soeda diriasin dengen pake badjoe taboer dan konde boender, entjim-entjim jang dateng kondangan semoewa pada poedji saja poenja ketjantikan, tapi kemoedian saja liat ia orang soeda bitjara bisik-bisik, jang saja tida<noinclude></noinclude>
nx9v6ox0mxk5llbeu3ltpbzyy2ztx94
Halaman:17 kali bertjere.pdf/31
104
105434
297621
2026-06-11T08:48:57Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297621
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 54 -}}
----
bisa dapet denger apa marika lagi omongin.
Di waktoe hari kawin, pat-im soeda di tioep tempo saja lagi tjio-tauw, makan doewablas mangkok, sodja iboekoe dan aboe leloehoer semoewa saja soeda lakoeken denger sendirian sadja, sedeng saja sering liat laen-laen penganten soeda lakoeken itoe oepatjara pernikahan dengen berdoewa, djadi satoe pasang lelaki dan prampoean.
Tapi lantaran saja masi bodo, djadi saja pikir barangkali sebab saja ada anaknja orang miskin, maka saja soeda misti kawin denger sendiran sadja.
Waktoe lohor, kombali emma tjomblang soeroe saja sodja lagi pada iboekoe dan aboe leloehoer kemoedian baroe pada sekalian tetamoe.
Dengen di anter oleh ema tjomblang dan doewa kiateng, saja di adjak naek di satoe kreta koeda besar, jang memang soeda menoenggoe dari tengahari.
Sedari saja mendjelma di doenia, baroelah itoe hari saja rasaken naek kreta koeda besar, sebab biasanja saja sering djoega naek kahar balon (veer) jang tinggi.
{{c|- 55 -}}
----
Itoe kandaran jang di tarik oleh sepasang koeda besar, soeda di kasi lari dengen kentjeng di sepandjang straat-straat jang saja blon perna liwatin, sampe achirnja itoe kreta masoek didalem satoe roema gedong jang indah.
Koetika itoe kreta soeda brenti, emma tjomblang laloe pimpin saja poenja tangan adjak toeroen dari itoe kandaran jang di iringken oleh itoe doewa kiateng.
Satelah saja berdjalan sampe di pertengahan depan dari itoe gedong, saja dapet liat satoe empe jang koemisnja soeda poeti, lagi doedoek di satoe krosi gojang.
Kendati di itoe waktoe saja ada pake Patsiang-ko, tetapi saja masi bisa dapet kenjatahan bahoewa itoe empe ada melirik pada diri saja.
Emma tjomblang laloe soeroe saja pasang hio doeloe di medja aboe, kemoedian ia pimpin lagi saja poenja tangan soeroe saja sodja pada itoe empe sambil berkata, "Ini baba besar."
Saja poenja diri bole di oepamaken sebagi satoe boneka jang bisa menoeroet prentanja itoe emma tjomblang.
Tida sebrapa lama berselang dari roewangan<noinclude></noinclude>
ihax25twzthqi4ubg31ceufggt9gx42
Halaman:17 kali bertjere.pdf/32
104
105435
297622
2026-06-11T08:51:10Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297622
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 56 -}}
----
dalem telah kloear sarombongan orang, lelaki prampoean dan anak-anak, ia orang laloe dateng samperin pada saja dengen berkiongtjioe.
Itoe emma tjomblang barangkali soeda kenal betoel pada itoe familie dari itoe gedong, maka ia soeda bisa seboetken dengen individual, ini baba gede, ini baba ketjil, ini njonja mantoe gede, ini njonja mantoe ketjil, ini anaknja baba gede, ini anaknja baba ketjil.
Mendenger itoe oetjapan saja poenja diri rasanja seperti lagi melajang-lajang dengen mendadak saja rasaken saja poenja diri soeda djadi toewa boeat bebrapa poeloe taon, kerna saja soeda mempoenjai poetra, njonja mantoe dan tjoetjoe, dalem hati saja berpikir tentoe tida sala lagi, saja misti djadi istrinja itoe empe.
Sahabisnja semoewa orang dalem itoe gedong soeda djalanken peradatan pada saja, marika laloe tinggalken pada saja, emma tjomblang laloe adjak saja masoek dalem satoe kamar jang inda serta di perabotin serba lengkep, dengen medja toilet jang bagoes dan satoe randjang dari koeningan jang mahal harganja.
Di itoe kamar saja poenja pakean penganten
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
di boeka, toekang rias laloe preksa dengen teliti matanja itoe semoewa barang periasan, kemoedian ia laloe simpen dalem tromolnja dan brangkat poelang dengen itoe doewa kiateng.
Sebagi toekarannja, saja di kasi pake badjoe kebaja renda dengen kaen Pekalongan.
Tida bebrapa lama poelah itoe empe soeda masoek dalem itoe kamar, Emma tjomblang laloe soeroe saja sodja lagi padanja.
"Doedoek." berkata itoe empe jang laloe ambil tempat doedoek berhadep-hadepan pada saja.
Saja merasa kikoek sekali, sebab saja blon biasa berdiam di satoe kamar dengen orang lelaki, sedeng saja lagi kebingoengan, saja liat itoe emma tjomblang berdjalan kloear. Saja maoe kaokin boeat panggil ia balik aken temenin pada saja, rasanja saja poenja moeloet seperti terkantjing perkatahan soeda sedia tapi soesa di oetjapin.
Saja poenja hati rasanja maoe menangis.
"Nona baek-baek tinggal disini rawatin Empe ja." kata itoe aki-aki sambil awasin saja poenja moeka.<noinclude></noinclude>
o5ymyecz0luvzq3j6uoc8qv9lnqnnbo
Halaman:17 kali bertjere.pdf/33
104
105436
297623
2026-06-11T08:53:07Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297623
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 58 -}}
----
Dalem kebingoengan saja soeda menjaoet sembarangan sadja, sebab saja tida taoe apa jang misti bahasa-in pada itoe aki, begitoe saja soeda kata, "Saja baba besar."
"Eh, eh djangan panggil ba besar, kaloe boedjang-boedjang bole pake itoe panggilan, kata sadja empe." begitoe itoe aki soeda adjarin pada saja dengen mesem.
"Saja pe." begitoe saja soeda menjaoet lagi menoeroet ia poenja adjaran.
"Kaloe nona bisa mendenger kata, Empe bikin nona djadi broentoeng."
"Trima kasi pe."
Saja taoe saja poenja diri jang miskin, maka saja anggep saja masoek dalem itoe gedong dengen bekerdja sebagi satoe djoeroe rawat pada itoe empe, apa sadja jang ia prenta, saja misti lakoeken.
Ia merasa sajang dan kesian pada saja, di loear taoenja ia poenja anak-anak ia soeka kasiken saja banjak oewang, jang sampe berdjoembla ratoesan, ia soeda bilangin djoega bahoewa itoe oewang baek di simpen oleh iboekoe, maka waktoe saja poenja iboe dateng tengokin, saja laloe
{{c|- 59 -}}
----
seraken itoe semoewa oewang di tangannja.
Brapa boelan kemoedian, memang itoe empe ada poenja penjakit „Goela“, satoe penjakit jang sering menjerang pada orang hartawan, begitoe ia poenja penjakit soeda djadi sanget brat.
Koetka ia ampir maoe menoetoep mata, ia telah berkata lagi, „Empe bilang banjak trima kasi jang nona soeda rawatin empe dengen betoel, kaloe empe soeda engga ada di ini doenia, nona bole poelang lagi ka roema iboe nona, maski nona soeda kawin sama empe, toch nona masi djadi satoe gadis jang soetji, maka empe harep sadja kemoedian hari nona bisa dapet pasangan jang setimpal.“
Sahabisnja oetjapken itoe perkatahan ia laloe raba-raba dimana bantal kepala, ia kasi kloear satoe lembar oewang kertas dari f 1000. — seraken di tangan saja.
Saja atoerken banjak trima kasi boeat itoe pembrian.
Begitoe saja soeda tangisin dengen sedi waktoe saja dapet kenjatahan bahoewa itoe empe telah poetoes djiwa.
Saja merasa menanggoeng ia poenja boedi<noinclude></noinclude>
seu1a2dd4yoyy20c75x69ydocv3e77h
Halaman:17 kali bertjere.pdf/34
104
105437
297624
2026-06-11T08:56:01Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297624
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 60 -}}
----
jang sanget besar, sebab tjoema namanja sadja saja menika pada itoe empe, tapi itoe pernikahan soeda bisa angkat semoewa kesengsarahannja saja poenja iboe.
Sasoedanja abis balik-toh, saja laloe permisi poelang ka roemanja saja poenja iboe.
Tadinja saja poenja anak-anak kwalon, maoe tahan soeroe saja tinggal teroes di itoe gedong, tetapi ia orang poenja istri-istri soeda tjemboeroein pada diri saja.
Begitoelah ada achirnja saja poenja kawinan dan pertjerehan pertama kali.
{{U|'''Pertjerehan jang ka doewa kali.'''}
Dengen ringkes saja soeda poelang kombali di Gang Dato, dengen saja poenja kantong ada padet sama oewang kertas.
Orang loear soeda bisa doega dengen djitoe sekali dari saja poenja perkawinan dengen itoe empe.
Saja sendiri sampe merasa heran bagimana orang loear bisa taoe apa jang soeda terdjadi atas diri saja pada itoe empe.
Bole djadi djoega dari boedjang-boedjang jang
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 61 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
soeda tjeritaken saja poenja hal, kaloe tida begitoe, moestahil ia orang bisa dapet taoe.
Satoe boelan kemoedian. kombali telah dateng bebrapa entjim-entjim melamar pada diri saja.
Ini kali saja poenja iboe tida pegang resia lagi, dengen teroes trang, ia soeda kasi taoe bahoewa saja poenja bakal soewami, ada satoe pamoeda boekan seperti doeloean satoe empe-empe.
Begitoe pada soeatoe hari saja poenja iboe telah berkata, ,,Kau bakal merasa sanget broentoeng dengen kau poenja soewami jang sama moedanja, kita orang miskin memang lebi baek trima sadja nasip menoeroet takdirnja Allah.''
Ini oetjapan saja selaloe inget dan tida bisa loepaken.
Perdamian telah dibikin, dimana saja poenja bakal mertoewa maoe djoega saja berpakean setjara penganten, dengen begitoe saja djadi pake itoe pakean boeat ka doewa kali.
Kaloe di inget, laen-laen gadis biar bagimana hartawan djoega tjoema bisa pake itoe pakean penganten boeat satoe kali sadja, dalem ini hal saja djadi lebi menang satoe kali.
Apa lagi saja poenja bakal soewami ada toe-<noinclude></noinclude>
nknkzg7jca3lv1wpoubircztjnzom5d
Halaman:17 kali bertjere.pdf/35
104
105438
297625
2026-06-11T08:58:01Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297625
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 62 -}}
----
roenan Kapitan, djadi di itoe kali saja boekan pake pakean penganten biasa, tapi Hong Kwa jang sering di boeat banggahar bagi orang prampoean.
Di waktoe hari kawin, saja soeda lakoeken oepatjara dengen berdoewa sama saja poenja soewami baroe, dimana saja djadi dapet liat bahoewa itoe perdjaka ampir tida mempoenjai tenaga lagi, menoeroet adjarannja emma tjomblang, apa lagi kaloe ia misti sodja-koei, saja soeda lama tekoek dengkoel, tapi ia dengen meringis-ringis baroe bisa berboeat seperti saja, saja liat roepanja ada sanget poetjet sama djoega mait.
Bebrapa kali ia soeda doedoek mengaso dengen napas sengal-sengal, saja kira memang oemoemnja penganten lelaki tida koeat pake itoe pakean Boantjoe jang komprang dan berat, seperti djoega penganten prampoean kebanjakan tida sanggoep djoendjoeng kembang taboer terlaloe lama.
Sahabisnja djalanken oepatjara di roema saja, saja laloe ikoet pergi ka roemanja.
Ini kali kreta jang saja doedoekin ada lebih
{{c|- 62 -}}
----
bagoes dari doeloean, diatas tenda kreta ada diriasin dengen kembang-kembang kaen, koesir dan toekang koeda ada berpakean costum jang bagoes.
Koetika saja doedoekin itoe kreta penganten jang begitoe bagoes, saja rasanja seperti satoe njonja toewan tanah.
Sementara itoe sepasang koeda besar jang menarik kreta penganten, sebab koesir ada tahan lesnja dengen kras, hingga itoe sepasang binatang berlari sama djoega lagi bernandak di sepandjang djalanan raja.
Koetika soeda ampir deket sampe di roema penganten lelaki, saja dapet liat ada dipasang tetarep dengen oedjoeng sebla kiri dan kanan ada panggoeng moeziek dan najoep, di itoe tempat soeda padet dengen tetamoe dan orang-orang jang menonton.
Boom dan petasan laloe di pasang, sebagi tanda boeat samboet datengnja penganten.
Didepan tetarep ada berdiri saja poenja mertoewa lelaki dan prampoean, sementara saja poenja Nio ada pegang satoe nenampan jang terisi kembang, bras koening dan oewang.<noinclude></noinclude>
dg7dx2sh967ne115cj9lwnp28wgpu09
Halaman:17 kali bertjere.pdf/36
104
105439
297626
2026-06-11T09:00:06Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297626
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 64 -}}
----
Satoe djongos soeda berdiri menoenggoe sambil pegangin satoe pajoeng soelam model koeno.
Koetika kreta penganten brenti didapen tetarep penganten lelaki laloe toeroen lebi doeloe denger di pegangin oleh emma tjomblang, kerna roepanja ampir ia tida koeat bawa ia poenja diri sendiri, kemoedian ia laloe menjodja pada saja sebagi tanda boeat mengoendang saja masoek dalem roemanja.
Saja poenja mertoewa prampoean laloe sebar-sebarin itoe kembang, bras koening dan oewang hingga banjak anak-anak dan boedjang-boedjang jang lagi menonton pada bereboet poengoetin itoe oewang.
Sala satoe dari antara itoe orang-orang soeda menoebroek pada penganten lelaki, hingga ia ampir djadi djato.
Saja poenja mertoewa lelaki telah djadi sanget goesar laloe oesir-oesirin itoe semoewa orang di soeroe minggir, baroe saja dapet djalan boeat masoek ka dalem.
Sasoedanja sodja pada sekalian tetamoe, emma tjomblang laloe adjak ka pertengahan, dimana ada medja Sam-Kaij boeat djalanken peradatan.
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 65 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
pada saja poenja kadoewa mertoewa dan sanak familie, dengen dapet oewang teepaij.
Boeat saja maski misti sodja koei sereboe kali, barangkali saja masi bisa lakoeken itoe pakerdjahan dengen gampang, tetapi saja kesian pada saja poenja soewami, baroe satoe-doewa kali koei sadja, ia soeda djato doedoek dan teroes djadi pangsan, kerna hawa di itoe roewangan ada sanget panas dengen banjak orang jang menonton.
Doktor laloe di panggil dateng dengen sigra. Tida bebrapa lama poelah saja dapet denger dari toekang rias, bahoewa itoe penganten lelaki telah moentaken banjak dara, hingga ia sampe tida koeat bangoen lagi.
Ia ada di taro di kamar jang terpisa, sementara saja ada di kamar penganten dengen di roeboengin sama anak-anak prampoean.
Dalem hati saja berkata, kenapa saja poenja peroentoengan sampe begitoe sial, pertama saja soeda kawin sama empe-empe, kadoewa saja poenja nikahan saoepama djoega saja soeda kawin dengen mait.
Kesedihan dan penjeselan semoewa soeda<noinclude></noinclude>
nnwxjmlgxfsunp1a15x224w4roc0gkt
Halaman:17 kali bertjere.pdf/37
104
105440
297627
2026-06-11T09:04:14Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297627
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 66 -}}
----
berkoempoel djadi satoe.
Kerna sakitnja sadja poenja soewami ada begitoe brat tiga hari sahabisnja kawin ia telah wafat.
Tiga boelan kemoedian sadja poenja mertoewa prampoean laloe anterin sadja kombali ka sadja poenja iboe di gang Dato.
Kaloe sadja poenja iboe meliat sadja poenja moeka koesoet dan djengkel, ia selaloe soeka briken hiboeran, atawa adjak sadja melantjong ka sana sini.
Doewa boelan kemoedian kombali telah dateng satoe entjim dengen naek koeda kreta, dan berpakean mas-inten jang sanget reboe meminang pada sadja poenja diri.
Sebetoelnja sadja soeda maoe bilangin pada sadja poenja iboe boeat tampik sadja ia poenja lamaran, kerna sadja pikir sadja poenja deradjat jang renda bagimana bisa djadi setimpal dengen itoe njonja jang hartawan.
Seblonnja sadja bisa oetjapken itoe omongan sadja poenja iboe soeda bisikin pada sadja, trima sadja kau poenja nasip, barangkali kau bole djadi broentoeng.
{{c|- 67 -}}
----
Saja taoe satoe iboe selaloe pikirin boeat kebaikan anaknja, maka dengen tida membanta saja menoeroet trima itoe lamaran.
Itoe entjim ada bilang pada iboekoe bahoewa ia tjoema maoe rajaken itoe oepatjara perkawinan dengen sepi boeat menarik ongkos, tapi tra oeroeng ia soeda seraken mas kawin f 500. — di tangan iboekoe.
{{u|'''Pertjerehan jang ka tiga kali.'''}}
Hari kawin jang soeda di tetepken, dengen tjepet soeda sampe, hingga saja kombali misti pake itoe pakean penganten boeat ka tiga kalinja, sebetoelnja tida ada satoe gadis jang bisa pake Hoa-Koen sampe tiga kali, djoega tida ada satoe anak prampoean jang mempoenjai peroentoengan begitoe sial dan tjilaka seperti saja.
Koetika saja dianter ka roema penganten lelaki, saja liat di roema mertoewa saja tida ada barang satoe tetamoe, dalem hati saja berpikir, barangkali orang jang mendjadi saja poenja soewami ada ia poenja anak poengoet, maka ia soeda sajang boeat kloearken banjak oewang, dalem pernikahannja ia poenja poetra.<noinclude></noinclude>
aoxkkj1y15kl6b7q8wj7x70y0uskqj9
Halaman:17 kali bertjere.pdf/38
104
105441
297628
2026-06-11T09:06:26Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297628
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 68 -}}
----
Sahabisnja djalanken peradatan, saja laloe di-anter ka kamar penganten, baroe sadja saja doedoek blon bebrapa lama, penganten lelaki laloe masoek dalem kamar dengen tingka lakoe tjeriwis ia laloe doedoek sambil awasin pada saja.
"Nona, nona, ini malem tidoer sama Enko ja." seraja oetjapken itoe perkatahan ia laloe pelok saja poenja le'er, maski di itoe kamar ada toekang rias dan emma tjomblang, ia soeda brani berlakoe begitoe tida taoe maloe.
Saja poenja hati djadi merasa sanget mendongkol, tapi saja tida brani berkata apa-apa boeat oesir padanja.
Dengen mendadak saja poenja aer mata mengoetjoer sanget deres, kerna saja poenja hati merasa piloe sekali menginget saja poenja peroentoengan jang begitoe sial, ada poenja soewami jang tida taoe maloe.
Pada waktoe dahar nasi malem, satoe soeap nasi jang masoek di moeloet saja, saja rasaken seret sekali, djika saja tida bantoe toelak dengen minoemin aer, pastilah itoe makanan tida bisa liwat di saja poenja tenggorokan.
Saja berdiam di itoe roema sama djoega di
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 69 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
Noraka, kaloe bole saja maoe soeroe saja poenja iboe kembaliken oewangnja f 500. — soepaja saja poenja diri bole merdika kombali.
Djem sembilan malem saja poenja mertoewa prampoean laloe anter saja ka dalem kamar penganten, saja tida brani menoelak atawa membanta ia poenja prenta.
Tapi didalem kamar saja tida brani rebaken saja poenja diri, maski saja rasaken badan saja sanget tjape, saja doedoek sadja di satoe krosi jang ada di itoe kamar.
Tida lama kemoedian si gila masoek, dengen tida mengenal atoeran, ia soeda djembreng saja poenja pipi sambil berkata, "Soeda malem kenapa masi blon maoe tidoer."
Saja sampok tangannja dengen niatan maoe bertreak, kerna saja merasa serem sekali pada itoe soewami, atawa lebi senang kaloe saja bilang si Gila.
Ia laloe betot dan sentak saja poenja tangan hingga ia ampir ketoebroek randjang.
"Djangan Enko begitoe kasar, saja boekannja prampoean soendel." kata saja sambil delikin padanja.<noinclude></noinclude>
lkqlevemgd7jva1730wlf5nwn68tv99
Halaman:17 kali bertjere.pdf/39
104
105442
297629
2026-06-11T09:09:30Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297629
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 70 -}}
----
Dengen roepa jang boeas ia laloe goedjeng pada saja, hingga satoe pergoeletan telah terdjadi, saja taoe saja poenja tenaga tida bisa lawan pada tenaganja, maka saja laloe bertreak minta toeloengan.
Djoestroe pintoe kamar tida di koentji, saja poenja mertoewa prampoean laloe masoek dan maki-in pada anaknja.
Saja laloe djongkok menjemba minta kemoerahan hatinja saja poenja mertoewa prampoean bahoewa saja tida brani berdiam lagi dalem itoe kamar.
Lantaran kesian pada diri saja, maka ia djadi loeloesken djoega, kasi saja satoe kamar dengen di temenin sama satoe boedjang prampoean.
Dari itoe boedjang saja dapet taoe bahoewa si Gila itoe ada saorang bantji, maka ia poenja kelakoean sampe begitoe boeas.
Besoknja saja laloe mengadep lagi sama saja poenja mertoewa boeat minta di anterin poelang ka roema saja poenja iboe.
Sebab ia liat jang saja tida soeka di boeat permaenan oleh si gila, dengen terpaksa ia laloe soeroe boedjang prampoean anterin pada saja.
{{c|- 71 -}}
----
Koetika saja poelang lagi di gang Dato, saja soeda menangis sesambatan
{{u|'''Pertjerehan jang ka ampat kali.'''}}
Sebrapa bisa saja poenja iboe soeda briken hiboerannja.
Bebrapa hari kemoedian, saja laloe berkata pada saja poenja iboe, bole djadi lantaran orang liat kita tinggal dalem satoe gang dari roema petak jang sewanja moerah, hingga orang soeda tida taro inda, semoewa orang jang dateng melamar soeda djebloesin diri saja boeat dibikin seperti barang permaenan.
Djoestroe di itoe waktoe saja soeda beroesia ampatblas taon, soeda termasoek mendjadi gadis jang roemadja-poetri, saja toch ada satoe oemat Allah djoega jang mempoenjai pikiran dan pengrasahan, sebagi saoemoemnja orang prampoean, biar misti idoep melarat, tidalah maoe djadi barang permaenan orang.
Begitoe dari gang Dato saja soeda pinda di Klenteng satoe straat jang sanget rame.
Oewang sewa dari itoe roema jang saja baroe tinggaiin ada f 15.— roepia satoe boelan, tapi<noinclude></noinclude>
oetu95yh5wrtl1oxepdpwne2mg75r3c
Halaman:17 kali bertjere.pdf/40
104
105443
297630
2026-06-11T09:11:31Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297630
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 72 -}}
----
saja tida merasa kebratan, sebab dari itoe tiga kali poenja penikanan dan pertjerehan soeda diitoeng ada berdjoembla sampe f 5000.— lebi, teroetama itoe empe soeda jang hartawan soeda bingkisin saja banjak oewang.
Perabotan roema saja sengadja bli baroe, dengen maksoed boeat oesir itoe semoewa kesialan atas diri saja.
Saja poen soeda pikir boeat ini kali tentoe tida ada orang jang maoe kawin lagi pada saja, dimana orang bisa pertjaja boeat satoe prampoean jang soeda kawin sampe tiga kali masi teroes djadi satoe gadis jang soetji.
Di waktoe pagi kaloe saja lagi bli koewe di depan pintoe, saja soeka liat ada satoe perdjaka jang liwat di depan saja poenja roema, dengen matanja selaloe melirik pada diri saja.
Begitoepoen di waktoe sore itoe orang liwat kombali matanja selaloe mengawasin ka roema saja.
Saja liat ia soeka bawa satoe kantong, saja kira dalem itoe kantong tentoe ada terisi serentjeng anak koentji, atawa bole djadi djoega terisi oewang, kerna keliatan isinja ada sepert
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 73 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
barang jang brat.
Dalem hati saja berpikir apatah ia ada satoe mandoor goedang atawa satoe kassier, kaloe ia djadi kassier, masa ia bole bawa poelang oewangnja ia poenja tauwke.
Saja sengadja soeda berdiri di loear, kapan waktoenja ia soeka liwat.
Begitoe kita orang dengen pengaroenja mata jang soeda briken peranteran boeat masing-masing njataken tjintanja, kaloe ia lagi melirik saja soeda samboet dengen mesem, begitoe poen saja liat ia djoega djadi toeroet bersenjoem.
Kira-kira itoe lelakon soeda berdjalan ampir satoe boelan, satoe Sianseng jang stenga toewa soeda dateng di roema saja minta bitjara pada saja poenja iboe.
Dari samping pintoe saja pasang koeping boeat dengerin ia orang poenja pembitjarahan.
„Entjim, saja poenja tauwke, soeroe saja dateng disini boeat bitjaraken oeroesan djodo dari entjim poenja anak prampoean.“ kata itoe Sianseng, satelah saja poenja iboe soeda silaken ia doedoek di satoe krosi.
„Baba poenja tauwke jang mana?“ menanja<noinclude></noinclude>
gujvuj7z0k31uk37ema7w4db16603lx
Halaman:17 kali bertjere.pdf/41
104
105444
297631
2026-06-11T09:14:03Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297631
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 74 -}}
----
saja poenja iboe jang sekarang soeda moelai maoe berlakoe lebi teliti, kerna ia taoe saja banjak menanggoeng kedoekahan dari itoe tiga kali poenja kegagalan dalem saja poenja pernikahan.
„Saja poenja tauwke ada boeka waroeng tjita di Loods Tanah Lapang, ia poenja orang toewa ada boeka toko tjita di Djembatan lima, saja kira kaloe si Nona sampe djadi istrinja saja poenja tauwke boeat dirinja si nona tida aken djadi kepiran, sebab ia ada satoe anak moeda jang radjin dan tjerdik, maski dari orang toewanja tida di kasi kapitaal ia soeda bisa dagang sendiri.“ kata itoe Sianseng jang stenga toewa.
„Itoelah jang memang saja harep.“ menjaoet saja poenja iboe dengen roepa girang, sebab saja soeda kasi taoe dari itoe pamoeda jang ada taro hati pada diri saja.
„Kaloe begitoe djadi gampang saja bikin beres ini oeroesan.“ kata itoe Sianseng sambil kasi kloear dari kantong dalem satoe enveloppe mera, kemoedian ia laloe berkata poelah, „saja poenja tauwke soeroe anterin ini enveloppe pada entjim.“
Saja poenja iboe laloe trima itoe enveloppe sambil atoerken banjak trima kasi.
{{c|- 75 -}}
----
"Sebentar sore, kaloe enko poenja tauwke tida boeat halangan, saja poenja matan maoe bikin sedikit makan-makan, boeat tandanja sadja saja oendang Enko dan Enko poenja tauwke." kata saja poenja iboe, ia soeda oetjapken itoe perkatahan, barangkali ia soeda djadi bosen dan merasa sanget tjape boeat oeroesin oepatjara saja poenja perkawinan jang selaloe gagal.
Tjoba kaloe ia tida merasa kekwalahan, dan masi berkoekoe dengen atoeran oemoem dari kita poenja bangsa poenja atoeran boeat rajaken saja poenja perkawinan dengen oepatjara jang sah, pastilah sampe di sitoe mendjadi achirnja dari saja poenja pernikahan.
Boeat orang lelaki lebi gampang bisa dapetken kainginannja ada lebi senang lagi bagi dirinja, sedeng saja saorang prampoean moeda jang baroe dewasa penoe dengen angen-angen boeat dapetken itoe kebroentoengan sebagi istri, djoega saja poenja pikiran soeda tida perloe lagi dengen segala oepatjara, jang tjoema bisa timboelken saja poenja kesedihan.
Begitoelah di itoe malem, saja poenja iboe soeda bikin sedikit pesta perdjamoean dan di<noinclude></noinclude>
tfwvsyhzh99tf8s4ph31yv25ie8hz01
Halaman:17 kali bertjere.pdf/42
104
105445
297632
2026-06-11T09:16:35Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297632
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 76 -}}
----
itoe malem djoega, saja poenja soewami jang ka ampat soeda menginep dalem satoe kamar dengen saja.
Maski dalem itoergan, ia ada djadi saja poenja soewami jang ka ampat, tapi sebetoelnja ia ada saja poenja soewami jang ka satoe, dimana saja poenja kebroentoengan dan harepan saja seraken pada dirinja.
Tjoema sadja itoe perkawinan soeda terdjadi di loear taoenja ia poenja orang toewa, dengen begitoe saja poenja diri telah teranggep sebagi satoe Djinge.
Baroe bebrapa boelan saja rasaken itoe kebroentoengan, apa maoe pada soeatoe hari, selagi saja poenja iboe maoe blandja di Pasar Tanah Lapang, lantaran koerang awas ia soeda kedjeblos masoek dalem kali ketjil.
Bebrapa orang jang meliat itoe ketjilakahan soeda briken pertoeloengan dengen angkat kasi naek pada saja poenja iboe, tapi ia soeda tida bernjawa lagi, begitoe orang soeda gotong bawa poelang ia poenja mait.
Saja soeda menangis seperti orang gila, kerna saja pikir saja poenja pengidoepan selaloe djaoe
{{c|- 76 -}}
----
dengen kesenangan, baroe saja dapet soewami jang kebeneran, sekarang saja soeda misti kailangan iboe, iboe jang saja paling tjinta.
Saja poenja soewami sebrapa bisa soeda briken hiboeran.
Begitoe dengen oepatjara jang pantes, ia poenja djinazat telah di koeboer.
Meninggalnja saja poenja iboe, saja djadi tida mempoenjai lagi andelan. selaennja saja poenja soewami, maka sebrapa bole saja soeda djaga saja poenja diri dengen betoel, soepaja saja poenja soewami tida ada niatan boeat tinggalken pada diri saja.
Bebrapa boelan saja soeda tinggal berkoempoel padanja, saja dapet kenjatahan bahoewa ia ada tjinta sekali pada saja, maka saja poen bales ia poenja ketjintahan dengen berboenga sampe sepoeloe kali lipet.
Sampe achirnja pada soeatoe hari satoe delman telah brenti didepan saja poenja roema, dari mana telah toeroen satoe entjim jang saja baroe dapet liat.
Itoe entjim laloe kasi kenal dirinja bahoewa ia ada djadi iboe dari saja poenja soewami.<noinclude></noinclude>
lpno58jf6i4xw88tt5nzv0d1w63hxvm
297633
297632
2026-06-11T09:16:59Z
Link PB
26772
297633
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 76 -}}
----
itoe malem djoega, saja poenja soewami jang ka ampat soeda menginep dalem satoe kamar dengen saja.
Maski dalem itoergan, ia ada djadi saja poenja soewami jang ka ampat, tapi sebetoelnja ia ada saja poenja soewami jang ka satoe, dimana saja poenja kebroentoengan dan harepan saja seraken pada dirinja.
Tjoema sadja itoe perkawinan soeda terdjadi di loear taoenja ia poenja orang toewa, dengen begitoe saja poenja diri telah teranggep sebagi satoe Djinge.
Baroe bebrapa boelan saja rasaken itoe kebroentoengan, apa maoe pada soeatoe hari, selagi saja poenja iboe maoe blandja di Pasar Tanah Lapang, lantaran koerang awas ia soeda kedjeblos masoek dalem kali ketjil.
Bebrapa orang jang meliat itoe ketjilakahan soeda briken pertoeloengan dengen angkat kasi naek pada saja poenja iboe, tapi ia soeda tida bernjawa lagi, begitoe orang soeda gotong bawa poelang ia poenja mait.
Saja soeda menangis seperti orang gila, kerna saja pikir saja poenja pengidoepan selaloe djaoe
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
dengen kesenangan, baroe saja dapet soewami jang kebeneran, sekarang saja soeda misti kailangan iboe, iboe jang saja paling tjinta.
Saja poenja soewami sebrapa bisa soeda briken hiboeran.
Begitoe dengen oepatjara jang pantes, ia poenja djinazat telah di koeboer.
Meninggalnja saja poenja iboe, saja djadi tida mempoenjai lagi andelan. selaennja saja poenja soewami, maka sebrapa bole saja soeda djaga saja poenja diri dengen betoel, soepaja saja poenja soewami tida ada niatan boeat tinggalken pada diri saja.
Bebrapa boelan saja soeda tinggal berkoempoel padanja, saja dapet kenjatahan bahoewa ia ada tjinta sekali pada saja, maka saja poen bales ia poenja ketjintahan dengen berboenga sampe sepoeloe kali lipet.
Sampe achirnja pada soeatoe hari satoe delman telah brenti didepan saja poenja roema, dari mana telah toeroen satoe entjim jang saja baroe dapet liat.
Itoe entjim laloe kasi kenal dirinja bahoewa ia ada djadi iboe dari saja poenja soewami.<noinclude></noinclude>
jqtwn48pc14rncfvnln8wkojehga4qm
Halaman:17 kali bertjere.pdf/43
104
105446
297634
2026-06-11T09:19:41Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297634
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 78 -}}
----
Maka saja laloe djongkok menjemba boeat samboet ia poenja kedatengan.
"Nona, entjim ada sedikit omongan maoe bitjaraken pada nona." begitoe ia soeda moelai berkata.
Saja soeda bisa doega lebi doeloe bahoewa datengnja tentoe ada membawa kabar djeiek boeat saja poenja diri.
Tapi soepaja saja tida nanti dapet tjelahan sebagi prampoean jang tida taoe atoeran, maka saja soeda paksaken diri saja boeat kasi toendjoek saja poenja senjoeman, sambil menjaoet bahoewa saja ada bersedia boeat mendengerin ia poenja omongan.
"Semoewa hal nona sama saja poenja anak lelaki saja soeda dapet taoe, tjoema saja perloe dateng disini boeat minta nona poenja pikiran jang djerni, sebab pada bebrapa boelan jang blakangan ini, kita orang poenja dagangan soeda djadi banjak moendoer dan dapet keroegian besar, sampe meninggalken sedjoembla oetang f 2000.— jang entjim rasa tida sanggoep loenasken pada satoe toko tjita di Pintoe Ketjil, sementara toean oewang mendesek teroes sambil mengantjem
{{c|- 79 -}}
----
boeat minta'in failliet kapan itoe oetang entjim tida bikin beres, tapi sebaliknja kapan entjim bisa loeloesken ia poenja kehendakan, itoe oetang ia maoe bikin bebas sadja, jaitoe ia maoe poengoet mantoe pada saja poenja anak jang tjoema satoe-satoenja."
Koetika saja dapet denger itoe pembitjarahan, saja poenja kedoewa loetoet rasanja sanget lemes, hingga dengen tida terasa lagi saja soeda djato doedoek, dan djadi pangsan.
Sasoedanja di tjekok sama aer djahe, baroe saja tersedar lagi, saja laloe menangis sesambatan, kerna saja rasaken sama djoega doenia soeda djadi kiamat, dimana saja terpaksa misti berpisa dengen saja poenja soewami.
Oh, oewang, oewang, oewang djoega jang mendjadi setan, brapa kali kau soeda mengroesaken akoe poenja kebroentoengan roematangga, begitoe saja soeda berpikir didalem hati saja.
Saja poenja mertoewa ada doedoek disamping saja, saja liat roepanja tida tega boeat memandang saja poenja kesangsaragan maka ia laloe berkata boeat hiboerin saja poenja hati, "Ja, nona,<noinclude></noinclude>
4c87w4zj20ptq8qislbxdv6v904dto1
Halaman:17 kali bertjere.pdf/44
104
105447
297635
2026-06-11T09:21:52Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297635
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 80 -}}
----
entjim menjesel sekali soeda dateng disini sampe bikin nona poenja soesa hati. ini semoewa lantaran entjim poenja keada'an sanget terdesek."
Koetika saja rasaken saja poenja badan ada sedikit koewatan, ia laloe maoe tjoba bangoen boeat berdoedoek, tapi saja poenja mertoewa laloe tjega dengen berkata, "Reba sadja nona, nona, kau poenja bada masi lemes, entjim bole doedoek disini boeat temenin padamoe."
"Trima kasi boeat entjim poenja pertoelangan, jang soeda bikin saja djadi tersedar, saja blon bisa rawatin pada entjim, tapi entjim soeda lebi doeloe rawatin sama saja. Disini saja maoe minta bitjara jang saja harep entjim tida boeat goesar atawa anggep saja mengomong sombong dari entjim poenja kesoesahan oewang kaloe saja bisa adaken itoe oewang, bagimana entjim poenja pikiran, sebab saja lebi soeka mati, kapan saja bisa berpisa pada Enko."
"Kapan sampe bisa dapet pertoeloengan dari nona, memang ini ada jang paling baek, kasatoe entjim troesa bikin nona soenja sakit hati, kadoewa anaknja itoe soedagar tjita tentoe djelek, maka sampe ia maoe begitoe memaksa boeat
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 81 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
poengoet mantoe pada entjim poenja anak."
Dengen pengaroenja oewang djadi saja soeda bisa toelak itoe bahaja jang aken mengantjem saja poenja diri, djoestroe di itoe waktoe saja poenja soewami telah dateng, maka dihadepannja saja laloe seraken semoewa saja poenja oewang simpenan jang terboengkoes dengen saja poenja tali band.
Koetika di itoeng itoe oewang sama sekali ada f 5250.—, saja poenja mertoewa merasa heran sekali bahoewa saja ada mempoenjai begitoe banjak oewang, tapi ia tida brani tanjaken dari mana saja soeda bisa dapetken.
Doeloe lantaran kekoerangan oewang jang saja misti rasaken roepa-roepa seksahan, tapi sekarang dengen saja poenja oewang saja bisa pegang kekel saja poenja kebroentoengan dengen idoep manis pada saja poenja soewami.
Di itoe hari djoega, saja poenja mertoewa laloe adjak saja pinda tinggal dalem roemanja, serta panggil pada saja "Njonja mantoe."
Itoelah satoe glaran jang saja soeda bli dengen saja poenja oewang.
Satoe taon berselang peprangan besar telah<noinclude></noinclude>
gvltmr7s32kuw00cpz7yy871iokc2vi
Halaman:17 kali bertjere.pdf/45
104
105448
297636
2026-06-11T09:23:32Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297636
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 82 -}}
----
meradjaleala di Europa, banjak fabriek kaen telah di toetoep dan barang-barang tjita poen ada terlaloe soesa boeat di kasi dateng disini, orang-orang tjerita bahoewa Pamerentah Inggris toetoep Suez-kanaal, hingga semoewa kapal-kapal dari Europa telah blajar dengen poeterin binoewa Afrika atawa dengen ambil djalan dari Amerika liwat di Panama-kanaal, satoe perdjalanan jang memakan lebi banjak tempo dan berbahaja.
Lantaran pertoeloengannja saja poenja oewang simpenan, saja poenja mertoewa prampoean poenja dagangan senantiasa djadi bertamba madjoe apa lagi ia soeda moelai bikin perhoeboengan direct dengen firma-firma Europa, jang soeda pertjaja dan kasi oetang padanja sampe bebrapa poeloe reboe dan itoe barang-barang ia laloe kasi oetang lagi pada batikkerij-batikkerij di Paal Merah.
Dasar ia poenja peroentoengan ada sanget bagoes, kerna kaloe di pikir ia tida lebi dari satoe prampoean biasa jang tida dapet pladjaran, djanda toewa jang tjoema dari kebiasahannja sadja ia bisa djadi satoe soedagar, tetapi ia poenja roda peroentoengan lagi sedeng terpoeter.
{{c|- 83 -}}
----
bagoes, sebab baroe sadja ia trima seratoes baal kaen poeti, dari Europa telah dateng telegraam kasi kabar harganja itoe barang soeda djadi naek saban kajoe f 7.50
Itoe keoentoengan jang sanget loear biasa, ditamba dengen ia poenja keoentoengan jang doeloean, djadi berdjoembla sanget besar, sementara orang-orang jang oetang padanja semoewa telah bajar dengen betoel, dengen begitoe ia soeda bisa mendjadi satoe njonja hartawan besar.
Begitoelah ia telah bli satoe roema gedong boeat harga f 20.000, dari Djembatan Lima ia soeda adjak saja pinda tinggal dalem itoe gedong.
Beberapa hari kemoedian ia laloe kombaliken saja poenja oewang f 5250. serta bli'in djoega saja satoe pasang giwang jang berharga f 1000.—
Oh, di itoe waktoe saja poenja hati mendjadi sanget girang, sebab saja pikir kaloe anaknja satoe toedang klontong sampe bisa pake giwang jang harga begitoe besar, itoelah sama djoega orang harepin oedjan di langit, tapi toch itoe barang soeda bisa menempel di koeping saja.
Saban-saban saja soeka berdiri di depan katja<noinclude></noinclude>
5k23ddl27f285h35ppkzdm1zg4tb8ib
Halaman:17 kali bertjere.pdf/46
104
105449
297637
2026-06-11T09:27:27Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297637
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 84 -}}
----
boeat meliat itoe sepasang Brilliant jang berkredep-kredep, tida sala kaloe orang soeka kata, si boeta baroe melek, si pintjang baroe bener, sampe biakangan saja merasa djenga djoega dengen saja poenja kelakoean.
Satoe minggoe berselang tatkala saja poenja mertoewa prampoean dengen soewami saja lagi sedeng doedoek bersantap, di itoe tempo saja dari dapoer kebetoelan lagi maoe bawain soep ajam, maka djadi saja dapet denger ia orang lagi bitjaraken boeat melamar anak prawan hingga dalem hati saja djadi tjemboeroean, maka saja laloe taro kombali itoe barang makanan di dapoer dan saja laloe pasang saja poenja koeping, sebab saja kepengen taoe, itoe anak prawan boeat djadi pasangan siapa.
„Betoel ia soeda kawin tiga kali, tapi saja dapetken dirinja masi ada satoe gadis, lagi kita ada menanggoeng boedi padanja, dimana saja bole sampe hati......“ begitoe saja telah denger ia poenja poetra menjaoet.
„Kau bilang waktoe kau dapetken dirinja masi prawan, tapi publiek poenja anggepan, tida lebi tida koerang, ia tjoema ikoet pada kau sebagi
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 85 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
djitjoet, kenapa doeloe kau soeda tida maoe rajaken oepatjara pernikahan, soepaja akoe bole oendang akoe poenja sobat-sobat dan kenalan boeat hadlir di kita poenja pesta, djoega sebagimana atoeran Tionghoa barang siapa jang tida menika, jaitoe sembajang Sam Kaij dan Tjiotauw jang paling penting, di acheratnja nanti di oeber-oeber sama babi oetan, taro ini oeroesan jang kita tida taoe trang bole di boeang ka samping, tapi soeda satoe taon lebi kau soeda piara padanja, ia blon djoega bisa hamil boeat samboeng kita poenja toeroenan, inilah ada satoe hal jang kita tida bole antepin, sedeng laen-laen orang hartawan bole piara bini moeda doewa tiga, masalah kau misti di larang, kaloe begitoe oewang jang kita poenja sama djoega tida ada goenanja." kata sang iboe jang maoe paksa soeroe anaknja menika djoega, sebab ia sendiri blon taoe rasain bagimana pri dan sakit rasanja orang di madoe.
Adoe nasip, ja pengidoepan, kenapa kau senantiasa tida maoe tinggal tetep, sebegitoe saja soeda meratap sambil inget bahoewa di itoe waktoe saja poenja kedoedoekan soeda djadi ber-<noinclude></noinclude>
1gv5coi01i73u3wh5h01ygqt25g25by
Halaman:17 kali bertjere.pdf/47
104
105450
297638
2026-06-11T09:34:39Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297638
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 86 -}}
----
gontjang, saja soeda taoe jang di itoe waktoe saja poenja oewang djoemblanja ada kala banjak dengen oewangnja saja poenja mertoewa, hingga saja tida dapet djalan boeat singkirin itoe bahaja.
Saja tida maoe tegor pada saja poenja soewami, sebab saja poenja hati soeda rasanja mengeri bahoewa pertjerehan aken terbit, djoega ada tida baek boeat satoe prampoean misti bangkit-bangkit segala boedi, jang bole dibilang saja soeda dapet balesannja sampe tjoekoep, itoelah memang soeda adatnja doenia, menoesia poenja perdjalanan, orang dari miskin kaloe bisa djadi hartawan lantes merasa dirinja ada sanget agoeng, segala apa maoe penoe dengen kehormatan, kaloe ada tersangkoet sedikit sadja, ia lantes maoe toekar dan roba djadi baroe, kaloe boeat barang pakean gampang di toekar atawa di boeang, tapi satoe istri, jang djadi sesama menoesia mempoenjai pengrasahan, apa ada patoet kaloe orang-orang lelaki saban-saban kekajahan bertamba, ia orang toekar lagi istri, tapi itoe pikiran djoestroe timboel dari iboenja, tegesnja prampoean bersatroe dengen prampoean.
Saja poenja iboe djoega haroes di salaken
{{c|- 87 -}}
----
jang soeda merasa bosen boeat rajaken saja poenja oepatjara perkawinan dengen oemoem, maka ia soeda seraken saja poenja diri dengen tjintjai sadja.
Ja, doenia, doenia, memang menoesia jang miskin dan lemah selaloe misti idoep serba-sala, kaloe doeloe saja soeda bikin tjerewet, tentoe saja bole dapet tjelahan dengen di kata'in prampoean jang bertingka.
Bebrapa hari kemoedian saja liat saja poenja mertoewa prampoean dengen berpakean sanget rebo telah pergi melamar satoe gadis, boeat di kawinken dengen saja poenja soewami, djoestroe orang toewanja itoe gadis tjoema soeka memandang pada kekajahan orang sadja, maka ia orang soeda tida bikin kebratan tentang dirikoe.
Bole djadi djoega saja poenja mertoewa prampoean soeda memboedjoek dengen segala omongan manis dan kasi harepan baek kerna itoe gadis bakal djadi bini toewa, maka dengen gampang ia soeda bisa dapetken maksoednja.
Kaloe lagi bekerdja saja poenja hati rasanja legahan tapi di waktoe menganggoer, apa lagi kaloe malem, lantes dateng roepa-roepa pikiran<noinclude></noinclude>
rsuvodb1dca9dv33sxdfderxhunrjew
Halaman:17 kali bertjere.pdf/48
104
105451
297639
2026-06-11T09:41:46Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297639
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 88 -}}
----
mengadoek dalem otak saja.
Rasanja hati saja seperti ada tergandjel dengen batoe jang brat, bantal kepala seringkali djadi basa dengen saja poenja aer mata kesedihan.
Saja pikir kaloe saja poenja soewami soeda dapet satoe bini baroe, jang saja poenja mertoewa prampoean lamarin, tentoe ada gadis jang lebi moeda dan lebi tjantik dari saja, dengen begitoe boekan sadja saja soeda kala deradjat djadi bini jang ka doewa, malahan saja djadi kala dalem bersaingan boeat dapetken ketjintahan saja poenja soewami.
Kaloe saja inget begitoe, pikiran saja soeda moelai djadi nekat, saja soeda maoe gantoeng diri atawa minoem ratjoen, soepaja teroesa rasain pait-getirnja pengidoepan di doenia.
Betoel saja poenja soewami ada mentjinta pada saja, sebab tjoema satoe dengen satoe, tetapi aken kedjadian doewa antara satoe, seperti barang misti terbagi sarang separo, sedeng dalem ini oeroesan tida ada wet jang melindoengken tjoema bergantoeng sama hatinja orang lelaki, saja kira tentoe di kemoedian saja bakal isep djari, sebab saja kala hawa sama bini toewa.
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 89 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
Saja soeda pikir dan timbang dengen mateng, lebi baek saja tinggalken saja poenja soewami sebloennja ia menika, barangkali tida begitoe menjakitin saja poenja hati, djoega saja teroesa djadi bermoesoe pada ia poenja bini baroe.
Sasoedanja saja poenja pikiran djadi tetep betoel saja laloe mengadep pada saja poenja mertoewa sambil djongkok menjemba saja minta idjin boeat saja berlaloe dari roemanja.
Bermoela ia soeda tjoba boeat menjega, tapi koetika ia dapet kenjatahan bahoewa saja selaloe berkras sadja, maka ia laloe berkata, ,,Kaloe sampe kau maoe pergi djoega, toenggoe doeloe lagi satoe doewa hari, akoe maoe tjari'in satoe roema boeat kau poenja tempat tinggal."
Begitoe ia telah pergi sewa satoe roema petak di Djembatan Batoe serta isiken perabotan roema jang lengkep boeat saja poenja tempat tinggal.
Tida sala sebagimana saja poenja doegahan betoel baroe-baroe saja pinda di itoe roema petak, saja poenja soewami sering menginep tapi kemoedian koetika ia soeda dapetken bini baroe, ia soeda djadi loepa pada saja dan djarang sekali taoe dateng.<noinclude></noinclude>
jmwm9r5qg7j1ya1liupil0dojcxm0xd
Halaman:17 kali bertjere.pdf/49
104
105452
297640
2026-06-11T09:44:15Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297640
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 90 -}}
----
Kaloe satoe boelan sekali saja soeda bisa berdjoempa padanja itoe soeda bole dibilang bagoes, sebab saja taoe betoel ia poenja ketjintahan pada diri saja soeda djadi semingkin tawar sedeng ia poenja bini kawin poen tentoe melarang kras boeat ia dateng koendjoengin pada saja.
Bebrapa boelan kemoedian, lantaran saja soeda tida sanggoep lagi trima itoe seksahan, saja soeda dateng di tokonja boeat minta soerat lepas.
Maski ia merasa brat boeat kasiken itoe soerat pada saja, saja teroes mendesek, hingga terpaksa ia soeda toelis djoega itoe soerat jang saja inginken.
,,Atas nona poenja permintaan saja kasiken ini soerat, sebab menginget nona poenja boedi dari itoe perabotan roema nona bole ambil, djoega saja bantoe harep soepaja nona idoep broentoeng." kata saja poenja soewami dengen aer mata berlinang-linang dan moeloetnja seperti orang maoe mewek.
Meliat ia poenja roepa jang begitoe sedi, kombali saja poenja hati djadi lembek, tadinja saja soeda maoe batalken saja poenja niatan,
{{c|- 90 -}}
----
tapi saja pikir sebaliknja, kapan saja kesian padanja, saja sendiri jang djadi misti rasaken itoe seksahan, jang sepatoetnja saja misti besedi, sebab saja poenja diri masi blon taoe bagimana nanti djadinja.
Dengen kerasin saja poenja hati, saja laloe berpamitan padanja, ia seraken oewang f 500.— di tangan saja boeat ongkos pengidoepan saja, selagi saja blon ikoet orang.
Saja atoerken banjak trima kasi dan laloe naek sado poelang ka Djembatan Batoe, koetika saja soeda masoek dalem saja poenja kamar, saja soeda menangis sesambatan, sebab saja inget peroentoengan saja ada terlaloe boeroek, soeda bisa dapet soewami jang senang bole kena di rampas oleh laen prampoean.
Begitoe dalem bebrapa hari saja teroes menangis dengen tida bangoen dari pembaringan, maski saja poenja boedjang prampoean soeda boedjoek dan hiboerin saja poenja hati, toch tra oeroeng rasanja sedi sadja.
'''<u>Pertjerehan jang ka lima kali.</u>'''
Bebrapa hari berselang djoestroe lagi rame<noinclude></noinclude>
4l2kqlsv2dn9m4upo2tsj1o3x8oilts
297641
297640
2026-06-11T09:44:37Z
Link PB
26772
297641
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 90 -}}
----
Kaloe satoe boelan sekali saja soeda bisa berdjoempa padanja itoe soeda bole dibilang bagoes, sebab saja taoe betoel ia poenja ketjintahan pada diri saja soeda djadi semingkin tawar sedeng ia poenja bini kawin poen tentoe melarang kras boeat ia dateng koendjoengin pada saja.
Bebrapa boelan kemoedian, lantaran saja soeda tida sanggoep lagi trima itoe seksahan, saja soeda dateng di tokonja boeat minta soerat lepas.
Maski ia merasa brat boeat kasiken itoe soerat pada saja, saja teroes mendesek, hingga terpaksa ia soeda toelis djoega itoe soerat jang saja inginken.
,,Atas nona poenja permintaan saja kasiken ini soerat, sebab menginget nona poenja boedi dari itoe perabotan roema nona bole ambil, djoega saja bantoe harep soepaja nona idoep broentoeng." kata saja poenja soewami dengen aer mata berlinang-linang dan moeloetnja seperti orang maoe mewek.
Meliat ia poenja roepa jang begitoe sedi, kombali saja poenja hati djadi lembek, tadinja saja soeda maoe batalken saja poenja niatan,
{{c|- 91 -}}
----
tapi saja pikir sebaliknja, kapan saja kesian padanja, saja sendiri jang djadi misti rasaken itoe seksahan, jang sepatoetnja saja misti besedi, sebab saja poenja diri masi blon taoe bagimana nanti djadinja.
Dengen kerasin saja poenja hati, saja laloe berpamitan padanja, ia seraken oewang f 500.— di tangan saja boeat ongkos pengidoepan saja, selagi saja blon ikoet orang.
Saja atoerken banjak trima kasi dan laloe naek sado poelang ka Djembatan Batoe, koetika saja soeda masoek dalem saja poenja kamar, saja soeda menangis sesambatan, sebab saja inget peroentoengan saja ada terlaloe boeroek, soeda bisa dapet soewami jang senang bole kena di rampas oleh laen prampoean.
Begitoe dalem bebrapa hari saja teroes menangis dengen tida bangoen dari pembaringan, maski saja poenja boedjang prampoean soeda boedjoek dan hiboerin saja poenja hati, toch tra oeroeng rasanja sedi sadja.
'''<u>Pertjerehan jang ka lima kali.</u>'''
Bebrapa hari berselang djoestroe lagi rame<noinclude></noinclude>
e6s8hablws3glgaznmw5dhsk3tc7k62
Halaman:17 kali bertjere.pdf/50
104
105453
297642
2026-06-11T09:49:39Z
Link PB
26772
/* Telah diuji baca */
297642
proofread-page
text/x-wiki
<noinclude><pagequality level="3" user="Link PB" /></noinclude>{{c|- 92 -}}
----
orang bitjaraken tentang pesta Shedjit dari Toa-pekong Tandjoeng Kait, ada jang kata kaloe orang maoe pergi ka sana misti dengen hati jang soedjoet, djoega orang prampoean jang lagi badan kotor kapan brani pergi djoega kasana kebanjakan di tenga perdjalanan dapet ketjilakahan, hingga ia misti terpaksa balik poelang.
Lebi djaoe orang bilang, soeatoe permintaan jang soedjoet selaloe bisa terkaboel.
Mendenger itoe tjerita saja poenja hati djadi ketarik, bole djadi djoega dengen dapet lindoengan dari itoe Sinbeng saja poenja diri jang sial nanti bisa idoep broentoeng, saja tida ingin dapet laki jang kaja, asal jang tjinta dan sajang pada diri saja soeda sampe tjoekoep.
Satelah saja soeda tetep bakal pergi tjaboet Tjiamsi, sorenja saja soeda beli kembang toedjoe roepa, jang saja rendem sama aer, aernja saja pake boeat mandi di waktoe besok paginja.
Kemoedian saja berias.
Boedjang saja, saja soeroe tjari taxi, tapi itoe boedjang soeda balik dengen tangan kosong, sambil bilang bahoewa semoewa taxi soeda dapet moeatan, katjoewali ada satoe doewa jang kosong,
{{c|17 KALI {{gap}}{{gap}}{{gap}} - 49 - {{gap}}{{gap}}{{gap}} BERTJERE}}
----
tapi ia orang minta bajaran jang mahal sekali ia kasi taoe lebi djaoe pada saja, kaloe pergi ka Tandjong Kait dengen naek Barkas ongkosnja ada lebi moerah, pergi - poelang tjoema f 3.— boeat satoe orang.
Begitoe saja laloe naek sado pergi ka Pasar Ikan.
Koetika saja baroe toeroen dari sado, saja liat ada satoe anak moeda dengen pake badjoe open djas, awasin pada diri saja, hingga saja merasa sanget kikoek sekali.
Saja laloe prenta boedjang soeroe bli kaartjis, tapi apa maoe di itoe waktoe kaartjis soeda terdjoeal abis, sebab saja dateng soeda terlaloe laat, maka saja djadi bingoeng dan tida taoe apa misti berboeat, saja pikir barangkali saja poenja diri masi sial, maka terpaksa saja misti oeroengken saja poenja perdjalanan ka Tandjoeng Kait.
Selagi saja poetoes harepan, itoe pamoeda jang baroesan awasin pada saja, laloe samperin sambil berkata, „Saja ada doewa kaartjis, jang tadinja saja sengadja soeda bli boeat saja poenja doewa temen, tapi saja kira ia orang tida djadi pergi, sebab sampe sekarang marika blon dateng<noinclude></noinclude>
rsbv9vdt1d49gkc8ycc7bz72hmesskg
Indeks:SK Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 005 Tahun 2017.pdf
102
105454
297644
2026-06-11T11:05:54Z
Rafka Aditia
21300
←Membuat halaman berisi ''
297644
proofread-index
text/x-wiki
{{:MediaWiki:Proofreadpage_index_template
|Type=collection
|wikidata_item=Q140170339
|Title=[[Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 005 Tahun 2017]]
|Subtitle=tentang Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
|Language=id
|Volume=
|Edition=
|Author=
|Co-author1=
|Co-author2=
|Co-author3=
|Translator=
|Co-translator1=
|Co-translator2=
|Editor=
|Co-editor1=
|Co-editor2=
|Illustrator=
|Publisher=
|Address=
|Printer=
|Year=
|Key=
|ISBN=
|Source=PDF
|Image=1
|Progress=OCR
|Pages=;Batang Tubuh
<pagelist from=1 to=1 />
;Lampiran I
<pagelist from=2 to=20 />
;Lampiran II
<pagelist from=21 to=22 />
|Volumes=
|Remarks=
|Notes=
|Header=
|Footer=
}}
cqxy0iyynkw4cn6gdoyzt0r4whrhqi1