Wikisumber jvwikisource https://jv.wikisource.org/wiki/Wikisumber:Pendhapa MediaWiki 1.47.0-wmf.7 first-letter Médhia Mirunggan Parembugan Naraguna Parembugan Naraguna Wikisumber Parembugan Wikisumber Barkas Parembugan Barkas MédhiaWiki Parembugan MédhiaWiki Cithakan Parembugan Cithakan Pitulung Parembugan Pitulung Kategori Parembugan Kategori Panganggit Parembugan Panganggit Kaca Parembugan Kaca Indhèks Parembugan Indhèks TimedText TimedText talk Modhul Parembugan Modhul Acara Pembicaraan Acara Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/170 250 26044 81990 2026-06-18T06:09:05Z Suga Widi 1719 /* Titiwaca */ 81990 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''LELAKI BERKUMIS''' <Poem> Waktu aku melihatnya Aku tersenyum melihat kumisnya Selalu kubayang-bayangkan dalam tidurku Bagaiman bila dicukur kumismu Pasti kamu seperti kucing yang Kehilangan kumisnya sungguh Jelek sekali tampangmu '''INDONESIAKU TERCINTA''' Aku sangat mencintai tradisi Indonesia Karena tradisi Indonesia sangat menyenangkan Hati semua orang terutama tradisi dari Daerah Ponorogo dan Banyuwangi Dan rakyat-rakyat kecil sekarang banyak yang Mencari pekerjaan </Poem><noinclude>{{rh|||161}}</noinclude> 67yzz03wonh7h07xr7k9dclhj8cbilh Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/171 250 26045 81991 2026-06-18T06:11:09Z Suga Widi 1719 /* Titiwaca */ 81991 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>'''LENTERA YANG TERTUNDA''' <Poem> Gelap gulita... Tiada sinar yang pernah aku temui Mengapa ini semua terjadi Indahnya dunia belum pernah kutatap jua Hanya tongkat ini... Jadi penunjuk langkah kaki Kemana aku melangkahkan kaki Selalu setia menemani Walau dalam kegelapan Aku punya mata hati yang tajam Apa yang akan terjadi Aku tahu karena hati punya mata Aku tak pernah putus asa Biar hidup dalam kegelapan Bukan penghalang untuk masa depan Pasti ada jawabannya Aku berseru... Tuhan... berilah aku seberkas lentera Agar aku bisa menikmati semuanya Tunjukanlah keagunganmu...AMIN </Poem><noinclude>{{rh|162}}</noinclude> 57ou2a96reddg720g9xqtk9jchgquys Kaca:Setitik Air di Lokalisasi.pdf/172 250 26046 81992 2026-06-18T06:14:23Z Suga Widi 1719 /* Titiwaca */ 81992 proofread-page text/x-wiki <noinclude><pagequality level="3" user="Suga Widi" /></noinclude>{{right|'''Nana'''}} '''KAU''' <Poem> Kau... Yang pernah aku sayangi Aku ingin kau selalu di sini Selalu menyayangi diriku Kau... Yang telah buat aku bertanya Dalam dada dan jantungku Ada apa ini? Ternyata kau telah menanam benih cinta Hari-hari yang aku lalui Hanya terdapat kau seorang Walau tidak tiap hari kujumpai Kau yang paling ku sayang Kau telah sirami benih cinta itu Hingga tumbuh subur dalam hatiku Aku percaya pada diriku Kau jadi pendamping hiduku Kau... Menemani dalam hidupku Dalam suka maupun duka Tiada keluh kesah darimu Dalam mengarungi bahtera cinta Kau... Kau harus tahu dalam hatiku Sampai ajal tiba aku tetap menantikanmu Percayalah aku mencintaimu </Poem><noinclude>{{rh|||163}}</noinclude> 0g0bi1isji7dotjd5iz2kufbsbycztv