Wikiwisata
idwikivoyage
https://id.wikivoyage.org/wiki/Halaman_Utama
MediaWiki 1.47.0-wmf.7
first-letter
Media
Istimewa
Pembicaraan
Pengguna
Pembicaraan Pengguna
Wikiwisata
Pembicaraan Wikiwisata
Berkas
Pembicaraan Berkas
MediaWiki
Pembicaraan MediaWiki
Templat
Pembicaraan Templat
Bantuan
Pembicaraan Bantuan
Kategori
Pembicaraan Kategori
TimedText
TimedText talk
Modul
Pembicaraan Modul
Acara
Pembicaraan Acara
Cagar Alam Tangkoko
0
4005
33946
32828
2026-06-17T04:56:54Z
IHLubis
17
33946
wikitext
text/x-wiki
{{pagebanner}}
[[Berkas:Tangkoko National Park, North Sulawesi, Indonesia.jpg|jmpl|Taman Nasional Tangkoko]]
'''Cagar Alam Tangkoko''' adalah sebuah cagar alam yang terletak di Kecamatan Bitung Utara, [[Sulawesi Utara]].
== Sejarah ==
Cagar Alam Tangkoko pertama kali ditetapkan sebagai hutan lindung oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1919 dan diperluas pada tahun 1978. Pada tahun 1981, kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus oleh Menteri Pertanian. Cagar ini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara.
== Menuju ke sini ==
Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Cagar Alam Tangkoko dengan menggunakan taksi atau transportasi umum. Jika berangkat melalui jalur darat dari Kota Manado, tersedia berbagai pilihan transportasi seperti taksi, ojek, maupun kendaraan pribadi. Waktu tempuh perjalanan umumnya sekitar satu jam atau sedikit lebih, tergantung kondisi lalu lintas.
== Lihat ==
Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas dan atraksi alam yang menarik. Wisatawan biasanya diajak mengikuti penjelajahan bersama pemandu lokal untuk mengamati langsung satwa endemik khas Sulawesi, seperti monyet hitam, tarsius, dan kuskus.
Selain itu, kawasan ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dua gunung utama, yakni Gunung Tangkoko dan Gunung Batuangus]], hingga ekosistem hutan hujan dan hutan lumut. Dari beberapa lokasi tertentu, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan laut.
==Makan==
{{stub}}
{{IsPartOf|Minahasa}}
{{Geo|1.5181|125.1861}}
3kj1gscw1kqph2fhbhpuve8avb1eth7
33947
33946
2026-06-17T04:58:01Z
IHLubis
17
33947
wikitext
text/x-wiki
{{pagebanner}}
[[Berkas:Tangkoko National Park, North Sulawesi, Indonesia.jpg|jmpl|Taman Nasional Tangkoko]]
'''Cagar Alam Tangkoko''' adalah sebuah cagar alam yang terletak di Kecamatan Bitung Utara, [[Sulawesi Utara]].
== Sejarah ==
Cagar Alam Tangkoko pertama kali ditetapkan sebagai hutan lindung oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1919 dan diperluas pada tahun 1978. Pada tahun 1981, kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus oleh Menteri Pertanian. Cagar ini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara.
== Menuju ke sini ==
Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Cagar Alam Tangkoko dengan menggunakan taksi atau transportasi umum. Jika berangkat melalui jalur darat dari Kota Manado, tersedia berbagai pilihan transportasi seperti taksi, ojek, maupun kendaraan pribadi. Waktu tempuh perjalanan umumnya sekitar satu jam atau sedikit lebih, tergantung kondisi lalu lintas.
== Lihat ==
Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas dan atraksi alam yang menarik. Wisatawan biasanya diajak mengikuti penjelajahan bersama pemandu lokal untuk mengamati langsung satwa endemik khas Sulawesi, seperti monyet hitam, tarsius, dan kuskus.
Selain itu, kawasan ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dua gunung utama, yakni Gunung Tangkoko dan Gunung Batuangus]], hingga ekosistem hutan hujan dan hutan lumut. Dari beberapa lokasi tertentu, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan laut.
==Makan==
== Minum ==
{{stub}}
{{IsPartOf|Minahasa}}
{{Geo|1.5181|125.1861}}
hs3adsll8bslhlgaws2typatnhz3b4b
33948
33947
2026-06-17T04:58:30Z
IHLubis
17
33948
wikitext
text/x-wiki
{{pagebanner}}
[[Berkas:Tangkoko National Park, North Sulawesi, Indonesia.jpg|jmpl|Taman Nasional Tangkoko]]
'''Cagar Alam Tangkoko''' adalah sebuah cagar alam yang terletak di Kecamatan Bitung Utara, [[Sulawesi Utara]].
== Sejarah ==
Cagar Alam Tangkoko pertama kali ditetapkan sebagai hutan lindung oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1919 dan diperluas pada tahun 1978. Pada tahun 1981, kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus oleh Menteri Pertanian. Cagar ini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara.
== Menuju ke sini ==
Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Cagar Alam Tangkoko dengan menggunakan taksi atau transportasi umum. Jika berangkat melalui jalur darat dari Kota Manado, tersedia berbagai pilihan transportasi seperti taksi, ojek, maupun kendaraan pribadi. Waktu tempuh perjalanan umumnya sekitar satu jam atau sedikit lebih, tergantung kondisi lalu lintas.
== Lihat ==
Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas dan atraksi alam yang menarik. Wisatawan biasanya diajak mengikuti penjelajahan bersama pemandu lokal untuk mengamati langsung satwa endemik khas Sulawesi, seperti monyet hitam, tarsius, dan kuskus.
Selain itu, kawasan ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dua gunung utama, yakni Gunung Tangkoko dan Gunung Batuangus]], hingga ekosistem hutan hujan dan hutan lumut. Dari beberapa lokasi tertentu, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan laut.
==Makan==
== Minum ==
== Lakukan ==
Tujuan berikutnya{{stub}}
{{IsPartOf|Minahasa}}
{{Geo|1.5181|125.1861}}
fg4fyibqwvfor8cyygjt0jy6cku0b2t
33949
33948
2026-06-17T04:58:48Z
IHLubis
17
33949
wikitext
text/x-wiki
{{pagebanner}}
[[Berkas:Tangkoko National Park, North Sulawesi, Indonesia.jpg|jmpl|Taman Nasional Tangkoko]]
'''Cagar Alam Tangkoko''' adalah sebuah cagar alam yang terletak di Kecamatan Bitung Utara, [[Sulawesi Utara]].
== Sejarah ==
Cagar Alam Tangkoko pertama kali ditetapkan sebagai hutan lindung oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1919 dan diperluas pada tahun 1978. Pada tahun 1981, kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus oleh Menteri Pertanian. Cagar ini dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sulawesi Utara.
== Menuju ke sini ==
Setelah tiba di Bandara Sam Ratulangi, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan ke Cagar Alam Tangkoko dengan menggunakan taksi atau transportasi umum. Jika berangkat melalui jalur darat dari Kota Manado, tersedia berbagai pilihan transportasi seperti taksi, ojek, maupun kendaraan pribadi. Waktu tempuh perjalanan umumnya sekitar satu jam atau sedikit lebih, tergantung kondisi lalu lintas.
== Lihat ==
Di kawasan ini, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas dan atraksi alam yang menarik. Wisatawan biasanya diajak mengikuti penjelajahan bersama pemandu lokal untuk mengamati langsung satwa endemik khas Sulawesi, seperti monyet hitam, tarsius, dan kuskus.
Selain itu, kawasan ini memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari dua gunung utama, yakni Gunung Tangkoko dan Gunung Batuangus]], hingga ekosistem hutan hujan dan hutan lumut. Dari beberapa lokasi tertentu, pengunjung juga dapat menyaksikan pemandangan laut.
==Makan==
== Minum ==
== Tidur ==
Losmen (rumah penginapan sederhana) tersedia untuk menginap.
== Lakukan ==
Tujuan berikutnya{{stub}}
{{IsPartOf|Minahasa}}
{{Geo|1.5181|125.1861}}
6ag59agnm44sn8lzpnu31ec5zi4g7x6